
Minggu siang, sepulang ibadah David mengajak Soffie melihat pameran perlengkapan pernikahan di Senayan
City dan mampir di pembukaan restoran “ Samudra Suki “milik sepupu David di sana.
Satu hal yang Soffie tidak pernah bayangkan akan berjumpa dengan masa lalu David yaitu sang artis terkemuka tanah air yang secara khusus menyapa ramah kekasihnya. Saat sedang makan di restoran tersebut, David sedang menertawai ekspresi Soffie yang kesulitan mengeluarkan potongan daging kepiting dari cangkangnya. Suara wanita itu membuat David menengok ke sumber suara.
“David….
Suara merdu seseorang yang begitu dirindukan oleh David dan itu berhasil mengalihkan pandangan matanya dari Soffie.
David terdiam beberapa saat mendapati wajah Dila berada disampingnya, Seseorang yang pernah mengisi hatinya selama bertahun-tahun, seseorang yang sangat dia cintai dan sangat ia benci , saat ini berdiri di hadapannya dan memandang wajahnya kembali setelah menghilang tanpa kabar. Wanita itu tersenyum padanya.
“Hai, “ kata David dengan datar dan mengalihkan pandangannya kembali dari wanita itu. Sementara Shinta sang manager masih berdiri di belakang Dila seakan menjaga dari pandangan masyarakat sekitar.
“Apa Kabar David?
“Baik”
“Kamu sedang sama siapa? Pacar kamu?
“Iya, dia calon istri aku. Sebentar lagi kami akan menikah,” Ujar David lagi.
Seraut wajah kecewa hadir di wajah Dilla. Ia hampir menangis tapi segera ia tersenyum dan mengulurkan tangannya kepada Soffie yang sedang mengelap tangannya setelah mencuci tangannya di kobokan yang
disediakan oleh restoran.
“ Hai , Aku Dilla. “ ujarnya seraya menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Soffie.
Soffie berdiri dengan sopan dari tempat duduknya dan menyambut uluran tangan Dilla, Dila tersenyum sinis memperhatikan Soffie. Wanita ini lebih pendek darinya, Kulitnya putih bersih, sedikit cantik tapi menurut Dila lebih cantik, dirinya dibandingkan wanita yang diaku David sebagai calon istrinya. Mungkin wanita ini ramah tapi jauh dibawah Dilla.
" Saya Soffie, saya sangat mengidolakan lagu-lagu yang dinyanyikan sama mbak Dila.
__ADS_1
“ Oh ya, terimakasih Soffie. Tahukah kamu Soffie, David itu dulu, tidak bisa tidur jika tidak aku nyanyikan setiap malam lho… dulu David….. " Ucapan Dila terpotong karena ia melihat David yang langsung berdiri dan menarik Dila keluar dari restoran dan diikuti oleh Shinta sang manager yang mengikuti langkah sang bintang.
Eh kenapa Dila bilang gitu, wah bisa gawat nih . bisa ngambek nanti Soffie. David yang panik langsung berdiri dan menarik tangan Dila keluar dari restoran milik sepupunya. Ia ingin menegur mantan kekasihnya yang suka bertindak seenaknya. David tidak berfikir panjang saat itu.
Tindakan David bermaksud menghentikan omongan Dila yang bisa membuat Soffie salah paham nanti. Suara hatinya bener-bener memburuk mendengar ucapan Dila. Ia juga melihat sekilas bahwa Soffie juga tidak senang dengan ucapan Dila. Soffie semakin kecewa ketika David menarik Dila keluar restoran, entah kemana. Satu hal yang dilupakan David bahwa ia menarik Dila keluar dari restoran dan meninggalkan Soffie sendiri di dalam restoran
tanpa berkata apapun. Itu sangat melukai Soffie.
Soffie berencana akan makan sepuasnya di restoran ini dan langsung pulang , Soffie tidak peduli apakah David akan kembali atau tidak. Ia sedikit terisak di tengah menyantap makanannya, segera ia menuju toilet dan keluar dari restoran. Hatinya sakit sekali Ketika David pergi meninggalkannya untuk wanita lain. Ia tidak peduli akan pandangan orang di dalam restoran yang melihat dia menangis meninggalkan restoran.
Soffie tidak pernah berfikir bahwa artis terkenal yang harus menjadi saingannya dalam mempertahankan David.
Harusnya ia mendengar peringatan Sonny untuknya. Satu Indonesia mengenal nama Dila Pratiwi, artis bersuara
merdu, yang lagunya sangat popular dan dia sendiri adalah merupakan salah satu penggemar Dila Pratiwi. Sedangkan dia hanyalah orang biasa yang terpaksa menikahi David karena lelaki itu memiliki rahasianya. Benar-benar bodoh.
Seandainya waktu bisa diputar ia ingin bilang pada Sony untuk membantunya lepas dari David. Soffie tidak mampu jika harus bersaing dengan artis penyanyi yang cantik, yang suaranya merdu mendayu-dayu dan yang paling parah adalah artis itu tetap ingin memiliki David dan sangat terlihat bahwa mereka masih saling mencintai.
*****
David menarik Dila dengan kasar dan langsung masuk ke parkiran yang terletak di samping restoran yang berada di lt 5. Dia masih menarik dila hingga ke pojok parkiran yang benar-benar sepi. Sinta sang manajer tetap mengikuti artisnya dari belakang dan hanya membiarkan David membawa Soffie dan Sinta tetap mengamati dari jauh untuk berjaga-jaga atas keselamatan artisnya.
Bagi David, artis wanita itu yang memulai masalah dengannya. Ia yang memutuskan untuk meninggalkan David dan menikahi pria Jepang itu dan mengganti nomor ponselnya dan memutus semua akses komunikasi dengannya terlebih dahulu, dan menyewa bodyguard untuk menjaganya.
David merasa seperti seorang penjahat dimata Dilla. David dilarang menemui Dila. Benar benar Dila menghina David saat itu. Dila tidak menghargai cinta David yang besar dan menyuruh banyak bodyguard untuk menjaganya dari David. Oleh sebab itu David merasa hancur Ketika Dila meninggalkan begitu saja setelah mereka menjalin hubungan bertahun-tahun lamanya.
“ Kenapa kamu berkata seperti itu pada kekasihku, breng**k?”
“ aku… hanya tak suka saja melihatnya, vid. Aku tak suka melihat wanita itu…
__ADS_1
Dila menangis mendapat umpatan dari pria yang masih dicintainya. David terdiam melihat Dila menangis. Dia tak suka ribut dengan wanita. Terlebih wanita itu pernah sangat disayanginya. Tapi mau bagaimana lagi, hubungan mereka telah berakhir atas pilihan wanita itu.
“ aku tak suka melihat kau tersenyum padanya… aku … masih mencintaimu David.
.
“Jangan tunjukan wajah elo lagi dihadapan gue lagi, Elo adalah masa lalu gue. dan sekarang gue sudah menata hidup dan hati gue dengan baik. Ingat elo yang memutuskan pergi dan jangan pernah berharap kembali lagi. Teruskan karir dan kembalilah pada suamimu!! Lupakan gue!"
" Vid... aku merasa hampa tanpamu, bisakah kita kembali seperti dulu? "
"Gue tidak akan pernah kembali pada elo, Dila! Jadi jangan ganggu kehidupan gue lagi. Elo yang memutuskan pergi dan jangan pernah berharap untuk kembali!!!!
“David. Aku masih mencintaimu…
“B*ll sh**! " Ujar David meninggalkan dila di parkiran dan memasuki kembali area restoran dan mencari kekasihnya yang tadi dia tinggal di restoran.
Ketika David kembali ke dalam restoran , dia tidak menemukan Soffie . Kemana perginya Soffie, aku tadi cuma
pergi sebentar . Ah meja tempatnya tadi sudah kosong,
Ketika David akan keluar, ia berpapasan dengan sepupunya yang memiliki restoran, Sang sepupu yang menyatakan Soffie sudah keluar dari beberapa menit yang lalu sambil menangis. David melupakan Soffie yang sendirian didalam restoran bahkan menarik tangan Dila di depan mata Soffie. Ia bertindak gegabah tadi. Tidak
tahukan David, bahwa Soffie begitu terluka , sedih bahkan sampai terisak ketika makan di restoran itu.
Ohhh... bodohnya diriku meninggalkan Soffie tadi. David mengacak rambutnya dan keluar restoran tanpa berkata apapun. Kesal pada kebodohannya meninggalkan Soffie yang sedang makan di restoran sendirian. Aku harus mencarinya dan menjelaskan kesalahan bodoh ini. Maafkan gue , Soffie.
*****
Dila tidak menyangka perubahan sikap David kepadanya. Dulu David selalu mengabulkan apapun yang diminta Dila. David tidak akan membiarkan Dila kecewa apalagi menangis. Dia pria yang selalu ada untuk Dila. Tapi karena seorang wanita yang biasa saja dipandangan Dilla, David marah dan mengabaikannya.
Wanita itu bukan wanita hebat seperti dirinya. Kenapa David memperhatikan wanita itu begitu tulus. Dila terluka atas tindakan David di restoran. Ia cemburu melihat David memperlakukan kekasihnya begitu manis. Hati Dila sakit karena David sudah tidak peduli padanya. Tindakan David yang sangat berbeda pada wanita itu. Siapa tadi namanya... Soffie... aku akan mencarinya dan melihat sehebat apa wanita itu! David, kamu akan kembali padaku, pikir Dila dengan penuh ambisi. Wanita itu tidak akan bisa mengambil kamu dariku , Vid.
__ADS_1
Memang Dila sudah tidak memiliki hak atas David. Dia tidak sadar telah mempermalukan dirinya pada mantan kekasihnya yang dulu pernah diusir dari hidupnya. Bolehkan aku kembali, David.... Aku mencintaimu... David , aku merindukan kebersamaan kita.