
Bulan madu telah usai dan pasangan pengantin sudah pulang ke apartemen David di kawasan Sudirman. David dan Soffie begitu terkejut karena di dalam apartemen sudah ada Orang tua David yang menunggu pasangan pengantin di dalam Apartemen mereka.
“Mama dan papa …ngapain ada di Apartemenku?
“Kenapa Dav… mama kan kangen juga sama menantu mama… ? Apa khabar Soffie? Apakah David bisa menjagamu?"
“Kak David baik ko mam… dia sangat menjagaku.
“Syukurlah…. Tadi mama membereskan semua barang-barang di kamar kalian… dan mama sudah mengambil -barangmu dari rumah mamamu sayang… Jadi pakaianmu juga sudah mama rapihkan di kamar David.
“Aduh makasih mam… Soffie jadi merepotkan mama dan papa.
"Apakah kalian akan membutuhkan assisten rumah tangga? Selama ini David selalu dibantu ART mama dan seminggu 2 kali dia datang, apakah kalian masih membutuhkannya ? Atau kalian berfikir memiliki ART sendiri
"Mam... kayaknya Soffie bisa membersihkan apartemen David sendiri , mam. Terimakasih sudah merepotkan mama dan untuk ART nanti saja deh mam... Soffie pulang kerja jam 5 kok dan akan mengurangi lembur di kantor. Kan pakaian bisa di laundry jika Soffie tidak sempat mencucinya.
"oke , sayang ... terserah padamu saja. Yang penting kalian bisa saling bantu di rumah tangga kalian, "Ujar Susana pada menantunya.
“Dav…. Papa bisa minta tolong padamu?” Tanya papa yang sedang duduk di sofa tengah.
“ Ya papa. Ada apa?
“ Begini Dav…. Instingmu kan bagus tuh… Coba deh kamu ke Kanada, ada tawaran kerjasama dari Mr Johnson, dia mengajak kita kerjasama dan kamu yang memimpin awal sampai perusahaan berjalan. Nanti papa akan kirim Stevant mendampingimu. Dan kalo sudah jalan papa kesana bergantian denganmu. Apakah kamu bisa berangkat ke sana minggu depan?"
“Berapa lama David disana pah?"
“Dua bulan paling cepat…
“Lama banget pah… Gimana dengan istriku , pah?"
“Soffie… apakah kamu bisa tinggal diapartemen sendiri… atau kamu mau tinggal di rumah papa?"
“gak papa pah… Soffie bisa ko tinggal di apartemen sendiri. Ntar kalo bosan Soffie ke tempat papa atau pulang ke
pejaten.
“Tuh Soffie bisa sendiri , Dav. Kamu harus bisa David. Kamu adalah kepala keluarga dan kamu harus memimpin keluargamu dan nanti ada anak-anakmu yang harus kamu jaga dan bimbing. Jadi minggu depan kamu harus pergi. Biar Papa yang akan jaga Soffie.
“Hemmm… David tahu itu pah, tapi David tidak bisa jauh dari Soffie pah.
“Kamu harus bisa! Nanti kabari keputusanmu! Sekarang papa dan mama mau pulang. Proyek di Kanada harus berhasil Dav… itu uji tanggungjawabmu sebelum semuanya aset Pratama papa berikan padamu…
“ Ya…,” Jawab David setengah hati dan melemparkan tubuhnya ke sofa tengah.
Soffie segera ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Ia melihat suaminya masih menonton Tv dengan wajah kusut di ruang tengah. Soffie mengerti suaminya tidak mau terlalu lama berpisah dengan dirinya, namun David adalah pewaris Pratama Grup yang harus bertanggungjawab pada perusahaannya.
“Hubby.....
“hemm..
“Makan yuk… aku sudah membuat nasi goreng Seafood. Mau Cobain gk, bie?"
“Mau donk sayang… , “Ujar David sambil bangkit dari Sofa menuju ke meja makan karena istrinya sedang menunggu disana.
David makan dengan lahap karena ia memang sudah sangat lapar dan Soffie tersenyum memperhatikan suaminya. Setelah mereka selesai makan, Soffie merapihkan piring dan perabot sisa makan dan David langsung mandi dan istirahat dikamarnya.
__ADS_1
David sedang berbaring di tempat tidur King Sizenya dan Soffie menghampiri David dan duduk di sampingnya.
“Bie… aku gk papa ko kamu tinggal pergi ke Kanada. Aku bisa mandiri, Hubby?"
“ Gue pasti kangen elo, phi… bisakah elo ikut gue ke Kanada?"
“Aku kan kerja by, lagipula Hubby kan pemimpin perusahaan yang akan menggantikan papa, Jadi hubby memang harus memikirkan perusahaan hubby juga.
“Iya…. Masih adakah cutimu di kantor, phi?"
“ Ada… mungkin 3- 5 hari. Aku lupa bie…. Lusa aku cek deh. Di kantor.
“Selama gue ke Kanada… Jangan temuin Jajang ya… apalagi Ardi..
“ Hah…. Jadi kamu gk mau ke Kanada, karena mereka?"
“Iya…gue takut mereka mengganggumu. Gue bisa gila kalo gue lihat mereka mengambilmu dari gue... gue tidak suka milik gue disentuh apalagi diambil orang lain, phi.
“By… Aku milikmu… Aku akan setia padamu sampai maut memisahkan kita. Hubby pergi aja ke Kanada, dan jika cutiku memungkinkan, aku nyusul Hubby. Tapi bolehkan aku minta diantar Kak Sony? Aku tak pernah pergi ke luar negeri sendiri…. Aku takut.
“baiklah... Minta Sonny untuk mengantarmu.
“Ayo kita tidur , bie.
“Gak mau,” Ujar David cepat.
David segera mendaratkan bibirnya di bibir merah istrinya dan Soffie melingkarkan tangannya di tengkuk David dan lidah mereka saling membelit . Posisi mereka berubah dan Soffie sudah berbaring di atas ranjang sempurna dan diatas tubuhnya sudah ada David yang terus menggerayangi tubuh istrinya. Tangan nakal David sudah meremas seluruh tubuh Soffie hingga desahan Soffie keluar dan membuat David makin bersemangat dan nafas
Soffie makin menderu tidak karuan akibat aksi liar David yang tidak berhenti mencumbunya, hingga mereka
****
Ting tong
Suara bel apartemen itu segera dibuka Soffie, karena ia sedang menunggu ketiga sahabatnya berkunjung ke apartemen David yang sekarang menjadi tempat tinggal mereka.
“ Phi… gila juga ya … nih apartemen David, punya lift sendiri. Boss sih..,”Ujar Lily
“Mana David, phi?” Tanya jajang sambil mencubit pipi Soffie.
“heh… jangan cubit -cubit lagi. Ntar David marah lagi, lho Jang. Bentar lagi David keluar. Sekarang lagi telepon sekretarisnya," kata Soffie sambil memukul lengan Jajang.
Rupanya Jajang masih teringat pukulan dan tendangan David waktu David jealous padanya.
“Iya lho Jang, elo lupa apa jurus tendangan David… yang bikin lo bengep, ”Ejek Henry
“Eh… udah.. udah… Ayo dicobain dulu deh guys. gue udah buat Spagetti , Jamur panggang dan Pudding Jeruk. Kalo kata David sih enak. Kalian pasti lapar karena baru pulang kerja kan..
“ Wah sekarang kita gk jadi kelinci percobaan lagi ,Jang… Ada si David sekarang…
__ADS_1
“Eh… Iya nih…. Ntar kita bisa kurus gk dapat jatah makanan dari Soffie.
“Phi… ini semua elo yang masak? Aduh pudding jerukmu enak banget , phi… gue boleh minta untuk bekal pulang ah..,”Ujar Lily
“Ya iyalah… kak David kan repot. Jadi seharian ini aku buat sendiri kan aku masih cuti.
“Halo semua… sudah pada lengkap… ayo kita makan bareng-bareng,” Ujar David yang baru keluar dari ruang kerjanya dan melihat tamu istrinya sudah berkumpul di ruang makan.
David yang baru keluar dari ruang kerjanya langsung bergabung dengan mereka semua di meja makan. Mereka saling bersendagurau dan saling berusaha mengakrabkan diri. Demikian Jajang juga sudah melupakan pukulan David, karena melihat Soffie yang sangat mencintai David.
Soffie mengajak teman-temanya untuk duduk di soffa ruang tengah dan meminta mereka memilih oleh-oleh dari bulan madu mereka.
“Wah.. Hebat banget nih, phi… seriusan kita boleh pilih parfum ditambah coklat ini… ini kan parfum asli dari Perancis dan harganya mahal lho…
“Iya… itu Kak David semua yang pilih, kalian boleh pilih parfum dan coklat ditambah aneka makanan kering yang kalian suka.
“Thanks David dan Soffie, “Ujar Henry.
Soffie dan David yang duduk bersebelahan mengangguk dan ekspresi mereka sangat Bahagia melihat teman-teman Soffie menikmati oleh-oleh mereka. Lily dan Henry begitu antusias memilih dan berkomentar atas setiap produk yang ada. Sementara Jajang hanya memandang kekonyolan temannya dan beralih pada Soffie dan David.
“ Vid…,”Panggil Jajang.
“Ya Jang.. kenapa?
“Aku gk mau oleh-oleh ini deh… Aku minta yang lain aja..
“Apa, ” Jawab David dengan sorot mata tajam
“ Gue minta ponakan gue aja dari elo berdua cepat lahir..,”Jawab Jajang sambil tersenyum jahil. Ia berusaha mendekatkan hubungan dengan David setelah pertikaian mereka kemarin. Dan akhirnya David tertawa pada Jajang.
“oh … yang itu masih dalam proses Jang, tunggu aja, ”Ujar David sambil tersenyum.
“ ihh… apaan sih Jang,” Ujar Soffie dengan wajah yang sudah memerah.
David meraih Soffie dan memeluk pinggang istrinya sambil tertawa. Dikecupnya bibir istrinya di depan para tamu
yang merupakan teman-teman istrinya. teman-teman Soffie berteriak dan terkejut melihat David yang tanpa ragu dan malu mencium istrinya di depan mereka.
“Bie…
“kenapa sayang? Kita kan sudah sah dan biar aja mereka lihat “Goda David dan disambut dengan ledekan teman-teman Soffie yang membuat pipi Soffie semakin memerah.
Ting Tong
Bel apartemen yang berbunyi kembali membuat David melepaskan pelukannya dan membuka pintu untuk melihat siapa tamu mereka.
“ Tante Soffie….,” Teriak Stefanus langsung berlari masuk begitu melihat wajah Soffie.
“ Hei….. Stefanus. Peluk tante sayang! Kamu baik-baik saja kan..
David mempersilahkan Sonny dan Dissy masuk dan bergabung dengan teman-teman Soffie. Jajang dan Lily yang selama ini mendengar cerita Soffie tentang kakaknya, akhirnya tersenyum bahwa hubungan Soffie dan Sonny semakin membaik.
“kak Dissy apa kabar?” Kata Soffie sambil memeluk kakak iparnya. Sementara Sonny bersalaman dengan anggota gank rumpies.
Mereka semua bercakap-cakap hingga pukul 21.00 dan akhirnya semuanya berpamitan dengan membawa oleh-oleh masing. Stefanus yang masih merindukan tantenya, berharap menginap,namun dengan tegas Sonny menolak permintaan anak lelakinya.
__ADS_1
****