Cinta Kan MembawaMu Kembali

Cinta Kan MembawaMu Kembali
21. Kamu milikku Selamanya


__ADS_3

Pesta pernikahan David dan Soffie akhirnya usai dan  para tamu sudah berpamitan pulang dan termasuk kedua orang tua David akan pulang ke rumah dan Sonny yang  akan mengantarkan mama Soffie pulang ke rumahnya di


Pejanten.


Sebelum pulang Susana,Mama David  memberikan hadiah berupa  Tiket menginap di Four Season Bora-bora untuk pasangan yang berbahagia itu. Susana  membisikkan kata -kata pelan di telinga Soffie yang membuat Soffie merona. David hanya memperhatikan tindakan mamanya dengan penuh rasa ingin tahu.


“Soffie, layani David dengan baik dan berikan Mama  seorang David Junior yach… lebih dari satu  juga boleh…,” kata mama sambil  mengedipkan mata.


Soffie tersenyum dan tak mampu berkata-kata. Wajah Soffie sangat merah menahan malu. David yang sangat memahami Soffie dapat menerka ucapan mamanya pada Soffie terlebih mamanya menunjukkan ampop yang berisi tiket bulan madu.


“ Apaan sih mam…,kenapa David gk boleh tahu?


“ Kamu kerjakan tugasmu malam ini  dengan baik, Jangan buat mantu mama yang cantik ini menangis, Jadilah  pria yang bertanggungjawab dan bahagiakan istrimu !


“Siap mama tersayang.


Setelah Kedua orang tua itu meninggalkan mereka, David dan Soffie memasuki Kamar hotel Presidential Suite yang malam ini akan digunakan oleh kedua pasangan pengantin baru itu.


Ketika mereka sudah masuk ke kamar pengantin,Soffie meminta ijin untuk mandi terlebih dahulu dan diijinkan oleh David. Soffie segera mancari kopernya karena ia sudah merasa gerah dan ingin segera mandi dan  membilas tubuhnya dengan air hangat terasa sangat menyegarkan. Setelah itu ia menggunakan baju potongan yang berwarna merah muda tanpa lengan dan Panjang celananya selutut.


Cukup lama Soffie menghabiskan waktu di kamar mandi hingga David tertidur di Sofa karena kelelahan dan tidak mengetahui kapan istrinya selesai dari aktifitas di kamar mandi.


David yang ketika masuk kamar, ia langsung  membaringkan tubuhnya di Sofa, ia mengistirahatkan tubuhnya dan menyalakan televisi. Awalnya ia berencana  menonton berita malam  sambil menunggu Soffie . Ia tidak mendengar suara apapun ketika Soffie keluar dari kamar mandi.  Akhirnya Soffie menepuk-nepuk pipi David dengan pelan, agar David terbangun dari istirahatnya.


“Kak… Kak David … mau mandi gk?" .


“Kak … “ Panggil Soffie Sambil menepuk pipi David.


Namun David bukannya bangun, ia menarik Soffie ke pelukannya dan membuat Soffie terkejut  dan berupaya melepaskan pelukan David. Saat ini separuh badan Soffie sudah berada di atas David, dan ia ingin melepaskannya. Tapi David meraup wajah Soffie dengan cepat dan memegang kepala Soffie sehingga ia dapat mencium bibir soffie  dengan cepat hingga membuat istrinya terkejut.


“ Gue bukan kakakmu sayang … tepati janji lo  untuk tidak memanggil gue  Kakak lagi… Gue gk suka disamakan dengan  Sonny.


“ Maaf.. .. emmh …… Hubby,? Hubbie gimana?  Apakah Hubbie  mau mandi  dulu ?


“ gue  ingin dimandiin  boleh gak phi…


“ hah… ish … Kak David mandi sendiri!"

__ADS_1


“Hemmm.... lupa lagi?"


“ Hubby…maaf… belum terbiasa… jangan marah.. sudah hubby mandi dulu ya, aku tunggu disini


“Oke, siapkan dirimu, my wife… Gue akan membuat elo selamanya cuma milik gue, tunggu gue sebentar!"


David keluar dari kamar mandi hanya  menggunakan handuk yang melingkar di pinggangnya. Ia melihat Soffie sedang menunggunya di Sofa dan segera ia menghampiri istrinya, dan Soffie terkejut melihat David yang hanya menggunakan handuk menghampirinya dan langsung mengangkat tubuh Soffie  ke tempat tidur yang sudah dihias dengan banyak bunga dan potongan kelopak mawar sehingga menambah romantis  di kamar pengantin itu.


“Hubby…” Soffie yang terkejut dengan tindakan David langsung mengalungkan tangannya ke pundak suaminya karena ia takut jatuh.


“Hubby…aku   takut.


“Gue sudah menginginkan lama ini, honey.,   Gue akan melakukan pelan-pelan, Boleh kan? “Tanya David dengan pandangan yang  sudah menggelap dan masih menggendong Soffie dengan ala bridal style.


Soffie menganggukan kepala dan memberikan ijin.  David  membaringkan tubuh Soffie di atas ranjang pengantin. David mengecup kening istrinya perlahan dan terus ke mata dan hidungnya, sementara tangannya terus bergerak melepas penutup tubuh mereka dan melemparnya.  Mereka menikmati malam itu dengan penuh kehangatan dan David menyentuh dengan lembut istrinya dan menikmati kebersamaan mereka hingga dini hari. Mereka larut dalam kebersamaan yang mereka ciptakan dan melupakan lelahnya aktifitas rangkaian kegiatan pernikahan dari pagi hari tadi.


“Thank you honey….. elo udah kasih milik elo yang berharga untuk gue. I Love you, Soffie.. I Love  you , my wife!


Soffie hanya dapat tersenyum, ia merasa sangat lelah, sakit dan bahagia.  Karena ia sudah menjalankan tugas pertamanya  dengan baik pada suaminya. David mengecup keningnya dan akhirnya ia membaringkan tubuhnya untuk tidur.


David dan Soffie tidur sambil berpelukan . Cinta  yang sebenarnya adalah cinta yang  saling percaya dan itu membutuhkan proses dan kesabaran , Cinta yang sebenarnya akan kembali meski pernah hilang dan patah di awal, namun jika takdir yang menyatukan mereka tidak ada satupun yang mampu memisahkan .   Soffie yang  diawalnya  ragu karena ada pemaksaan dari David namun akhirnya Cinta Soffi yang dulu hilang akhirnya kembali pada tempatnya. Cinta pertamanya pada David.


****


Soffie masih terpejam di sebelah David dengan kepala menyandar di atas dada David  dan wajah yang terbenam di dekat lehernya. Berulangkali David mengedipkan mata, takut yang ia lihat adalah halusinasi. Namun keram di tangan kirinya menyadarkan David bahwa yang ditangannya adalah wanita yang pernah dia paksa untuk menikah dengannya.  Wanita itu tertidur dengan pulas.  David tersenyum mengingat kegiatan mereka semalam.


Tadi malam hingga pagi dini hari, wanita itu menghabiskan malam bersamanya.  David menikmati malam pertama mereka dengan sangat bahagia.  Ketika mata Soffie terbuka, matanya tergerak dan mendapati tubuh mereka tanpa pakaian dan ingatannya kembali ketika ia melihat mata David yang sedang menatapnya sambil tersenyum.


“Good morning, my wife…


Seketika wajahnya memerah dan ia menarik  selimut untuk menutupi wajahnya agar David tidak meledeknya atas pergulatan panas mereka semalam. Soffie sangat malu dan tidak berani memandang wajah suaminya.


“Gak mau lihat wajah gue, honey…


“ Aku malu…


“Elo nikmat banget, phi…  rasanya berbeda banget jika bermain dengan istri sendiri ..  Gue sangat menikmatinya semalam....

__ADS_1


David langsung menarik selimut dari tubuh istrinya dan mendaratkan bibirnya dengan bibir Soffia dan ketika akan melanjutkannya, Soffie mendorong tubuhnya dan membuat David cukup terkejut.


“ Hubby… lepasin!


David menghentikan aksinya dan  menatap kedua mata istrinya yang memandangnya dengan penuh ketakutan dan seperti menahan sesuatu untuk dikatakan.


“ Masih sakit ya?"


“Iya, sedikit sih….. tapi badanku mau patah-patah, hubby… Aku mau ke toilet dulu,” Kata Soffie sambil berusaha bangkit dan mencari pakaiannya yang bersebaran dimana-mana.


Aww…  “ Kata Soffie yang gagal bangkit dari ranjang ,sambil memegang kewanitaannya karena ia terjatuh duduk di


ranjangnya kembali.


"Gue bantu sayang... Jangan takut !! Bentar gue angkat ke kamar mandi.  JIka elo sudah selesai, panggil gue ya sayang.......Jangan khawatir dan malu padaku!


Akhirnya Soffie membersihkan dirinya di kamar mandi. Ia cukup terkejut melihat tubuhnya dipenuhi tanda kepemilikan dari suaminya. Hufff... dia bingung bagaimana menghilangkan tanda ini,  Akhirnya setelah seluruh aktifitas di kamar mandi beres, Soffie bermaksud keluar kamar  dan  mengeringkan rambutnya dengan hair dryer. Ia melihat David sudah berpakaian dan menyalakan televisi di depan tempat tidurnya.


"Bie... bisakah kamu tidak membuat tanda merah di tempat yang terlihat?


"Hemmm.... kenapa?


"Dulu saja Henry dan Susi sampai mentertawakanku...


"Biar saja, biar mereka tahu bahwa elo milik gue.


David bangkit dari tempat tidur dan menghampiri istrinya yang sedang sibuk mengeringkan rambutnya. David berbisik lembut di telinga istrinya dan berkata:


' Soffie, Kamu selamanya milik gue, Jadi jangan pernah berfikir untuk pergi dari hidup gue!


Soffie mengangguk dan tersenyum pada suaminya. Akhirnya Soffie pun mengatakan hal yang sama pada Suaminya.


"Hubby, juga milikku selamanya. Tidak boleh ada satu wanitapun mengambilnya termasuk Dila itu.


" Sure.... I Love you,Soffie


"I Love you too!

__ADS_1


__ADS_2