
Aku bersyukur setiap bangun pagi mengetahui bahwa 'kamu adalah milikku dan aku adalah milikmu' , tetaplah bersamaku dan jangan pernah meninggalkanku!"
*****
Sabtu pagi di Bandara Halim Perdanakusuma, pukul 07.30 David, Soffie , Dean dan Januar (assisten David) sedang bersiap-siap segala keperluan untuk menuju ke Kanada. Pak Kidi dan Ibu Martini yang bertugas mengantar keberangkatan mereka di Bandara. Hari ini rombongan mereka bertambah 1 orang yaitu Haryanto yang merupakan staff legal yang menggantikan Sonny selama David ada pekerjaan di Otatwa, Kanada.
Ini merupakan penerbangan Soffie pertama kali ke Kanada dan berpisah cukup lama dengan teman-teman gank rumpiesnya, sehingga Henry dan Jajang ikut mengantar kepergian Soffie family di bandara. Lily absen hadir karena sedang hamil muda dan setiap pagi dia masih mengalami ‘morning sickness” sehingga semalam dia sudah meminta maaf ke Soffie tidak bisa mengantar kepergiannya ke Kanada.
David ikut menyalami Henry dan Jajang yang notabene sudah menjadi sahabatnya setelah ia menikahi Soffie.
“Vid… jaga sahabat gue yang cengeng itu ya, “ Ujar Henry sambil bersalaman dengan David.
“Ha… ha… pastilah.. istri dan anak-anakku kujaga dengan baik…,”timpal David.
“Kalian berapa lama disana, Vid?” … aku nanti pasti kangen Soffie… eh maksudku… Jangan marah vid, Cuma masakan Soffie, yang selalu kurindukan….. masakan Soffie itu tiada lawan … “ Ledek Jajang setelah melihat ekspresi David tidak suka.
“Ya aku tahu Jang…. Paling cepat 2 bulan… tapi kalo belum beres ya 3 bulan kami tinggal di sana… nanti ketika kita balik ke Jakarta… kita pasti kumpul lagi… ntar boleh deh kita makan bersama dan itu masakan Soffie ,”Jawab David sambil tersenyum ramah pada sahabatnya.
“Thanks ya Henry dan Jajang… eh kapan aku bisa ketemu Amara ya Jang?” Kali ini kuharap kamu serius ya, Jang …,” Jawab Soffie dengan tulus pada Jajang.
Soffie ingin memeluk sahabat-sahabat prianya tapi nanti David bisa marah. David tidak rela jika istrinya memeluk pria lain . Ditepuknya pundak sahabat-sahabatnya.”Ntar aku telepon dari sana… aku pasti merindukan kalian bertiga... Kalian jangan pada berantem ya!" Tengokin lily juga !"
“Hati-hati phie… “Sahut Henry.
“Phie… jaga baik-baik dirimu dan 2 keponakanku itu… emh…Vid… kapan-kapan ajak aku juga donk naik jet pribadimu.. kemana kek… biar aku merasakan terbang naik jet !" Ujar Jajang yang mengagumi pesawat jet pribadi milik keluarga David.
“Sure… gimana kalo akhir tahun atau awal tahun depan… mungkin sekalian mengantar kamu dan calonmu bulan madu gimana?” Kamu pilih tempatnya deh,Jang… ntar kita jalan bersama… Henry ajak istrimu juga.. nanti Soffie akan hubungi Lily untuk atur jadwal dan kita wisata keluarga di akhir tahun… tapi itu kalo Jajang jadi menikah ya?”
“Oke… aku akan bujuk Amara untuk mau menikahiku di tahun ini.
“Sip Vid… aku akan pake cutiku di akhir/ awal tahun untuk bersama-sama ngantar si Jajang bulan madu… ha.. ha,,,, tapi itu juga kalo pacar si Jajang mau..."Ledek Henry dan mendapat tinjuan di bahunya oleh Jajang.
“Oke Henry dan jajang… kami pamit ya!”
*****
__ADS_1
David tidak bisa memalingkan matanya dari Soffie dan Dean yang masih tertidur pulas di tempat tidur dalam pesawat Jet yang ditumpanginya. Dielusnya perut Soffie, segumpal harapan agar buah hatinya yang berada di dalam kandungan itu tetap kuat menemani hingga dilahirkan nanti.
Bandar Udara Internasional Ottawa Macdonald-Cartier atau Bandar Udara Internasional Macdonald-Cartier. Finally. Soffie merenggangkan tubuhnya. Nyamannya pesawat jet milik suaminya sehingga tidak membuat ibu hamil dan
putranya yang nyaris berusia 2 tahun kelelahan. David tersenyum memandang keluarga kecilnya yang ikut mendampingi tugasnya di Ottawa.
Bandara ini terletak 10 km sebelah selatan dari pusat kota, bandar udara ini adalah bandara tersibuk ke-6 di Kanada, Ketika mereka turun dari pesawat Januar dan Haryanto mengikuti Langkah pimpinannya. Mereka akan tinggal tidak jauh dari apartemen David hanya sekitar 5 menit jika berjalan kaki. Januar sudah mempersiapkan semuanya dari Jakarta sehingga memudahkan jika mendapat tugas mendadak dari Boss-nya.
Mobil David berhenti tepat di depan Maison Sainte Apartement dan ketika mereka sibuk menurunkan barang-barang, seseorang menepuk pundak David. Ia pun menoleh. Seorang pria paruh baya yang telah menikahi salah satu mantannya dahulu . Hubungan mereka akhirnya terjalin sangat baik. Purnomo adalah pria yang menikahi Angel , mantan kekasih David.
“Hai.. Pak David… baru datang?’
“Halo Pak Purnomo… iya saya baru sampai .. oh ya perkenalkan ini istri saya, Soffie, “ Ujar David ketika bersalaman dengan Purnomo suami dari Angel.
“Halo Pak Purnomo… saya Soffie, " jawab Saffie dengan ramah dan mengulurkan tangan pada kolega David yang kebetulan orang Indonesia.
“Purnomo… wah pak David membawa puteranya juga… wah…sudah besar juga… oh ya… Angel juga sekarang sudah punya “Baby” jadi ia sedang cuti.. nanti kami mampir ke tempat pak David deh.. kita bisa ngobrol-ngobrol dengan lebih intens.
“Oke… Pak Purnomo… kabari saja… biar kita semakin akrab.. ini pak Purnomo mau kerja?”
“Begitulah… ini ada pertemuan dengan salah satu kolektor seni… lain kali di sambung ya Pak David…
“Baik Pak Pur…
*****
Soffie mengajak mereka makan bersama karena Soffie sudah selesai menyiapkan makan malam bersama “Madam Alice” yang memang dipekerjakan untuk membantu keperluan rumah tangga oleh Keluarga David selama berada di Ottawa. Madam sudah cukup lama mengenal keluarga David dan dapat berbicara bahasa Indonesia.
“Emh.. kalian sibuk banget… apakah ada hari kosong untuk menemani Aku dan Dean jalan-jalan di sini, mungkin di akhir minggu nanti?” Kata Soffie ditengah-tengah makan mereka.
“ Pasti sayang, “ Kata David. “Disini semua harus direncanakan dengan tepat dan tidak boleh mundur tugas pekerjaan tanpa alasan dan semua harus direncanakan dan terjadwal dengan rapih… Januar nanti coba hari minggu, kamu kosongkan jadwalku untuk menemani istri dan anakku jalan-jalan… oh ya kalian berdua bisa jalan sendiri kan?”
“Bisa Pak ,”jawab januar dan Haryanto kompak.
*****
Malam harinya ketika David masih sibuk di ruang kerja, Soffie mengecek Handphone dan membaca chat di grupnya. Rumpies Grup.
Jajang : "Lily…. Kita di ajak jalan-jalan sama David akhir tahun, katanya pake jet dia, dan tempatnya gue boleh pilih kemanapun... baik banget sih David…. Jadi mau makin sayang sama Soffie eh… sama suaminya Soffie.
__ADS_1
Lily : Seriusan?’ Dalam rangka apaan?”
Jajang : Kapan David gak serius sama gue… katanya hadiah jika gue kawin tahun ini. Eh nikah deh… elo suruh atur Jadwal untuk akhir tahun.. katanya Soffie akan ngabarin tapi kurasa sekarang dia lagi tidur di pesawat.
Henry : Jadi Jang… apapun yang terjadi elo harus bisa bujuk Amara untuk nikah tahun ini.. biar kita bisa ngerasain pergi naik jet milik David.
Jajang : Gue sih serius sama yang satu ini… tinggal acc dia aja.. ortu Amara udah oke sih.. tapi kalo oke.. kita pergi kemana ya? “ Kalo aku sih pengen pergi ke Venice dan Kyoto…tapi masa iya gue minta 2 tempat.. gila aja ya malu juga ngomong ke Davidnya , jika gue minta 2 tempat!"
Lily : eh Jajang, sadar diri deh... David itu baik banget sama elo, masa elo berani minta 2 tempat yang berjauhan, emangnya elo bininya David.. udah 1 aja.. ke Venice… Jangan kemaruk lo, Jang...aku belum pernah ke sana juga tuh…
Henry : Iya Jang … elo pilih 1 kemana aja deh… gue sih belum pernah kesana juga dua-duanya
Lily “Tapi sebelum pilih tempat… sebaiknya pastiin dulu, cewek elo beneran mau gak sama elo…
Jajang : Mau lah… Cuma elo dan Soffie aja yang nolak gue… ha… ha…
Soffie : Hai semuanya… sori baru bisa join.. Jadi kemana Jang ?’ Venice atau Kyoto?”
Jajang : Kalo gue mau keduanya… gue harus jadi istri David ya , phie?’ emang elo gak bisa bantu gue untuk ngomong apaan gitu, phie?
Lily : Negelunjak deh kamu!"
Soffie : Iyalah bisa aja sih … tapi tiap hari elo harus merasakan tendangan tanpa bayangan dari David… ha… ha… mau gak?"
Jajang : Yaelah…. Kalian bukan bantu bujuk Soffie biar kita dapat 2 negara jalan-jalannya, malah pade ngata-ngatain gue. payah nih kalian!" sahabat macam apa kalian!" cuih... cuih... rese deh kalian pade!
Lily : Eh… Jajang si Jangkrik… mikir… dikasih hati minta jantung , elo mah.. ..udah pikirin gimana bisa ngelamar Amara dulu..biar bisa jalan kita!”
Henry : Iya Jang… focus dulu PDKT-nya…
Soffie : Jangkrik lagi bingung yach!” jangan bingung... apa sudah luparasa tendangan tanpa bayangan ... ha.. ha...
Jajang : Rese deh lo , phie!" mau left grup... tapi aku sayang kalian semua...
Lily : Mana berani lo!" bosan hidup lo, Jangkrik!"
*****
Happy reading guys... boleh komentarin atau kasih saran atau apapun untukku temans.... tetap semangat yach... jangan lupa jaga kesehatan kalian!" Thanks!
__ADS_1