
Drrrtttt... Drrtthhh ponsel Soffie berdering di keheningan malam. Dengan mata yang masih setengah terpejam, Soffie mengangkat telephonenya dan menjawab panggilan dari suaminya yang hampir setiap malam mengganggu waktu tidurnya.
"hallo ....
"Hai.... sayang, bangun!. Gue lagi makan siang nih.
"Bie, gue ngantuk banget.... ini tengah malam di Jakarta, bie.
"Ayolah sayang, bangun donk ! temani gue makan... Kalo gk bangun lusa gue gak mau pulang deh...
"Serius hubbie pulang lusa? " Soffie tersentak dan langsung duduk di tempat tidurnya.
"Hemmm....
"Hubbie... jawab yang bener donk Hubbie mau pulang lusa?"
"Kamu nyalain dong lampu kamar... ini gue video call kamu tapi semua gelap! gue kan kangen lihat wajah istri gue
"Bentar , bie..
Soffie bangkit dari tidurnya dan segera menyalakan lampu kamarnya. David melihat apa yang digunakan istrinya dan ia tersenyum dan bermaksud menggoda istrinya yang pemalu.
"Honey... kamu sengaja mancing gue kan?
"mancing apaan, bie?
"You are so sexy, honey. I want you ,"David berkata sangat lirih sambil memandang istrinya
Soffie baru menyadari bahwa ia mengenakan lingerie sexy pemberian mertuanya. Ia menatap tubuhnya dan terkejut bahwa bagian atasnya terbuka. Segera di tutupnya dengan selimut. David yang melihat Soffie salah tingkah dan wajahnya merona tersenyum.
"Bie... beberapa hari yang lalu, mama Susana memberikan aku 6 buah lingerie dan aku sudah mencucinya. Tadi aku mencoba memakainya. Maaf kelupaan berganti dan aku menggunakannya malam ini ....
" Elo harus pakai itu pas gue pulang , phi
"iya . mama juga bilang gitu. Hubbie serius pulang lusa? ini sudah 65 hari , hubbie di Ottawa.
"Minggu depan yach... kerjaanku akan selesai, biar papa tinggal melanjutkan dan tidak susah lagi disini, gk papa ya sayang... bentar lagi aku beresan urusanku. Biar papa gak terlalu repot nanti!
"Iya bie... I Miss Ypu, hubbie.
"I Miss You too
"Aku sepi gak ada hubbie, terkadang aku membuat kue dan membagikan untuk teman-temanku bie.. tapi gak banyak ko buatnya untuk mengisi waktu ku. Mama Susana sering menginap juga bie...
"Honey... turunkan donk kameranya ke bawah...
"ihh... aku kan malu bie.
"Kan gue suami elo, Tubuh elo itu sudah hak gue..... gue mau lihat! Ayo donk sayang!
__ADS_1
Soffie menuruti permintaan suaminya dan suaminya semakin menjadi. David meminta istrinya untuk membuka lingerienya dan menunjukkan bagian tubuhnya pada diminta. Soffie sangat malu mendengar permintaan David yang menurutnya sangat konyol. Akhirnya Soffie mematikan panggilan telephone suaminya dan menulis chat pada David
'Maaf bie, aku malu...
"Aku tahu... tunggu aku. I Miss you,
"I Miss You Hubbie
****
Sepulang bekerja, Soffie meminta Pak Kidi mengantar ke Pejanten karena ia harus menengok mama yang sedang kurang sehat. Di perjalanan Soffie meminta pak Kidi untuk berhenti di toko buah dan membeli buah-buahan untuk ibunya.
Ketika Sampai di rumah Soffie melihat sudah ada mobil milik Ardi di rumah mamanya . Soffie menarik nafas. Ia berusaha menghindari Ardi namun harus bertemu pada hari ini. Soffie memasuki rumahnya dengan membawa sekeranjang buah.
" Mam.... , " Panggil Soffie ketika memasuki rumah.
"eh kamu sudah datang phi, "sahut Jeany dengan gembira. 'Ini ada tante Sabrina mau ambil pesanan kering kentang ebi untuk kantornya...
Soffie melihat mama sedang duduk mengobrol dengan Sabrina dan Ardi dan tertawa bersama. Mereka semua menoleh pada Soffie yang baru datang. Ardi tersenyum melihat kedatangan Soffie.
"Soffie... sama siapa?"Tanya Sabrina
"Cuma sama sopir ko..., Soffie kesini menengok mama saja. Tante apa khabar? "Kata Soffie sambil duduk disebelah mamanya.
"baik, sayang. Eh tante ada bawa oleh-oleh untuk kamu, kemarin tante baru jalan-jalan sama Ardi ke Hongkong... Kamu sudah pernah ke sana, Phi?"
"Belum, tante.
"Iya tante. "Ujar Sofie dengan malas.
"David lagi kemana ,phi? "tanya Ardi
"lagi ada kerjaan di Ottawa. Minggu depan baru balik katanya
Soffie malas meladeni ucapan tantenya dan Ardi. Soffie tidak tahu apakah ia cemburu melihat kedekatan tantenya dengan Ardi ataukah ia malas mendengar perkataan soal David yang banyak Duit. Mengapa orang-orang berfikir dia beruntung mendapati David. Apakah orang-orang berfikir dia suka memanfaatkan David.
Ardi memperhatikan bahwa wajah Soffie yang cemberut menunjukkan ia tidak suka kehadiran dirinya dan Sabrina. Ia menghela nafas dan mengajak Sabrina untuk pulang, karena sudah malam. ketika berpamitan dan saat Sabrina mengambil makanan untuk dibawa pulang, Ardi mendekatinya dan bertanya sambil berkata dengan pelan.
"Phi... kamu memblokir nomorku?"
"David yang melakukannya. Dia melarangku untuk ngobrol denganmu. Aku sudah menceritakan tentang masa lalu kita padanya
"Oks.. aku paham... tahukah kamu bahwa aku masih merindukanmu, phi?"
Soffie terkejut atas kebranian Ardi berbicara seperti itu. Soffie mendelik kasar. Ia masih tidak menyangka bahwa suami dari tantenya masih berani berkata seperti itu padanya. Ia kesal Ardi tidak menyadari kebaikan tante pada keluarga Ardi.
"Kamu gila!"
"Kamu makin cantik, Phi... "Jawab Ardi dengan lirih.
__ADS_1
"Jangan gila Ardi,, ingat posisi kita! "
Ardi tersenyum mendengar jawaban Soffie atas pernyataannya. Ardi menyadari bahwa tindakannya salah. Seandainya saja soffie menerima ajakannya untuk menunggunya, tentu dia tidak akan seresah ini. Seandainya saja...
****
Pagi hari di rumah Soffie di pejanten. Soffie sudah ijin pada David bahwa malam ini ,Ia menginap di pejaten. Soffie bergegas memanggil pak Kidi yang semalam nginap di rumah Soffie.
"Pak Kidi sarapan dulu" kita mau jalan lima belas menit lagi pak.
"Iya bu. terimakasih. Saya sarapan dulu. Ibu sudah makan?"
"Sudah tadi sama mama. bapak makan dulu dan saya berkemas-kemas ya.
Soffie meninggalkan Pak Kidi yang sedang sarapan di meja makan dan segera ia merapihkan wajahnya dan perlengkapan yang akan dibawanya hari ini. Tiba-tiba sebuah nomor menghubunginya dan tidak ada nama di layar HP hanya berupa deretan angka. Diangkatnya telephon itu:
"hallo...
"Soffie.. "Ujar suara pria itu.
Suara yang pernah mengisi hatinya di masa lalu menghubungi dengan nomor yang berbeda karena pengakuan Soffie semalam pada pria itu bahwa David memblokir nomornya.
"Ardi?" Ujar Soffie sambil memastikan bahwa yang menghubungi adalah pria yang ada dibenaknya.
"Ya... bisa siang ini kita ketemu?
"Maaf siang ini , aku ada banyak kerjaaan dan kemungkinan tugas luar bareng Henry.
"Bagaimana jika besok siang kita makan bersama? Aku ke kantormu ya..
"Aku tak bisa , di... David melarangku pergi kemanapun tanpa ijinya.
"Kapan ada waktu untuk ku , phi? Aku cuma mau ngobrol saja... Aku jenuh sama kehidupanku , phi... Aku merindukanmu, phi...
"Di... kita tidak boleh seperti dulu. Maaf Ardi mohon tidak mengganggu lagi. Kita harus menjalani kehidupan kita masing-masing! ... aku tutup telephonenya, Maaf!"
"Tidak adakah sedikit rasa untukku, phi...
Soffie menghela nafasnya. ia tidak boleh membiarkan Ardi kembali masuk ke hatinya. David sudah begitu baik padanya.
"Selamat tinggal Ardi! "Ujar Soffie dengan lirih dan mematikan telephonenya.
__ADS_1