
Wanita yang cantik itu memang banyak namun yang mampu membuatku menjadi pria yang baik dan bertanggungjawab itu cuma kamu.
*****
Soffie sedang duduk santai di balkon apartemen bersama Dean menikmati teh ketika David mendadak pulang di sore hari. David tersenyum melihat keluarga harmonisnya menikmati senja, Dilangkahkannya kakinya menuju mereka yang menikmati sore hati dengan cemilan buatan Soffie.
Tiba-tiba David menjatuhkan dirinya duduk di samping Soffie sehingga membuat Soffie dan Dean terkejut.
"Papa... pulang....yey.... "Teriak Dean sambil berlari memeluk papanya dan duduk di pangkuannya.
"Ya... makan apa donk sayang... bagi dong... enak banget kayaknya !" Kata David yang melihat Dean sedang mengunyah makanan dan di tangannya masih ada potongan makanan itu.
"Cobain deh bie,... enak gak croissant ini... tadi aku membuatnya dibantu asistenku yang kecil !"
Soffie mengambilkan satu croissant dan memberikannya kepada David/ Pria itu menggigitnya dalam diam dan menikmatinya.
Soffie memperhatikan ekspresi David yang menikmati makanan dalam diam. Dalam benak David, Croissant ini sangat enak, kulitnya garing dan lembut di gigitan pertama, isinya juga sangat pas. Rasanya David tak cukup hanya makan satu. Ingin tambah dan ia melihat di piring di meja sudah habis.
"Apakah rasanya enak, bie ?' tanya Soffie dengan penuh ingin rasa tahu. Dahulu sebelum menikah David sangat menyukai makanan buatannya, terutama croissant ini.
"Hemm... apakah ada lagi? "
"Hubbie lapar ya?"
"Mungkin... tapi rasanya makan croissant ini aku gak akan cukup 1 , phie.... maafkan aku... apakah masih ada ... apakah Dean akan kebagian jika aku makan lagi?" Rasanya enak sekali lho phie.... sepertinya aku sudah lama tidak makan seperti ini.... boleh aku minta 2 lagi?"
__ADS_1
Soffie tersenyum. Indra perasa David memang tidak berubah, dahulu dia bisa makan langsung 5 croissant. Soffie mengambilkan lagi di meja makan dan ketika kembali dari meja makan ia membawa 5 croissant dan sausnya. Saos tomat racikan Soffie berbeda dengan merk botolan sehingga rasanya semakin pas di lidah David dan itu yang mengakibatkan ia ketagihan makanan yang diracik Soffie dengan penuh cinta.
"Papa... ko banyak banget makannya ya, mam... "Sahut Dean ketika melihat papanya memakan croisant ke 4.
'Iya sayang... dulu waktu mama masih kerja dan papa jemput mama pulang kantor, kalo papa makan ini bisa sampe 5 sayang... emh Dean masih mau lagi, sayang " tanya Soffie.
Pria kecil itu sudah memakan croisant ke 2. dan Dean mengangguk kembali. Ayah dan anak itu memiliki selera makan yang sama, sehingga Soffie tidak perlu membuat berbagai menu, hanya perlu mengurangi takaran pedas untuk Dean.
"Pantas, phie... aku ini merasa ketika makan seperti pernah makan tapi gak tahu dimana dan rasanya itu pas makan di gigitan pertama tadi kok, ngerasa .. aku mau tambah... ternyata dari dulu aku pecinta croissant buatanmu... untungnya kamu membuatnya banyak.
"Bie... aku ceritain ya ....dulu kamu itu suka marah jika aku membagi croisant pada teman-temanku dan itu harus seijin kamu dan jumlah yang kamu makan harus lebih banyak dari teman-temanku.,, sampai Henry dan Jajang itu takut kalo lagi makan... apakah perlu langsung lapor David, katanya..
"Pastilah... Kamu adalah milikku... tidak boleh ada orang lain yang lebih dekat denganmu... aku harus menjagamu dari teman-temanmu itu kan....aku tidak suka kamu baik ke orang lain selain padaku.... aku tidak suka milikku disentuh orang lain dan aku bisa sangat amat marah.... kurasa aku orang yang egois, ya Phie....
Soffie terhenyak. Apakah David sudah mengingat sebagian masa lalunya.. Soffie memperhatikan David dengan seksama. Apakah suaminya mulai mengingat sedikit masa lalunya.. Semoga.
"Apakah hubbie sedikit mengingat masa lalu?"
"Bagiku tak penting masa laluku... aku hanya mau kamu dan Dean disampingku... aku yakin aku di masa lalu adalah orang yang jahat dan suka mempermainkan banyak wanita... aku gak ingin mengingatnya... aku hanya ingin masa depanku bersama kamu , Dean dan dede bayi yang akan lahir... kurasa itu cukup bagiku... jadi jangan pernah berencana meninggalkan aku, phie "Sahut David sambil memandang Soffie.
"Bukannya aku yang harus bilang gitu, ya bie? Aku lagi hamil, bentar lagi perutku makin gendut tubuhku melebar, pipiku akan semakin tembem.. pasti makin jelek dan akan banyak wanita...
"Kata siapa kamu itu jelek... kamu itu akan tetap cantik karena kamu adalah ibu dari anak-anakku... kamu adalah wanita hamil yang cantik, pintar dan.... emh... galak, ha.. ha...
"Ih... itu kan karena kemarin kan ada wanita ular yang mau merebut suamiku... maka aku tak akan tinggal diam.... aku sangat marah kemarin.... masa iya aku harus berbagi suami... aku gak mau ya, bie..
"Ya... aku tak akan menduakanmu... Percayalah.... dengarkan aku sayang... wanita cantik itu banyak tapi yang mampu membuatku menjadi pria baik dan bertanggungjawab itu cuma kamu... terlebih ketika melihatmu berkelahi dengan wanita itu, hatiku sakit sekali namun seluruh tubuhku tidak bisa bergerak.... ketika kamu terluka, aku marah dan sakit hati........phie.... aku gak bisa jauh dari kamu......aku yakin kamu itu adalah separuh nafasku.... terserah kamu bilang apa... kamu pasti lebih mengenalku daripada aku sendiri... aku selalu mengkhawatirkanmu bila aku di rumah sakit kemarin... aku takut sekali jika kamu tidak bertahan dan pergi meninggalkanku .. makanya aku memaksa meninggalkan rumah sakit lebih cepat...
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah meninggalkan hubbie,,... Hubbie itu suamiku yang hebat....ayah yang keren dan sangat bertanggungjawab..... Hubbie sangat menyayangi Dean dari dulu... Dean akan mengikuti langkah hubbie kemanapun dan kamu tidak akan bisa marah padanya, meski ia suka mengganggu kegiatan rapat hubbie di kantor ataupun di rumah... emh.. bahkan dulu hubbie mengajarkan dia banyak hal... kalian berenang dan berlari bersama setiap sore bahkan mungkin tendangan specialmu sudah mulai diajarkan dasar-dasar langkahnya...
"Benarkah begitu phie... ?" Tanya David sambil memandang intens pada istrinya. Soffie mengangguk dengan penuh keyakinan
"Phie.....tahukah kamu.....aku itu sampai berfikir aku mengabaikan kalian berdua dan mengkhianati kalian ... aku benar-benar takut jika ada wanita yang langsung menyapaku dan menghampiriku bahkan mengatakan bahwa mengenalku... dan terparah ada wanita yang mengakui bahwa ia istiriku dan mengetahui masa laluku, aku takut mereka akan menyakitimu... aku takut itu melukai kamu... aku mohon percayalah padaku !'
"Bie... kamu sudah berubah banyak... memang dulu benar sebelum kita menikah, kamu adalah pria brengseh yang memiliki banyak kekasih dan itu yang menyebabkan Kak Sonny menentang ketika kamu menikahiku... Ia memang menyebutkan banyak wanita yang pernah menjadi kekasihmu.... kurasa wanita yang tadi pagi itu mantan kekasih hubbie... tapi sepertinya ia tidak berniat jahat... ia hanya sekedar menyapa.... tapi aku tak suka hubbie dekat dengan wanita lain... hubbie juga milikku.... aku bisa marah jika ada wanita lain yang dekat dengan hubbie......emh.... selama kita menikah dan sebelum hubbie mendapatkan musibah ...hubbie telah berubah banyak hal... dan hubbie itu pria yang bertanggungjawab dan sangat menyayangi keluarga... jadi tidak benar seperti yang Dila katakan.
"Terimakasih telah mau menerimaku dan mau menjagaku, phie...
David tidak bisa menahan rasa yang membuncah di hatinya. Ia memeluk Soffie erat dan melupakan pria kecil yang sibuk dengan minuman dan cemilannya dan tidak merasa terganggu dengan obrolan kedua orang tuanya.
David menarik nafas. Baginya sudah cukup kehidupannya sekarang, ia merasa bersyukur atas apa yang sudah ia gapai di saat ini. Dean masih menikmati makanannya dan menumpahkan tehnya sehingga cangkirnya terjatuh. Hal itu membuat David segera mengangkat Dean agar tidak terkena pecahan cangkir. Soffie membereskan sedikit kekacauan yang dibuat Dean dengan mengambil pecahan cangkir .
*****
Happy reading guys !! Thanks sudah membacanya, bolehkah tinggalkan komentar/pesan/ pendapat/ ide/ like /poin/ apapun itu... oh yach.. yang terpenting dari segala hal, tetap jaga kesehatan dan makan-makanan bergizi, berfikir positif agar imun kita kuat... Semangat !!!
__ADS_1