
Seperti lukisan yang sangat indah, namun tak terjelaskan karena terlihat indah karena bukan berada di dalamnya. Seperti rasa perih dan kehilangan yang tersamarkan oleh cinta yang kumungkinan itu tulus ternyata hanyalah sebuah kamuflase. Menyakitkan !!
*****
Soffie mengerjapkan matanya. Ia tersadar di sebuah ruangan kosong hanya terdapat sofa dan meja kecil yang berisi beberapa botol air mineral merek tertentu yang masih tersegel dan roti gandum manis dengan merek yang cukup terkenal di Ottawa. Akhirnya Soffie berusaha bangkit dan mengingat kejadian sebelum pingsan dan sambil melihat sekitar ruangan itu tanpa penghuni namun terdapat CCTV dan video yang menyoroti jika ia bergerak.
Soffie terduduk di sofa tempat ia tertidur tadi. Soffie memperhatikan ruangan itu. hanya ada 1 pintu di samping jendela yang tertutup gorden berwarna coklat dan 1 pintu lagi yang lebih kecil kemungkinan itu adalah toilet. Soffie berdiri menuju pintu yang disamping jendela dan berusaha membuka pintu itu. terkunci. Disibaknya hordeng itu ternyata jendela itu di teralis sehingga mirip dengan ruangan penjara baginya. Ia berada cukup jauh dari tanah di bawah jendela. Tingginya sekitar 100m dan kemungkinan ruangan dia berada di lantai 4 atau lantai 5. Ia tidak mungkin meloncat juga jika jendela ini diteralis, bisa mati konyol.
Merasa sia-sia tidak menemukan jalan keluar, Soffie menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya agar lebih bersih dan nyaman. Ia memasuki kamar mandi yang bersih. Kamar mandi itu memilik beberapa handuk berwarna putih bersih dan aneka perlengkapan mandi. Akhirnya Soffie memutuskan untuk mendi setelah sebelumnya memastikan tidak ada kamera di ruangan mandi dan menguncinya.
Ketika keluar dari kamar mandi, Soffie telah menggunakan pakaian yang tadi digunakan karena memang tidak disediakan pakaian ganti. Soffie terkejut melihat di dalam ruangan itu terdapat 3 orang yang terdiri dari 2 orang pria yang berbadan tegap dan seorang wanita yang tinggi namun memiliki aura yang tegas.
"Selamat malam bu Soffie... maaf kami bertiga ditugaskan menjaga ibu Soffie disini... mohon kerjasamanya agar kami tidak melakukan kekerasan pada ibu... perkenalkan nama saya adalah Brenda, Dan dia Saeful serta yang satu lagi adalah Nicholas. untuk informasi saja kita berada di lantai 4 dan tidak ada jalan keluar dari ruangan ini...semua dibawah kontrol dan pengawasan yang ketat sehingga tidak mungkin ada orang yang datang menjemput ibu di sini.
'Boleh saya tahu... kenapa saya disekap disini?" Siapa yang menyuruh kalian?"
"Yang kami tahu... bahwa kami harus menjaga ibu dari Tuan David dan kelompoknya... dan menjaga anak dalam kandungan ibu... karena itu adalah anak Tuan Toshihiro...
"Hei... siapa Tuan Toshihiro?" Ini bukan anak Toshihiro ... ini anak David... kalian salah... siapa yang mengatakan begitu?"
"Maaf bu, kami bertiga adalah assisten Tuan Toshihiro... karena dalam kandungan ibu adalah putra Tuan Toshihiro mohon tidak menyulitkan kami untuk menjaga ibu dan putra pimpinan kami.
" Brenda.... dengarlah ini bukan anak Tuan Toshihiro... suamiku itu David... ini pasti persaingan bisnis... Aku sendiri belum pernah bertemu dengan Tuan Toshihiro, ada dimana Tuan Toshihiro? ... saya ingin menemuinya... Dia harus memberikan penjelasan !"
" Ibu makanlah dahulu dan besok pagi ibu bisa menemuinya jika ibu makan dahulu.. untuk sementara kami baru bisa menyediakan roti dahulu... besok sudah siap dengan sarapan lengkap... oh ya... jika ibu patuh... kami akan memindahkan ke ruangan yang lebih besar dan lebih nyaman karena ada tempat tidur juga...
__ADS_1
"Biarlah saya disini saja... saya akan makan seadanya... besok pagi bisakah saya menemui Tuan Toshihiro?"
"Ya jika ibu makan dan tidur di ruangan ini dengan baik. nanti saya akan duduk di kursi itu untuk menemani ibu... oh yach saya sudah mengganti nomor handphone ibu... Ini Handphone ibu dan ibu bisa menonton Youtube dan seluruh aplikasi email dan youtube, instagram sudah dihapus... mohon tidak mengunduhnya lagi... ibu bisa menonton Youtube untuk mengisi kebosanan ibu... untuk informasi semua yang ibu lihat dan kirimkan akan tersadap di handphone saya ini.
"baiklah saya mengerti... saya tidak akan bertindak yang tidak sesuai aturan... saya hanya menonton youtube... acara memasak dan sedikit berita ... emh ... mungkin membaca artikel ekonomi saja...
"Oke... itu diijinkan. ... Nicholas dan Saeful akan menjaga di luar kamar agar ibu bisa nyaman berbaring dan di lantai bawah memang ada beberapa penjaga.
"Saya mengerti, "Jawab Soffie pasrah.
Soffie berharap David dapat segera menemukannya karena ia tidak ingin orang yang tidak dikenalnya mengakui anak di dalam kandungannya sebagai anaknya. Sedikiti kekhawatiran ada di hatinya. Namun ia mencoba berani, ia yakin David pasti tidak akan tinggal diam dan pasti dapat menemukannya. Soffie berfikir ia harus sehat dan memungkinkan jika ada kesempatan dapat melarikan diri dari kelompok orang yang tidak dikenalnya. Ia pun akhirnya tertidur di sofa dengan handphone di tangannya yang terus berputar mengenai siaran memasak channel Asian Food.
*****
Pagi hari pukul 6.30 Brenda membangunkan Soffie yang masih terlelap di sofa. Ia tersenyum dan ditangannya sudah ada pakaian bersih untuk Soffie dan meminta Soffie segera mandi dan berganti pakaian. Setelah selesai mandi dan berpakaian, Benda mengajak Soffie untuk keluar dari ruangan itu ternyata di depan ruangan itu terdapat ruangan makan yang telah lengkap sajian makanannya dan asisten yang bertugas menyajikan makanan untuk tamu.
"Makanlah dahulu... kita akan bicara setelah ini... "Ujar pria itu berbicara dengan ekspresi memerintah sehingga soffie langsung duduk dan bersiap untuk makan.
Dua orang pelayan melayani mereka berdua yang duduk dan menunjuk makanan yang hendak dimakan oleh Soffie dan pria itu. Mereka makan dalam diam dan tidak terlihat Brenda, Saeful dan Nicholas dalam ruangan makan. Soffie sebenarnya tidak biasa makan besar di pagi hari namun mengingat ia ingin segera bebas, maka ia mengikuti segala yang diperintahkan dan berusaha patuh sambil menunggu David menyelamatkannya.
Ketika selesai makan, dua orang pelayan yang tadi mengambil dan membereskan makanan yang ada hingga meja itu menjadi bersih dan tinggal Soffie dan pria itu. Soffie terdiam menunggu pria itu yang sedang menatapnya berbicara.
" Soffie.... Soffie Budyanto Chandra... itu nama lengkapmu !" istri dari David Pratama... seorang wanita yang pekerja keras dan harus berhenti bekerja dari Bank Indonesia karena kandunganmu lemah dan sekarang hanya sebagai ibu rumah tangga... benarkan itu datamu?"
"ya... boleh tahu alasan saya disini Tuan Toshihiro?"
"Bagus... langsung ke inti... kamu tidak suka berbasa-basi... Suamimu dahulu yang mulai menggangguku... Dia berusaha menjadi jagoan dengan menyelamatkan istriku hingga istriku tergila-gila pada suamimu... sekarang aku yang akan menjaga istri dan anaknya... jadi anak dalam kandungan itu akan menjadi anakku... jika kamu tidak bersedia maka pagi hari ini juga aku akan mengeluarkan anak dalam kandunganmu dan mengirimkan mayat anak yang tidak berdosa itu pada David dan kamu akan menjadi pemuas ranjangku selama beberapa waktu sebelum aku melemparkanmu pada Hiu di tengah lautan ." Jawab Toshihiro dengan sedikit mengancam dan membuat Soffie takut mendengar penjelasan dari pria yang kejam itu.
" Boleh tahu siapa istri Tuan yang diganggu oleh David?"
__ADS_1
"Ha.. ha..... ha..........kau mengenalnya, Soffie...... tahukah kau, ....aku membiarkanmu hidup karena kagum padamu... katanya kamu menjambak dan memukuli wanita sialan itu di rumah sakit ketika mereka berdua kecelakaan... dengar sebenarnya kita ini korban... makanya aku baik padamu dan tidak mengganggumu... aku tak akan menyentuhmu bahkan akan menjagamu jika kau patuh padaku... aku akan membuat anakmu menjadi anak yang sukses dan menjadi pewarisku dan akan menjadi pemimpin dari seluruh perusahaanku..
"Tuan adalah suami dari Dilla?"
"Ha.... ha.... kau akhirnya mengerti... bagaimana dengan tawaranku , Soffie?'
"Bagaimana jika Dilla datang dan melukaiku disini, Tuan... bukankah nantinya aku yang disalahkan?" Aku yang dianggapnya merebut suaminya.
"Wanita itu tak kan berani datang kemari... di otaknya hanya ada bagaimana merebut David... dia tidak peduli padaku... dia tidak ingin mengandung anakku... bagaimana?" Apakah bayi yang ada dikandunganmu akan menjadi anakku atau aku perlu melakukan operasi sekarang juga... aku bukan orang yang suka bermain-main, Soffie ?"
"Baiklah... kau boleh menjadi ayah anakku ini.. tapi kau tidak boleh menyentuhku... bisakah kau berjanji padaku ?"
"Sure... pegang kata-kataku... semua anak buahku akan menjagamu dan aku hanya hadir ke sini untuk melihatmu mungkin seminggu sekali... Kau boleh memilih kamar yang berada di lantai 4 ini tapi tidak boleh turun ke lantai selain dari lantai 4. semuanya adalah milikmu....
"Tuan... boleh aku tahu apa yang David dan Dilla lakukan .... apakah mereka benar-benar melakukan perselingkuhan... apakah David benar-benar mengkhianatiku?"
"Soffie.. Soffie... kamu begitu polos... mana ada hubungan persahabatan seperti mereka... tahukah kamu ketika Dilla terluka parah dan David datang menyelamatkan Dila dari apartemennya di tengah malam... dan mengobatinya bahkan menyembunyikannya dariku... Apakah pantas pria yang beristri menyembunyi istri pria lain...dia membiayai wanita itu bahkan menjanjikan pernikahan... apa itu bukan pengkhianatan?.... apa itu bukan perselingkuhan? ... apakah kamu mengetahui bahwa David membantu dan menjaga wanita lain itu dengan sepengetahuanmu?"
"Aku tidak tahu itu... tapi apakah benar seperti itu, Tuan ?" Bagaimana jika informasi yang diterima oleh Tuan adalah suatu kebohongan?"
"Aku punya bukti-bukti David berada di apartemen Dilla dan ketika mereka berada di rumah sakit... nanti akan kutunjukkan.. agar kau tahu bahwa aku bukan pembohong... suamimu itu kelihatannya saja seperti pria baik... tapi dia adalah pria yang. baj*ng*n.... ingin rasanya aku menghabisinya!"
Soffie terdiam. Iapun teringat dulu pernah David di tengah malam meninggalkannya dan pergi tanpa pamit. Mungkinkah kepergiannya untuk mengunjungi Dilla. Benarkah David menjanjikan pernikahan pada Dila. Hati Soffi sakit sekali mendengarnya cerita dari Toshihiro. Perutnya terasa melilit. Sakit dan tiba-tiba ia terjatuh dan tak sadarkan diri.
*****
Happy Reading guys.... bolehkah tinggalkan komentar/ saran/ ide/ pendapat atau "Like/ poin/ hadiah. Tuhan berkati kalian semua.... tetap jaga kesehatan temans !!!"
__ADS_1