Cinta Kan MembawaMu Kembali

Cinta Kan MembawaMu Kembali
Season 2 : 1. Rahasia terungkap


__ADS_3

Apakah David dan Soffie sanggup untuk mempertahankan janji suci untuk saling mencintai dalam suka dan duka? Apakah Ardi akan tulus benar-benar mencintai Sabrina dan membina hidup bersama istrinya? Bagaimanakah kehidupan rumah tangga Lily dan Josh? Apakah Henry dan Santika mampu mencapai jenjang pernikahan?


Menikah bukan untuk menemukan orang yang sempurna untukmu tetapi menemukan seseorang yang mampu menerima ketidaksempurnaanmu dan mau menghabiskan hidupnya bersamamu.


 


 


*****


Sabrina dan Ardi menghadiri acara "pergantian rektor kampus" tempat Ardi bekerja. Hari itu mereka berjalan dengan penuh semangat dan bahagia.  Seperti pasangan suami istri lainnya yang saling mencintai. Ardi sudah mulai menerima bahwa memang Sabrina adalah istri sesungguhnya dan tidak akan lagi mengharapkan keberadaan Soffie kembali di hidupnya.


Demikian juga asisten Ardi yang bernama Budi, ia datang bersama kekasihnya, Yunita. Mereka duduk berdekatan sambil menunggu acara pergantian rektor dimulai. Ardi dan Budi tampak berbincang mengenai pekerjaan, dan Sabrina serta Yunita duduk bersisian memulai percakapan pengisi waktunya.


"Yunita, kamu sudah lama berpacaran dengan Budi? "


"lumayan sih , mbak sudah hampir 2 tahun


"Oh... ayo bersegeralah menikah... apalagi yang ditunggu?


"itu mbak, kakakku belum menikah..., Mungkin kakakku tahun ini menikah dengan kekasihnya.  kakakku itu dulu  mahasiswa Pak Ardi lho, mbak.


"Oh ya.... siapa namanya?"


"Yessica , mbak.... dulu kata mbak Yessi, pak ardi itu dosen favorit , lho mbak.!


" Oh yach?"


"iya mbak, banyak mahasiswa yang suka sama Pak Ardi.  tapi pak ardi itu sibuk bekerja dan hanya dekat dengan satu mahasiswa... siapa gitu namanya, aku lupa?"


"Oh... aku kenal dengan pacarnya mas Ardi, tenang aja. Mereka sudah tidak berhubungan lama semenjak mas Ardi ke Singapura.


" Iya mbak.. Pak Ardi itu orangnya gak macam-macam dulu, kata kakakku. Meski banyak mahasiswa yang suka beliau, tapi ya itu... Pak Ardi tetap cool dan konsen sama pekerjaannya


Hati Sabrina berbunga mendengar penjelasan Yunita. Ia menganggap kekasih Ardi adalah Lily, sahabat keponakannya. Mereka sampai bertukaran nomor telepon untuk melanjutkan acara mengobrolnya di lain waktu. Acara pun dimulai dan para undangan mengikuti rangkaian kegiatan berlangsung dengan sangat khidmat.


Ketika acara pelantikan rektor itu selesai dan mereka saling berpamitan dan berpisah karena  akan menuju mobil yang berbeda  di parkiran. Tiba-tiba ada  Seseorang  yang menepuk pundak Ardi dan reflek Ardi menengok ke orang yang menepuk punggungnya.


"Oh... Profesor  Subroto... apa khabar?" lama sekali tidak berjumpa, "Ardi menyalami orang yang yang menepuk pundaknya.

__ADS_1


Profesor Subroto adalah salah satu dosen Ardi ketika masih kuliah dahulu dan ia adalah orang yang merekomendasikan Ardi memperoleh beasiswa dan ia baru pulang dari Amerika Serikat. Karena itu ia ikut menghadiri pelantikan rektor di tempat mantan ia pernah bertugas.


"Kau ini, Ardi . Benar-benar sombong, tidak pernah menghubungiku, ketika aku di AS.


"Maaf Prof... aku tidak tahu prof sudah pulang ke Jakarta.  Beberapa bulan ini, aku mengalami cedera parah dan baru dua bulan ini kondisiku membaik.  Oh .. iya prof, kenalkan ini , Sabrina, istriku..


" Hem  ... Kau sudah menikah.  ...Sabrina.... cantik juga ... tapi dia seperti bukan pacarmu yang dulu... tapi  mirip juga sih, tak apalah ini lebih cantik,sexy... kau pintar sekali mencari ,istri!" Kata Profesor Subroto sambil tersenyum dan memasang wajahnya dengan penuh selidik ke Sabrina.


" Saya Sabrina, Prof...


Sabrina dan Profesor Subroto pun bersalaman, Wajah Profesor itu tetap memperhatikan detil wajah Sabrina sehingga membuat Sabrina agak sedikit risih dan merasa tindakan Profesor agak berbeda.


"Apakah ada yang aneh, Prof," Tanya Sabrina. Ia memegang lengan Ardi dan suaminya hanya tersenyum memandang interaksi mereka berdua.


"tidak... kau memang tipe Ardi.


"Maksudnya  Prof?


"wajah Kau memang mirip mantan si Ardi itu.... ya tipe ardi itu emang seperti kau!" Kata Profesor sambil tertawa dan Ardipun tertawa mendengar jawaban Profesor yang sedikit unik.


"Ardi, kau benar-benar beruntung mendapatkan wanita cantik ini! " Kata Profesor sambil memandang mereka berdua.


"Jadi Profesor kenal Lily mantan pacar Ardi?" Cantikkan mana sama aku , Prof? "Tanya Sabrina kembali


"Prof.. maaf sudah malam, mari kita pulang, lain waktu kita ngobrol-ngobrol lagi," Ujar Ardi untuk mengalihkan topik dan menghindari kesalahpahaman berlanjut.


"tunggu Profesor..  Jawab dulu , cantikkan mana donk?" Tanya Sabrina dengan manja.


" Cantik kamu , Sabrina. Kalo tidak mana mungkin Ardi memilih meninggalkan Soffie ,"Jawab Profesor Subroto sambil meninggalkan mereka.


"Eh... ko Soffie... Prof... tunggu!" Teriak Sabrina yang terkejut mendengar jawaban Profesor.


Namun Profesor terus berjalan meninggalkan mereka dan mengabaikan teriakan Sabrina. Ardi menarik tangan istrinya dan mengajaknya meninggalkan arena parkiran. DI dalam mobil Sabrina masih tidak habis pikir mengapa jadi Soffie dan bukan Lily yang disebut Profesor.


"Mas Ardi...


"Hemm..


"kenapa Profesor Subroto menyebut nama Soffie bukan Lily sebagai mantan pacarmu!

__ADS_1


"Mana Kutahu... dia kan suka bercanda... jadi abaikan saja ucapan dia," Jawab Ardi dengan santai.


" Katanya wajahku mirip dengan mantan pacarmu... Lily itu sedikit oriental... jadi tidak mungkin mirip aku, tapi Soffie , itu keponakan aku, jadi pasti mirip aku... ini  pasti bukan bercanda mas Ardi... dan sepertinya Profesor bukan tukang bercanda... jawab yang benar! " Teriak Sabrina dengan penuh selidik dan wajahnya sudah mulai memerah menahan amarah.


"Sudahlah.. lupakan jawaban Profesor.. dia cuma mengerjaimu!"


Sabrina mulai menangis. Dia merasa kesal yang merasa ada yang aneh dari jawaban Profesor Subroto. Ia yakin Profesor itu tidak berbohong. Sabrina mengingat waktu Lily menjelaskan hubungan asmara dengan Ardi di rumah Soffie, saat itu Henry diinjak kakinya oleh Lily, tapi waktu itu dirinya mengabaikan.  Apakah benar Ardi dan Soffie pernah berpacaran? Aku harus cari tahu... Aha.. aku harus menelpon Yunita.


Diambilnya handphone dari tasnya dan dipencetnya nomor Yunita yang baru diinputnya ketika mereka bertukar nomor tadi di gedung pertemuan.


" Halo, mbak Sabrina.


" Hai Yun... maaf mengganggu, kamu dimana?"


"Masih di jalan menuju rumah, kenapa mbak?"


" Yun.. apakah kamu mengenal mantan pacar Ardi? apakah kakakmu pernah memberitahumu?"


"Maaf Mbak... aku gak tahu, nanti aku sampai rumah aku tanya kakakku dulu ya... ntar aku hubungi kembali ya mbak...


Ardi terkejut ketika mendengar Sabrina menelpon dan  bertanya pada kekasih dari asistennya. Ia mengenal Yunita karena adik Yessica yang merupakan teman Soffie, ketika masih kuliah. Dia tahu, ini harus segera diselesaikannya. Ditariknya nafasnya dan bersiap-siap menepikan kendarannya.  Lebih baik ia yang menceritakan daripada Sabrina mendengar dari orang lain.  Jawaban apapun dari Yunita harus segera diselesaikannya malam ini juga. Ia harus menghentikan kebohongannya. Maafkan aku!


Sabrina memandang Ardi dan ia semakin histeris mendengar jawaban Yunita. Ardi yang telah menepikan kendaraan, menarik tubuh sabrina dan memeluknya.


"Maafkan aku, Sabrina... aku tidak bermaksud membohongimu...


:jadi benar kan.... Soffie itu mantan pacarmu?" tanya Sabrina sambil menangis.


"Iya..... Sofiie dan aku pernah menjadi kekasih tapi itu kan masa lalu.. Aku tidak pernah berhubungan lagi dengannya semenjak kita menikah, sa..


" tapi kalian semua membohongiku!!  Kalian semua Jahat!!  Aku benci kamu, mas Ardi.. aku benci kamu, Soffie... aku benci semua teman Soffie... aku benci kebodohanku!! "teriak Sabrina dengan penuh  histerris


Ardi masih memeluk tubuh istrinya. Ia terus berkata maaf pada istrinya. ia tidak tahu kebohongannya akan berdampak besar pada Sabrina. Bingung... dia sudah melepaskan Soffie tapi Sabrina malah marah pada kebohongannya.


Ardi menjalankan kendaraannya ketika Sabrina sudah mulai agak tenang dari tangisnya. Ia harus menghubungi Soffie, tapi bagaimana Soffie sudah beberapa kali memblok nomornya , meski ia mengganti nomornya. Huff.... ini akan berjalan tidak mudah>


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2