
Memang benar aku masih mengingatnya, tapi mengingatnya bukan berarti aku masih hidup di dalamnya dan mengulang kembali kisah kami, semuanya itu adalah sebagai peringatan untuk mensyukuri apa yang kumiliki sekarang karena bersamamu hidupku menjadi lebih sempurna.
Jika dia adalah masa laluku berarti dia sudah berlalu, jadi kamu dan anakku adalah masa depanku. Bisakah kamu melupakan masa laluku bersamanya?"
*****
Ardi dan Sabrina baru saja selesai berbelanja untuk keperluan bulanan mereka di sebuah Mall di Selatan Jakarta. Ketika mereka selesai berbelanja dan melewati sebuah toko "Sour S***ly "yang menjual aneka es krim yogurt yang sehat dan bergizi\, ditambah toko ini terkenal akan cita rasa asli Indonesia. Sabrina meminta Ardi untuk makan es krim disitu. Padahal Ardi paling anti sama makanan yang bernama es krim apalagi jika mengandung yogurt.
"Mas ... aku mau es krim itu yang pake yogurt, kayaknya enak banget deh... seger deh kayaknya...
"hah... jangan yang itu donk sayang, es krim itu ada rasa asamnya, meski katanya sehat sayang... kasian anak aku, ntar dia gak kuat. yang lain aja ya, aku beliin deh..
"Jadi kamu gak mau?" Jahat kamu deh...
"Yang lain aja deh, gimana kita minum Juice disana juga enak tuh ," Kata Ardi sambil menunjuk toko buah yang menjual aneka juice buah yang menyegarkan.
"ya sudah aku beli sendiri saja,.... emang benar kamu gak pernah sayang aku, kamu hanya sayang mantan pacarmu, bukan sayang aku dan anakku ini," Jawab Sabrina dengan wajah cemberut. "Sudah sana... jauh-jauh dari aku... aku mau beli dan makan sendiri saja.
Sabrina melangkah dan meninggalkan Ardi yang masih terkejut dengan ucapannnya. Ia tidak mempedulikan suaminya yang masih shock mendengar ucapan istrinya yang akhir-akhir ini mudah marah karena urusan kecil.
Ardi menarik nafas dan mengikuti langkah istrinya. Mungkin bawaan bayinya. Biasanya Sabrina tidak pernah mudah marah untuk hal yang dianggapnya tidak penting. Ardi mengalah dan segera mengikuti langkah Sabrina yang akan menuju kasir.
"Duduklah sayang... aku yang pesan saja... kamu suka apa, Sa ?"
Sabrina tersenyum manis memandang wajah Ardi yang menawarkan pilihan. Tangannya menunjuk ke arah gambar di dinding toko Es Krim Yogurt . Menu bergambar dengan tulisan " White Skim and Strawberry ' yang berhiaskan coklat, Wafel dan butiran mesis warna warni . Es krim sehat yang dikatakan tinggi kalsium, rendah lemak dan mengandung buah favoritnya yaitu strawberry.
" Aku pesankan, kamu duduk saja disitu... " Kata Ardi menunjuk sepasang kursi yang kosong di pojok ruangan.
"Baik mas Ardi, thanks.
Ardi segera menuju kasir dan memesan es krim yogurt permintaan istrinya itu. Di kasir dia menanyakan apakah wanita hamil boleh memakan es krim itu dan ternyata es krim ini benar-benar sehat. Harga yang pantas untuk segelas besar Es Krim Yogurt dan terlihat nikmat dan kualitas yang diperoleh dalam kandungan es krim itu. Tapi pasti asam, karenanya Ardi hanya memesan 1 untuk istrinya dan ia akan minum air mineral dari kantong belanjaan yang tadi di belinya di supermarket.
__ADS_1
Setelah mendapatkan pesanannya, Ardi langsung memberikan pesanannya pada istrinya yang berbinar menatap es krim di tangannya. Ia tersenyum memandang wajah istrinya yang semakin cantik ketika sedang mengandung buah cinta mereka.
' Wow... senangnya aku dibelikan es krim ," Kata Sabrina. "Kamu kok belinya satu sih mas?" Kamu gak mau yach?"
"Aku tidak suka es krim apalagi itu mengandung yogurt.
Sabrina menikmati es krim itu dengan penuh sukacita dan Ardi hanya memandang istrinya yang begitu asyik menikmati es tersebut. Ardi mengeluarkan dari kantong belanjaan mereka air mineral, dia menenggaknya hingga air mineral itu tinggal sedikit,
"Mas... tadi aku lupa membeli susu untuk ibu hamil,ntar kita balik lagi ya ke supermarket ?"
'Aku sudah mengambilnya 2 pack... aku pilih rasa strawbery dan coklat. Bagaimana apakah cukup untuk 1 bulan, Sa ?"
"oh ... terimakasih mas Ardi... aku kok gak tau ya , kamu mengambilnya tadi. aku lagi kemana tadi mas?"
"Kamu lagi milih buah tadi, sa.. jadi aku berinisiatif memilihnya, aku ingat kamu suka strawberry , tadinya aku mau ambil 2 rasa strawberry tapi aku takut kamu bosan minum yang strawbery jadi aku mixed aja,... gimana?"
"Makasih mas Ardi, kamu ternyata suami siaga ya!"
"Pastilah... aku itu sangat menyayangi istri dan anak aku, Sa... Aku tidak mau mereka tidak sehat dan kekurangan gizi, kuharap kamu dapat mempercayainya!"
"Sa.... bisakah kamu melupakan hubunganku dengan Soffie di masa lalu? " Aku memang salah pernah membohongimu tapi bukankah kita udah saling berjanji untuk memperbaiki semuanya dan memulainya dari awal, Sa... di dalam rahimmu itu ada anakku,..aku berjanji demi anakku, Sa... aku tidak akan pernah mengkhianatimu, Sa.
Sabrina mendengarkan perkataan suaminya dan memandang mata suaminya yang penuh ketulusan. Ia tidak sadar ketika es krim yang disendok itu jatuh menetes di lengan kirinya.
Ardi yang melihatnya , mengambil tisu di meja dan refleks tangannya membersihkan cairan es krim itu. Sabrina terharu melihat perbuatan Ardi padanya. Perbuatan kecil suaminya itu dianggapnya satu hal yang berarti bagi Sabrina yang sedang goyah terhadap suaminya.
"Mas Ardi, mau cobain gak?" tanya Sabrina sambil mengarahkan es krim itu ke mulut Ardi. Tanpa diduga Ardi melahapnya dengan santai dan tanpa penolakan. "Gimana rasanya, mas ?'
"Enak ternyata Sa cuma ada rasa asemnya," Jawab Ardi mengomentari rasa es krim yang dibeli tadi. Ia masih menutup mata merasakan asamnya rasa yogurt dan butiran strawberry di kandungan es krim tersebut.
"Aku tidak akan habis, mas... maukah mas Ardi membantuku menghabiskannya," rengek Sabrina.
Ardi mengambil gelas es krim Sabrina tanpa ragu dan menghabiskan es krim yang tinggal seperempat gelas itu. Sabrina memperhatikan Ardi dalam diam dan tak sadar es krim itu sudah habis dan Ardi menenggak air mineral yang masih tersisa sedikit hingga habis tak bersisa.
"Kenapa Sa?" Ko bengong?' Tanya Ardi sambil tersenyum memandang istrinya yang terpaku pada perbuatannya.
__ADS_1
"Aku tidak tahu kamu mau makan es krim yogurt itu... tadi mas Ardi bilang tidak suka dan tidak mau makan. tadinya kupikir aku akan membuangnya saja jika mas Ardi tidak memakannya.
"Sa .. aku akan melakukan apapun untuk kamu dan anakku... Jangan pernah ingat Soffie lagi, Dia itu masa laluku. Memang benar aku masih mengingatnya, tapi bukan berarti aku ingin kembali bersamanya, Soffie itu hanya bagian dari masa laluku dan aku ingin hidup di masa depanku bersama kamu... jadi bisakah kita menjalani kehidupan kita dan membesarkan anak-anak kita, ... kita akan menua bersama dan aku hanya ingin kamu yang menemaniku di akhir nanti....bisakah aku berharap demikian Sa ?"
"Benarkah mas Ardi, kamu tidak akan pernah meninggalkanku ?"
"Ya... kita akan menjaga dan membesarkan anak-anak kita. Jangan pernah sekalipun kamu meninggalkanku untuk alasan yang menurutku karena kesalahan di masa lalu... kamu yang terpenting di hidupku," Ujar Ardi sambil menggenggam tangan istrinya dan mencium punggung tangannya.
"Terimakasih mas Ardi, kamu sudah sabar padaku.
"Aku yang berterimakasih, Sa... Jangan pernah tinggalkan aku!' Kamu membuat hidupku menjadi sempurna dan anak ini akan menjadi penguat kisah cinta kita.
" I Love u, Mas Ardi, " Ujar Sabrina sambil setengah menangis bahagia.
"I Love you, Sabrina.
*******
Happy reading guys! Give me a comment/ like/ fav,/ Hadiah juga oke, pokonya anything deh ... biar semangat! Semoga ada ide lain yang muncul ya malam nanti. mumpung kerjaan di dunia nyata lagi berkurang!" Thanks temans... Tetap sehat dan semangat ya!""
__ADS_1