
Percayalah ! Tuhan mampu mengubah sesuatu yang buruk, rusak ataupun gagal menjadi sesuatu yang berharga.
Menikahimu itu berawal dari cinta dan selebihnya adalah komitmen. Komitmenku untuk bertanggungjawab bersama dan menajalani hari dan prosesnya bersama. Jadilah partner dalam kehidupanku hingga maut yang memisahkan kita.
*****
" Please ... Tika... aku mau melakukannya denganmu sebagai suamimu. Aku tidak mungkin melakukannya tanpa pernikahan... Ayo kita ke penghulu, sekarang !" Ajak Henry dengan bersungguh-sungguh.
"Henry .... jangan bercanda deh... aku tak apa-apa jika kau hanya ingin meniduriku saja, lakukanlah.... aku tidak marah tapi jangan bermain-main soal pernikahan... kita tidak mungkin menikah hari ini... Ini hari minggu, Hen.. dan kita tidak ada siapa-siapa disini. Sudahlah ....
"Aku akan membuatmu menikahiku hari ini, lihat saja !" Kamu jangan kemana-mana, siapkan pakaianmu, aku keluar sebentar membereskan masalah ini !" Kita akan menikah sore ini sebelum matahari tenggelam, " Ujar Henry dengan penuh ketegasan.
"Hen... aku tidak punya siapapun di Bali ini, apalagi mencari orang untuk menjadi wali nikahku...
"Kamu punya aku dan kumohon Tika... Aku yang akan membereskan semuanya, Jadilah istriku, tunggu sebentar aku akan membereskannya untukmu !"
Henry segera menarik jaket yang tersandar di sofa dan mengambil Handphonenya untuk membantunya mencari kendaraan online ataupun menghubungi orang tertentu agar dapat mewujudkan pernikahannya.
Ia meninggalkan pavilyun itu dengan langkah pasti, dicarinya alamat Pokjahulu ( Kelompok Kerja Penghulu) kota Denpasar yang memiliki layanan 24 jam dan menyediakan wali hakim yang akan membantunya melakukan proses pernikahan legal dan resmi bagi umat muslim di kota Denpasar.
Semua langkah telah diperhitungkan Henry dan meskipun tanpa ijin dari orang tua, sebagai lelaki muslim yang bertanggungjawab ia mampu berfikir realistis bahwa ia akan memenuhi syarat dan kondisi menikah di Bali dan dapat dibantu oleh otoritas pernikahan di Bali secara resmi.
Mahal sudah pasti karena ia meminta pernikahan kilat di hari minggu. Umumnya pernikahan mendadak dilakukan oleh turis asing dengan warga lokal dan jarang sekali sesama warga negara Indonesia memaksakan pendaftaran pernikahan secara cepat jika menikahi WNI juga kecuali karena sebab tertentu dan biasanya dilakukan karena calon pengantin perempuan telah mengandung.
"Apakah wanitanya sudah mengandung?" " tanya petugas pokjahulu yang bernama Moh. Mafur Widodo, S.Ag.
"Saya bersumpah , saya belum pernah menidurinya dan saat ini saya hanya ingin bertanggungjawab pada hidupnya. Dia sendirian disini dan hanya punya saya. dan saya tidak punya banyak waktu di Denpasar, " Jawab Henry tegas.
Semua proses pendaftaran dan dokumen sudah diberikan oleh Henry dan ia diminta kembali pukul 16.00 dengan membawa saksi dan tentu saja pengantin wanitanya. Henry , Santika dan Bapak I Made P asek. Bapak Made adalah bapak kost Santika yang diminta Henry untuk menjadi saksi pernikahan mendadak mereka. Moment sederhana namun khusyuk dan tidak dihadiri lebih dari 7 orang saja yang kebanyakan petugas dari Pokjahulu.
Beberapa waktu kemudian Penghulu yang bernama Bapak Moh Mafur Widodo, S. Ag mensyahkan pernikahan sepasang kekasih dan menjabat tangan keduanya dan saksi pernikahan Santika yaitu bapak kostnya. Sederhana namun sangat menyentuh hati Santika.
"Bismillah.... restuilah hambamu ini, Ya Allah.. " Lirih Santika pelan dan menarik nafas pelan dan meneteskan air mata bahagia karena ada pria yang berbesar hati mau menikahinya.
Kini Henry adalah suaminya dan ia sudah menikahi pria baik itu. Semoga langkahnya memang benar dan rumah tangga mereka dapat menjadi damai dan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah. Amien .
"Tika... Allah mampu mengubah sesuatu yang buruk ataupun gagal menjadi berharga, dan kamu itu sangat berharga di mataku, Jadi jangan pernah berkata, kamu tidak layak untukku, ...aku hanya mengijinkanmu menangis bahagia... tidak ada lagi air mata kesedihan !"
Henry mencium lembut keningnya di depan petugas pokjakhulu dan setelah itu Henry memberikan tangan kanannya dan Santika mencium punggung tangannya dengan lembut. Pernikahan mereka dapat terjadi dengan cepat dan tanpa kendala.
__ADS_1
*****
Ketika Henry dan Santika tiba di kost waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 WITA, Mereka telah makan bersama dengan kelompok penghulu dan keluarga Bapak Made di salah satu restoran terkenal di kota Denpasar.
Henry memeluk istrinya ketika mereka memasuki kamar di pavilyun yang disewa Santika selama di Denpasar.
"Sayang... kamu benaran melakukan perkataanmu dan kita bener-benar menikah di sini dan hari ini," kata Santika.
“ Sekarang kamu percaya padaku? " tanya Henry sambil terus menciumi istrinya.
" Tika... dengarkan aku, Kamu
sangat berharga untukku, jadi tak akan aku biarkan satu orangpun yang meremehkanmu…. Mulai sekarang , kamu adalah tanggungjawabku, kamu istriku, jadi kamu harus patuh padaku, Tika !"
"Baiklah suamiku, "jawab Santika.
"Boleh aku mandi dulu, aku kayaknya agak sakit perut....
"Ach... kamu tidak lagi dapat tamu bulanan kan," tanya Henry dengan ekspresi khawatir. Ia mengetahui terkadang Santika sakit perut ketika tamu bulanannya datang.
"gak, sayang... kurasa karena aku kekenyangan. bisakah kamu mengunci pintu depan dahulu, Hen?"
"Baiklah... aku akan menunggumu !"
“Terimakasih Henry… kuharap aku bisa mendampingimu sampai maut yang memisahkan kita,” kata Santika lirih sambil menatap suaminya yang tertidur.
Namun perkiraan Santika salah, lelaki itu terbangun ketika ia membaringkan dirinya disampingnya. Ia menarik tubuh istrinya ke dalam pelukannya.
"Henry... kamu terbangun?" Apakah kamu mau mandi dahulu ?"
"Hemm...
"mandilah dahulu, aku tadi sudah menyiapkan air hangat untukmu !"
“ Baiklah... aku akan mandi cepat... tunggu aku sebentar, " Ujar Henry sambil bangkit dari tempat tidurnya.
Setelah membersihkan badannya dan melakukan aktifitas pribadi di kamar mandi, Henry keluar dengan hanya membalut tubuh bagian bawahnya dengan handuk. Ia langsung menghampiri istrinya yang sedang berbaring dan bermain handphone. Diambilnya handphone Santika dan diletakkan di meja di samping tempat tidur.
Wajah Santika memerah melihat Henry yang hanya menggunakan handuk. Pria itu tersenyum ketika mendekatinya dan menarik tubuhnya ke pelukan pria yang sudah tidak berpakaian itu.
__ADS_1
" Aku sangat menghargaimu, maka aku tak akan menyentuhmu selama aku menjadi kekasihmu. .... Aku juga lelaki normal, Tika… aku menginginkannya, dan sudah cukup aku menahannya,.... sekarang aku akan minta hak aku, Sekarang aku sudah legal ya ... jadi memang boleh aku melakukannya dengan istriku,” Kata Henry sebelum melanjutkan kembali ciumannya.
‘Apakah kamu tidak menyesalinya, karena aku sudah tidak virgin…
“Tidak, asalkan kamu yang bersamaku dan setia kepadaku, Sayang …
Kasur Springbed berukuran 160 x 200 yang biasanya tenang berubah menjadi suatu arena yang merupakan tempat pergulatan seru sepasang pengantin dan menjadi saksi bisu percintaan panas sang pengantin. Santika meneguk ludahnya. Ia melihat bola mata Henry yang sudah menggelap dan pria itu membelai wajahnya.
“Aku sayang kamu, Santika… jadi ijinkan aku melakukannya.
Santika membiarkan Henry memlakukan keinginannya dan menyalurkan hasratnya. Namun Santikapun menikmati kebersamaan mereka malam itu. Kenikmatan yang diberikan Henry berbeda dengan pria -pria lain yang pernah menidurinya. Ia menyesali masa lalunya yang salah. Namun jiwa besar Henry dan ketulusan hatinya membuatnya merasakan perasaan dicintai dan dihargai.
Henry mengambrukkan tubuhnya di atas tubuh istrinya. Ia masih mengatur nafasnya. DIkecupnya kembali kening istrinya Demikian juga Santika masih mengatur nafasnya yang terengah-engah akibat serunya pergulatan mereka.
“Sayang… bisakah bergeser … emh.. berat banget, “bisik Santika manja.
“Tika , kamu nikmat banget, sayamg… tidak ada satu orangpun yang boleh menyentuhmu lagi selain aku, bisakah kamu berjanji setia padaku ? “
'Tentu Henry... aku bersyukur kamu mempercayaiku,... aku akan menjaga kepercayaan yang diberikan padaku, " Jawab Santika sambil memeluk suaminya.
“Terimakasih sayang… “
Santika membenamkan wajahnya di dada bidang Henry dan menghirup dalam-dalam aroma tubuh pria yang telah menjadi suaminya itu. Ia menikmati aroma dan keringat suaminya yang kini menjadi aroma favoritnya. Merekapun terlelap tak lama kemudian.
Sinar Mentari pagi yang masuk melalui celah jendela kamar kost Santika menelusup dan membuat mata
Santika terbuka. Ia tersenyum begitu melihat wajah Henry yang ada disampingnya. Matanya bergerak turun dan mereka masih belum berpakaian dan ia mendapati tangan Henry masih berada di pinggangnya. Ia tidak bermimpi. Disentuhnya wajah suaminya yang masih tertidur pulas.
"Terimakasih Allah... Engkau mengirimkan malaikat yang akan membimbingku menjadi orang yang lebih baik.... Jaga kami ya Allah , " Ujar Santika lirih.
"Amien.... Jawab Henry yang baru terbangun dan seakan mengetahui perkataan istrinya.
Santika mencium pipi suaminya yang masih menutup matanya namun menjawab doanya tadi. :
"Ih... udah bangun ya... ko gak bilang-bilang ...
"aku ingin mendengar doamu setiap pagi,... sayang!"
Henry menarik tubuh istrinya ke dalam pelukannya. dan mereka terlelap kembali di pagi hari.
__ADS_1
*****
Happy Reading Guys !! Gimana nih Henry cowok yang gentle banget yach.... melebihi David. he... he... Bolehkan Kasih komentar/ ide/ like atau apapun itu .. biar ada semangat dan makin kreatif, Tapi diatas semuanya itu terimakasih temans sudah mau membacanya.