
Keluarga adalah hal terpenting yang kita miliki, apapun yang terjadi kamu adalah bagian dariku... kamu adalah keluargaku dan tidak akan pernah berubah dan aku akan selalu ada ketika kamu membutuhkanku.
*****
Sonny melangkahkan kakinya menuju tempat Soffie berdiri, Wajah Soffie yang pucat, kuyu dan dan rambutnya berantakan akibat perkelahian dengan Dilla membIuat Soffie makin menyedihkan. Sonny akan memeluk adiknya dan memberikan kekuatan dan penghiburan. Namun ketika Sonny mendekat, Soffie tiba-tiba pingsan dan untungnya Sonny keburu menangkap tubuhnya yang limbung.
Diangkatnya tubuh Soffie yang sedang berbadan dua itu dan diletakkan di sofa panjang, segera Sonny membuka jas-nya untuk menutupi kaki Soffie karena pada saat itu Soffie hanya menggunakan dress selutut. Tindakan Sonny itu tidak lepas dari pengamatan David yang tidak suka memandang keakraban pria lain dengan wanita yang mengaku sedang mengandung anaknya.
"Hei... kenapa kamu berani menyentuhnya.... dia istriku... dia galak sekali lho...!!"
"Gak masalah... dia yang menyuruhku datang ke sini ko!"
"Siapa kamu ?' Apakah kamu selingkuhan dia ?" Selidik David pada pria yang mengangkat tubuh istrinya tadi..
"Kamu juga lupa padaku, Vid ?"
"Apakah hubungan kita dekat... atau dulu kita bersaing untuk mendapatkannya?" tanya David sambil melirik Soffie yang masih terbaring di Sofa. "Bisa kau panggikan dokter kandungan... tadi dia dipukuli oleh wanita yang satunya dan ditendang..
"Eh... Elo gimana sih... kenapa membiarkan dia dipukuli dan ditendang didepan matamu sendiri... Kemana David yang biasanya jagoan... ah sudahlah... aku panggil dokter dulu.. Madam Alice .. jaga disini! Nanti aku minta Mama Susana kemari untuk mendampingi Soffie saja... aku yang kesana mengawasi permasalahan Dila ... David... kau bisanya buat masalah saja !!! Merepotkan...
"Hei... siapa kamu ? Kenapa kamu berani menyumpahiku?"
"Ingat baik-baik nih David !!!! Gue Sonny... Gue yang pernah menghajarmu dulu di Menteng Prada sampai babak belur dan akan menghajarmu kembali setelah beres urusan Dilla... gue keluar dulu panggil dokter untuk cek soffie !"
"Apakah dulu aku sebodoh itu sampe babak belur?"
"Pikir saja sendiri !!" Jawab Sonny dan sudah meninggalkan ruangan perawatan David.
*****
__ADS_1
Ketika Sonny datang di ruangan pertemuan Pak Bagus dengan Dilla, terlihat wajah Dila sudah lebih baik, dokter sudah merawatnya dan ternyata tidak ada luka fatal pada Dila. Namun serangan itu melukai harga dirinya sehingga ia masih memasang wajah cemberut kepada Pak Bagas dan Januar.
"Aku memang bukan istri David.. tapi ijinkan aku mengambil kembali yang seharusnya milikku dulu... aku harus berjuang dulu untuk mendapatkannya, Om Bagas !"
"Bukannya David sudah menolakmu berulangkali semenjak berada di rumah sakit di Jakarta.. Ia membantumu bukan karena mencintaimu... ia hanya kasihan melihat salah satu temannya terbaring tidak berdaya... tidak lebih dari itu... aku sudah lihat videonya... kasih lihat Januar !" Kata Pak bagus dengan tegas pada Dilla.
Januar segera menyalakan ipadnya dan menunjukkan adegan di salah satu rumah sakit yang menggambarkan David menolak Dila sebelum Dila dioperasi di Beijing. Dila membuang mukanya dan tidak ingin melihatnya.
"Pulanglah Dilla !" Aku tidak akan mempermasalahkannya jika kau hentikan tindakanmu disini.... tapi jika kamu masih mendekati David kembali... maka aku tidak akan segan-segan menghancurkan kariermu... perusahaan orang tuamu dan mungkin saja ... suamimu... entah masih suami ataupun mantan... sebaiknya urus dulu masalahmu!! Berhentilah mengganggu David !! "
Dila menangis mendengar perkataan Pak Bagus dan tak mampu berkata-kata.
" Cukup ketika dulu kau lukai dia dengan meninggalkannya, Dilla.... Sekarang David sudah bahagia dengan kehidupannya !!" Janganlah terobsesi lagi pada David... dengarkan aku..jika kau masih menganggapku sebagai orang tua... Kembalilah pada suamimu dan perbaiki rumah tanggamu!" Kata Pak Bagas kembali. Pandangannya beralih ke Haryanto yang duduk di samping Dilla.
"Sekarang Haryanto antar Dila kembali pulang ke Indonesia, pastikan dia pulang bersama dan kamu harus menginformasikan kepada Januar ..... kasusmu akan diproses setelah di Jakarta bersama David.. tunggu David pulih... dan sementera dia belum pulih kamu tetap bekerja di Jakarta... lakukan tugasmu dengan baik !"
"Baik pak... maafkan saya... kami pamit !"
Haryanto segera berdiri dan berusaha menarik Dilla untuk bangkit, Wanita itu masih menangis.
"Tidak... dan jangan pernah temui David lagi !" Ingatlah berani kamu menggganggu David dan Soffie, maka aku akan habiskan kamu dan keluargamu!"
"Baiklah om... jika itu maunya om... tapi jika David yang mencariku ... maka ancaman om tidak bisa dilakukan... karena aku yakin David masih mencintaiku !" Aku akan menunggunya ...........Kita lihat saja , om !" Saya pergi dahulu... saya yakin David akan mencari saya... karena David sangat mencintai saya !" Jawab Dilla dengan penuh keyakinan dan meninggalkan ruang pertemuan itu.
"Aku tidak akan membiarkan anak tunggalku hancur ditanganmu !" Jawab Pak Bagus dengan tegas.
*****
Sonny memasuki ruang perawatan David bersama Pak Bagus dan Januar. Soffie sudah terlihat lebih bugar dan sedang duduk bersama Dean. Sementara Mama Susana pulang ke apartemen untuk beristirahat diantar oleh Madam Alice.
Soffie tersenyum memandang kakaknya dan bangkit untuk memeluk Sonny. Ia merasakan sebagian hatinya tenang melihat Sonny. dan memeluknya tanpa ragu dihadapan David dan mertuanya "Pak Bagas". Padahal dalam keadaan normal Soffie adalah wanita pemalu dan selalu menjaga hati suaminya agar tidak cemburu.
"Kak Sonny.... "Panggil Soffie dan ia memeluk erat Sonny sehingga David memandangnya dengan tidak suka.
__ADS_1
"hei... kamu sudah baikan... gimana kandunganmu ?'
"Kandunganku baik-baik saja.... hanya saja papanya anak ini tidak mengingatku.... aku sedih sekali, Kak Sony....ia malah punya wanita lain dan... " Adu Soffie sambil menangis di pelukan Sonny/
"Sudahlah... David akan segera mengingatmu... wanita itu sudah pergi.... jangan khawatir lagi... fokuslah pada anakmu ... apapun yang terjadi aku akan menjagamu... takkan kubiarkan David menyakitimu !" Jawab Sonny sambil berusaha menenangkan Soffie yang masih menangis terisak.
Mereka masih berpelukan dalam keheningan dan David makin tidak suka melihatnya, ia berteriak pada sepasang pria dan wanita itu. Ia tidak mengingat bahwa mereka adalah kakak beradik. Dulu ketika David dalam keadaan sehat saja, ia tidak menyukai Sonny yang memeluk Soffie.
"Hei... udahan donk.... jangan peluk istriku !" Benarkan.... dia istriku... apakah kalian sedang berselingkuh di depanku ! Phie... jawab aku... siapa pria itu !"
"kak David... dia itu Kak Sonny, kakakku... kta adalah keluargaku... wajar jika dia memelukku... dia yang menjagaku... "Jawab Soffie dengan ketus.
"Memang aku tidak bisa menjagamu , hingga kau harus memeluknya , " Jawab David dengan agak marah.
"Apakah kau menjagaku ketika wanita itu menendangku... ketika dia...
"Phie... sudahlah... David masih sakit... kita keluarga... aku akan selalu ada untuk kalian... jangan bertengkar lagi... aku tahu kalian saling mencintai...bicarakah baik-baik, " Jawab Sonny dengan bijak.
"Maafkan aku, phie.... bisakah kau duduk di sebelahku saja... aku tidak suka melihatmu dekat sekali pada pria yang mengaku sebagai kakakmu..."Bujuk David.
"hei... David... kau bener-bener lupa tonjokanku yach... masih ingin merasakannya lagi?' Mau sekarang atau tunggu sampe kamu bisa bergerak dulu... biar lebih adil.." Ledek Sonny sambil tersenyum pada Pak Bagus.
"Aku tidak takut padamu....meskipun aku sampai harus mati untuk menjaga harga diri keluargaku , tunggu kabel ini dicopot.. aku akan melawanmu .... tapi phie... jawab dengan jujur .....apakah memang dulu dia pernah menghajarku dan aku tidak mampu mengalahkannya? Apakah aku sebodoh itu ?" masa iya aku kalah dalam berkelahi... padahal seingatku... aku harusnya pandai berkelahi....
Soffie bingung menjawabnya dan melihat ke arah Sonny. Papa Bagus, Januar dan Sonny tertawa mendengar jawaban david. Mereka membiarkan David dengan pikirannya dan berharap David setelah mengikuti treatment tahap dua akan pulih dan mengingat semuanya.
*****
Happy reading guys !! Bolehkan berikan like/ komentar/ poin/ hadiah... apapun itu... anyway tetap jaga kesehatan ya temans.... Tuhan berkati kalian semua !!!
__ADS_1