Cinta Kan MembawaMu Kembali

Cinta Kan MembawaMu Kembali
33. Percaya pada gue!


__ADS_3

Keluarga David Pratama kembali ke apartemen mereka dan mama Jeanny masih tinggal di apartemen untuk menemani anak dan menantunya di sana. ART dari rumah pejaten pun dibawa untuk membantu keluarga kecil tersebut.


Kehidupan keluarga terasa ramai semenjak hadirnya "Dean"  yang tangisannya begitu kencang dan dapat membangunkan seluruh penghuni apartemen yang masih terlelap di malam hari.


Bayi berumur dua bulan itu  lebih banyak tertidur sehingga jarang bertemu dengan papanya. Jam tidur yang tidak sama menyulitkan mereka bermain. JIka David pulang kerja atau berangkat kerja, Dean masih terlelap dengan dunianya. Jika Dean terbangun, David sedang bekerja atau tertidur kelelahan.


Akibatnya David  seringkali setiap pulang bekerja  mengganggu anak lelakinya  agar terbangun dan mau bermain dengannya. Ia sering menciumi Dean hingga anak itu terbangun dan menangis karena masih mengantuk.


"Dean... dean...,"Panggil David sambil mencium pipi gembul anak lelakinya yang masih terlelap


"Bie... dia baru tertidur jam 7 bie, ini baru 30 menit dia tidur... kasihan dia , bie... biasanya kan Hubbie datang jam 9 malam jadi dia sudah puas tidurnya...


"Gue kangen tawa dia , phi... heran deh dia itu bisa membuat gue teringat mulu, apalagi suara tangisnya  masa bisa nyampe  kedengaran ke kantor di otak gue, " Kata David masih dengan gemas mencium pria kecilnya.


Diciumnya kembali ' Dean'  hingga anak itu  terbangun. Bayi itu tersenyum ketika melihat ada pria besar yang mengganggu tidur dan David masih terus menciumi bayinya itu. Namun tak lama kemudian bayi itu menangis sehingga harus Soffie yang turun tangan mendiamkannya. Entah terkejut ataukah pelukan david yang begitu erat pada anak lelakinya.


"Dean... dean... kenapa sih kamu begitu cengeng!  Kamu harus jadi anak yang kuat ,de!! " Ujar David sambil menggigit pipi gembulnya.  Gemas banget. Dean menangis makin kencang akibat ulah David yang menggigit pipi gembulnya.


Tangisan Dean makin kencang hingga Soffie memeluknya dan melihat ada bekas gigitan David di pipinya. Soffie hanya bisa mengeleng-geleng melihat tindakan suaminya yang begitu gemas pada putra kecilnya.


David yang melihat itu langsung kecewa dan ia menuju meja makan untuk makan malam\, Soffie  ikut menemani suaminya sambil terus meny**** bayinya yang mulai terlelap kembali. Mama jeany dan ART sudah berada di kamar-masing-masing dan terlelap. Tiba-tiba Soffie teringat akan penjelasan dari tante Sabrina yang mengatakan bahwa Ardi patah kaki dan tangannya\, dan ketika itu David mentertawakannya.


"Bie... aku baru keingatan kejadian waktu tante Sabrina yang datang ke rumah Sakit itu...., yang waktu nengok dean baru lahir, terus kan   dia cerita soal Ardi...," Ucap Soffie sambil memandang David yang terkesan tidak peduli dan tidak mendengarkannya.


"Hemmm...


" Bie... kamu ko gitu gak inget atau pura-pura gak ingat?


"Kenapa?"


"Kamu gak  ada yang  mau diceritain ke  aku bie?


"Gue  cuma memberi pelajaran pada orang  yang mengaku-ngaku  sudah meniduri istri gue  dan mengaku bahwa yang ada di perut istri gue adalah anaknya...  Salah??  Gue gak suka dia... Dia membuat gue emosi dan gue harus menyelamatkan harga diri gue dan keluarga gue.  Elo gak suka gue yang matahin dia?


"Gak...bie... terimakasih Hubbie percaya padaku........ aku selalu setia sama Hubbie, Aku tidak pernah mengkhianati hubbie sekalipun.

__ADS_1


"hemmm


"Cuma , kenapa hubbie gak cerita?


"Untuk apa...  Ntar elo malah marah dan diemin gue, kan repot.  tapi elo marah kan... gue yang  mematahkan tangan dan kakinya?"


"gak bie... terimakasih, Hubbie percaya padaku... Hubbie sudah membelaku. Aku tidak pernah sekalipun mengkhianati Hubbie. "Ujar Soffie dengan lirih.


David mencium kening istri dan anaknya. Ia tersenyum .


" Gue pasti menjaga dan melindungi kalian berdua. Kalian semua adalah hidupku. Jadi  jangan pernah khawatir apapun. Percaya saja pada gue!"


'Iya bie... aku selalu mempercayakan semuanya pada suamiku," Jawab Soffie dan David tersenyum mendengarnya.


*****


Di Kamar tidur Soffie segera membaringkan Dean yang terlelap di box bayinya, ia menghampiri suaminya yang sedang berbaring sambil mengecek handphonenya.  Soffie ikut berbaring di sebelah David dan bersandar di dada bidang David.


"Bie... Aku bertrimakasih hubbie percaya sama aku. Bagi aku, Hubbie dan Dean adalah segalanya. Aku tidak pernah bisa kehilangan kalian berdua. " kata Soffie lirih sambil memeluk suaminya.


Di mata David, istrinya makin sexy setelah melahirkan anak lelakinya.  David merindukan permainan ranjang dengan istrinya. Semenjak Soffie melahirkan, mereka belum pernah melakukannya kembali rutinitas mereka sebelumnya yang menguras tenaga.


"Honey... apakah sudah boleh kita melakukannya ?"


"  Kata Dokter Siska, kemarin sih sebaiknya baru minggu depan kita melakukannya ,Bie


"Lama banget tuh dokter menghukum gue...


Soffie tersenyum mendengar jawaban David yang menurutnya agak konyol.


"Bie... Sabtu besok kita harus hadir di acara pernikahan Henry dan Santika yach... jangan lupa lho bie... ntar ada meeting lagi!! Masa aku pergi sama pak Kidi aja!  Sampe kata Lily kekasihku itu Pak Kidi. Karena cuma Pak Kidi yang selalu setia menemani dan mengantarku kemanapun..


"Ha... ha,,,, ada-ada saja si Lily itu,  Ya, gue sudah bilang Januar untuk kosongkan jadwalku, jadi gue pasti menemanimu dan tentu saja Pak Kidi yang mengantar kita,...


"Terimakasih bie... ntar kita bawa Dean juga. katanya Si Lily sudah lama gak cubit pipi gembul dean...

__ADS_1


"hemm...


David memeluk istrinya erat dan dia mengecup kening Soffie lama sekali.  Dia mencium juga pipi dan bibir istrinya, Ditariknya istrinya ke pelukannya .


"Tidurlah honey!"


"Bie... aku adalah wanita yang paling beruntung menjadi istrimu. Kamu membuatku memiliki Dean dan kalian berdua adalah segalanya padaku.... Bie, jangan pernah meninggalkan kami ya untuk wanita lain... aku gak bisa hidup tanpa Hubbie...


"Gue tidak akan pernah meninggalkan istri dan anak gue...


"Bie.... bisakah mengganti gue dengan aku atau saya?" biar lebih enak, karena nanti ketika Dean makin besar dia akan belajar dari orangtuanya... terlebih dia sangat mencari papanya, jika papanya belum pulang.


"Baiklah honey... ingatkan aku... cuma terasa agak aneh ya... aku... ingatkan gue jika gue lupa!"


"Aku sayang kamu, bie ...


"Aku sayang kamu, phie..... I love you, Soffie!"


" Hubbie... You are my everything!


David tersenyum mendengar pengakuan istrinya . Kalian semua adalah hidupku, soffie dan Dean. I Love you, all.


******


The  End at Season 1***


 


 


****


akhirnya tamat juga session 1... bolehkah kasih komentar/like untuk cerita novel pertamaku ini?  Kita ketermu di Session 2 ketika tante Sabrina mengetahui hubungan masa lalu Ardi dan Soffie dan yang paling penting Dilla berupaya merebut David dari Soffie.


Untuk  perbaikan di langkah berikutnya  bolehkah berikan masukan. Thx temans. Love u guys, Sukses untuk kalian semua di dunia nyata.

__ADS_1


__ADS_2