Cinta Kan MembawaMu Kembali

Cinta Kan MembawaMu Kembali
S2: 4.Percikan dalam Persahabatan


__ADS_3

Happy Reading Temans!!


Tadinya memang tidak mau ada season 2, tapi kok gak enak juga ya bikin cerita gantung.... tapi ini adalah salah satu pelajaran  menulis bagiku dan semoga masih berbaik hati membacanya. Thx yang sudah meninggalkan komentar, like dan memberi hadiah.  Tuhan berkati kalian semua. Love u all.


*******


 


Jalani hidupmu seperti matahari yang selalu bersinar setiap pagi.  Bagi Sang Surya dihargai atau tidak, ia akan menerangi dunia ini. Mampukah aku bersikap tulus seperti matahari ?


Hubungan persahabatan itu tidak akan pernah jauh karena sebuah jarak, tapi sikap yang menjauh adalah yang menjadikan hubungan persahabatan menjadi jauh.


 


*****


Sabtu ini Soffie menemui para sahabatnya di salah satu restoran di kawasan Senayan. David yang sedang ada urusan pekerjaan tidak dapat menemani Soffie karena acara yang dibuat mendadak oleh Lily. Soffie tidak membawa Dean dan ia menitipkan pada Mama Jeany di apartemen. David mengijinkan karena Soffie sudah merasa jenuh jika tidak bekerja dan perlu juga refeshing bersama teman-temannya.


Pesan Lily kepada ketiga teman rumpiesnya , " Kalian semua harus datang kalo tidak, maka  hubungan persahabatan mereka akan putus, tidak ada yang membawa pasangan.... hanya kita berempat!!


Sedikit curiga di hati Soffie karena setelah pertemuan di pernikahan Lily, mereka tidak ada pertemuan lagi dan sedikit lost kontak, hanya chat di grup whatapp dan terlihat tidak ada masalah. Pasti ada sesuatu yang penting terjadi jika melihat pesan di grup seperti itu. Soffie sangat takut apakah benar hubungan persahabatan mereka menjadi jauh karena jarak yang semakin jauh dan kesibukan yang semakin menumpuk.


Ketika Soffie datang terlihat ketiga temannya sudah duduk dan tidak tampak ekspresi bahagia di wajah Lily. Sedangkan wajah kedua pria sahabatnya  , Henry dan Jajang masih biasa saja. Mereka tampak santai menikmati minuman kopi dan cemilan mereka.


"Maaf, aku terlambat... tadi Dean mengamuk, minta ikut, "Kata Soffie membuka percakapan ketika ia duduk disamping Lily.


"Its oke , phi... gimana nih kabarmu? Sepertinya jadi ibu rumah tangga, kamu kok makin cantik ya, phi... eits, jangan lapor David... hee..he....,"ujar Jajang dengan santai.


"Thanks Jang.... ini ada apa sih Lil, bikin pesan yang bikin aku takut aja.


"Iya... ,mana dari tadi dia diam  aja , phi ," Sahut Henry.


Lily menarik nafas kasar dan memandang ketiga temannya. Akhirnya pandanganya beralih ke Henry dengan tatapan yang sangat dingin.


"Henry, apakah kamu percaya padaku?"


"tentu saja... kenapa Lil? Jangan suka aneh-aneh aja deh ," Sahut henry dengan agak serius.

__ADS_1


"Lebih percaya sama aku atau Santika , Hen....?"


"Eh.. kenapa bawa-bawa Santika?"


Jajang dan Soffie mulai memandang Lily dengan tatapan serius. Mereka merasa resah dengan ekspresi Lily. Akhirnya Soffie dengan tidak sabar menegur Lily.


"Lily... sebenarnya apa yang mau kamu bahas jangan buat kami semua khawatir. Coba kamu ceritakan semua pada kami. Kita sudah saling mengenal lama, ayo ceritakan semuanya. Jangan bikin kita semua penasaran, Lil ..


"Aku mau bahas asal Henry, jawab dulu pertanyaanku...


"Aku percaya kalian berdua... dan aku gak tau apa relevansinya dengan hubungan kamu dan Santika, Jika ia sedang dan ada masalah ceritakan padaku, mari kita bahas dan pecahkan bersama, Lil... Kamu juga mengenalku dengan baik.


" Justru karena aku mengenalmu dengan baik... maka aku mengumpulkan semuanya disini... Aku tidak mau kamu marah padaku tanpa sebab karena membela kekasihmu itu.


"Lily,  cepat ceritakan dan jangan berbelit-belit !"  Kata Henry dengan penuh ketegasan." Aku masih bisa memilih dan mencerna setiap ceritamu dengan bijak.


Ketiga orang sahabat itu semuanya memandang Lily dengan penuh harap dan bersiap mendengarkan cerita Lily. Ini pasti masalah besar jika sampai ekspresi Lily seperti itu dan meminta Henry untuk memilih kepercayaan dirinya dan Santika. Henry dan Santika sudah dua tahun menjalin kasih dan mereka  berencana akan menikah di tahun depan.


" Minggu kemarin, aku membereskan barang-barang dari pavilyun Josh yang di dekat asramanya, terus aku melihat foto-foto ini. Kamu lihat sendiri, Hen... , " Ujar Lily sambil mengeluarkan foto dari tasnya dan melempar ke atas meja yang diikuti oleh pandangan para sahabatnya ke arah foto.


Mereka  bertiga semua terkejut bahwa Santika mengenal Josh yang sekarang sudah menikahi Lily, apakah ada hubungan diantara Santika dan Lily?' Ketika ada pertemuan bebebrapa kali gank rumpis dan ada Josh dan Santika, tidak ada interaksi yang berarti diantara keduanya.  Namun Henry berbicara dengan tenangnya yang cukup mengejutkan ketiga sahabatnya.


"Kenapa foto foto ini... cuma menunjukkan bahwa Santika mengenal Josh, tidak masalah ... wajar saja Santika mengenal banyak orang dan wajar saja jika dia berkenalan dengan Josh...  Santika adalah seorang " PR ". Seorang PR memiliki banyak relasi yang luas. apa yang mau kamu bahas Lily?"


"Kemarin aku sudah bertanya pada  beberapa  teman-temannya Josh yang ada di foto itu secara terpisah, dan jawaban mereka memang sama. Jadi menurut teman Josh, Santika menyusul Josh sampai ke Philiphine, dan memang Josh mengenal baik , waktu mereka masih SMP, mereka pernah berada di kelas yang sama. Mereka berteman baik.  Dan Josh mengakui bahwa Santika pernah menyukainya dan karena Josh hanya menganggap teman, dia membiarkan Santika datang mengunjunginya dan tahukah Henry, Santika itu ....


"Kamu Yakin bahwa yang dikatakan Josh itu benar, Lily? "


"Josh tidak pernah membohongiku , Henry...


"mana mungkin... Santika yang membohongiku... jangan-jangan Josh yang menyukai Santika dan ia mengarang cerita..


"Henry dengarkan Aku... Santika itu bukan wanita baik-baik, Hen,,,, Dia pernah menawarkan untuk tidur dengan beberapa pria di philiphine... dan Josh yang mengusirnya dari barak , karena ia merasa malu dengan perbuatan Santika... aku tahu ini semua bukan dari Josh, hen....


"Kamu pembohong Lily.... kamu menutupi kesalahan suamimu dengan mengorbankan kekasihku! Jangan pernah bicara sembarangan tentang Santika! Aku tidak suka , Lil..  Aku akan cari kebenarannya, jika sampai Santika yang benar, aku tidak segan-segan padamu , Lily!"  Aku membencimu, aku tidak menyangka kamu tega padaku!!


"Henry, justru karena aku temanmu, kumohon.. percaya padaku, aku menyampaikan apa adanya... aku bertanya ke beberapa orang dan bahkan ada yang punya video tentang Santika...

__ADS_1


"Tutup mulutmu, Lily..... aku pergi... akan kubuktikan semuanya tidak benar !" Sahut Henry dengan penuh emosi.


Henry langsung berdiri dan meninggalkan meja. Soffie yang berusaha menenangkan Henry dengan menarik tangan Henry, dihempas tangannya oleh Henry dan segera meninggalkan meja tempat genk rumpiesnya. Jajang melarang Soffie dan Lily untuk mengejar Henry yang penuh emosi.


"Sudahlah... berikan waktu untuk Henry menenangkan diri... aku pikir dia cuma shock... ntar jika sudah agak tenang, aku akan menemuinya dan berbicara dengannya. Sekarang kalian makan dulu... ini sayang makanan gak ada yang makan.... aku lapar banget nih...


"memang kamu masih bisa makan, Jang? " Tanya Soffie dengan tatapan mengejek jajang. "Aku sudah gak ingin makan gara-gara Henry ngamuk seperti tadi.   "Lili.... kenapa juga sih.. kamu gak ngomong sedikit-demi sedikit biar Henry gak emosi seperti itu.


"Jadi kamu mau Henry dibohongi Santika.... dan Jajang, kurasa kamu sudah tahu tentang peragai Santika kan...


"Hem.... kasih tau gak ya?" Sahut Jajang dengan santai.


" Jang .... jajang, kamu kok gitu?" Tanya Soffie dengan gemas dan memukul pundak Jajang.


"Aduh.. aduh... aku tahu.... tapi aku gak nyangka Santika sebrutal itu. waktu aku menjemput adiknya dan Santika pernah menggodaku... dia mengajakku Check in... tapi kutolak aja... gila kali nih cewek.. sepertinya dia bisa dibawa-bawa... tapi aku memang tak pernah bercerita pada Henry , yach... begini nih jadinya, tapi ntar setelah Henry agak tenang, aku akan menemuinya dan berbicara padanya.


"kamu tau dan kamu diam aja, Jang? ck... ck... teman model apakah kamu?" Ejek Lily.


"Heh....  Lily , aku kan gk punya bukti kayak kamu...ntar kalo aku cerita dibilang Henry aku kegeeran menggoda pacarnya... ya gimana lagi... makanya mending aku diam aja.... makanya aku juga gak terlalu serius dengan adik santika.


" Ternyata ya... Santika itu benar-benar wanita berbahaya.... tapi kayaknya adiknya gk seperti itu deh jang....


"tapi aku takut , Santika menggodaku kembali..  dan kalo aku gak kuat iman... bisa-bisa henry membunuhku...makanya aku jarang ke rumahnya


"Ah... memang kamu aja yang kegenitan...


"Kok jadi aku, sih .. Lili !!!


"Apakah hubungan persahabatan kita dengan Henry akan berakhir, Lil..., "Ujar Soffie dengan nada sedih.


"tidak akan... henry cuma sedang sedih...Sikap henry yang seperti itu tidak akan pernah kubiarkan... tidak ada yang bisa memutuskan persahabatan kita.... nanti aku akan membujuknya, phi! Jangan khawatir!... Ingatlah tidak ada yang bisa menjauhkan hubungan persahabatan kita... mungkin kita bertikai tapi tidak akan saling meninggalkan. Ingat itu! " jawab Jajang dengan bijak!


 


*******


 Note : * PR: Public Relation

__ADS_1


__ADS_2