
David tiba di rumah tepat pukul 7 malam dan dia membawa pesanan istrinya yang meminta Sushi. Soffie sangat senang sekali dan dia segera memakannya dengan lahap. David yang melihatnya tertawa.
"Anak papa suka banget yach , makanan Jepang.
"Iya papa... Oh bie tu sudah aku siapkan untuk hubbie , makan malam, sayur asem dan ayam panggang.
" Elo masak, Phi?
"gak tadi aku minta pak Kidi ambil dari rumah mama. Aku lagi gk pengen masak bie. Maaf ya!
"gak papa. Aku makan dulu yach..ntar baru mandi
Soffie segera tidur setelah makan dan David masih bekerja di ruang kerjanya. David baru tidur sekitar pukul 11 malam. dan ketika waktu menunjukkan pukul 2 pagi, Soffie membangunkan suaminya dari tidur nyenyaknya.
“bie, “ Kali ini Soffie berteriak karena David susah sekali bangun dari tidur malamnya.
David akhirnya terbangun karena teriakan Soffie sangat kencang ditelinganya dan ia mengerjapkan matanya untuk mendatangkan nyawanya yang belum sepenuhnya hadir. Ia berusaha sadar… busyet jam 2 pagi di jam kamarnya.
“kenapa honey? Sakit lagi perutnya? “ kata David sambil berusaha menyadarkan dirinya.
“ Bie … aku mau nasi goreng…
“Oke aku pesan dari kafetaria bawah dan suruh antar ke sini
“Bukan itu… Aku mau nasi goreng yang dimasak oleh Kak Sonny.
“hah… gila aja… ini masih jam 2 pagi, masa iya gue suruh Sonny masak… bisa diamuk dia… besok aja ya , sayang…
“ gk mau… ini yang mau anak kamu, bie… Kamu mau anak kamu ileran?"
“ya ampun…. gue telpon si Sonny sekarang dan suruh dia antar ke sini…
“ tapi aku maunya makan di rumah Kak Sonny, ' bie dan lihat Kak Sonny yang memasak nasi goreng secara langsung!
“Hah…. Yang benar aja…Soffie! Kita ke rumah Sonny tengah malam gini?
“ya udah, hubbie gk mau antar… aku minta Pak kidi yang antar… biar aja ntar ini anak akan sayang sama Pak Kidi.. dia gak akan sayang sama papanya!"
“Eh… gk bisa gitu donk… gue yang tanam saham, kenapa si Kidi yang disayang dia
“Habis Hubbie gk mau antarin.
“Iya… gue yang antar. Sudah sana bersiap!
Akhirnya setelah melalui perdebatan David menelpon Sonny di tengah malam. Pada panggilan ke tiga, telepon tersebut di angkat Sonny dan terdengar suara paraunya khas orang bangun tidur.
“kenapa Vid telpon gue malam-malam?
__ADS_1
“ Gini Son… Gue mau minta tolong ke elo.. dan elo harus mau, ini permintaan khusus adek elo dan anggap aja urusan kantor deh! Jadi elo harus kerjain sungguh-sungguh!
“ ya… elo minta apa?
“ Elo masakin nasi goreng yang pedas untuk Soffie… dan masaknya harus di depan Soffie. Bentar lagi gue jalan ke tempatmu, mungkin 30 menit lagi gue sampe di rumahlo!
“ Eh… gila loh! Gue gk bisa masak… gue gk pernah masak apapun. Dissy aja ya yang masak!
“elo rela keponakan elo ileran… udah sana elo tanya Dissy, gimana cara masaknya, gue berangkat sekarang?
“Hah… ini seriusan?"
“ Iya… anak gue udah kelaparan… siapkan saja dirimu!
David dan Soffie segera meninggalkan apartemen dan menuju rumah Sonny. Begitu tiba Dissy sudah menyambut mereka dengan senyumnya. Dipersilahkan kedua tamunya masuk ke ruang makan yang kebetulan bisa melihat area dapur secara langsung.
Wajah Sonny terlihat biasa saja melihat adiknya yang datang ke rumahnya di pagi-pagi buta dan ia sudah mempersiapkan 1 piring nasi, telur, sosis, timun dan bumbu nasi goreng yang sudah disiapkan oleh Dissy. David tersenyum melihat Sonny yang setengah cemberut akibat ulah ngidam Soffie yang menyusahkan kakak lelakinya.
“ Phi… aku yang aduk-aduk nasi di wajan tapi Dissy yang ngomong kasih petunjuk ya! Aku selama ini gak pernah masak apapun. Tapi beneran semua aku yang kerjain.. kamu duduk di meja makan aja bisa lihat! " Seru Sonny dari dapur rumahnya.
“Oke kak.. Ayo cepet masak kak, aku sudah lapar nih… ,” Ucap Soffie tanpa bersalah. David dan Dissy Cuma tersenyum melihat kelakuan Soffie yang aneh dan meminta orang memasak dan bertamu di jam 2.30 pagi.
Sonny memulai menyalakan kompor dan meletakan wajah di atas kompor. Dituangnya sedikit minyak untuk mengoseng telur yang diorak-arik dan kemudian terus diangkat. Masukan kembali minyak dan tunggu panas baru masukkan bumbu nasi goreng. Dissy terus memberi komando pada suaminya yang bekerja hingga peluh membasahi keningnya.
Sepiring nasi goreng sudah matang dan disajikan di depan Soffie. Dan Soffie menghabiskan makanan itu sendirian seperti orang kelaparan. Setelah selesai makan Soffie dan David berpamitan karena waktu masih menunjukan pukul 03.30.
Kehamilan Soffie yang memasuki bulan ke delapan membuat David makin kewalahan dengan morning sick, ngidam yang aneh-aneh dirasakan. Soffie pernah meminta Jajang datang ke apartemen mereka jam delapan malam dengan membawa mie bakso koclok dan bubur ayam yang berada di rawamangun .
Untungnya Pedagang bakso masih buka sehingga Soffie masih dapat makan bakso dan bubur ayam pada
hari itu . Meskipun permintaan Soffie aneh dan sering menyusahkan orang, tapi David sebagai papa siaga selalu siap memenuhi permintaan Soffie, dan semua dilakukan dengan sukacita.
*****
Hari Sabtu adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Soffie, David menjanjikan akan menemani Soffie makan siang di restoran Ayam goreng ala Korea dimana restoran itu mempunyai Brand Ambasador seorang bintang Korea yang merupakan idola Soffie yaitu "Lee Min Ho. David yang tidak menyukai drama korea tentu tidak mengenal tokoh idola istrinya, namun ia menyanggupi akan mengantar kemanapun demi permintaan istrinya yang sedang hamil.
"Bie..., kita jadi makan di restoran itu kan? Aku mau foto sama Lee min ho..
"tapi , sayang... aktor idola lo itu kan lagi gk berkunjung ke Indonesia, dan Jadwal pekerjaan gue tidak memungkinkan kita mengunjungi Korea Selatan, apakah gak bisa diganti saja keinginan lo itu?" Ntar setelah melahirkan kita jalan-jalan ke Korea?
"Bie.. Kan kita gak perlu ke Korea, ini cuma ada di Mall Pasific Place ada Banner Besar dan kuda putihnya yang seperti di film "The King Eternal Monarch"..
"hah... kamu mau naik kudanya?"
"Gak bie... itu cuma ada banner foto Lee Min Ho dan kuda putihnya, aku cuma mau foto disitu? tapi kita harus berbelanja Rp 250.000,- Dan foto itu membuat kita seakan-akan duduk di kuda bersama Lee Min Ho
"Oh.....
__ADS_1
David cuma menggeleng-gelengkan kepala melihat Soffie yang begitu semangat ingin berfoto di depan restoran yang ada Benner tokoh idolanya itu.
"Bie,.. si lily juga belum foto disitu, ntar biar aku kirim ke dia, ntar dia pasti keki sama aku bie...
"Ya... tapi ntar makanannya elo harus makan juga ya, jangan cuma untuk foto saja... ntar gue lagi suruh ngabisin semua lagi... kita makan bareng-bareng yach..
"Oke... pasti enak bie. Aku pasti Habiskan semuanya.
" Lee Min Ho... entah dia seperti apa? tapi gue heran bisa bikin semua cewek pada ngefans, padahal menurut gue biasa aja tuh...
'Dia keren, bie... ganteng, pintar , hebat...
"Stop... stop... kenapa elo memuji pria Korea itu seperti itu... maksudlo, gue kalah keren dari si lee min ho gitu?
" Bie... itu kan cuma idola... pokonya Hubbie yang keren di dunia nyata, sedangkan dia kan cuma di TV doang bie.. "Ujar Soffie yang menyadari kecemburuan suaminya. BIsa-bisa gak jadi pergi makan di restoran kalo David ngambek.
" Ayo berangkat, tapi ingat jangan aneh-aneh fotonya!"
"Siap bie
*****
Di restoran Ayam Goreng ala Korea itu ternyata Soffie langsung berdiri di antrian untuk foto karena begitu banyaknya antrian penggemar yang ingin berfoto di stand tersebut. Sedangkan David sedang membeli ayam goreng sebagai syarat untuk berfoto di depan stand tersebut. David membiarkan kemauan istrinya yang sedang ngidam untuk berfoto di depan banner dan properti drama korea itu
Ketika Kegiatan foto-foto selesai dilakukan dan diunggah di Sosial Media milik Soffie , tidak lama kemudian HP Soffie berbunyi. Padahal Soffie dan David sedang menikmati ayam goreng ala restoran Korea tersebut.
Lily Calling.
Soffie tersenyum dan menunjukkan layar handphonenya pada David, seraya meminta ijin untuk mengangkat telephonenya. David hanya menganggukkan kepalanya
"Ya .. Lil!
"elo ko foto, gak ajak-ajak gue! Sampe hati banget!
"kan kemarin aku tanya, kamu ada kerjaan gak? terus kamu bilang ada lemburan di Surabaya, jadi gimana donk.. anak aku maunya sekarang..maaf ya Lil...
"Bisa aja ya... bikin alasan... ntar elo kesana lagi bareng gue.... kan gak mungkin juga gue pergi bareng Jajang sama Henry?
" Iya.... ntar aku antarin... tapi kamu yang minta ijin sama Kak David ya?
"Hemmm... emangnya dia ngelarang elo pergi lagi?
"Gak sih... aku gak tau
"Ya... ntar gue yang bilang. Kamu baik-baik disana ya!
"Oke... sampe ketemu lagi!
__ADS_1
David hanya bisa tersenyum mendengar perbincangan dua sahabat karib yang begitu semnagat berfoto di depan Banner Lee Min Ho, Seandainya Soffie tidak lagi hamil, David tidak mengijinkan istrinya berfoto dengan aktor tersebut. Benar-benar menjadi papa siaga itu merepotkan dan harus bersabar agar tidak banyak makan hati. Ayam goreng itupun tidak habis dimakan mereka dan dibawa pulang untuk keluarga di rumah.