
Kehilangan membuat kita belajar untuk menerima dan mensyukuri dengan apa yang masih kita miliki."
Aku pernah bahagia dengan seseorang yang kusayangi, tapi kebahagiaanku hilang karena dia terobsesi pria lain... aku ingin memberinya pelajaran apa arti kehilangan.
*****
Dengan cepat David berlari meninggalkan ruangan meeting begitu menerima telephone dari Madam Alice. Sang assisten , Januar bingung dan meminta maaf kepada peserta rapat untuk mengambil alih pekerjaan yang ditinggalkan pimpinannya yang panik tanpa berkata apapun. Januar memutuskan rapat dihentikan dan akan dijadwalkan ulang mengingat ada kejadian darurat yang menimpa pimpinannya. Peserta rapat memahami mengingat David baru saja mendapat kecelakaan besar dan biasanya dari proses bekerjanya David adalah pria yang sangat bertanggungjawab dan tidak pernah lalai pada pekerjaannya. ini pasti sangat mendesar di pemikiran peserta rapat.
Tiba di lobby apartemen, David segera berlari dan memasuki lift di lantai 1 dan menekan tombol liftnya dengan terburu-buru. Ia tidak peduli dengan tatapan orang yang melihat dia berlari-lari dan petugas keamanan yang mengikutinya karena akan menginformasikan sesuatu pada David. Namun David mengabaikan semuanya, baginya ia harus segera menemui Soffie dan Dean.
Kepalanya tidak bisa berfikir lagi dengan baik ketika mendengar kabar buruk yang diberikan oleh madam Alice bahwa Soffie diculik oleh orang yang tidak dikenal, karena akan menyelamatkan Dean. David harus mendengar ceritanya dari Alice. Ketika tiba beberapa polisi sudah hadir dikediaman David.
Seorang kepala polisi menghampirinya ketika melihat kedatangan David dan mengajaknya berbicara di sudut ruangan. Sementara David masih melihat Alice yang diwawancara oleh petugas sambil menggendong Dean.
"Sorry for the inconvenience, Mrs. Soffie was taken by a group of unknown men at in front of a lobby, we are currently investigating. Please Mr. David can follow the series of investigations and do not act alone thus complicating the legal process (maaf atas ketidaknyamanannya, Ibu Soffie dibawa paksa oleh sekelompok pria tidak dikenal di depan lobby, kami sedang menyelidikinya. Mohon Bapak David dapat mengikuti rangkaian penyelidikannya, dan tidak bertindak sendiri tanpa sepengetahuan kami sehingga tidak melanggar hukum)
David hanya terdiam, matanya berkeliling dan ia melihat Alice sedang menggendong Dean. Ia segera menghampiri wanita itu yang memeluk pria kecilnya. Ia meninggalkan kepala polisi itu tanpa pamit, dan polisi itu memahami bahwa David sedang panik karena anggota keluarganya hilang.
"Dean ... "panggil David.
"Papa.... mama dibawa orang , papa... mama hilang.... "Kata Dean sambil menangis dan meminta dipeluk David. Ia mengambil Dean dari gendongan Alice.
"Tenang nak... pak polisi akan membantu menemukan mamamu... jangan takut kamu bersama papa di sini....
Dean merasa tenang mendengar papanya hadir dan mengatakan bahwa mamanya akan segera ditemukan. Alice memberi kode pada David agar membawa Dean untuk istrirahat di kamar. David mengerti dan membawa pria kecil yang kelelahan itu ke kamar setelah ijin dengan polisi. Sementara madam Alice mengikuti langkah David ke kamar.
Diletakannya Dean di ranjang dan David mencium kening dean dan membiarkan pria kecil itu berbaring di sampingnya . Dean akhirnya tertidur karena kelelahan. Alice duduk di sofa dekat ranjang memperhatikan mereka dalam keheningan menunggu kesempatan untuk berbicara dengan David.
"Apa yang kau ketahui, Alice?"
__ADS_1
"David... kurasa Soffie diculik oleh kelompok orang seperti gang Yakuza... mereka ada menyebut nama yang menyuruh adalah Toshihirro.. atau seperti itu... seperti nama orang Asia... maaf... aku tak mengingatnya
"Toshihiro... kamu yakin mereka bilang itu?"
"Iya... tadi awalnya kami sedang berjalan bersama ... kamu tahukan Dean gemar berjalan di depan kami... tiba-tiba.. Dean ditarik pria yang lebih pendek dan dimasukan ke dalam mobil dan mereka berenam langsung menodongkan senjata..... mereka sudah menarik Dean ke dalam mobil dan memang yang mau dibawa itu awalnya Dean.. tapi Soffie memohon sambil berlari dan bilang... bawa saja dia... karena dia lebih berharga karena sedang hamil anak David... jadi pasti berapapun yang diminta akan ditebus... itu kata Soffie.. dan Dean dilemparkan begitu saja kepadaku dan ditariknya Soffie... aku berteriak... oh iya.. Polisi sudah membawa rekaman CCTV tapi aku sudah memintanya untuk dikirimkannya padamu.... oh Soffie kenapa kamu begitu berani... ah aku bingung sekali ini, Dav... mereka betopeng dan menggunakan senjata... tapi ..
"Tenanglah Alice... aku akan menghubungi temanku yang bekerja di Kepolisian Ottawa untuk segera menemukan Soffie... sudahlah.. . Aku paham, Soffie berkata seperti itu untuk menyelamatkan Dean... sekarang kamu keluarlah... oh ya... panggil Januar kemari... besok setiap aku pergi kemanapun kamu dan Dean ikut bersamaku.
"Baik... Oh ya.. apakah kamu sudah makan?" mau kuambilkan makanan... Dean baru makan sedikit tadi... dia sepertinya ketakutan dan nafsu makannya hilang...
"Nanti saja jika Dean bangun.. tolong kamu siapkan kami makanan. oh ya.. dimana handphone Soffie... apakah dia membawanya?"
"tadi Soffie sempat mengantungi Handphonenya di saku kantong baju hamilnya... semoga masih aktif...aku belum menghubunginya... oh aku harus memberitahukan ke bapak polisi...
"Syukurlah... kamu informasikan ke mereka... aku akan menemani Dean disini. Panggil aku jika ada apa-apa...
"Baiklah, " Jawab Madam Alice dan ia segera melangkahkan kaki keluar kamar dan membiarkan David yang menjaga Dean tertidur.
David menjambak rambutnya . Ia benar-benar kesal. Ia ingin mengumpat dan berteriak, namun dihentikannya mengingat Dean tertidur pulas dan takut terbangun. Mengapa ada yang mau menjahati istrinya. Soffie adalah wanita yang baik dan tidak punya musuh disini. Ia baru pertama kali datang disini. Pasti berhubungan dengan pekerjaannya di Ottawa. Tiba-tiba pintu kamarnya diketuk, dan masuklah Januar yang dinantikannya.
"Hemm.. kamu kenal siapa Toshihiro.. apakah kita ada masalah dalam bisnis atau kita memang berurusan dengan Yakuza?"
"Pak... ini bukan urusan bisnis kita disini , maaf mengingatkan saja....Toshihiro adalah suami dari Ibu Dilla yang Bapak tuntut waktu di Jakarta karena penganiayaan yang dilakukannya kepada Ibu Dilla.. waktu itu Bapak memang yang menyelamatkan Ibu Dilla dari penganiayaan yang dilakukan Toshihiro dan Ibu Dilla hampir mati dan Bapak yang membawanya ke rumah sakit, bahkan mengirimkan berobat ke Beijing... setelah itu Bapak menyuruh saya untuk mengajukan tuntutan secara diam-diam kepada pria itu... mungkin ini balas dendam pria itu pada Bapak... tapi melalui istri bapak.
"Kenapa sih aku ikut campur urusan rumah tangga orang ... bod*h... bod*h... jadi menurutmu ia menculik Soffie untuk membalas dendam padaku karena menyelamatkan Dila?"
"Iya pak... Bapak waktu itu merahasiakan keberadaan Ibu Dilla dari Tuan Toshihiro... bahkan Bapak menuntutnya karena usaha penganiayaan dan upaya pembunuhan dengan menggunakan nama ibu Dilla dan itu berakibat Ibu Dilla dicekal dan ... saya rasa ia memang membalas Bapak... dan semoga saja ia tidak melakukan hal buruk terhadap Ibu Soffie... kasihan pak Ibu Soffie tidak tahu apa-apa tentang kejadian kita menolong Ibu Dilla dulu...
"Sekarang aku paham... baiklah dia memang menantangku... Aku terpaksa harus bekerja pakai jalan belakang , Jan...... Kamu panggilkan "The A Team" ... suruh mereka menyelamatkan istriku ... terserah saja bayarannya... yang penting istriku selamat !"
"Baik Pak !" Jawab Januar sambil meninggalkan David.
__ADS_1
*****
Di dalam sebuah ruangan di atas sebuah soffa Seorang wanita yang sedang berbadan dua masih terbaring tidak sadarkan diri. Tiba-tiba pintu ruangan itu dibuka dari luar, muncullah seorang pria kebangsaan Jepang berkacamata hitam.
"Wanita ini sedang hamil anak pria brengsek itu.... aku harus berganti rencana....Maaf aku harus menahanmu disini untuk memberikan si brengsek itu pelajaran... dia duluan yang menggangguku... tenanglah kamu disini.... aku membutuhkanmu untuk membalaskan si brengsek itu!"
Pria itu masih memperhatikan Soffie yang masih belum sadarkan diri karena diberi obat penenang. Pria itu menarik nafas dan berkata dalam hatinya.
"Maafkan aku... priamu duluan yang mengusikku... dulu aku pernah berbahagia dengan seorang wanita... tapi wanitaku terlalu terobsesi pada priamu... dan priamu membuat wanitaku menghilang... jadi aku hanya membalasnya... tapi jangan kuatir aku akan menjagamu...
Pria itu hanya duduk di kursi diujung ruangan sambil memainkan handphonenya dan memanggil seseorang. tak lama kemudian pintu ruangan itu diketuk dan masuklah 2 pria dan 1 orang wanita dan memberikan hormat pada pria yang duduk dengan memainkan handphonenya.
"Dengar kalian bertiga harus menjaganya... beri dia makanan yang cukup dan buat dia nyaman di sini.... anak yang di kandungannya adalah anakku... jaga mereka baik-baik..
"Baik Tuan Toshihiro !" Jawab mereka serempak.
Toshihoro tersenyum puas pada ketiga assistennya yang memang fasih berbahasa Indonesia dan akan mampu menjaga Soffie dari pencarian David.
*****
Happy reading guys.... Bolehkah tinggalkan komentar / like/ saran/ poin/ hadiah atau apapun untuk kebaikan aku dalam menulis. oh yach temans... jangan lupa tetap jaga kesehatan.. Semangat dalam menjalankan aktifitas kalian semuanya ! Lakukan yang terbaik !" Thanks telah berbaik hati membaca karyaku.
__ADS_1