Cinta Yang Tak Pernah Salah

Cinta Yang Tak Pernah Salah
welcome home..


__ADS_3

Aldo memandangi wajah istrinya


"kamu mau ke Bogor?"


"iya, boleh kan? aku ingin menemui ayah ku" pinta Andini


"baik lah, besok aku antar kamu ke Bogor"


Andini langsung memeluk erat pinggang suaminya dan mengecup sekilas rahang kokoh milik suaminya itu.dan membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya.


"terima kasih kak"


"iya sayang.. tidak perlu berterima kasih pada suami mu.. apa pun aku lakukan kalau itu membuat mu senang"


Andini mengurai pelukan nya dan mengangkat wajahnya menatap wajah suaminya.


"Benarkah kak?" ucap Andini dengan wajah semringah mendengar ucapan suaminya tadi.


glek.


Aldo menelan saliva nya karena merasa terjebak dengan ucapan nya sendiri.


"kalau begitu Minggu depan aku mau mulai masuk kuliah ya kak"


dan benar saja Andini meminta yang tidak bisa dirinya kabulkan karena memang keadaan Andini.


"tidak termasuk itu sayang.. aku tidak bisa mengabulkan kan nya.. kamu tahu kan alasannya"


Andini melepaskan pelukannya pada tubuh Aldo.


"issh,kata nya apapun!"


Aldo kembali menarik tubuh istrinya itu dan mendekapnya.


"aku tidak mau kamu lelah dulu,biar satu semester ini kamu kuliah dari rumah dulu ya?" bujuk Aldo


"aku jenuh kak,di rumah terus.. dan di rumah pun aku di bikin lelah tiap malam sampai begadang pula!" ucap Andini merajuk.


Aldo mengulum senyum nya


"eh, sayang.itu sih beda lagi, kalau itu lelah yang membahagiakan ya kan?" balas Aldo tanpa beban.


"itu sih kamu"


"lho emang nya kamu nggak bahagia dan menikmati? padahal kamu yang lho yang lebih ganas" ucap Aldo dengan mengulum senyum nya.


"issh, enak ajah kalau ngomong"


sanggah Andini memukul pelan tangan suaminya.lalu berdiri dari sofa.


"mau kemana sayang?"

__ADS_1


"lapar, pingin makan!" sahut Andini tanpa menoleh lagi berjalan keluar kamar ke lantai bawah.


Aldo pun dengan cepat beranjak dari duduknya dan menyusul langkah istrinya dengan langkah lebar nya merangkul bahu istrinya.


"minta sama bi Ratmi saja ya, nggak usah ke bawah"


"nggak ah, aku ingin makan di bawah" ucap Andini terus melangkah ke lantai bawah menuruni anak tangga.


"ya sudah kalau begitu"


"antar ya besok aku ke Bogor"


"iya sayang... aku juga ingin tahu seperti apa sih wajah ayah mu itu, bisa bikin anak gadis nya secantik ini" Aldo terus saja berceloteh seraya terus melangkah ke arah ruang makan dan..


cup


mengecup gemas pipi istrinya.


"kak.. usil banget sih"


"biarin, habis kamu nggemesin"


______


berangkat pagi sekali Aldo dan Andini dalam perjalanan ke Bogor untuk menemui ayah kandung Andini yang sebelumnya Aldo sudah menghubungi Arkan kalau dia akan datang ke Bogor.


"panas sekali ya kak, cuacanya macet lagi"


Andini menambah temperatur AC mobil agar lebih dingin lagi.


"kalau saja bisa naik pesawat enak nggak macet gini"


Aldo menoleh ke arah Andini.


"eh, kenapa aku nggak kepikiran ke situ ya,kita bisa naik helipad"


Andini membulat kan matanya


"apaan sih kamu kak, aku cuma bercanda"


"aku nggak bercanda sayang.. kamu lupa ya siapa suami mu ini" sahut Aldo menyombongkan diri nya.


"sombong sekali kamu,iya aku hampir lupa menikah dengan siapa" balas Andini.


Aldo tersenyum lebar


"jangan-jangan kamu lupa juga dengan suami mu sayang" goda Aldo.


"iya, aku bahkan lupa siapa suami ku, dan lupa dengan siapa aku setiap malam tidur, jangan-jangan bukan suami ku yang tidur dengan ku" balas Andini sekenanya.


Aldo tergelak mendengar ucapan istrinya itu.mengacak gemas pucuk rambut istri nya.

__ADS_1


"sayang coba kamu buka sareloc yang di kirim kan Arkan di ponsel ku"


Aldo mengeluarkan ponselnya dari saku celana nya kemudian di berikan ke istri nya.


Andini mengambil ponsel milik suaminya dari tangan nya.dan menggulir layar ponsel membuka aplikasi WA di mana Arkan mengirimkan lokasi tempat ayah kandung nya tinggal selama di Indonesia.


"satu jam lagi dari sini kak"


Aldo mengangguk dan mobil Jeep Cherokee warna hitam yang di tumpangi oleh Aldo dan Andini keluar dari tol, mulai memasuki jalan protokol, dan terus melaju mengikuti arahan Mbah Google


setelah di putar-putar oleh Mbah Google. Aldo dan Andini tiba di Cianten Bogor,desa yang sangat asri dengan perkebunan teh yang membentang luas seperti hamparan karpet hijau yang menyelimuti perbukitan yang ada di daerah itu.


di gerbang desa nampak seorang pria tampan nan gagah memakai kaos berkerah bewarna putih dengan celana jeans panjang tampak gagah tersenyum tipis melihat kedatangan mobil Jeep Cherokee yang terus melaju mendekati nya.


Aldo pun menghentikan mobil nya setelah tiba di depan pria itu yang tak lain adalah Arkan.


Aldo turun dari mobil nya berjalan setengah mengitari mobil untuk membuka kan pintu mobil untuk istri nya.


"turun sayang" Aldo meraih tangan Andini untuk turun dari mobil.


Arkan tersenyum tipis melihat pemandangan romantis di depan matanya.dalam hatinya terenyuh melihat Adik perempuan nya mendapatkan suami yang sangat mencintai nya dan melindungi nya sebagai seorang kakak, Arkan sangat bahagia melihat Adik perempuan nya bahagia.


"Welcome home my little sister"


sambut Arkan dengan wajah bahagia nya.merentangkan kedua tangan kekar nya meminta Andini masuk ke dalam pelukannya.


Andini tersenyum walaupun merasa canggung, Andini menuruti apa yang di inginkan kakak lelaki nya itu dan masuk kedalam pelukan Arkan.


lumayan lama Arkan memeluk Andini dan.


khemm! Aldo berdehem . Arkan pun melepaskan pelukannya pada Andini


di sertai gelak tawa nya menggeleng kan kepalanya pelan karena merasa lucu dengan sikap Aldo yang nampak seperti cemburu.karena Arkan memeluk istrinya tapi Aldo tidak bisa berbuat apa-apa karena memang Arkan kakak lelaki istrinya yang baru saja bertemu,dan mungkin itu yang membuat Aldo kadang belum bisa menyesuaikan diri melihat Andini di peluk oleh seorang lelaki selain dirinya.


"seperti nya suami mu cemburu dengan kakak mu ini Andini" bisik Arkan di telinga Andini.


dan Aldo bisa mendengar ucapan Arkan.


"aku dengar ucapan mu Arkan"


dan Arkan hanya mengangkat kedua bahunya merespon ucapan Aldo.


"sudah ayo kita temui ayah Andini"


Arkan meraih tangan Andini untuk masuk ke dalam mobil nya tapi..


"hei sayang mau kemana kamu?" protes Aldo yang melihat istrinya mengikuti langkah Arkan menuju mobil milik Arkan.


"biarkan Andini semobil dengan ku adik ipar, kamu ikuti kami oke?!"


Aldo termangu mendengar ucapan Arkan yang seenaknya itu mengatur dirinya dan melihat istrinya begitu saja menurut pada Arkan.

__ADS_1


*


to be continued..


__ADS_2