
syafira yang sudah di bangun kan oleh sisil, segera menggeliat untuk bangun. setelah bangun mereka masuk ke dalam rumah
"ting tong " suara bel rumah yang di pencet sisil
" ceklek " suara pintu yang terbuka dan nampak seorang ibu paru baya yang berdiri di depan pintu sambil tersenyum
" silahkan masuk nona syafira dan nona sisil" sambut pelayan mempersilakan mereks berdua masuk yang sebelumnya sudah di beri tahu lebih dulu oleh reyhan, jika sebentar lagi akan datang sahabat nya ke rumah tersebut
syafira dan sisil yang langsung masuk dan sisil yang langsung duduk di sofa ruang tamu.
" sil, kalem napa sil, belum aj disuruh duduk dah main duduk aja tuh pantat " kata syafira mengejek
" akh lo ma, ngapain pula masalah sepele gink, lo permasalahin, bdw si curut reyhan mana ga nongol nongol dari tadi heran gue, tamu kalo datang itu disambut ini ga " kesal sisil pura pura marah
" apaan loe, cari cari gue?? rindu ya sama babang reyhan?? tapi tunggu gue ga rindu maaf ya" goda reyhan yang baru datang dan sempat dengar cerocos sisil
__ADS_1
"ikh najis.. ta lo duduk dong, diri aja loe bukan pelayan di sini, tapi bisa juga sih loe jadi pelayan hahaahah" balas goda sisil tapi kepada syafira dan menarik tangan syafira agar duduk di samping nya
"sialan lo sil" kesal syafira sama sisil
tak lama kemudian
" silahkan den, non diminum teh nya dan di makan cemilan nya" tawar pelayan ramah dan meletakkan teh beserta cemilan di atas meja
"makasih ya bi" jawab mereka bertiga serempak
"eh buset, loe laper atau doyan sih atau rakus ntah gimana? " tanya sisil heran
"selo dong, ga usah kek gitu juga kali nanya nya,, tapi iya, habis enak heheeh" jawab syafira terkekeh
" okh iya bdw ada apa ta?? tumben loe ajak kita ketemuan biasanya loe kan harus izin dulu? " tanya reyhan ke inti nya
__ADS_1
syafira yang mendengar pertanyaan dari reyhan itu, langsung mengubah wajah nya menjadi murung dan sedih, dan dia pun menceritakan semua kejadian yang dia alami tanpa ada yang terlewat satu pun..
" apa, gila itu bocah, ajak ribut dia sama kita ga bisa di biarkan ini" kata reyhan ga terima perlakuan erick selama ini kepada sahabat kecil nya
" jadi apa rencana loe? orang tua mu bagaimana? " tanya sisil khwatir
" gue pengen cerai aja sama dia, gue dah benar benar ga tahan dan untuk orang tua gue, mending ga usah di kabari dulu sama mereka, aku takut mereka khawatir " kata syafira menunduk
" ya udah ta kalo loe mau nangis, nangis lah ini ada pundak yang lagi kosong untuk satu hari ini, besok besok ga ada lagi" kata reyhan bercanda menghibur syafira
"sialan loe rey, dan air mata gue dah habis untuk dia selama inj jadi dah kandas deh" kata syafira yang sudah lumayan lega itu
" lebay amat lo ta,, kandas kandas kayak lagu aj " goda sisil membuat syafira tersenyum
"okh iya makasih ya, gara gara kalian gue kuat menjalani ini semua, pokoknya gue sayang sama kalian" kata syafira merangkul kedua sahabatnya
__ADS_1