
Andini sangat heran dengan pria muda bersama dengan pria paruh baya yang ada di hadapannya ini.yang seperti nya kedua pria itu sudah mengenal nya.
"kalau boleh tau,anda ini siapa ya?"
tanya Andini sekali lagi.
pria muda yang bernama Arkan itu tersenyum tipis merespon pertanyaan Andini.
"aku pengusaha dari Turki,ayah ku bernama Jayed Abdullah aku datang ke Indonesia untuk mengunjungi adik perempuan ku yang berada di Indonesia" jelas Arkan
"oh ya? apakah kamu sudah ketemu dengan adik perempuan mu itu?"
Arkan tersenyum menatap lembut Andini.
"sudah" jawab Arkan singkat.
"benarkah? selamat kalau begitu kamu sudah bertemu dengan adik perempuan mu itu"
Arkan tersenyum tipis.
"iya, adik perempuan ku sekarang ini ada di depan mata ku" ucap Arkan hati hati menunggu apa reaksi Andini seperti apa setelah dirinya mengatakan fakta.
Andini melongo mendengar ucapan Arkan,dia berusaha mencermati perkataan dari pria muda araban yang ada di hadapannya.
"di depan mata anda? maksud Anda siapa?"ucap Andini bingung dengan polosnya gadis itu celingukan mencari apa kah ada orang lagi yang di maksud oleh Arkan.
Arkan tertawa kecil melihat tingkah polos gadis yang ada di depan nya itu.
Aldo yang juga tersenyum melihat tingkah istrinya. meraih tangan Andini dan menggenggam nya.
"sayang, apa kamu tidak mengerti maksud perkataan pak Arkan ini hm?"
__ADS_1
tanya Aldo menatap lekat wajah cantik istrinya. dan Andini menatap suaminya dan Arkan bergantian.Andini diam sesaat mencoba kembali mengerti maksud dari ucapan Arkan dan tiba tiba wajah nya pias.
"ma_maksud pak Arkan, adik perempuan yang kalian maksud itu a_aku?" ucap Andini dengan suara terbata menunjuk pada dirinya sendiri.menatap lurus pada Arkan.
dan pria itu pun tersenyum dan mengangguk pelan menjawab pertanyaan Andini.
"anda jangan bercanda ya pak, tahu dari mana saya ini Adik anda, ibu ku orang Indonesia dan ayahku... Andini tidak meneruskan kata-katanya karena kenyataannya Handoko memang bukan ayah kandung nya.
selama ini Andini memang tidak pernah tahu siapa ayah kandung nya dan ibu nya Reyna tidak pernah sama sekali menceritakan siapa, dan di mana ayah kandung nya berada, karena Andini pun tidak perduli karena ayahnya angkat nya sudah menyayangi nya seperti anak nya sendiri semenjak ibu nya menikah dengan Handoko Reyna hanya memberitahu kalau Handoko bukan Ayah kandungnya,sita dan Rendy bukan saudara kandung nya, tapi itu tidak pernah jadi masalah buat dirinya, karena mereka semua saling menyayangi layaknya saudara sedarah.hingga akhirnya Rendy menaruh rasa pada dirinya.dan sekarang ada seorang pria tampan kalau di telisik memang ada kemiripan wajah nya dengan wajah dirinya.mengaku kalau dia adalah kakak lelaki nya.sungguh Andini di buat bingung dengan permainan takdir yang tuhan tentukan pada dirinya.
Andini terdiam masih merasa tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari mulut Arkan soal fakta kalau dirinya adalah adik perempuan yang selama ini Arkan cari benarkah?
"sayang, kamu baik baik saja?" tanya Aldo pelan membuyarkan Andini dari pikiran nya sendiri.Aldo memastikan kalau istri nya baik baik saja.
"aku sudah menduga reaksi kamu pasti seperti ini Andini, boleh aku panggil kamu Andini?"
Andini tidak menjawab dia masih diam menatap aneh ke arah Arkan
"lihatlah isi map itu dan kamu baca baik-baik semua keterangan yang tercetak di kertas itu"
"apa ini?" tanya Andini
"kamu lihat sendiri" timpal Arkan menggerakkan dagunya pelan.
yang akhirnya map berwarna biru tersebut di ambil oleh Andini kemudian di buka nya dengan rasa berdebar seperti sedang memegang sesuatu yang berbahya.
setelah itu di ambil nya selembar kertas yang ada di dalam map tersebut oleh Andini kemudian di baca nya kata demi kata dan angka yang tertera di kertas itu.mata Andini terbuka sempurna saking kagetnya setelah membaca apa yang ada di kertas yang dia pegang itu, yang menerangkan hasil tes DNA ,💯 persen kalau dirinya benar anak dari seorang pria yang bernama Jayed Abdullah pria berkebangsaan Turki.
Andini menutup mulutnya yang terbuka dengan satu tangan nya.kemudian menatap nanar wajah pria muda nan tampan yang duduk di hadapan nya itu Andini benar benar memperhatikan dengan seksama wajah Arkan.membuat wajah Arkan memerah salah tingkah karena di tatap oleh Andini sedemikian rupa.pria itu pun tersenyum kikuk.
"ya ampun Andini kenapa kamu menatap ku seperti itu, kalau saja kamu bukan Adik kandung ku, aku pasti sudah jatuh cinta ditatap oleh wanita cantik seperti ini" ucap Arkan tanpa dosa, dan memang tidak di pungkiri kalau adik kandung satu ayah nya itu sangatlah cantik seperti Putri Jasmine yang ada di cerita dongeng seribu satu malam.
__ADS_1
"jaga bicaramu pak Arkan yang terhormat" ucap Aldo memperingatkan Arkan.dia tidak suka dengan ucapan Arkan walaupun itu hanya bercanda, tetap saja dia tidak suka ada lelaki selain dirinya berucap seperti itu.
Hahaha..iya,iya.maaf tapi benarkan, kalau Adik sedarah ku ini memang sangat cantik,aku yakin banyak lelaki yang sudah terpesona dengan kecantikan adik perempuan ku ini.aku yakin itu"
dan kali ini Aldo membenarkan ucapan Arkan. memang benar banyak lelaki yang tidak menolak pesona kecantikan istrinya.termasuk dirinya sudah bertekuk lutut pada pesona kecantikan istrinya apa lagi setelah dia sudah merasa kan nikmat nya dunia yang dia dapat dari tubuh istrinya.rasanya dia rela berkorban apapun untuk mempertahankan istrinya agar selalu di sisinya.
"bicara apa sih kalian ini" ucap Andini ketus tidak senang dengan apa yang di ucapkan oleh pria yang dia baru ketahui adalah kakak kandung nya.
"tapi kenapa kalian baru melakukan ini? maksud ku baru mencari ku kenapa tidak sedari aku kecil?"
Arkan diam menatap lekat wajah Andini.
"sebetulnya sudah lama ayah ku ingin mencari mu, tapi sepertinya tuan Johan selalu menutupi nya" jelas Arkan melirik ke arah Aldo sedang kan yang di lirik wajah nya tampak menegang.dan Arkan hanya tersenyum tipis melihat respon Aldo.
"papah Johan? kenapa?"
"karena permintaan ibu mu sayang" sahut Aldo cepat dia tidak mau Andini berpikir macam-macam tentang dirinya dan papah nya.
Andini menoleh ke arah suaminya.
"Benarkah? kenapa?" Andini tambah penasaran.
"itu bisa kamu tanyakan sendiri pada ibu mu sayang" ucap Aldo berusaha memberikan penjelasan pada istri nya.
"dan akhirnya aku berhasil memaksa tuan Johan dengan segala usaha ku well, sekarang aku sudah ada di hadapan adik perempuan ku yang sangat cantik ini" ucap Arkan dengan wajah bahagia.
"sekarang di mana ayah ku? dan ibu mu?" tanya Andini ragu karena tiba-tiba terlintas dalam pikiran nya kalau dia dan Arkan hanya sodara satu ayah berarti lain ibu,dan bagaimana tanggapan ibu Arkan tentang pencarian dirinya ini.
seketika raut wajah Arkan berubah muram ada gurat kesedihan di wajah tampan nya itu.Arkan menghela nafasnya berat.
*
__ADS_1
to be continued..