Cinta Yang Tak Pernah Salah

Cinta Yang Tak Pernah Salah
lepas dari kandang nya.


__ADS_3

"seperti nya tadi ciuman pertama mu sweatheart" ucap David tersenyum syaiton.


"sok tahu! tahu dari mana itu ciuman pertama ku" wajah Dita yang sangat dekat dengan wajah David karena masih ada di atas pangkuan pria berwajah oriental itu.Dita terlihat merona karena malu.


memang selama ini pikiran Dita selalu tertuju pada Aldo, sehingga tak sedetikpun hati nya terbuka untuk lelaki lain, karena selama ini Dita mengharapkan cinta dari Aldo.jadi tak heran kalau Dita tak mau dekat dengan pria lain selain Aldo.dan sekarang hanya David yang berani, dan berhasil merangsek masuk ke dalam hati dan pikiran Dita.dan seperti nya itu berhasil.karena David berhasil membuat Dita berdebar dan terbuai bila bersama dengan pria yang di kenal dengan sifat donjuan nya.


___________


Aldo berjalan cepat mengejar istrinya yang sudah berada di depan pintu lift.


tak lama, pintu lift itu terbuka kemudian Andini masuk ke dalam kotak besi tersebut.tapi ketika pintu lift itu akan tertutup, dengan sigap Aldo menahan nya.dengan satu tangan nya.lalu dengan cepat Aldo masuk kedalam lift yang pintu nya kembali terbuka karena tertahan oleh tangan kekar nya.


dengan nafasnya yang sedikit memburu mengejar istrinya.


"sayang, cepat sekali sih jalan mu, aku sampe begini" keluh Aldo menatap sayu istrinya.yang nampak diam terkesan dingin.


"kalau sudah tua,ya begitu.. lari gitu ajah ngos-ngosan nafasnya" cibir Andini bicara hanya melirik sekilas ke arah Aldo.


Aldo tersenyum tipis merespon ucapan Andini.


"dengar ya sayang.. aku belum tua loh,umur ku baru 29 tahun, November ini baru 30, berarti tiga bulan lagi. dan kamu tahu?"


Aldo menjeda ucapan, merapatkan tubuhnya dengan tubuh istrinya.memegang kedua bahu Andini, sedikit menunduk kan wajah nya agar sejajar dengan wajah istrinya.


"kalau pria di usia 30 ini.sedang hot,nya di ranjang,soal kekuatan.. kamu sudah merasakan nya iya kan? apa sekarang kamu mau merasakan nya untuk meyakinkan mu hm?" ucap Aldo dengan nada menggoda menatap nakal pada istri nya.


"issh, apaan sih kamu kak, jadi urusan kesitu" ucap Andini malu.


Aldo hanya terkekeh melihat reaksi istrinya.lalu dia menarik tubuh istrinya, merangkul mesra bahu Andini.


"jadi kamu nggak usah sangsi dengan kekuatan Suami mu ini sayang,umur ku belum tua, tapi di bilang aku ini pria dewasa" kilah Aldo. pria berzodiak Scorpio itu menolak dirinya di bilang tua oleh istrinya.


"iya,iya.. Dewasa.. bukan tua"

__ADS_1


sindir Andini.


Aldo hanya tergelak merespon ucapan Andini.


tak lama pintu lift terbuka di lantai satu.Aldo dan Andini keluar dari kotak besi tersebut.


ketika Andini berjalan begitu juga dengan Aldo yang mengikuti langkah nya dengan menggandeng tangan istrinya.Andini menghentikan langkahnya.menahan tangan Aldo.


"kenapa sayang?" tanya Aldo bingung.


"aku mau pulang kak" jawab Andini


"ya, lalu?"


"bukan nya kamu masih praktek? kalau begitu aku pulang sendiri saja.kebetulan aku mau ke toko buku,buat tugas kampus"


"aku antar" ucap Aldo cepat.


"tapi.. kamu kan masih jam praktek kak?"


"benar?"


"iya sayang..."Aldo berusaha meyakinkan istrinya kalau dia memang sebenarnya tidak ada jadwal praktek,selain pekerjaan kantor nya, dan itu bisa dia tunda toh,dia kan pemilik rumah sakit ini, pikir nya begitu.


Aldo memang sengaja menyuruh Robert menelpon nya pada waktu sarapan tadi pagi,di depan Andini biar seolah olah,dia menerima panggilan darurat dari rumah sakit untuk operasi pasien, padahal jadwal itu milik Dokter Robert. Aldo hanya mendampingi saja karena dengan beralasan seperti itu, Andini bisa percaya. karena dia belum siap menemani Andini dan kembali bertemu sita yang sehabis melahirkan.entah kenapa rasanya dirinya masih belum terima dengan pengkhianatan sita dan Rico,pada dirinya.walaupun dia sudah bahagia memiliki Andini.jadi jadwal operasi itu hanya untuk menghindari diri nya menemui sita dan Rico.


akhirnya Andini pergi ke toko buku di temani oleh aldo.tentu saja membuat dirinya senang.dengan senyum semringah nya Andini menggandeng erat lengan kekar suami nya.berjalan menuju mobil Aldo di parkiran.


______


Aldo dan Andini tiba di sebuah toko buku terbesar yang ada di kota jakarta.setelah Aldo memarkirkan mobilnya dan mereka turun bersama dari mobil Mercedes Benz warna hitam legam.Aldo masih betah menggandeng tangan istrinya masuk ke dalam gedung besar yang di dalamnya terdapat berbagai macam buku.


setelah mereka berada di dalam, Andini melepaskan diri dari gandengan tangan suaminya.seperti ayam lepas dari kandang nya Andini langsung berjalan cepat menghampiri rak,rak buku yang berdiri tegak berjejer rapi di dalam gedung itu.

__ADS_1


tangan, serta mata Andini mulai bergerak men, scan satu persatu buku yang ada di rak buku tersebut.


mencari buku yang dia cari untuk tugas kampus nya.sekaligus keperluan belajar nya.


"mudah-mudahan buku yang aku cari ada di sini"ucap Andini pelan tangannya dan matanya terus bergerak.Aldo yang mengikuti langkah istrinya dengan kedua tangannya di dalam saku celana nya hanya tersenyum tipis melihat tingkah istrinya yang sibuk mencari buku yang dia perlukan. sesekali pandangan nya pun mengedar pada buku yang ada di rak tersebut.dan langkah Aldo terhenti karena ada satu buku yang menarik perhatian nya yang ada di rak buku,dan Aldo mengambil satu buah buku yang menarik perhatian nya itu.


tengah asik nya Aldo menyibak dan membaca satu persatu lembaran buku tersebut.tidak menyadari kalau Andini sudah berpindah tempat ke rak sebelah nya jauh dari jangkauan pandangan nya.


Andini terus bicara sendiri mencari buku yang dia cari.


"Andini?" sapa seorang pria dari belakang tubuh Andini berdiri.


dengan cepat Andini menoleh ke arah suara yang memanggil namanya.


dan setelah Andini berbalik, dan melihat siapa yang menyapa nya.wajah Andini nampak pias karena terkejut.


"Re_Rendy?!" mata Andini membola melihat siapa yang ada di hadapannya ini.


"ya Tuhan,benar, ini kamu Andini, kemana saja kamu!" ucap pria tampan dan tinggi itu yang bernama Rendy langsung begitu saja memeluk erat tubuh Andini.


Andini yang masih mode terkejut serta bingung hanya diam saja ketika pria itu memeluk erat tubuh nya.


"aku sudah lama mencari mu cinta, aku mencari kerumahmu tapi ternyata rumah mu kosong dan kata tetangga mu kamu pindah, aku kehilangan jejak mu cinta, kenapa kamu tidak memberikan kabar pada ku ha?"


Rendy terus mencecar Andini dengan pertanyaan sedangkan Andini hanya diam membisu.dan ketika kesadaran nya kembali, dengan cepat dia melepaskan diri nya dari pelukan Rendy.


"lepasin aku Rendy" Andini mendorong tubuh Rendy.mata nya memerah.


"kenapa kamu di sini?" tanya Andini dengan suara terbata.tampak wajah Andini pucat.


"


to be continued.

__ADS_1


hai mom's and sister.. terima kasih sudah mampir ke cerita saya 😊


jangan lupa untuk like n comen nya 😊 happy reading..


__ADS_2