
setelah obrolan panjang mereka di perjalanan, mobil Mercedes Benz e-class bewarna putih itu tiba di sebuah rumah mewah dua lantai bergaya minimalis modern.
Aldo memarkirkan mobilnya di halaman rumah nya.tak lama pria berwajah oriental itu keluar dari mobilnya,di ikuti oleh Andini yang juga keluar dari pintu mobil sisi satunya.
melihat istrinya keluar begitu saja dari dalam mobil tanpa menunggu dia bukakan pintu mobil nya, Aldo langsung mempercepat langkahnya menghampiri istrinya itu, dan merangkul bahu istrinya dengan hati hati.seolah takut istri nya itu akan terjatuh.
"hati hati sayang turun nya,, jangan grasak-grusuk gitu..nanti bayi kita kenapa napa"
kontan ucapan Aldo membuat mata Andini membola.
"ya ampun kak, jangan berlebihan.. Aku ini bukan wanita hamil.walaupun hamil, tidak begini juga kali!"
protes Andini, melihat suaminya bersikap berlebihan membuat dirinya jengah melihat Aldo.tapi seperti nya Aldo tidak peduli dengan protes istrinya itu, dia tetap merangkul posesiv bahu Andini, dan membimbing nya pelan masuk ke dalam rumah mereka. dua orang Art menyambut kedatangan mereka
"selamat malam tuan, nyonya" mereka mengangguk kan kepalanya pada kedua majikan nya itu.
"apakah nyonya sakit tuan?"tanya bi Ratmi khawatir, karena melihat Aldo yang merangkul posesiv Andini, yang terlihat seperti orang, yang tidak baik baik saja.padahal Andini hanya merasa tidak nyaman saja dengan perlakuan posesif suaminya, sehingga raut wajahnya seperti itu.membuat bi Ratmi bertanya.
"ah, aku baik baik saja bi,aku hanya lelah ingin istirahat" jawab Andini cepat, takut bi Ratmi khawatir.dan Aldo hanya diam,terus berjalan menuju kamar mereka.
"apa tuan akan makan malam sekarang" tanya bi Ratmi dengan suara agak keras, karena tuan nya sudah berjalan menjauh menapaki anak tangga.
"bawa saja makan malam nya ke kamar bi,aku tidak turun lagi, langsung ingin istirahat"teriak Aldo tanpa menoleh.
"baik lah tuan"
lalu bi Ratmi memerintahkan pelayan di dapur memanas makanan untuk kedua majikan nya.
setelah mereka di dalam kamar.
Aldo langsung membuka semua atribut yang menempel di tubuh atletis nya.jas,kemeja, celana panjang bahan nya.cuma menyisakan celana boxer nya saja, yang masih menempel di tubuhnya untuk menutupi aset berharga nya.
__ADS_1
Andini melihat penampilan suaminya yang hanya memakai celana boxer saja, langsung berbalik badan, berjalan cepat menuju kamar mandi.wajahnya merona karena malu.walaupun dia sudah mengetahui semua lekuk tubuh suaminya, dan sudah melihat tubuh polos suaminya,tetap saja dia masih merasakan gugup melihat tubuh polos suaminya yang tinggi tegap,berotot, dan jangan lupakan sixpack yang Aldo miliki, membuat jantung nya jumpalitan tak karuan.
"oh ya ampun, kenapa rasanya wajah ku jadi merasa panas, dan tubuh ku menjadi gerah, melihat penampilan suami ku seperti itu? bukan kah aku sudah sering melihat nya? apa lagi saat keadaan polos?" ucap Andini sambil kedua tangannya bergerak mengipas ke arah wajah nya.
Aldo yang sempat memperhatikan tingkah istrinya yang seperti itu, hanya tersenyum simpul.lalu otak mesum nya pun muncul seketika. Aldo berjalan mendekati pintu kamar mandi.
DUG
DUG
Aldo mengetuk pintu kamar mandi dua kali, lalu dia mencoba menarik handle pintu kamar mandi, dan ternyata sudah di kunci dari dalam oleh Andini.
"sayang, apa kamu sedang mandi?"
Aldo mencoba manggil Andini di dalam sana.
"hmmm.!" Andini hanya menyahut panggilan Aldo, dengan gumaman kencang nya.karena Andini sedang berendam di bathtub, menyenderkan kepalanya di atas pinggiran sisi bathtub dengan mata terpejam, merasakan nikmat nya tubuh nya dalam rendaman air hangat serta wanginya aroma terapi dari busa sabun yang di tuang ke dalam bathtub.
mata Andini terbuka, mendengar ucapan Aldo yang minta Mandi bareng, seketika dia bergidik karena takut, karena khawatir.karena pasti suaminya itu bukan hanya sekedar mandi saja kalau sudah berdua, pasti Suami mesum nya itu meminta lebih dari pada mandi.
"tidak mau! aku ingin mandi sendiri.. nanti saja kak Aldo mandi nya, setelah aku"teriak Andini di dalam sana.
"ayolah sayang.. badan ku sudah lengket rasanya.. menunggu mu selesai mandi pasti lama, yang ada Aku keburu ngantuk,ayo sayang buka pintu nya biarkan aku masuk ya?!" pinta Aldo terus merayu.
mendengar suara suaminya dengan nada memelas begitu, Andini merasa tidak tega.
"benar hanya mandi ya?!" sahut Andini meyakinkan diri nya.
"iya... hanya mandi, tidak ada yang lain, karena aku ingin buru buru tidur"rayuan maut meluncur deras dari mulut Aldo begitu saja.
"benar juga, nanti kak Aldo keburu ngantuk, ketiduran dan belum mandi pasti menyiksanya" pikir Andini seperti itu dengan polosnya dia akhirnya bangun dari dalam bathtub lalu mengambil handuk panjang untuk menutupi tubuh polos nya. lalu meraih handle pintu kamar mandi dan membuka nya dan.... nampak lah sosok lelaki tampan yang ternyata tubuh nya sudah dalam keadaan polos dengan senyum Devils nya, tidak ada sehelai benang pun yang menempel di badan kekar milik suaminya itu membuat Andini kaget,
__ADS_1
AAA... dasar mesum!! kenapa kamu tidak pakai baju kak!" Aldo terkekeh dengan reaksi istri nya itu.
"tentu saja,kan, Aku mau mandi sayang...bukan nya mau tidur"kilah Aldo.
spontan Andini, langsung menutup pintu kamar mandi,tapi secepat kilat tangan kekar Aldo menahan pintu kamar mandi yang akan di tutup Andini.dan mendorong pelan pintu itu, lalu dengan cepat masuk ke dalam nya.kalau sudah begini, Andini hanya bisa pasrah karena sudah kalah dengan jebakan Batman Suami nya.
Aldo tersenyum kemenangan, karena lagi lagi, dia bisa memperdaya istrinya yang polos itu.
dan benar saja seperti Andini bayangkan, Aldo tidak hanya sekedar mandi saja kalau sudah berdua dengan istrinya di dalam sana, karena sekarang yang jelas terdengar teriak kan, erangan, dan rintihan kenikmatan terdengar,menggema mengisi dinding dinding dingin, dalam kamar mandi. membuat acara mandi itu baru selesai hingga tengah malam.
hanya ingin berkata untuk seorang Aldo.
"Aldo,,are you crazy!!?"
Aldo menyelimuti tubuh polos istri nya dengan selimut, dengkuran halus terdengar dari mulut istri belia nya yang nampak sangat kelelahan karena sudah di gempur habis habisan oleh Aldo.begitulah dirinya kalap, kalau sudah menyatu kan dirinya dengan istrinya itu dan di jamin dalam kondisi apapun Aldo tidak akan melakukan nya hanya cukup sekali.
Aldo menarik tubuh istrinya ke dalam pelukannya di pandangi nya wajah cantik nan jelita istrinya yang tertidur pulas karena lelah, habis terkuras tenaganya oleh nya.wajah Aldo meringis kalau mengingat betapa Liarnya dirinya kalau sudah merasakan nikmatnya bercinta dengan istri cantik nya.di kecup nya kening istrinya lama, dengan penuh cinta,
"maafkan aku sayang,, telah membuat kamu kelelahan seperti ini, kenapa juga dirimu selalu membuat ku candu,dan bertekuk lutut dalam rasa mu"ucap Aldo dengan suara yang parau karena rasa mengantuk mulai menyerang nya, sehingga tak butuh lama rasa ngantuk itu menaklukkan nya.menyeret dirinya ke pelukan mimpi, menunju alam nirwana yang tak tersentuh.
________
pagi menjelang, walaupun matahari masih belum menampakkan dirinya dengan sempurna.
Andini menggeliat, perlahan mata indah nya yang besar itu terbuka.dan ketika dia hendak bangun, tubuh nya terasa berat karena tangan dan kaki berotot milik Aldo melingkar sempurna di tubuh Andini seperti memeluk sebuah guling.
"
"
#to be continued.
__ADS_1