Cinta Yang Tak Pernah Salah

Cinta Yang Tak Pernah Salah
"20 tergiur


__ADS_3

melihat reyhan yang memakan buah mangga muda tersebut, syafira tergiur dan mengambil piring mangga muda itu dan mulai makan dengan lahap tanpa mempedulikan tatapan reyhan dan sisil yang melongo


*astga naga, mangga itu asam banget lo. tapi dengan mudah nya tata melahap hampir semua mangga tersebut, akh muda mudahan aj ponakan gue ga kek mama nya ya nak---batin reyhan


gila lo ta, lo makan mangga yang asam gini, ini kemauan anak loe, atau penghuni mangga itu yang merasuki sih lo?? heran gue -- batin sisil heran dengan sikap ngidam bumil yang satu ini*


"habis, aduh sumpah mangga nya enak banget asam asam manis "kata syafira yang baru saja menghabiskan 3 buah potong mangga muda tersebut


sisil dan reyhan hanya diam dan geleng geleng kepala dengan apa yang mereka lihat...


🍒🍒di kantor erick yang selalu berkutat dengan laptop dan berkas berkas yang ada di meja nya. setelah kepergian syafira, erick tidak pernah lagi tersenyum dia menjadi lebih dingin dan selalu memecat tanpa ampun jika ada bawahan nya yang buat kesalahan meskipun kesalahan yang kecil apalagu yang besar jangan jangan di musnahkan tu orangnya


"apakah sudah dapat info "tanya erick kepada dimas


"tidak ada rick, nama nya aja tidak ada terdaftar di mana pun meninggalkan negara ini" jelas dimas hati hati, karena dia tau betul sifat dari sang erick


"cari lagi dim, gue yakin dia pasti ketemu"suruh erick pantang menyerah, dimas yang mendengar itu hanya menundukkan kepala dan permisi pergi dari ruangan erick

__ADS_1


*kamu ada dimana sih sayang, aku merindukan mu tolong kembali. --batin erick yang rindu berat


🍎🍎 di negara J tepat nya negara kelahiran syafira.


"ta belanjan yok, gue beli baju" ajak sisil yang mau membeli baju kepada syafira yang sedang asyik menonton tv


"ayok gue juga mau beli baju untuk persiapan" kata syafira dan segera berdiri dari duduk nya


sesampainya di butik


" nyonya syafira? selamat datang nyonya " sapa pengurus butik tersebut terkejut karena melihat putri pemilik butik tersebut yang dikatakan di negara B malah nampak bekanja disini


"ha loe kenal? siapa? "tanya sisil kepo


"ya iyalah ini kan butik nyokap gue" jawab syafira santai


" eh buset tajir juga lo ya, kalo ini punya loe berarti gue belanja disini ga usah bayar dong. kan enak sekali kali belanja ga pake duit alias gratis hahahahah"kata sisil ketawa

__ADS_1


"elu ya sil kalo udah masalah gratisan nomor satu lo dasar hem" kata syafira menoyor jidat sisil


"akh elu ma ta, biasa lah" jawab sisil santai, ya meskipun sisil juga dari orang terpandang tapu sifat nya hampir sama dengan syafira sederhana tak sombong


mereka yang lagi asyik belanja tiba tiba di kejutkan oleh ibu paruh baya yang memanggil syafira


"tata kok kamu di sini nak? "tanya mama vera


"ha mama? kok mama disini? "tanya syafira tak membalas pertanyaan mama nya itu


"ya iyalah orang ini butik mama, tadi mia nelpon mama mengatakan kamu datang ke butik, mama yang heran langsung datang kesini untuk memastikan nya ternyata benar "jelas mama vera


"okh gitu ya ma, perkenalkan ma ini sahabat ku "syafira memperkenalkan sahabatnya


"perkenalkan tan nama saya sisil" perkelanalan sisil dan menyalam tangan mama vera


"tak usah panggil tan, panggil mama aja kek syafira" balas mama vera dan memeluk sisil

__ADS_1


"jadi mengapa kamu bisa di sini ta? "tanya mama vera setelah melepas pelukan nya dengan sisil


__ADS_2