
"glek" syafira menelan saliva nya dengan kasar, karena bingung apa yang harus dia jawab kepada putri kesayangan nya itu
"sudahlah riy, itu masalah mama sama papa. ga usah di campuri " jelas ray mengelap mulut nya setelah dia makan
"kan riy cuman nanya emang salah?? kan ga" cerutus riy tak mau kalah sambil memayunkan bibir nya. tentu membuat erick gemas melihat reaksi putri nya itu
"riy papa meluk mama agar mama ga masuk angin, emang kamu mau kalo mama sakit karena buka baju? ya meskipun mama pake selimut tapi kan belum bisa memastikan bahwa mama tidak masuk angin" jelas erick menarik hidung riyani
eleh supaya ga masuk angin, bilang aja ga bisa masuk in dasar buat alasan pun yang bodoh. ya mudah mudahan aja riyani percaya. -- batin syafira
" okh gitu bilang kek ma, ga kayak tadi dia mulu" omel riyani
🍎🍎🍎 sedangkan di rumah reyhan, sisil, dan tian yang sedang makan yang di buat kan oleh sisil, karena ntah setan apa yang merasuki nya sehingga dia bilang kepada para pelayan bahwa dia akan memasak untuk makanan pagi ini
__ADS_1
sisil yang sedang berkutat di dapur dan di bantu oleh beberapa pelayan, tanpa dia duga dan dia sadari sepasang mata melihat dia dengan senang dan kagum. siapa lagi kalo bukan tian. ya tian memandang sisil yang sedang memasak itu dari tangga sehingga sisil tidak menyadari keberadaan tian yang duduk di tangga memandangi dirinya
setelah masak, tian pun langsung turun menuju meja makan dari tempat persembunyian nya sebelum sisil menyadari nya, sementara reyhan juga turun setelah tian duduk di kursi
"wah setan apa yang merasuki mu sil sampe sampe masak hari ini? " tanya tian
" bukan begitu nanya nya bang goni, setan aaaapa yang meeerasuki muuuu hingggga kauuu memasak hari ini okh sisil aaaadekku" kata reyhan sambil menyanyikannya
"aduh dek sisil, kami kan hanya nanya kok sewot gitu sih" kata tian mencolek dagu sisil
"ga usah colek colek, ya udah makan" bentak sisil yang merasa kesal
mereka pun makan makanan masakan sisil, sebenarnya masakan sisik enak tapi ntah kenapa tian selalu mencari masalah untuk membuat sisil karah serta kesal dan yang selalu di dukung oleh reyhan
__ADS_1
"ehemmm sil, kok nasi goreng punya gua asin ya" kata tian dengan muka yang tak dapat di prediksikan
" akh kok bisa sih bang ti, aku aja ga masa iya punya lo asin gua ngga?? loe asin ga rey?" tanya sisil kepada reyhan yang heran dengan yang di katakan oleh tian
" akh ga kok sil, tapi mungkin menurut ku garam nya kurang halus tadi sil, jadi punya bang tian asin" jawab reyhan yang membuat tian tersenyum.
" ga kok bang" kata sisil setelah memakan nasi goreng tian dengan sendok sama punya tian dan membuat tian senang setengah mati
"ehemem, cie cie yang ciuman " ledek reyhan tiba tiba
" apaan sih lo curut" balas sisil heran dengan ledekan tak berarti reyhan menurut sisil
" eleh loh sil, kata sok ga mau sama bang tian buktinya noh lo ciuman dengan bang tian dengan memakan nasi dari sendok bang tian sendiri padahal lo kan punya sendok sendiri" jelas reyhan yang membuat sisil bersemu merah sedangkan tian hanya tersenyum penuh kemenangan
__ADS_1