Cinta Yang Tak Pernah Salah

Cinta Yang Tak Pernah Salah
gara-gara es krim.


__ADS_3

mobil Aldo melaju keluar dari area rumah sakit menembus hujan yang sangat lebat nya.


"ah, hujan. bagus aku tidak jadi ketemuan di area terbuka ternyata hujan" gumam Aldo.dia melirik sekilas istri nya yang menurut nya sedang tidur.


"nyenyak sekali kamu tidur nya sayang, pasti kamu bosan tadi menunggu ku sampai tertidur begini" ucap Aldo lembut satu tangan nya yang tidak memegang stir membelai lembut rambut istri nya.tapi pandangan Aldo tiba tiba saja terpaku dengan satu tangan Andini ******* ***** pinggiran dress nya


pria itu mengerenyit kan dahi nya.


dan setelah sadar kalau istrinya tidak tidur tepat nya pura pura tidur.


Aldo tersenyum simpul.kemudian Aldo menepikan mobilnya di badan jalan.melepaskan seatbelt di tubuh nya.setelah itu Aldo sedikit mengangkat tubuh nya, mencondongkan tubuhnya ke arah Andini dan kedua tangan nya langsung meraih punggung dan paha Andini lalu dengan cepat Aldo mengangkat tubuh istrinya itu ke atas pangkuan nya.dan itu membuat Andini menjerit kaget.


AAA..kak! apa yang kamu lakukan!!" pekik Andin yang akhirnya bangun dari pura pura tidur nya. tubuh nya tiba-tiba melayang dan refleks kedua tangan nya mengalung di leher Aldo. dan kini sudah berada di pangkuan suaminya.Aldo hanya terkekeh geli merasa gemas dengan sikap istrinya


"nakal ya kamu hm? ternyata hanya pura pura tidur" ucap Aldo gemas menjawil hidung Bangir Andini


Andini hanya mencebik merespon ucapan Aldo dan memalingkan wajahnya ke arah lain


"kenapa sih kamu sayang? kamu sedang marah? apa yang membuat mu marah?" tanya Aldo bingung.


Andini hanya diam saja enggan untuk menjawab pertanyaan suaminya.


membuat Aldo tambah bingung.


"kalau kamu tidak mau bilang,kita tetap begini, dan tidak akan pulang" ucap Aldo lembut tapi seperti mengancam.


"eh, nggak ya.aku lelah mau istirahat"ucap Andini dengan wajah masam.


Aldo tersenyum.


"ya kalau begitu coba katakan apa yang membuat diri mu marah"


"siapa yang marah! aku hanya tidak senang melihat Dita berjalan dengan mu sambil senyum-senyum segala!" ucap Andini ketus tanpa melihat ke arah wajah Aldo.


pria itu kembali mengulum senyum nya mendengar ucapan istrinya


"sayang.. kalau bicara, lihat sini ke orang yang ngajak bicara sama kamu" ucap Aldo pelan kemudian meraih dagu Andini agar menatap ke arah dirinya.kini mereka saling menatap dalam diam Aldo menatap dalam manik istrinya.


"ya ampun sayang, kamu cemburu hm ? aku dan Dita nggak sengaja bertemu ketika sama sama mau ke parkiran karena dia juga mau pulang, urusan dia tertawa itu urusan dia rasa nya aku tidak bicara yang bisa mengundang tawa deh" jelas Aldo dengan hati-hati agar kata- katanya tidak ada yang menyinggung istrinya.


"mungkin mendengar kamu bicara pada nya wanita itu membuat hati nya bahagia" ucap Andini ketus.


*memang sih seingatnya sewaktu Aldo berjalan ke parkiran bersama Dita suaminya tidak banyak bicara dan wajah nya seperti biasa terlihat dingin dan datar-datar saja kenapa Dita sampai tersenyum lebar begitu?

__ADS_1


dasar ganjen ajah tuh perempuan, huh! ucap Andini dalam hati nya merasa kesal.


"oh ya? wah hebat ya aku, hanya bicara dengan ku saja bisa bikin wanita bahagia" pede nya Aldo bicara tanpa sadar ucapan nya tadi membuat hati wanita hamil itu melow dan matanya berembun menatap Aldo.


"aku benci kamu kak!" ucap Andini dengan sedikit tertahan karena merasa tidak nyaman dengan hati nya mendengar ucapan suaminya itu.


Aldo pias mendengar ucapan istrinya apa lagi mata indah milik istrinya itu sudah mengembun


"aduh, sayang,, maafkan aku, apa ucapan ku menyinggung perasaan mu hm?" Aldo langsung memeluk istrinya dan menciumi pucuk rambut Andini bertubi tubi lalu menangkup wajah istrinya itu dan mengecup sekilas dengan lembut bibir istrinya.


"kamu seperti nya menikmati peran mu dengan setiap wanita yang mengagumi mu"


"tidak sayang.. aku tidak begitu itu hanya anggapan mu saja, kalau tadi hal yang menyakiti hati mu aku minta maaf ya? jangan marah dong sayang.. aku hanya tidak sengaja bertemu Dita tadi"


Aldo tahu perasaan istrinya saat ini sedang sensitif karena kehamilan nya apa lagi ini sudah menginjak bulan ke empat kehamilan istri nya.mood Andini jelas sedang tidak stabil.


"kamu jangan marah ya?" ucap Aldo lembut berusaha mengembalikan mood istrinya


"belikan aku es krim rasa vanilla kalau begitu"


"es krim?"


"iya,tuh, di situ" Andini menunjuk ke arah mini market yang tak jauh dari tempat mobilnya berhenti.


Aldo mengikuti arah yang di tunjuk oleh istri nya. Aldo pun tersenyum tipis


yang juga mempunyai saham hingga lima puluh persen di perusahaan waralaba tersebut. mini market bernama Indoprama.


"issh, sombong sekali kamu kak"cibir Andini melihat kesombongan suaminya.


Aldo hanya terkekeh merespon ucapan istrinya.


lalu Aldo memindahkan kembali istri nya ke tempat duduk nya semula. kemudian Aldo membuka pintu mobil lalu turun.


"awas jangan pake cari obrolan lagi sama wanita!" Andini mengingat kan Aldo dan pria itu tersenyum gemas, mengacak lembut pucuk rambut istri nya.


"siap nyonya!" ucap Aldo semangat seraya mengerlingkan matanya pada istrinya.


setelah itu Aldo pun sedikit berlari ke arah mini market tersebut untuk membeli es krim untuk istri nya.


tak lama Aldo kembali dengan membawa sekantong es krim untuk istri nya dengan rasa vanilla dan coklat.


"ini sayang,es krim nya" Aldo memberikan kantong kresek putih pada Andini dengan mata berbinar Andini menerima kantong kresek tersebut yang berisi es krim.

__ADS_1


Andini melihat isi kantong kresek tersebut.


"ada coklat juga?"


"iya, barang kali kamu mau rasa coklat juga" ucap Aldo tersenyum melihat istrinya antusias sekali dengan es krim itu.


lalu tanpa bicara lagi Andini memakan es krim rasa vanilla kesukaan nya.saking semangat nya sampai-sampai sedikit belepotan di atas bibir nya.Aldo yang sedari tadi hanya memperhatikan istrinya makan es krim.


"boleh aku nyobain es krim itu sayang?" tanya Aldo pelan tatapan mata nya mengarah ke bibir isteri nya yang sedikit belepotan es krim.


Andini yang sedang fokus dengan es krim nya menoleh ke Aldo.


"hm? kamu mau?" tanya Andini


"hm" Aldo mengangguk pelan.


"ambillah" Andini mengambil satu cup es krim dari kantong kresek untuk Aldo namun pria itu menolak nya.


"aku nggak mau es krim yang ini"


Aldo meletakkan kembali es krim yang di sodorkan pada nya ke kantong plastik itu.


Andini menatap heran suaminya.


"lho katanya mau es krim di kasih nggak mau, mau rasa apa kak"tanya Andini bingung.


"rasa bibir kamu" belum sempat Andini mencerna perkataan suaminya itu dan hendak kembali bertanya pada suami nya bibir nya sudah di bungkam oleh bibir suaminya.


Aldo melahap bibir Isteri nya seperti melahap es krim di jilati nya bibir atas istrinya yang belepotan es krim.


Aldo melepas pagutannya.


"hm manis" ucap Aldo pelan seraya mengulum bibir nya sendiri merasakan manisnya es krim yang dia dapatkan dari bibir istri nya Andini hanya bengong dengan sikap Aldo yang tiba-tiba itu. lalu Aldo kembali melajukan kegiatan nya dengan melahap bibir Isteri nya dengan rakus


dan mencondongkan tubuhnya ke arah Andini hingga tubuh Andini terdorong hingga membentur pintu mobil karena tertindih separo tubuh besar suaminya.


"kak" ucap Andini lirih susah payah berucap karena bibir nya di bungkam dengan bibir suaminya dan semua ini gara gara es krim.


"hm" hanya itu yang terucap dari bibir Aldo di tengah kegiatan nya


"


to be continued..

__ADS_1


terima kasih sudah mampir ke novel saya 😊❤️


jangan lupa untuk like n comen nya 😊.


__ADS_2