
flash on
1 minggu kemudian,
" Fira.. a. a.. a. bangun" teriak bunda yang menjerit di bawah sana
" ada apasih mah, kok teriak teriak gitu, berisik tahu " kata bang tian sambil duduk di meja makan
" tuh bangunin adek mu itu suruh dia makan, anak gadis kok gitu, cepat diakan mau kuliah" perintah bunda yang langsung dianggukkan sang abang
"Fira, dek bangun" kata abang nya sembari membuk knop pintu, dan langsung masuk ke dalam ya memang ga dikunci oleh syafira..
"dasar bangke amat sih, ngidam apaan sih bun sampe bangke gini adek gue" gerutu abang nya sambil menjewer terlinga syafira
" ya.aaa aduh " kata syafira yang sontak saja langsung berdiri tegap
" turun kebawah makan " tegas abang dan menarik tangan syafira.
di meja makan, semua makan kembali normal seperti biasaya..
"bun, abang mau nanya bun" kata si abang kepada bunda.
"iya apa bang, tanya lh" kata bunda sembari makan
" bun, waktu bunda hamil si adek, bunda ngidam bangke ya, kok si adek kek bangke ya bun, susah amat bangun nya" kata si abang yang sok serius itu
"emf" seledak syafira yang makan nasi goreng kala itu dan langsung minum
" iya yah, kok adek gitu ya, kek bangke amat " kata bunda yang sambil ketawa dan semua yang ada di meja makan ikut ketawa melihat. terkecuali syafira yang langsung kelihatan murung,
" dah ah aku pigi aj dulu, mau ke kampus " kata syafira
1 jam kemudian
__ADS_1
" ayah, bunda, abang, adek pigi dulu ya" kata syafira sambil pergi dan nyalakan mesin mobil nya
" iya,, " kata bunda dan abang serempak
" eh tunggu dulu Emang adek mh tahu jalan ke kampus nya?? kata ayah yang heran itu
" pasti tahulah yah" kata abang menyakinkan sambil terkekeh di dalam hati nya..
Erick yang sudah sudah siap siap kala itu, dan menuju ke kantor nya,,
" Dim, kita ke kantor hari ini jumpa di kantor aja" kata erick lewat via telepon
"baik" kata Dimas singkat dan telepon pun putus
"ck kebiasaan nih anak" kata Dimas sambil mengambil kunci mobil dan melesat pigi..
" oh gila, gue emang bodoh, gue kan ga tau jalan ke kampus ke mana, dah nama kampus nya gue ga tau lagi" gerutu syafira dan keluar dari mobil sambil melihat mana tahu ada orang yang lewat..
" teeetttttt" suara panjang klekson sampai membuat telinga syafira pecah
" non tolong minggir, tuan saya pengen cepat cepat" kata sang supir memohon
" tok tok tok tok" suara ketukan kaca yang di ketok syafira dengan keras
gara gara gondok erick pun langsung keluar dari mobil dan langsung berdiri tepat di depan syafira
"kamu" tunjuk syafira keheranan
"kenapa, dan minggir saya mau lewat" usir erick sambil berlalu
__ADS_1
" eh tunggu dulu, " kata syafira memegang tangan erick, erick pun berbalik dan menghadap ke arah syafira
" tolong bantu aku sekali ini aj please" bujuk syafira kepada erick
"cepet masuk" kata erick sambil tersenyum tipis yang ga tau kenapa
" ah, apa saya ga salah lihat, tumben si tuan, mau memberikan tumpangab kepada cewek lagi, apalagi ini kan mobil pribadi nya khusus unruk nya dan supir jika dia malas mengemudikan nya.." heran supir melongo melihat kelakuan tuan nya itu
Didalam mobil hanya ada keheningan yang terjadi.. .
"eh non, nona mau kemana y?? " tanya supir yang mengemudi itu
"em, em" racau syafira yang kebingungan
" em em kemana,, masa kamu ga tau" tanya erick dengan suara meninggi
" yah mana ku tahu, aku hanya pengen ke kampus, kampus yang terkenal di negara B ini, itu yang dibilang ayah ku.. " bantah syafira yang ga takut melihat muka erick itu
" halo jam berapa kampus aktif" kata erick dalam via telepon
"oh baiklan" tutup erick sambil menyimpan hp nya kembali
"kampus aktif jam 2 dikarenakan masih awal " kata erick
" kok kamu tahu, dari mana loe tahu, emng loe siapa? " tanya syafira dengan seksama
"udahlah ga usab sok tahu" kata erick dan diam kemudian
"ceh dasar psikopat, dingin kayak kulkas pitu lima" kata syafira langsung melihat ke jendela
erick yang hanya tersenyum itu sambil memandang lurus ke depan.. dan memberi kode untuk mengarah kan menuju ke kantor.
"tuan sudah sampai" kata supir dan langsung membukakan pintu erick dan membungkuk
__ADS_1
" akh dia tidur lagi, tapi kalau dilihat lihat dia cantik " kata ericik dalam hati sambil menyunggingkan senyuman