
meskipun sukit untuk memulai hidup tanpa adanya cinta diri mu, tapi aku akan tegar mencari mu, karena aku yakin kau di lahirkan menjadi jodoh ku... erick
🍒🍒 berbeda hal nya dengan syafira. syafira yang sudah mulai melupakan keluh kesah derita nya dikarenakan sahabat nya yang selalu menghibur
"eh elu bangun ta, dasar kebo amat si lo" teriak sisil membangun kan syafira yang masih aja terlelap di kasur nya
"emnhhh" geliat syafira dan membuka mata nya perlahan
"eh buset dah lo kebo amat sih, ingat bangun jangan sampe dibuat ga bangun selamanya. udah jam 8 gini lo masih kebo aj heran deh gue, cepat turun lalu makan ingat tuh ponakan gue di dalam sana jangan sampe dia lahir dengan kurus kalo sempat terjadi gak gue kasih lo jatah makan sebulan " cerewet sisil di pagi hari
"ampun mama tiri" kata syafira mengangkat tangan nya memohon ke atas dan berlari ke kamar mandi sambil terkekeh, meskipun demikian syafira tidak sakit hati dengan perkataan yang di lontarkan oleh sisil karena sisil begitu karena dia tahu bahwa dia sangat sayang sama syafira
setelah semua berkumpul di meja makan dan makanan sudah di hidangkan di meja makan lengkap lengkip
" eh ta kok makanannya ga dimakan? "tanya reyhan heran karena syafira cuman mengaduk aduk makanan nya
"gue lagi pengen lihat erick makan mangga" tutur syafira sedih
__ADS_1
" gimana kalo gue aja gantinya ta" tawar reyhan mengedipkan sebelah matanya
"boleh juga" jawab syafira semangat 45
"bi, tolong bawain mangga dan kuoas ya bi" pinta reyhan kepada pelayan
"baik tuan"jawab pelayan tersebut dan berlalu ke dapur
"tapi gue mau nya loe sendiri yang ngambil mangga nya di sana"tunjuk syafira menunjukkan halaman rumah
"iya" balas syafira singkat
"akh elu ngidam nya kok gitu, kan bisa beli mangga muda nya ke supermarket ga harus suruh si curut manjat segala " celoteh sisil
"akh loh ma sil, itu bukan mau gue, mau nya ponakan kalian. Masa iya kalian mau ponakan kalian ngences sih? " balas syafira tak mau kalah
"ok ok fiks. gue ambil kalo kek gini mending gue tadi ga nawarkan diri " pasrah reyhan mengiyakan kemauan bumil tersebut
__ADS_1
"okh jadi babang reyhan gue ini ga ikhlas gitu? "selidik syafira tajam
"oh adekku yang cantik, babang reyhan ikhlas kok, ayok ayok" jawab reyhan menarik tangan syafira, karena dia tahu kalo syafira sudah menyebut kan nama nya kek gitu itu berarti dalam mood yang akan merajuk
di taman rumah.
pohon mangga yang masih membuahkan mangga yang masih muda dan pasti rasanya asam banget membayangkan itu aja gur dah enek--batih reyhan
reyhan pun mulai memanjat pohon mangga dengan hati hati
"abang curut hati hati, loe tahu ga manjat??"khawatir sisil tapi masih mengolok olok reyhan
"diam aj napa sih dek " jawab reyhan yang fokus manjat pohon mangga nya
reyhan pun memanjat pohon mangga tersebut dan mengambil mangga muda 8 buah, untuk persiapan kalo tiba tiba bumil tersebut ngidam mangga muda lagi
"adek tata yang gemesin loe yakin gue makan mangga asam banget ini?"tanya reyhan menyakinkan dan syafira hanya menganggukan kepala nya..
__ADS_1