
setelah syafira yang sudah selesai melahirkan pun langsung dipindahkan ke ruangan VIP sementara bayi kembar nya sedang di bersih kan.. ya syfira melahirkan anak kembar cewek cowok
" gimana kabar mu ta? " kata mama masuk ke dalam ruangan VIP dan menemui syafira yang sedang berbaring
" sehat ma " jawab syafira tersenyum
" permisi bu, ini anak nya bu " kata perawat tsrsebut dan meletakkan boks nya di samping syafira
"makasih ya sus " kata mama vera dan diangguki oleh perawat tersebut sambil permisi keluar
" aduh manis dan ganteng nya anak uncle siapa nama nya ta? " celutuk reyhan tiba tiba
__ADS_1
" nama yang cewek Riyani Putri Maholtra dan yang cowok namanya Brayen Sturdy Maholtra" kata syafira mengasih tau nama anak anak nya
" wow berarti dipanggil ray dan riy aja dong gimana" usul dimas dengan bahagia nya
"ide bagus tuh bang, tumben lo bang punya ide cemerlang gitu" celutuk sisil tiba tiba yang langsung di sambut ketawa oleh semua nya kecuali tian yang tak habis pikir dengan omongan sisil
" akh lu ma dek omongan lu sepedas cabe rawit dek " kata tian dan memeluk pinggang sisil dan sisil hanya diam sajs dari pada berdebat dengan tian
" okh iya ta, papa sudah ngurus semua nya, dan besok katanya kamu sudah bisa balek" kata papa
🍎🍎 lima tahun sudah berlalu dan syafira menjalani kehidupan dengan biasa biasa dengan seorang diri tanpa adanya sosok suami yang dapat membantu dia..
__ADS_1
"ma ley ngacakin kamar ku ma" rengek riyani dan berlari kecil menghampiri mama nya yang sedanh berada di ruajg tengah bersama sisil, reyhan dan abang nya tian
"aduh nak kenapa kamu lari sih, nanti kamu jatuh loh" tanya syafira khwatir dan memeluk putri nya itu
" mama lay ngacakin kamar ku ma " adu riyani kepada mama nya
"aduh riy, aunty heran sama klen berdua klen itu kembar tapi berantem terus,,, sakit pala aunty" cela sisil yang pura pura sakit kepala
"ntah uncle juga ga tau, kalo jauh kalian rindu sampe rengek rengek kalo dekat kayak kucing sama tikus, " tian membenarkan kata sisil dan mengingat riyani yang pernah nangis ter sedu sedu karena ga jumpa dengan brayen selama 1 hari
"ampun hey bocah gue ini lebih tua dari pada lo panggil abang dong" kata brayen yang sudah turun menghampiri mereka semua
__ADS_1
"eh ray cuman beda beberapa menit aja dh belagak abang an sama liyani" kata riyani yang belom bisa menyebutkan huruf r dengan jelas
tentu saja sifat ray dan riy berbeda meskipun mereka kembar tapi mempunyai sifat ber kebalikan. brayen yang memiliki sifat angkuh, mandiri, dingin serta tak muda bergaul sama orang lain tetapi memiliki kecerdasan di atas rata rata anak se umuran nya, brayen hanya bisa encer dari es nya bila berkumpul bersama mama dan ke dua uncle nya serta aunty nya. berbeda dengan riyani yang mempunyai sifat manja, cerewet, kepintaran memang di atas teman lainnya tapi masih di bawah IQ brayen dan riyani juga tak mudah bergaul sama orang orang lain dan baru. meskipun begitu mereka berdua tak pernah di di beda beda kan dan semua orang yang di keluarga itu sangat sayang sama mereka berdua