
dirumah wijaya, yang lagi repot untuk mempersiapkan makan malam antara dua keluarga tersebut
" syafira, cepat ganti baju mu dan dandan cantik ya nak" suruh bunda nya
" lebay amat sih bun, tapi okelah " jawan syafira, ya begitu lah sifat syafira yang bla blakan jika menjawab siapa pun itu
" dasar anak itu, kapan sih dia berubah jadi feminim" gerutu bunda yang heran akan sifat anak nya
beberapa jam kemudia....
"permisi nyonya besar, tamu yang di tunggu tunggu sudah datang" kata pelayan itu dengan ramah
" oh baiklah,, ayah yah, cepatan tamu nya sudah ada di depan.. " teriak bunda di ruang tamu
" iya iya bun" jawab ayah yang turun dari tangga
"selamat malam sahabat ku, sudah lama kita tidak berjumpa, kau kelihatan makin tua aja.. hahahahah" canda ayah syafira kepada sahabat nya itu,
" dasar kau ini, tua tua gini aku tetap tampan ya,, oh iya apakah kami tidak dipersilahkan masuk? " balas ayah erick dengan terkekeh
" oh iya sampai lupa, silahkan masuk, tak usah sungkan" kata ayah syafira mempersilahkan masuk
"oh iya perkenalkan ini putra ku, nama nya Erick Rendra Maholtra" kata ayah erick memperkenalkan anak nya itu
"oh iya anak mu tampan sekali ya, maaf ya jeng putri ku masih di atas " kata bunda syafira yang sebelumnya memuja erick
"oh tidak papa, saya tahu kok, kalau wanita kan emang lama berdan dan, persis seperti dirimu ya kan" goda mama erick sambil ketawa
" haha bisa aja, oh iya silahkan duduk" kata bunda syafira mempersilakan duduk.
__ADS_1
tak lama kemudian..
"tak tak tak" suara hentakan kaki
" fira sini duduk nak, perkenalkan ini om maholtra dan ini tante maholtra " jelas bundanya memperkenalkan yang di depan
" oh hy om, tan, perkenalkan nama ku syafira" kata syafira sambil tersenyum
disisi lain, erick yang masih fokus dengan hp nya pun mengarahkan pandangan ke sumber suara.
"ha kamu? " kata mereka bersamaan penuh keheranan
" loe ngapain disini? mau nyulik gue? atau mau minta upah atas loe yang sudah antar gue ha? gila sampe kesini loe ngejar gue" kata kata yang keluar dari mulut syafira
"hush jaga omongan mu, dia itu erick anak dari om yang di depan ku dan akan menjadi suami mu" bisik bunda syafira tepat di telinga nya
" apa bun? bunda g bercanda kan? " tanya syafira yang keheranan itu
"hahahaha malahan aku senang kok supaya putra kulkas kamj bis mencair" ucap ayah erick ketawa
" hem, baiklah karena kita semua sudah ngumpul disini maka kami akan mengadakan pernikahan kalian dua hari lagi " tegas ayah erick penuh penekanan
" apa om, syafira kan masih kuliah om, masa iya baru kuliah dah langsung nikah? yang betul aja om, yah" sungut syafira
"baiklah kami kasih keringanan baiklah pernikahan kalian tetap diadakan dengan tertutup hanya mengundang keluarga saja, dan ini sudah hasil keputusan kami final tak ada bantahan" jelas ayah erick penuh tekanan..
" baiklah yah" kata mereka bersamaan
" ayah, om apakah boleh saya berdua dengan syafira ke taman belakang???" tanya erick minta ijin
__ADS_1
" yah silahkan calon nantu" kata ayah syafira tersenyum
di taman belakang
" kita akan menikah, bagi ku pernikahan hanya sekali seumur hidup, tapi bukan kau wanita yang ingin aku nikahi maka kita buat persyaratan gimana" jelas erick tanpa nasa basi
"serah Deh" balas syafira acuh
"ram" panggil erick memanggil asisten ny
" siap bos. ini nona, surat perjanjian ny. Silahkan dibaca " kata asisten ram sambil memberikan map cokelat
" terima kasih.
pihak pertama : erick
pihak kedua : syafira
pihak pertama dan kedua tidak boleh ikut campur dalam urusan masing masing lawan jenis
2 dalam kontrak ini berlangsung tidak boleh mencurigakan sehingga pihak orang luar ada yang tahu
3.bla bla bla" baca syafira dalam hati
"gimana? " tanya erick
__ADS_1
"oke aku terima" jawab syafira simple