Cinta Yang Tak Pernah Salah

Cinta Yang Tak Pernah Salah
cemburu nya Aldo.


__ADS_3

"Aku mau nikah, kalau wanita nya sama model nya dengan istri mu brother"dengan santai nya David berucap, namun tersirat keseriusan diwajahnya sedangkan Aldo, rahang nya mengeras, menatap tajam ke arah manik coklat gelap milik David


flashback on


di ruang kerja,di rumah kediaman Johan Bagaskara.


Aldo duduk di sofa wajah nya tertunduk, lalu dia mengangkat wajahnya menatap nanar Johan Ayah nya.


Aldo sungguh tidak mengerti dengan ayahnya yang ngotot memaksa diri nya untuk menikah dengan gadis pilihan nya yang bernama Andini.


"kalau aku tidak mau menikah dengan Andini bagaimana?!"tantang Aldo pada ayahnya mencoba menolak perjodohan nya,


"tidak! kamu harus menikah dengan Andini" Johan tetap dengan keputusan nya wajah nya yang dingin menatap tajam wajah putra semata wayangnya itu.


"tapi ayah,, kenapa..! bagaimana dengan sita, aku sudah melamar nya ke orang tua nya, karena aku menyukai gadis itu! di mana perasaan ayah?! apa alasan ayah.. coba jelaskan pada ku!"


Johan diam sesaat tidak menjawab pertanyaan Aldo, dia berbalik badan berjalan ke arah sofa di dekat meja kerja nya.lalu dia duduk tatapan nya mengunci manik mata Aldo.


Johan menyandarkan tubuhnya pada sofa, mata nya di pejamkan sesaat, seolah sedang mengistirahatkan otak nya sebentar.rasa pelik yang dia rasakan sekarang memang benar benar menguras emosi dan pikiran nya.lalu perlahan mata sipit itu terbuka, kembali menatap Aldo.


"Andini itu anak sahabat ku,jayed Abdullah dia berkebangsaan Turki, menikah diam-diam dengan Reyna ibu nya Andini, karena tidak di setujui oleh keluarga nya yang keturunan bangsawan."


mata Aldo membola merespon cerita Ayah nya.


"lalu apa hubungannya dengan Aku harus menikahi gadis itu ayah?!"


"karena aku berhutang Budi dengan jayed, kalau saja dia tidak menolong ku, mungkin sekarang keluarga Bagaskara akan hidup di rumah yang sempit dan kumuh, jayed telah menyelamatkan perusahaan keluarga Bagaskara dari kebangkrutan, dan kau tahu itu ulah siapa?"


"siapa?" ucap Aldo datar tetap dirinya merasa lelah dan tak bersemangat.


"Darto!" ucap Johan singkat membuat Aldo menegakkan wajah nya menatap ayahnya.

__ADS_1


"Darto? bukan kah dia itu teman aya!?" Aldo merasa heran kenapa harus Darto yang notabene nya adalah sahabat Ayah nya sendiri, apakah ayah nya sedang berbohong? begitu pemikiran Aldo.


"dia itu teman musang berbulu domba,"


"sehebat itu kah Om Darto?"gumam Aldo.


"dia tidak bekerja sendirian, dia bekerja sama dengan mafia"


"tapi bukankah sampai sekarang pertemanan kalian aku lihat baik baik saja, dan mengapa dia ingin sekali menghancurkan Ayah?"


"karena itu aku menyesal telah mengenal nya,"


"jadi Ayah ingin menjodohkan Aku dengan Andini karena ayah berhutang Budi pada jayed teman ayah begitu?"


Johan menghela nafasnya berat


"setelah pernikahan siri jayed dengan Reyna di ketahui keluarga besarnya, jayed di paksa meninggalkan Reyna dengan menceraikan nya,mula nya jayed mempertahankan cinta nya,tapi setelah keluarga nya mengancam akan membunuh Reyna dan bayi yang sedang di kandung nya.akhirnya jayed melepaskan Reyna dengan berat hati, demi menyelamatkan dua nyawa yang dia cintai. akhirnya dia menitipkan istrinya pada ku, walaupun berat, Ayah tetap menerima tanggung jawab itu"


"ibu mu terlalu pencemburu,dia tidak mengerti keadaan Ayah yang posisi nya serba salah, dengan emosi dan cemburu nya,dia meminta cerai, meninggal kan mu dan Ayah"


"wajar saja ibu cemburu, wanita mana yang mau menerima suaminya membawa perempuan lain dalam kehidupan rumah tangga nya! apa lagi dalam keadaan hamil !!" teriak Aldo karena benar benar marah pada ayah nya, matanya memerah


"tapi toh akhirnya Reyna menikah dengan lelaki lain, bukan Ayah Aldo..dia wanita yang tahu diri! Yang tidak mau merusak hubungan orang lain" sanggah Johan.


"CK,tapi kenyataannya sekarang ayah bercerai dengan ibu ku, dan Reyna menikah dengan orang lain?! bukan kah dia sedang hamil? bukankah orang hamil tidak boleh di Sentuh oleh lelaki lain selain suaminya?!"


ucap Aldo sinis


"ooh... apakah lelaki yang menikahi Reyna lelaki bayaran? benar begitu ayah?!"


Johan tersenyum mendengar ucapan Aldo,

__ADS_1


"benar, awalnya seperti itu, agar Reyna mempunyai harga diri di mata masyarakat, mengandung tapi tidak ada Suaminya apa kata orang? tapi kelamaan ternyata mereka saling membuka hati, dan menerima pernikahan mereka, lagi pula lelaki itu seorang duda anak satu,sita anak bawaan Handoko, dengan senang hati Handoko menerima Andini sebagai putri nya, begitu juga Reyna dengan tulus merawat sita seperti anak kandung nya sendiri"


"gila! cerita yang konyol! kenapa aku jadi terperangkap di dalam kisah kalian! aku tetap akan menikah dengan sita titik! jodohkan saja Andini dengan David, pasti mau, dari pada dia bergaul dengan setiap wanita yang gak jelas, bereskan!" ucap Aldo sarkas


"Aldo!!!" teriak Johan marah karena Aldo tetap tidak mau menikahi Andini


flashback off


"David balik menatap tajam ke arah manik Aldo David tersenyum miring


"kenapa brother hm? bukankah seharusnya Andini adalah milik ku"


"maksud mu apa David" ucap Aldo berbisik tapi penuh penekanan.karena khawatir pembicaraan nya terdengar oleh Andini yang sedang duduk di sofa yang ada di dalam ruangan kerja itu.


"oh, ayolah kakak sepupu ku yang tampan.. kamu pasti tahu apa maksud ku, bukan kah sebelum nya kamu tidak mau di jodohkan dengan Andini, dan memberikan nya pada ku.. pada waktu itu, Aku sudah menerima tawaran perjodohan dari Om Johan, tapi ternyata kamu pada akhirnya menikahi Andini juga dan kau tahu? waktu itu aku sempat kecewa karena kamu mengambil wanita yang di jodohkan dengan ku, wanita yang telah kamu tolak! karena di tinggalkan oleh sita akhirnya kamu memilih Andini. CK! kamu serakah ternyata brother!" David diam menatap tajam Aldo.


"bukan serakah, karena memang Andini itu sudah jodoh ku, walaupun aku menghindari nya, tetap saja pada akhirnya aku menikah dengan nya, entah itu jalan nya seperti apa" ucap Aldo berusaha membenarkan dirinya menikahi Andini dan ternyata sekarang dia sangat mencintai dan menginginkan seorang Andini di sisi nya.


"iya,iya.. Aku tahu, sampai sampai kamu kena virus bucin nya Andini sampai tak berkutik! tenang brother, aku bukan tipe lelaki, yang akan hidup nya kiamat karena seorang perempuan, masih banyak wanita yang mau mengantri untuk aku jadi kan pacar" ucap David dengan pede Dan sombong nya sambil kedua tangannya menegakkan kedua kerah kemeja nya.


"bukan hanya di jadikan pacar saja,tapi istri David!" emosi Aldo melihat adik sepupu nya itu yang masih saja tidak hilang sifat donjuan nya.


'kan aku bilang tadi, aku mau menikah kalau wanita nya sama model nya dengan Andini" ucap David lagi menegaskan keinginan nya pada Aldo tentang siapa yang akan menjadi istri nya kelak.


"DAVID!!" Aldo meradang merasa terancam dengan keinginan David tadi.


Hahaha... just kidding brother!


relax,relax oke?! tawa David pecah dirinya merasa senang akhirnya bisa membuat kakak sepupu nya itu marah dan cemburu karena merasa ketakutan dia merebut Andini.


\*\*\* ***TBC*** \*\*\*

__ADS_1


__ADS_2