Cinta Yang Tak Pernah Salah

Cinta Yang Tak Pernah Salah
Ada apa dengan mu?


__ADS_3

setelah seharian aktivitas yang sangat melelahkan, menguras emosi dan perasaan.akhirnya Andini dan Aldo sudah berada di rumah nya.Andini pun sudah tergeletak nyaman di atas ranjang nya dengan kasur yang empuk.


suara gemericik air dari dalam kamar mandi masih terdengar.


Andini yang sedang rebahan malas di atas ranjang nya tersenyum tipis.sudah dua puluh menit Aldo berada di dalam kamar mandi namun belum juga keluar dari dalam sana.


sampai saat Andini merasakan sesuatu yang mendesak di kantung kemih nya.


"duh kok lama sih kak Aldo belum selesai juga" gumam Andini karena sudah tidak tahan, akhirnya Andini yang tadi sudah bangun dari rebahan nya, turun dari ranjang berjalan ke arah kamar mandi.


tok


tok


"kak,, kamu belum selesai?"


"belum, kenapa?" sahut Aldo di dalam kamar mandi.


"kamu tidur kak?"


Aldo tergelak di dalam sana mendengar ucapan Andini.


"ya enggak lah sayang.. aku sedang mandi, kenapa?" sahut Aldo dari dalam kamar mandi.


"kak... cepetan buka pintu nya kalau sudah selesai,lama banget sih mandi nya tumben!" gerutu Andini.


tak lama pintu kamar mandi terbuka nampak Aldo berdiri hanya memakai handuk melilit di pinggang nya.dengan tubuh yang masih basah, seperti belum di keringkan.membuat Andini gugup melihat tubuh suaminya itu, sudah seperti seorang model yang sangat seksi.Aldo hanya mengulum senyum nya.melihat tingkah istrinya itu.


"mau apa kamu sayang? kamu mau mandi bareng? tadi kan bilang nggak mau?" ucap Aldo dengan yakin nya.


"duh, siapa yang mau ngajak mandi bareng sih kak,, aku mau pipis, Udah kebelet nih" lalu tanpa aba-aba lagi Andini langsung masuk menyela Aldo yang berdiri di ambang pintu kamar mandi.ketika Andini ingin menutup pintu kamar mandi di dorong nya tubuh suaminya itu.tapi Aldo bergeming.membuat Andini meringis menahan rasa ingin pipis nya.


"kak, keluar dulu.. aku mau pipis Udah kebelet nih" pinta Andini.


"ya sudah, kamu pipis ajah, kenapa malu?" ucap Aldo enteng nya.


"apaan sih kamu,mana bisa aku pipis di liatin orang lain"


"loh, emang nya aku orang lain? aku suami mu" ucap Aldo tanpa beban.


"kak....!" teriak Andini sudah tidak tahan lagi.

__ADS_1


akhirnya Aldo menyingkir juga.dan Andini langsung menutup pintu kamar mandi dengan kencang.


membuat mata Aldo membola sesaat kemudian pria itu tersenyum tipis melihat tingkah laku istri nya itu.


karena sebetulnya Aldo sudah selesai mandi nya,dia hanya ingin menggoda istri nya itu.


setelah itu Aldo pun masuk ke ruang pakaian yang ada di dalam kamar nya.pria berwajah oriental itu terlihat santai dengan memakai celana pendek bahan selutut. dengan kaos putih polos.


kali ini Aldo yang bingung, karena Andini sudah lebih dari Dua puluh menit masih belum keluar dari kamar mandi.Aldo pun mendekati pintu kamar mandi dan mengetuk pintunya.


tok


tok


tok


sudah beberapa kali Aldo mengetuk pintu kamar mandi tapi tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi, atau jawaban dari Andini.


membuat Aldo panik.


"sayang... kamu di dalam? kamu kok nggak jawab aku sih?" Aldo terus memanggil Andini yang ada di dalam kamar mandi tapi sudah hampir lebih setengah jam belum juga keluar, padahal tadi istrinya itu masuk hanya ingin pipis.sedangkan dari dalam kamar mandi tidak terdengar suara gemericik air atau pun lainnya.


dug.


dug


Aldo menggedor pintu kamar mandi tapi tetap saja.tidak ada respon dari istrinya itu.


akhirnya dengan terpaksa Aldo membuka paksa pintu kamar mandi itu.


BRAKK!


pintu kamar mandi itu akhirnya terbuka, Aldo dengan cepat langsung masuk ke dalam kamar mandi.


dan betapa kagetnya dirinya apa yang di lihat nya di dalam.


"sa_sayang?" ucap Aldo dengan suara terbata tenggorokan nya Terasa tercekat, mata nya, tatapan nya hampir tak berkedip Saliva nya pun seakan mengental sehingga susah di telan.Aldo melihat istrinya duduk di pinggiran bathtub, dengan rambut setengah basah di biarkan tergerai indah jatuh di pundak putih mulus nya. dan yang membuat Aldo menatap tak berkedip, karena tubuh istrinya sudah dalam keadaan polos, dan beberapa bagian sensitif milik istrinya itu hanya tertutup busa sabun,di tambah gaya Andini yang menggoda, tubuhnya sedikit di miring kan, satu tangan nya menyangga tubuhnya, satu tangan nya lagi memilin rambutnya sendiri, dan terakhir Andini sengaja menggigit kecil bibir bawahnya sesekali, tersenyum menggoda. Aldo yang masih berdiri kaku seakan tidak percaya, kalau yang di hadapannya ini adalah istrinya yang biasa nya selalu bersikap malu bila sedang bercinta.tapi sekarang, apa yang di lihat nya saat ini, membuat pria itu merasakan sensasi lain yang lebih dahsyat menjalar ke seluruh tubuh nya. melihat tingkah istrinya yang menurut nya luar biasa, dan memanjakan mata nya sebagai lelaki normal.Aldo perlahan mendekati istrinya.pandangan nya tak putus, hampir tidak berkedip.


"sayang.. kamu.. kamu.. baik baik saja?" tanya Aldo sekedar basa-basi saja, padahal dalam hati rasanya ingin langsung menerjang istrinya itu.


"hm" sahut Andini manja mengangguk pelan dengan tatapan menggoda.

__ADS_1


"sayang, kamu luar biasa" ucap Aldo dengan suara yang terdengar parau


"benarkah?" ucap Andini manja.


*dasar Laki-laki semua sama* batin Andini mencibir.


tak bicara lagi, Aldo dengan cepat membuka semua kain yang menempel di tubuh kekar nya, hingga sekarang tubuh mereka berdua sama-sama polos.kemudian Aldo langsung menarik tubuh istrinya itu agar berdiri, dan merapatkan tubuhnya dengan tubuh istrinya,lalu dengan tak sabar Aldo menyambar bibir ranum milik istrinya, melahap nya dengan rakus, bermain saliva, hingga cumbuan nya terus bergerak turun ke leher jenjang nan indah Andini, menyesap nya lembut namun kuat hingga bercak merah terpampang berbaris di leher putih itu.membuat tubuh Andini melengkung indah, menikmati permainan suaminya itu.tak mau hanya menerima saja, Andini membalas setiap sentuhan yang di berikan oleh suaminya itu, membuat Aldo tambah menggila.dan seperti niat awal Andini ingin menggoda suami nya.maka permainan Panas yang terjadi di dalam kamar mandi itu di dominasi oleh Andini, kali ini Aldo benar benar di buat tidak berdaya, bertekuk lutut di atas kenikmatan yang di ciptakan oleh istri belia nya itu, hingga tiga kali permainan Aldo yang terus mengerang nikmat hingga mengglepar pasrah di bawah kendali istrinya. Tiga jam lebih akhirnya pergumulan panas itu berakhir.


kedua nya terkulai lemas,di dalam rendaman air hangat di bathtub.


nafas kedua nya masih tersengal-sengal karena pergulatan panas mereka.Andini menyenderkan tubuhnya di dada bidang Aldo.


"sayang ada apa dengan mu hm? kenapa hari ini kamu beda?" tanya Aldo kemudian memberikan kecupan ringan di kening istrinya.


"beda kenapa?"


" kamu jadi agresif begini,malah terlalu agresif, tapi aku suka, aku puas sayang"


"oh, jadi yang lalu, lalu nggak puas begitu?" ucap Andini merajuk manja.


"enggak lah sayang.. apa yang aku dapat dari dirimu aku puas, dan bahagia, kamu jangan suka gampang berpikir aneh" ucap Aldo seraya menjawil gemas dagu Andini.


lalu mereka pun menyudahi kegiatan 21+ mereka di dalam kamar mandi,


setelah membersihkan tubuh mereka berdua, pasutri itu keluar dari kamar mandi.


Aldo membopong tubuh Andini yang hanya terbalut handuk.berjalan keluar dari kamar mandi.kemudian di dudukan nya Andini di pinggir ranjang.Aldo hanya tersenyum melihat wajah istrinya itu dengan penuh cinta.


Aldo tahu kalau istri itu pasti sangat lelah, tenaga nya terkuras oleh nya.


walaupun sang wanita bisa mendominasi permainan, tapi tetap saja urusan stamina kalah telak setelah nya oleh sang pria.karena itu ketika Andini hendak turun dari ranjang untuk mengambil pakaian nya,


"diam kamu di sini sayang, biar aku saja yang mengambil pakaian untuk mu ya" ucap Aldo.membuat Andini tersenyum bahagia dengan perlakuan suaminya itu pada dirinya.


just the poin!


"


"


to be continued.

__ADS_1


__ADS_2