
setelah semua selesai dan merasa tidak ada lagi yang tertinggal Aldo dan Andini pun cekaout dari villa resort itu.
"sebentar sekali tuan nginep nya?" ucap salah satu resepsionis resort dengan gaya menggoda nya, menatap Aldo seperti ingin menelan nya.
sedangkan Aldo hanya diam dengan expresi seperti biasa nya, datar.
Andini yang baru datang, Karena tadi ke toilet dulu, langsung berjalan mendekati suaminya yang sedang menyerahkan kunci villa pada repsionis resort. melihat kedua gadis pegawai itu yang sedang memasang wajah genit pada Aldo.Andini jadi gemes sendiri lihat nya.dia langsung memeluk erat pinggang kokoh milik suaminya dari samping dan berkata dengan manja, refleks tangan Aldo juga, langsung merangkul bahu istrinya mesra.
"sudah sayang?"sapa Andini manja
Aldo seketika menoleh ke arah istrinya itu Aldo dengan tatapan aneh karena tidak biasa nya istri belia nya ini mau bersikap manja di depan orang, akhirnya Aldo mengerti setelah melihat Andini, melirik sekilas ke arah kedua gadis resepsionis itu. dengan tersenyum manis, dengan tatapan tak kalah menggoda, Aldo menuruti permainan istrinya belia nya.
"sudah,ayo sayang"ucap Aldo dengan kerlingan matanya pada istrinya.
membuat ke dua gadis itu diam tanpa expresi.dan Andini pun tersenyum puas.melangkah keluar dari lobby Resort itu.menuju dua bangku kayu yang ada di pinggiran jalan area Resort.
Aldo yang tanggap dengan sikap istrinya itu hanya tersenyum.
'senang?" tanya Aldo
"hm?" jawab Andini menoleh ke arah Aldo.
"kamu cemburu sayang"
"aku? cemburu dengan siapa?" ucap Andini berkilah.
"dengan dua gadis repsionis tadi" ucap Aldo santai terus melangkah menggandeng tangan istrinya ke arah dua kursi kayu itu.lalu mereka duduk di kursi kayu yang ada di luar area Resort itu.
"issh siapa yang cemburu, dengan dua gadis tadi? enggak lah...aku hanya kesal saja melihat dua gadis tadi kegenitan banget sih, nggak boleh liat yang bagus!" sungut Andini tanpa sadar sikap nya sudah menjelaskan bahwa dia sedang cemburu.Aldo pun tergelak melihat tingkah istrinya itu.langsung mengacak lembut surai milik istrinya itu dengan gemas.
"kak..." Andini mencebik dan kedua tangannya merapikan rambutnya yang berantakan karena ulah suami nya itu.
lalu Aldo mengeluarkan ponselnya untuk menelpon seseorang
"mau nelpon siapa kak?"
"Rico"
"buat apa nelpon Rico?" tanya Andini
"buat jemput kita lah sayang.. kita kan kemarin kesini pake taksi, mobil ku masih di rumah ibu mu, karena panik mengejar mu kemarin"
mulut Andini ngerucut, merasa di salah kan.
__ADS_1
"oh, jadi salah aku nih ceritanya?"ucap Andini merajuk.
"bukan seperti itu maksudku sayang.. sudah aku telpon Rico dulu ya"
"nggak usah kak"
"loh, kenapa?"
"berapa jam perjalanan kemarin kita kesini ?" tanya Andini dengan wajah nya yang serius menatap Aldo.
"empat jam lebih" jawab Aldo
"nah, apa kita harus menunggu Rico segitu lamanya? belum lagi persiapan Rico untuk ke sini,aduh kak.. kelamaan" keluh Andini. Aldo diam, dalam hati nya membenarkan ucapan istrinya itu. pria itu pun menggaruk kening nya yang tidak gatal.
"sudah,aku pesan taksi online saja! karena kamu pasti tidak punya aplikasi itu kan?"
"yah, karena aku tidak membutuhkan nya sayang, buat apa ada Rico" ucap Aldo tak mau kalah.Andini hanya mencebik merespon ucapan suami nya.
kemudian Andini mengeluarkan ponselnya dari dalam tas kecilnya, membuka aplikasi taksi online.
"bisa?" tanya Aldo ragu.
"ada" ucap Andini singkat "tunggu sekitar dua puluh menit, Karena seperti nya tempat mangkal nya rada jauh dari sini" sambung Andini
"oooh"
"kalian? sedang apa di sini?"
Andini dan Aldo menoleh ke sumber suara itu.
"David?!" ucap Andini dan Aldo bersamaan kaget melihat David keluar dari arah resort bersama dua orang pria dan satu wanita cantik dengan pakaian seksi nya.
"kamu ngapain di sini?!" tanya balik Aldo ke David.
"di tanya,nanya balik" protes David
"aku habis honey moon dadakan di sini,iyakan sayang" ucap Aldo santai
"wow, benarkah?! amazing memang sepupu ku yang satu ini, honey moon ajah bisa dadakan, dan lihat penampilan kalian... David menahan ucapan sambil mengulum senyum nya,men, scan penampilan Andini dan Aldo " serasi! perfect!" ucap David sambil mengacungkan satu jari jempol nya ke arah mereka berdua.
sedangkan ketiga orang yang berdiri di dekat David hanya tersenyum simpul saja. melihat interaksi David dan sepupunya itu.
wajah Aldo hanya datar datar saja melihat tingkah David yang seperti itu.malah dengan tenang nya bertanya balik ke David.
__ADS_1
"dan kamu sendiri sedang apa di sini? have fun?" tanya Aldo ekor matanya melirik ke arah gadis yang berbaju seksi seperti kurang bahan.dan David ngerti ke mana arah tujuan pembicaraan Aldo karena melirik ke arah gadis yang berdiri di samping nya.David hanya terkekeh pelan merespon ucapan Aldo.
"sebagian benar, sebagian salah bro, aku kesini karena berniat berinvestasi di resort ini, dan ini teman ku, tuan Lim, yang memiliki Resort ini"
kemudian tanpa di suruh lagi lelaki yang berwajah oriental itu mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Aldo.
"senang rasanya anda menginap di resort kami tuan Aldo"
Aldo menyambut jabatan tangan tuan Lim dan mengangguk pelan.
"dan aku kesini hanya ingin mengecek saja keadaan, dan kondisi tempat ini.nah, bagaimana menurut mu, pelayanan dan pasilitas di sini selama kamu nginap di resort ini bro?" tanya David dengan wajah serius nya.
"lumayan,bagus"jawab Aldo singkat.
tak lama, sebuah mobil Avanza warna hitam berhenti di hadapan mereka.hingga membuat obrolan mereka terhenti sejenak, karena perhatian mereka tersita pada kedatangan mobil Avanza itu, dan kaca mobil itu terbuka.
"nona Andini?" ucap seorang pria yang mengemudikan mobil itu, bertanya secara random pada orang yang sedang berdiri di Andini mengangguk pada sang supir taksi itu.
"kak, taksi online nya" ucap Andini pelan, yang sedari tadi diam hanya mendengar obrolan para pria yang ada di hadapannya ini.
Aldo mengangguk menimpali ucapan istrinya.
"kalian pesan taksi online? kemana mobil mu bro?" tanya David heran melihat Aldo pesan taksi online.
"aku nggak bawa mobil ke sini"
"why?"
"panjang ceritanya sudah lah, aku pulang dulu,ayo sayang" Aldo menuntun Andini untuk naik ke taksi online itu.
"apa lebih baik kita pulang bareng saja" pinta David.
"tidak usah terima kasih, seperti nya istri ku tidak akan setuju"ucap Aldo matanya lagi lagi melirik ke arah wanita seksi yang berdiri rapat dengan David.dan David kembali paham pria tampan itu tertawa kecil.
"baik lah aku balik dulu" pamit Aldo
"oke, hati hati di jalan bro!" ucap David sambil melambaikan satu tangan nya ke arah Aldo, dan pria bermata sipit itu hanya tersenyum tipis merespon.
setelah berada di dalam mobil, Andini menyandarkan kepalanya di bahu kokoh milik suaminya serta kedua tangannya mendekap erat lengan kekar suami nya.Aldo tersenyum, dan membalas pelukan hangat istri nya dengan mengecup lembut kening istrinya.
"kak,malu ah" protes Andini.Aldo tertawa pelan lalu dia menyandarkan tubuhnya pada kursi mobil agar Andini pun nyaman bersandar di dadanya.taksi itu pun melaju jalan meninggalkan resort itu menuju rumah Reyna.
"
__ADS_1
"
to be continued.