Cinta Yang Tak Pernah Salah

Cinta Yang Tak Pernah Salah
#37 satu kamar


__ADS_3

setelah drama makan berakhir mereka bertiga pun menuju ruang tengah untuk bersantai sembari menonton televisi


"ting tong" suara bell rumah berbunyi


"bi, biar sisil aja yang buka" teriak sisil dan beranjak dari sofa


"ya elah masuk aja ta, ngapain harus tekan bell orang rumah sendiri kok" celutuk sisil setelah membukakan pintu dan melihat siapa yang datang


"hemm inj sil " kata syafira ragu dan bergeser menampakkan erick yang berdiri di belakang syafira


"ha kok bisa ta? " tanya sisil pura pura kaget, ya soalnya sebelum erick berjumpa dengan syafira. erick sudah berjumpa dengan sisil beserta reyhan dan tian sewaktu keluar belanja sedangkan syafira menemani ray dan riy tidur


" ceritanya panjang sil" jelas syafira masuk setelag di persilahkan sisil


"erick? kok bisa sama lo sih dek? lo ga bercanda kan? " tanya tian yang juga membuat drama tersebut


#flashback off


di dalam mobil

__ADS_1


"pa, papa berapa lama tinggal di sini? "0 tanya riyani yang ada di belakang kemudi itu


"sekitar 2 bulan riy" jawab erick santai


"kalo gitu papa tinggal di rumah kami saja ya kan ma? " tawar riyani dengan ceria


"ya baiklah " jawab syafira pasrah


setelah mendengar persetujuan dari syafira, erick mengirin pesan kepada tian, bahwa syafira setuju dia kesana untuk tinggal, dan membantu agar mereka membuat drama agar syafira tidak curiga


#flasback on


" ya bagaimana pun erick adalah ayah kandung dari ray dan riy sebagai paman mereka gue ga mau buat mereka sedih. gue terima aja keputusan lo ta yang penting kalian semua bahagia" kata tian dan di angguki oleh sisil dan reyhan pertanda mereka setuju dengan muka pasrah


"huft" syafira yang lega mendengar apa yang di katakan oleh abang nya serta yang di setujui oleh sisil dan reyhan


*gue pikir kalian baku hantam jadi nya, ternyata ga apalagi sisil gur pikir dia akan cerotos mulu lihat muka erick -----batin syafira


mudah mudahan lo ta ga curiga dengan kami, sebenarnya sih kami duluan tahu semua yang ternyata hanya kesalah pahaman doang yang misahin kalian 5 tahun lamanya miris gue dengar nya. maafin gue ya ta ga ngasih tau lo kalo kami semua dah tau karna kami bertemu dengan erick tapi dia maksa supaya lo maafin dia dengan perjuangan dia sendiri ----batin sisil yang mulai cemas

__ADS_1


aduh gimana ya muka gue tadi ga buat curiga kan, ahk mudah mudahan deh ga---batin tian bersamaab dengan reyhan*


"makasih ya kalian semua ngerti keadaan nya" kata syafira sambil menyunggingkan senyuman nya


"okh iya ta disini kan kamar pas untuk kita semua jadi dia tidur dimana? " tanya sisil agar syafira tidak fokus melihat muka mereka


"okh iya ya, hemmm rick loe tidur di kamar gue, dan nanti gue tidur di kamar lo sil" kata syafira


"ga bisa ta loe kan tahu sendiri kalo gue ga bisa tidur dengan orang " jawab sisil yang sebenarnya mereka telah menyusun rencana bagaimana agar syafira satu kamar dengan erick


"akh elu curut jadi bagaimana kalo lo dah nikah sama bang tian, lo buat kalian pisah ranjang di malam pertama" celutuk reyhan yang membuat tian senyum


"ya itukan beda kal dah nikah" balas sisil sadar atau tidak sadar


" ya udah dek gimana jadi nya? ga mungkin kan erick tidur di kamar gue? lo kan tahu gue kek mana? dan loe tahu juga lah gimana reyhan" jelas tian


"ya udah deh lo rick tidur di kamar gue " jelas syafira pasrah


*yeay berhasil berhasil hore --- batin mereka bertiga

__ADS_1


ternyata dewa masih berpihak pada ku----batin erick*


__ADS_2