
"sekarang terserah kamu Bob, aku sudah melaksanakan tugas ku, sesuai yang kamu pinta" ucap Tina tersenyum licik. lalu gadis itu pun pergi meninggalkan Bobby dengan target nya yang sedang menggelepar di dalam kamar.
seperti serigala mendapat mangsanya, Bobby celingukan ke kanan dan kiri setelah menurut nya aman, dengan cepat dia membuka pintu kamar dan masuk ke dalam nya.
nampak lah pemandangan yang membuat jakun nya turun naik, susah payah menelan saliva nya.melihat sita merintih, memohon dan meracau dengan pakaian nya sudah terbuka, hanya tinggal bra dan segitiga pengaman saja yang masih melekat pada tubuh sintal sita.bobby terus melangkah mendekati sita yang mengglepar di atas ranjang, meracau tak jelas.kemudian
lelaki itu merangkak naik ke atas ranjang dan langsung memeluk tubuh sita, yang hampir telanjang.
aaahhh, Bobby... tubuh ku rasanya panas sekali hhh... tolong aku Bob...
sita terus men_de_sah merasa kan kenikmatan setiap sentuhan yang di berikan oleh Bobby dan Bobby terus memainkan peran nya, mencumbu,menjamah tubuh sita, dengan liar nya.boby menghentikan sejenak permainan nya,di pandangi nya tubuh sita yang hampir telanjang itu dengan senyum syaiton nya.
"akhirnya malam ini kamu akan menjadi milik ku sayang,sekian lama aku menantikan cinta mu pada ku, tapi tak kunjung aku dapatkan.. sekarang kesempatan ini tidak akan aku sia sia kan sayang.... ucap Bobby dengan suara yang memberat lalu kembali menerjang tubuh sita.ketika Bobby akan melancarkan niat nya lebih jauh lagi, hendak membuka dua kain yang masih melekat di tubuh sita
BRAKK!!
suara pintu kamar di dobrak paksa oleh seseorang.membuat Bobby menoleh ke arah pintu kamar yang di dobrak paksa oleh seorang lelaki bertubuh tinggi besar. yang secepat kilat langsung merangsek maju, dan langsung menarik dengan kasar tubuh Bobby, yang hanya memakai celana boxer. dari atas tubuh sita.
Bobby terkejut bukan main hingga Bobby tak sempat untuk mengelak pukulan dari Pria tinggi besar berambut cepak itu.
pria itu terus menghajar, menendang secara membabi buta. tidak memberikan kesempatan kepada Bobby untuk bergerak melawan, hingga.Bobby terkapar tak berdaya. keadaan kamar yang remang cahaya, hingga sulit bagi Bobby untuk melihat lebih jelas wajah lelaki itu.
"si_sia_siapa ka_kau!?" ucap Bobby dengan suara yang terbata, nafasnya tersengal sengal menatap nyalang ke arah lelaki itu.
lelaki itu hanya tersenyum miring, menatap Bobby dengan tatapannya yang menghujam.
"lelaki pengecut!" sentak Bobby tergeletak di lantai terus merayap mundur, ketika lelaki itu terus bergerak maju mendekati Bobby.
__ADS_1
"pengecut?! ucap lelaki itu kemudian di susul dengan.. Hahaha... tertawa lepas. tak lama wajah lelaki berambut cepak itu kembali datar tak ada expresi, melangkah cepat ke arah Bobby dan..
BUG!
langsung melayangkan tinjunya ke arah rahang Bobby hingga pria itu terkapar pingsan dengan tubuh babak belur.kemudian pria itu menoleh ke arah sita yang duduk menyandar di atas ranjang dengan tubuh yang hanya memakai segi tiga pengaman nya saja.dengan wajah frustasi, nafasnya memburu menatap pria itu
"Rico... itu kamu?" lirih sita memanggil nama pria itu yang ternyata adalah Rico supir pribadi Aldo sekaligus orang kepercayaan Aldo yang memang di tugaskan mengawasi sita selama dia berada di luar kota.
Rico berjalan mendekati sita
"iya nona, saya Rico, tenang sekarang nona aman"
pria itu langsung meraih selimut untuk menutupi tubuh sita yang hampir polos.lalu membopong tubuh sita dan membawa nya keluar dari kamar villa itu.sita yang masih dalam pengaruh obat Perangsang yang hebat, malah menarik tengkuk leher Rico, lalu menyambar bibir pria itu dan me_lu_mat nya dengan sangat bernafsu. dengan posisi Rico yang sedang membopong tubuh sita tentu saja dia terkejut dan tidak bisa mengelak cumbuan dari sita.
"nona.. tolong kendalikan diri anda.. ucap Rico di sela cumbuan sita yang ganas itu.lelaki berambut cepak itu terus melangkah cepat menuju mobil nya yang terparkir sekitar seratus meter dari villa itu. sebagai lelaki normal, Rico yang mendapat serangan yang tiba-tiba dari sita, tentu saja membuat hasrat lelaki nya timbul.hingga nafasnya memburu menahan gairah yang dia rasakan.
dan ketika dia sudah di dekat mobil nya Rico dengan cepat memasukkan sita ke dalam mobil nya.dan Rico pun dengan tergesa melajukan mobilnya meninggalkan area villa itu dengan cepat.di dalam mobil sita terus bergerak menggoda, meracau, tangan nya terus meraba raba tubuh nya sendiri, sungguh pemandangan yang membuat kejantanan Rico berdiri tegak.meronta.
"tapi nona,maaf saya tidak bisa,, nona adalah calon istri tuan Aldo" ucap Rico yang terus fokus melajukan mobilnya menembus kegelapan malam yang dingin.
"persetan!! aku siapa.. Rico... tolong aku aaahhh... racau sita seperti nya sangat tersiksa karena pengaruh obat Perangsang yang hebat mungkin dengan dosis yang tinggi di berikan oleh Tina.hingga sita susah di kendalikan.karena tangan sita tidak mau diam,terus menggapai gapai ke arah milik Rico, membuat pria itu gelagapan, nafasnya memburu
"sial,sial!! umpat Rico yang sudah tidak bisa menahan gejolak yang ada di dalam diri nya.di tambah lagi melihat sita yang sangat tersiksa membuat Rico mengambil keputusan yang sulit.dan akhirnya Rico menepikan mobilnya, memarkirkan di samping sebuah warung yang seperti nya kosong tak berpenghuni.
lalu dia menatap sita dengan pandangan yang susah di artikan.Rico langsung memposisikan kursi mobil nya agar rebah dan mendorong tubuh sita, melempar selimut yang menutupi tubuh polos sita ke sembarang tempat.lalu dengan cepat Rico yang sudah terbakar gairah dan gelap mata, melucuti pakaiannya sendiri satu persatu hingga sekarang tubuh dia dan sita sama sama polos,dan langsung menerjang sita dengan Liar.keheningan malam, dingin nya malam mengiringi aksi panas kedua insan yang sedang sibuk mencari kenikmatan dunia.rintihan kesakitan, serta kenikmatan yang keluar dari mulut sita bersamaan. berpadu satu dalam gairah semalam yang mereka rengkuh bersama.berkali, kali terdengar jeritan nikmat dari mulut sita terdengar dari dalam mobil yang bergoyang hebat, bukti betapa liar nya pergerakan Rico menggagahi sita.hingga erangan panjang dari mulut Rico menghentikan goyangan mobil itu.
malam terlaknat yang terjadi di malam itu telah membawa bencana serta kesialan pada kehidupan sita.
__ADS_1
setelah kejadian malam laknat itu sita terus di landa ketakutan serta bersalah pada Aldo, penyesalan yang tidak ada akhirnya.yang pada akhirnya empat Minggu setelah kejadian itu sita di ketahui hamil.dengan kandungan berusia dua minggu.dunia Sita Terasa hancur.walaupun Rico mau bertanggung jawab atas ke hamilannya.tapi sita tidak tahu harus bagaimana menghadapi Aldo.yang parah nya sita menerima lamaran Aldo karena belum tahu harus berbuat apa, dan tidak berani menceritakan yang sebenarnya karena takut.padahal Rico sudah siap untuk bicara yang sebenarnya pada Aldo,tapi sita melarang nya..dia tidak mau Rico dalam bahaya karena tau siapa keluarga Bagaskara.
dan dalam satu bulan itu akan di gelar pernikahan nya.dengan Aldo.
flashback off.
sita terus menangis di dalam kamar nya.hingga terdengar pintu kamar nya di ketuk dari luar.
tok
tok
dua kali pintu kamar nya di ketuk pelan dari luar.
"siapa"tanya sita dengan suara yang parau karena kelamaan menangis. siapa orang yang mengetuk pintu kamar nya.
"aku" suara berat menyahut ucapan sita.lalu sita berjalan mendekati pintu kamar, menarik handle pintu dan membukanya.
"mas Rico"ucap sita lirih melihat siapa yang datang, langsung memeluk erat tubuh tegap lelaki itu yang berdiri di ambang pintu.
"mas.. aku tadi bertemu Aldo" ucap sita lirih di dalam pelukan suaminya
"
"
***To be continued.
__ADS_1
hai mom's terima kasih sudah mampir ke cerita ini, jangan lupa like n, comen dan juga vote nya.
😍😊***.