
" jadi kenapa semua ini bisa kalian rencana kan? " tanya syafira ke mereka semua yang masih asyik dengan bakar bakar daging
" ehem " deheman tian sebelum menjelaskan.. eh ternyata dia hanya diam
" jadi gini ta, selepas lo cerita semua sama gue yang waktu di kamar itu toh, gue cerita sama orang ini ber tiga ( sambil menunjuk ke arah tian yang di samping nya, reyhan yang berrmain main dengan anak anak, dan erick yang membelai rambut syafira di pelukan nya itu) nah setelah mendengar itu semua, sih curut itu ngasih ide yang gini, ya kan loe tahu dia playboy dan kami merencana kan semua nya " jelas sisil santai
" ya elah bang sok sok an ber dehem, gua pikir mau lo yang jelasin semua eh ternyata cuman tameng belaka " ledek reyhan yang membuat riyani dan ray tertawa terbahak bahak
" hahhha uncel titi emang gitu uncle, sok sok di depan, pada hal mundur lagi hahahaahah " ledek ray yang membuat tian menunduk malu
" jadi kalian sudah tahu semua nya, dan dengan tega nya kalian membohongi aku " dengan nada pura pura sedih
__ADS_1
" ya elah lo ta, sok sok mau nangis padahl tadi lo nikmati semua nya apalagi waktu lool di cium " ledek sisil yang membuat syafira malu tak kepalang
" ntah mama ini, tadi pas papa cium mama, mama ga nolak malahan diam diam aja " riyani yang ikut meledek mama nya itu
aduh ini anak, buat malu situ anak mama atau lawan mama sih mau di jitak tapi gua sayang ----- gumam syafira pelan yang masih bisa di dengar erick dan membuat dia tersenyum
" ta, jadi selama ini lo pergi tanpa alasan yang jelas? cuman gara gara cemburu lah bisa di bilang?? " tanya reyhan beruntun dengan ga enak hati menatap erick karena bagai mana pun dia yang sudah ambil andil dalam misi pelarian syafira
ya elah ta, pengen gue toyor itu kepala, gara gara lo nama baik gue hancur berkeping keping, untung si erick ga per masalah kan -------- batin reyhan kesel
" malu gua ta bawa bini orang kabur cuman gara gara ga jelas gini. " kata reyhan frustasi
__ADS_1
" selow aja kali bro, gua ga per masalah kan kok " erick menenangkan hati reyhan, karena dia tahu dari ekpresi ga enak yang di tunjuk kan reyhan
" iya ga papa kok rey, malahan gue ber terima kasih, loe dah bawa si tata kabur sehingga gue bisa di pertemukan dengan dedek sisil " sambil mencubit pipi sisil yang gemes in itu bagi tian
" ya elah bang modus lo " cibir sisil menepis tangan tian yang di pipi nya itu
" dek lo kenapa sih ga mau nerima gue, pada hal kan gue ganteng dan kaya lagi " seketika membuat semua orang ter tawa dengan apa yang mereka dengar barusan
" hahahahahh itu uncle gara gara kurang peka " ledek ray sambil memakan daging panggang yang ada di depan nya itu
" uncle peka kok ray " yang langsung di balas riyani dengan cibiran
__ADS_1
" peka apa an sih uncle titi, pernah dulu aunty sakit perut eh malahan di kasih obat diare, pada hal kan aunty lagi pms ya kan ma? " yang mana membuat sisil ke masa lalu lagi