
"apa yang sedang kamu rencanakan David?" ucap Aldo masih dengan nada berbisik.menatap penasaran pada wajah tampan sepupunya itu.
"leter you Will know,n surprise!"
ucap David bicara pelan di telinga Aldo membuat anak semata wayang dari Johan lion Bagaskara itu memicingkan matanya menatap David.
sedangkan David? pria itu hanya tersenyum simpul menanggapi reaksi Aldo.
"apa yang sedang kalian bicarakan sih?! seperti nya rahasia sekali?"
tanya Dita heran karena sedari tadi dia memperhatikan kedua sepupu itu bicara berbisik.David kembali duduk di kursi tunggal yang ada di depan meja kerja Dita.
"tidak ada, hanya pembicaraan antara pria saja sweatheart" ucap David Santai, Aldo kaget mendengar David memanggil Dita dengan sebutan sweatheart.
"my God David"gumam Aldo menggeleng kan pelan kepala nya dirinya bergidik karena ucapan lebay David tadi pada Dita.dan David hanya tersenyum melirik ke arah Aldo.
bagaimana dengan Dita? tentu saja gadis itu nampak salah tingkah karena malu, karena ada Aldo di situ.Dita menatap tajam ke arah David.
"David!"
"iya sweatheart" kembali David menyebut Dita seperti itu.
"astaga David" protes Dita, melihat David semakin menjadi.
Hahaha.. David akhirnya tidak bisa menahan tawa nya dan tertawa lepas.
Aldo tak habis pikir dengan kelakuan sepupunya itu.Aldo yang sedari tadi hanya berdiri menyandarkan sebelah bahu nya ke daun pintu, kedua tangannya masuk ke dalam saku jas putih nya.tiba tiba terkejut dengan..
"kak? kamu di sini?"
tiba-tiba Andini muncul, berdiri di depan pintu ruang kerja Dita yang terbuka lebar itu.dan ketiga orang yang ada di ruangan itu bersamaan menoleh ke arah Andini.terutama Aldo, langsung menegakkan tubuhnya spontan mendekati istrinya itu.
"sayang? kamu di sini?"
"kaget?"
"mm,ya.. sedikit, kamu kok tahu aku di sini?" tanya Aldo tanpa dosa.
"kenapa? Heran?" ucap Andini menatap sinis Aldo.
"iya"ucap Aldo seraya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"apa aku mengganggu kalian? kalau begitu aku permisi maaf mengganggu" lalu Andini pergi dari depan ruang praktek Dita.dan tanpa bicara lagi Aldo langsung menyusul langkah istrinya itu yang sudah berjalan cepat menuju pintu lift.
Dita menatap kedua pasangan tadi dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.
"so sweet kan mereka" ucap David tersenyum pandangan nya masih ke arah pintu walaupun yang menjadi pusat perhatian sudah tidak ada.
__ADS_1
kemudian David kembali memutar posisi duduk nya menghadap Dita.
di lihat nya Dita seperti melamun.
"hei,Dita.. apa yang sedang kamu pikirkan hm?" David melambai kan tangan nya di depan wajah Dita.
membuat gadis itu kaget dan tersadar dari lamunannya.
"hm? apa?" ucap Dita terbata.
"kamu melamun sweatheart?"
"kenapa kamu memanggil aku dengan sebutan itu sih David?"
"karena aku suka" jawab David santai
"tapi aku malu"ada semburat merah di wajah Dita.
David hanya terkekeh dengan reaksi Dita.
"kenapa kamu malu? kamu kan kekasih ku" dengan pedenya David mengklaim.
"issh,sejak kapan?!"
"sejak malam itu, aku sudah mengklaim mu sebagai kekasih ku Dita" dengan wajah serius David bicara menatap lekat wajah Dita.
"apa kamu berlagak amnesia Sweatheart? bukan kah waktu malam itu kamu menyetujui kalau aku mendekati mu?" David mengingatkan Dita tentang ucapan Dita pada malam itu. Dita terdiam.dan seperti nya dia mengingat ucapan nya itu.
"kenapa harus aku David?"
"apa maksud mu?"
"kamu tahu, aku pernah, bahkan mungkin masih.. mencintai kakak sepupu mu itu" ucap Dita to the poin
"iya, jelas aku tahu itu, tapi who know? tidak ada yang tidak mungkin benar? apa kamu ingin terus terjebak dengan rasa yang tidak akan bisa kamu dapatkan ha?!"
Dita diam, menatap sendu David.
Dita menggeleng pelan.
David tersenyum tipis melihat respon Dita yang seperti itu, seperti nya niat nya akan berjalan dengan baik begitu pikir David. lalu pria bermata sipit itu menggenggam tangan Dita dengan kedua tangan kekar nya.
"David" ucap Dita pelan kaget David menggenggam tangan nya sangat erat.dan membuat jantung nya berdebar.
apa berdebar? kenapa dada ku lagi lagi merasa berdebar saat bersentuhan dengan pria muda ini?
dalam hati Dita bicara menyanggah apa yang dia rasakan sekarang ini.
__ADS_1
David kembali tersenyum miring melihat tingkah Dita yang terlihat tersipu, dan David yakin, dia telah berhasil membuat percikan rasa di hati Dita.
"aku hanya memegang tangan mu Dita, kenapa kamu? apa kamu khawatir dengan ku? Astaga Dita.. kamu itu kekasih ku, tidak masalah kan?" tanya David
"kamu" ucap Dita menatap lekat wajah David.dan mata Dita membola tak kala David berdiri dan mencondongkan tubuhnya ke arah Dita, mendekatkan wajahnya ke arah wajah Dita, dan dengan cepat David langsung meraih tengkuk leher Dita, lalu tanpa aba-aba lagi langsung menyambar bibir merah Dita
"Da_Dav_Dav~id" ucap Dita kaget di tengah cumbuan David dengan susah payah bicara karena David begitu rakusnya me_lu_ mat bibir gadis itu.
dan David tidak perduli dengan protes Dita yang terus menerus mencoba mendorong tubuh David, sehingga David harus menahan kedua tangan Dita dengan satu tangan kekar nya
sampai sampai peralatan kerja Dita yang ada di atas meja itu bergeser berantakan karena pergerakan David dan dita.
setelah merasa puas David melepas cumbuan nya dan tersenyum puas menatap lekat wajah Dita yang bersemu merah.David langsung menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi yang ada di depan meja kerja Dita dengan mata yang penuh hasrat menatap Dita, sedang kan gadis itu terengah-engah nafasnya karena cumbuan David yang begitu liar nya.sehingga membuat Dita susah bernafas.
"David! kamu, kamu" ucap Dita di tengah nafasnya yang masih belum normal hingga sulit menyelesaikan ucapannya.hanya mata nya menatap tajam ke arah David dengan menyeka kasar bibir nya yang terasa basah karena ciuman tadi.
"kenapa sweatheart.. ucap David dengan suara sedikit parau.tersenyum syaiton.
"kenapa kamu berani sekali!?"sungut Dita tidak terima.
"jelas aku berani, karena kamu pacar ku,apa ada yang salah?" ucap David Santai berusaha Menetralkan dirinya.
*sial! kenapa manis sekali bibir nya, sampai aku tidak rela untuk berhenti* batin David merutuki dirinya sendiri.
Dita yang merasa kesal dengan sikap David yang menurutnya kurang ajar kemudian dia berdiri dari duduknya memutari meja kerja nya, mendekati David dan.. Dita mengangkat satu tangan nya hendak memukuli David, tapi dengan sigap David langsung mencekal kedua tangan Dita,malah menarik tubuh Dita hingga jatuh ke pangkuan David.dan..
Aaww... David!" pekik Dita, terkejut diri nya di tarik ke pangkuan David.dan pria itu langsung memeluk erat pinggang ramping Dita.
"wow... rupanya kamu penasaran ya sweatheart.. apa kamu menginginkan lagi hingga mendekati aku?" ucap David dengan nada menggoda menatap nakal ke arah Dita.
"David lepasin aku, aku mau turun!"
Dita terus meronta di atas pangkuan David, berusaha melepaskan diri dari dekapan David.
"Dita diam lah,kalau kamu bergerak terus, itu membuat junior ku tegak" ucap David dengan suara yang memberat.
*sial kenapa jadi begini, kenapa aku jadi menikmati nya*umpat David di batin nya.
dan Dita tahu maksud bicara David.dia pun seketika diam tak bergerak lagi di atas pangkuan David.
sedangkan David? pria itu hanya tersenyum simpul melihat tingkah Dita.
"seperti nya ini tadi ciuman pertama mu sweatheart"
"
to be continued..
__ADS_1