Cinta Yang Tak Pernah Salah

Cinta Yang Tak Pernah Salah
HANYA MANDI.


__ADS_3

"maka berusaha lah, karena hati ku sudah berkarat" ucap Dita pelan menatap lekat David. sesaat mereka diam, larut malam pikirannya sendiri.


"baik lah, aku terima tantangan mu,kita lihat dua bulan kedepan, kamu.... David menahan ucapan nya mendekatkan wajahnya ke arah telinga Dita dan berbisik.


"kamu akan jatuh kedalam pelukan ku sweatheart"


membuat mata Dita membola sekaligus dirinya meremang


kontan Dita menggeser posisi nya menjauhi David.


"sudah pulang sana, sudah malam.. terima kasih sudah mengantarkan aku pulang"


"kamu mengusir ku Dita?"


"apa kamu mau mampir David? kamu bisa ngobrol dengan papah ku" sahut Dita tersenyum tipis.


"ah, tidak terima kasih, sebaiknya aku pulang" Kemudian David kembali naik ke mobil nya.kemudian pria tampan itu membunyikan klakson mobil nya dan menatap nakal ke arah Dita.. membuat Dita salah tingkah di buat nya. David hanya tersenyum simpul melihat tingkah Dita yang seperti itu, kemudian perlahan Mobil David meninggalkan rumah besar itu.


"kamu pasti akan jatuh ke dalam perangkap ku kelinci manis, tunggu saja tidak ada wanita yang mampu menolak pesona ku" gumam David dengan pedenya tersenyum jahat.


ada rencana yang David susun untuk Darto, yang sudah berani mengacak acak bisnis nya.dan Dita lah sasarannya. karena Darto gagal membeli saham rumah sakit karena kalah cepat gerakan nya oleh David dan johan.sehingga Darto mengacak acak bisnis keluarga Bagaskara di bidang properti dengan cara setiap tender yang sudah di menang kan oleh perusahaan GAMALION GROUP perusahaan milik keluarga Bagaskara


selalu di patah kan oleh perusahaan JAWARSA milik Darto papah nya Dita.dengan cara memasang harga di bawah perusahaan GAMALION GROUP dengan kualitas yang sama.


_____________


pagi menjelang


sinar matahari yang belum sempurna naik di singgasana nya, menerobos masuk di sela sela gorden kamar di mana sepasang insan yang berlainan jenis masih tergolek di atas ranjang king size.


hmmhh.. Andini menggeliat, perlahan mata indah nya terbuka "sudah pagi" gumam nya ketika hendak Bangun tubuh nya terasa berat karena tangan Aldo melingkar erat di dadanya, sedangkan kaki Aldo naik ke atas pinggulnya.seperti mendekap sebuah guling.


"kak... berat ih"


Andini berusaha mengangkat tangan kokoh suaminya dari dadanya tapi bukan nya melepaskan,malah tangan lebar Aldo meremas lembut benda kenyal milik Andini dengan intens nya.membuat Andini mendesis


hhhh.. kak.. lepas ah,, aku mau bangun,mau mandi" ucap Andini dengan nada tertahan karena gerakan tangan Aldo yang meremas buah dadanya.

__ADS_1


"sebentar sayang, masih gelap.. tidur lah dulu" ucap Aldo dengan suara yang parau karena masih mata yang terpejam.


"gelap dari mana, matahari sudah masuk ke dalam kamar tuh,awas ah" Andini berusaha melepaskan genggaman tangan Aldo di dadanya.yang terus saja meremas kedua benda bulat kembar milik nya.


karena tangan Aldo tak mau lepas dari dadanya, akhirnya Andini memakai cara pamungkas nya.


dia menundukkan kepalanya ke arah tangan Aldo yang di dadanya dan..


"Aaaw..sakit sayang!!" jerit Aldo langsung di angkat tangan nya dari kedua benda bulat milik istrinya itu karena di gigit Andini.sang pelaku hanya tersenyum simpul melihat Aldo menjerit Andini pun bangun dari tidurnya turun dari ranjang, berjalan cepat menuju kamar mandi.


"awas kamu ya sayang.. aku hukum nanti!" teriak Aldo karena istri nya sudah masuk ke dalam kamar mandi.


"silahkan, aku tunggu hukuman mu!" tantang Andini teriak dari dalam kamar mandi.


Aldo hanya tersenyum merespon sahut an istrinya itu.Aldo bangun dari tidur nya kemudian dia ambil MacBook nya yang ada di nakas.


nampak pria itu mulai fokus dengan benda digital tersebut, memeriksa laporan laporan pekerjaan nya.


tak lama Andini keluar dari kamar mandi dengan Hanya memakai handuk sebatas dada nya.


Aldo yang sedang fokus dengan MacBook nya melirik ke arah istrinya yang berjalan santai masuk ke walk in closet tanpa menoleh ke arah nya.


AAA...kak!" teriak Andini terkejut dengan Aldo yang tiba-tiba muncul dari belakang dan memeluk nya.


wajah Andini bersemu merah karena dia hanya memakai bra dan CD saja.


dengan cepat tangan nya menggapai handuk yang tadi dia pakai yang ada di atas kursi tunggal yang tak jauh dari dia berdiri tapi dengan cepat handuk itu di tepis oleh Aldo dari tangan Andini.


"kak, handuk nya" pinta Andini dengan nada melas.


"untuk apa handuk hm? labih baik seperti ini" ucap Aldo dengan suara yang berat hidung mancung nya di dusek dusek ke tengkuk leher istrinya


"geli kak.. lepasin ah, aku mau pakai baju" lirih Andini sekujur tubuhnya merasa meremang karena ulah Aldo yang terus saja mencumbu leher jenjang Andini.tak cukup sampai di situ,tangan Aldo turun ke bawah,ke bagian sensitif milik istrinya yang tertutup CD berwarna merah maroon


dan jemari kokohnya terus bermain liar di balik CD istrinya. hingga membuat Andini melenguh, tubuh nya melengkung ke belakang hingga kepalanya di sanggah oleh pundak lebar Aldo.nafas mereka berdua memburu, yang berbuat dan yang di buat sama tersengal sengal karena sudah tersulut gairah.


Andini pun merasakan ada benda yang bergerak dan keras di belakang tubuh nya.tangan Aldo terus bergerak turun naik di bawah sana.hingga Andini menjerit karena ada sesuatu yang akan mendesak keluar dari tubuhnya.

__ADS_1


"kak.. aku..ahhh"


"iya sayang.. lepaskan saja" ucap Aldo dengan nafasnya yang memburu tahu istri nya akan mendapatkan pelepasan nya Aldo mempercepat ritmenya jemari nya di bawah sana.dan akhirnya jeritan Andini keluar dari mulut nya mengiringi pelepasan nya.tubuh nya jatuh lunglai, dengan sigap Aldo meraih tubuh istrinya dan menggendong tubuh istrinya, berjalan menuju ranjang kemudian merebahkan tubuh Andini di atas ranjang lalu dengan cepat Aldo melucuti pakaiannya sendiri sehingga kini tubuh nya dalam keadaan polos.Andini memandangi tubuh atletis milik suaminya dengan senyuman nya apa lagi tongkat sakti milik suaminya itu sudah berdiri tegak siap untuk berperang.Aldo langsung naik ke atas ranjang, mengukung tubuh istrinya, mulai mencumbu setiap inci lekuk tubuh milik Andini hingga permainan inti di mulai.


pergumulan panas, mengawali pagi kedua insan yang berlainan jenis, yang sedang merengkuh kenikmatan, Aldo terus memacu tubuhnya, hingga membuat Andini menjerit,men_de_sah berkali kali.


erangan panjang dari mulut Aldo pun terdengar menggema di dalam kamar besar itu.tanda berakhir nya pergulatan panas itu.kalau saja Aldo tidak mengingat hari ini akan pergi ke rumah sakit bersama istrinya untuk menengok sita yang habis melahirkan, Aldo akan mengulangi kembali permainan panas nya.


karena tak ingin istri nya kelelahan, Akhirnya Aldo menyudahi kegiatan nya itu hanya dengan satu ronde.


Aldo pun ambruk di samping tubuh istrinya.nafas kedua nya masih tersengal-sengal.Andini menarik selimut untuk menutupi tubuh polos nya.


"gara gara kamu, Aku jadi mandi lagi kak!" sungut Andini kesal karena harus mandi untuk yang kedua kalinya.Aldo hanya terkekeh merespon ucapan istrinya.


"tapi kamu tadi tidak menolak nya sayang" ucap Aldo kemudian mengecup lembut kening istrinya itu


dan memeluk erat tubuh polos istri nya.


"sudah ah, aku mau mandi, hari ini kita mau ke rumah sakit menengok kak sita kan ?" ucap Andini dengan wajah terlihat senang.


"baik lah kita mandi"


kita? tidak! aku sendiri" tolak Andini


"ya ampun sayang.. jangan khawatir kita hanya mandi, tidak ada yang lain nya aku janji" ucap Aldo meyakinkan istrinya.


"benar?"


"iya sayang.. Aldo menekan kan ucapan nya dan tersenyum lebar.merasa gemas dengan tingkah istrinya itu.


akhirnya Andini percaya dengan ucapan suami nya itu mengajak nya mandi bersama, HANYA MANDI cam kan itu! karena Andini tidak mau mengulur waktu lagi.


"


to be continued.


hai para reader.. terima kasih sudah mampir ke cerita saya ini 😊

__ADS_1


jangan lupa untuk like n comen nya 😊


__ADS_2