
SELAMAT MBACA
Mela semakin hari semakin dekat dengan Aldi, tapi mereka belum pernah jalan bareng cuma sering tukar pesan wahatsapp aja, dan sekarang Aldi untuk pertama kalinya mengajak Mela jalan Dan Mela malah bingung mau jawab apa, sebenernya Mela seneng banget tapi Mela sok jual mahal padahal dalam hati kegirangan ingi langsung mengiyakan ajakan Aldi.
Akhirnya Mela meminta saran dari Dara, Mela mengirim pesan whatsaap ke Dara.
"Ra, lagi apa kamu? aku pengen curhat nih" isi pesan Mela ke Dara.
Sedangkan Dara yang sedang bersantai di ruang keluarga bersama Bima tiba tiba phonselnya berbunyi.....Ting....Dara segera mengambil hpnya lalu membukanya dan ternyata pesan dari Mela.
" Lagi santai aja Mel, memang mau curhat apa nih?" Balas Dara.
MELA " Gini ra gue bingung nih, gue kan mau di ajak jalan sama Aldi menurut lo gimana ra gue iya in apa gak ya?" sent.
DARA" Ya lonya gimana mau enggak di ajak jalan sama Aldi kok malah nanya aku sih Mel."
MELA" Ya sebenernya gue mau bangetlah Ra, tapi gue gengsi dong masak main iya in aja sih! kaya cewek gampangan aja Ra, ya walaupun gue itu udah gak perawan lagi nih ya dan suka ceplas ceplos tapi gak langsung iyain juga kali Ra jual mahal dikit lah jadi perempuan."
DARA "Ya kamu kan bisa pura pura mikir dulu mel."
MELA " Okey gue ikut saran lo."
Seketika Dara ketawa membaca pesan dari mela, dan Bima yang berada di samping istrinya itu penasaran sama siapakah istrinya itu berbalas pesan hingga ketawa ketawa sendiri.
" Sayang kamu chat sama siapa kok seneng banget gitu sih sampai ketawa ketawa" ujar Bima yang merasa kesal karena di cuekin.
" Ini aku lagi chat sama Mela mas, jangan curiga gitu dong" jelas Dara.
" Ya habis dari tadi aku di sini kamu cuekin lo malah kamu asik sendiri"
" Ya maaf deh mas, eh mas Bima tau gak temen aku Mela itu lagi di deketin Aldi tau gak dan tadi Mela bilang ke aku kalau Aldi ngajakin jalan"
" Maksud kamu Aldi siapa?" tanya Bima yang belum paham.
" Aldi temennya mas Bima yang punya club malam itu lho" jawab Dara.
" Tunggu tunggu kok mereka bisa kenal?" tanya nya lagi.
" Jadi awalnya gini mas Mela itu kemarin ngajakin Riska ke club dan yang di datangi itu pas club punya Aldi, Aldi yang melihat Riska ada clubnya lalu menghampinya dan dari sanalah awalnya mereka bisa kenal" Akhirnya Dara menceritakan itu ke Bima.
" Aldi itu seorang cassanova lo sayang kalau temenmu itu orang baik baik lebih baik jangan deh" saran Bima.
" Kalau masalah itu sih kamu tenang aja mas temenku itu tak sepolos yang kamu kira, kalau menurutku sih gak apa mas sama sama sudah pernah" jelas Dara.
__ADS_1
" Owh gitu ya udah, tau aja nanti si Aldi jadi jatuh cinta dan mudah mudahan aja ntar temen gue jadi tobat" ya Bima berharap temannya Aldi itu bisa bucin sama satu wanita biar gak asal celap celup lagi.
💗❤️💗
Kenzo baru sampai di rumah utama, Kenzo memang datang sendiri tidak bersama Riska, Kenzo fikir akan memberitahukan perihal pernikahannya terlebih dahulu baru setelah itu Kenzo akan membawa Riska untuk di kenalkan ke mamah dan papahnya.
Saat Kenzo sudah memasuki rumahnya ternyata di sana sudah ada tamu mungkin tamu itu yang di maksud mamahnya tadi pas di telfon, terlihat di ruang tamu itu ada seorang lelaki paruh baya dan perumpuan paruh baya yang di duga itu adalah istrinya dan ada seorang gadis cantik di sebelahnya dan Kenzo perkirakan itu adalah anaknya.
" Eh sayang kok baru dateng sih, sini duduk di sebelah mamah" ujar mamahnya setelah melihat Kenzo anaknya memasuki rumah, dan Kenzo pun dengan Ramah menyambut tamu kedua orang tuanya.
" Malam om dan tante" Kenzo menyalami pasangam paruh baya itu lalu segera duduk di samping mamahnya.
" Nah ini jeng yang namanya Kenzo anak saya" kata mamahnya memeperkenalkan anaknya.
" Wah jadi ini yang namanya Kenzo ganteng banget kamu nak" ujar teman mamahnya.
" Iya dong siapa dulu papahnya, papahnya aja ganteng gini bagaimana anaknya gak ganteng" Timpal papahnya Kenzo dengan nada bercanda.
" Ya ampun kemal kamu masih aja narsis seperti dulu gak berubah" ya nama papahnya kenzo adalah kemal dan mamahnya bernama Lidya.
"Owh iya kenalin dong Ken ini anak perempuan tante satu satunya namanya jessi" ujar seorang wanita yang bernama sarah yang memperkenalkan anaknya ke Kenzo, sedangkan suaminya bernama Dito.
Kemal dan Dito adalah sahabat sudah lama dan mereka rencananya ingin menjodohkan anak anak mereka, sedangakan Kemal tidak tau aja kalau anaknya Kenzo sudah beristri.
" Hai kak nama aku Jessi" Jessi mengulurkan tangannya.
Jessi sudah tau kalau orang tuanya akan menjodohkan dengan anak temannya awalnya Jessi tidak mau untuk di jodohkan tapi setelah Jessi melihat Kenzo sepertinya dia berubah fikiran, di matanya Kenzo terlihat tampan gagah tinggi berbadan atletis tipe Jessi banget.
" Waw jadi ini yang mau di jodohin sama Jessi kalau modelnya gini sih Jessi mau banget masih muda mana ganteng lagi" gumam Jessi dalam hati.
" Bagaimana sepertinya mereka cocok banget ya" ujar Dito.
" Iya bagaimana menurut kamu ken Jessi cantikkan?" tanya Kemal papahnya, sedangakn Kenzo bingung dengan omongan papahnya serta sahabatnya itu.
" Iya cantik" jawab Kenzo karena Jessi memang cantik, kulit putih mulus hidung mancung dengan bibirnya sensual, rambut panjang bergelombang.
Mendengar Kenzo memujinya cantik muka Jessi jadi bersemu merah karena malu, tapi di hati merasa seneng dan berbunga bunga, Jessi berfikir Kenzo tertarik padanya, sedangkan Kenzo belum menyadari kalau papahnya sebenernya ingin menjodohkannya dengan Jessi.
Tiba tiba ada pelayan yang datang menghampiri. "Maaf nyonya dan tuan makananya sudah siap" ujar pelayan itu.
" Iya bik terimakasih ya" Jawab Lidya.
" Ya udah sekarang kita makan bersama yuk " ajak Lidya.
__ADS_1
"Iya ayo mari silahkan dito, sarah dan nak Jessi" kata Kemal juga mengajak sahabat serta anak dan istrinya untuk makan bersama.
Akhirnya mereka semua makan bersama dengan di selingi canda dan tawa karena Kemal dan Dito yang menceritakan masa mudanya dulu, sedangakan Kenzo berharap setelah ini teman papahnya itu segera pulang karena Kenzo ingi bicara serius dengan kedua orang tuanya.
Tapi bukannya pulang setelah mereka makan bersama kembali berbincang bahkan Kenzo di suruh menemani Jessi ngobrol dan dengan terpaksa Kenzo menemani Jessi berbincang bincang di pinggir kolam renang sedangkan para orang tua berada di ruang keluarga membahas tentang perjodohan anak anak mereka.
Karena sedari tadi Jessi hanya diam saja akhirnya Kenzo berinisiatif membuka obrolan dengan Jessi supaya tidak terasa canggung.
" owh iya jessi ini masih kuliah atau udah kerja" Tanya Kenzo basa basi.
" Memangnya aku terlihat masih anak kuliahan ya Hahah.....aku ini udah kerja kok, ya bantuin papah di perusahaan" jawab Jessi, ya memang wajah Jessi terlihat seperti masih anak kuliahan, padahal enggak umurnya sudah menginjak 26 tahun cuma beda satu tahun saja dengan Kenzo.
" Owh kirain soalnya masih terlihat seperti umur 21 tahun" kata Kenzo jujur memang Jessi terlihat masih umur 20 tahunan mungkin karena tubuhnya yang mungil namun berisi serta penampilannya gak terlalu glamor ataupun minim dengan bedak yang tebal, Jessi lebih suka ber make up tipis sehingga terlihat natural dan Jessi lebih suka pakai pakain yang sopan seperti sekarang ini Jessi memakai dress selutut dengan lengan yang panjang sehingga Jessi terlihat kalem dan anggun.
..." masak sih ken padahal umurku udah 26 tahun lho masak di samain anak kuliahan yang umurnya masih dua puluhan"...
"Ya maaf habisnya aku gak tau kirain aja gitu, soalnya kamu gak terlihat kalau udah umur segitu lo jes"
" Ah kamu ini bisa aja bikin aku seneng jadi awet muda dong aku" ujar Jessi dengan bercanda.
Mereka berdua cukup lama berbincang bincang dan di antara keduanya sudah tidak ada lagi kecanggunggan, sehingga Jessi memilih masuk menghampiri kedua orang tuanya karena hari sudah malam Jessi ingin mengajak papah dan mamahnya untuk pulang.
" Eh sayang gimana kelihatannya kalian cepet ya akrabnya, memang gak salah kalian itu cocok banget dan serasi" ujar Sarah yang melihat Jessi dan Kenzo jalan berdua menghampirinya.
Kenzo merasa kebingungan karena ucapan dari tante sarah yang menyebutnya serasi. " Maksudnya apa ya tante kok bilang serasi dan cocok?" tanya Kenzo yang merasa aneh dengan ucapan sarah.
" Iya ken kalian itu cocok dan serasi untuk menjadi pasangan makannya kami berniat menjodohkan kalian berdua" ujar Kemal papahnya Kenzo yang membuat Kenzo kaget bukan main.
" A....apa pah? di jodohin? " tanya Kenzo memastikan bahwa pendengarannya tidak salah.
" Iya ken dan sepertinya mamah lihat kamu juga tertarik dengan Jessi iya kan? buktinya kamu memujinya cantik dan kalian langsung bisa akrab" ujar Lidya mamahnya.
" Maaf mah bukan maksud Kenzo begitu tapi Kenzo bener bener minta maaf Kenzo gak bisa, kenapa mamah dan papah gak bilang dulu sih sama Ken" Kenzo bener bener gak menyangka kalau mamah dan papahnya berniat menjodohkannya dan tanpa banyak kata Kenzo langsung pergi ke kamarnya.
" Ken ....kenzo tunggu" panggil papahnya kala Kenzo pergi begitu aja dan Kenzo tak menggubris panggilan dari papahnya.
" Aduh maaf ya jeng nak Jessi, Kenzo memang gitu anaknya tapi kalian jangan khawatir nanti biar aku yang membujuknya" Kata Lidya yang merasa tidak enak dengan kelakuan anaknya yang pergi begitu saja.
" Iya maafkan anak saya ya Dit rencana perjodohan ini tetap berlanjut kok kalian tenang saja nanti biar aku yang ngomong sama Kenzo" ujar Kemal ikut menimpali.
" Iya tidak apa apa kok mal, mungkin Kenzo kaget mendengarnya karena kalian sebelumnya belum bilang terlebih dahulu, ya udah nanti kita bicarakan lagi tentang anak anak kita, lebih baik kami pulang dulu karena sudah malam ini" kata Dito, karena Dito juga ingin membicarakannya dulu dengan anaknya karena sebelumnya Jessi juga menolak di jodohkan.
" Sekali lagi aku minta maaf ya jeng atas sikap anak saya" Lidia merasa tidak enak dengan sarah.
__ADS_1
" Tidak apa kamu santai saja ya tidak usah merasa bersalah begitu itu nanti bisa di bicarakan lagi, sekarang kami pamit pulang dulu ya " kata Sarah lalu memeluk Lidya setelah itu Lidya memeluk Jessi sebelum pulang.
BERSAMBUNG