
SELAMAT MEMBACA
SEMOGA SUKA SAMA KARYA AUTHOR
💗❤️💗
hari ini bima pergi ke markas tapi sebelum itu bima mengantarkan istrinya terlebih dahulu pergi ke kampus.
sekitar 35 menit membelah jalanan ibu kota karena terjebak macet mobil bima sudah sampai di depan gerbang kampu.
" sayang nanti pulangnya di jemput sama supir aja ya kayaknya aku gak sempet buat jemput kamu" kata bima karena bima hari ini sibuk banget di kantor.
" iya mas dara gak pa pa kok di jemput sama supir, mas bima pasti sibuk banget kan di kantor" jawab dara.
" iya sayang nanti siang aku ada rapat sama para petinggi perusahaaan tapi nanti aku usahain pulang sore" jelas bima.
seperti biasa sebelum turun dari mobil dara mencium punggung tangan suaminya sebagai bakti seorang istri dan bima tak hanya mencium kening dara tapi juga mencium bibirnya setelah itu dara baru turun dari mobil.
setelah dara turun dari mobil lalu bima segera mengendarai mobilnya pergi ke markas sekitar 45 menit bima sudah sampai di markas yang berada di tengah tengah hutan, bima memang lebih suka menyetir sendiri dari pada pakai sopir kecuali di waktu tertentu baru memakai sopir.
setelah bima sampai di markas seperti biasa anak buahnya sudah menyambut kedatangannya dengan membungkuk hormat.
" selamat pagi tuan"
" iya dimana bajingan itu" tanya bima.
" ada di dalam tuan mari silahkan" jawab anak buahnya dan bima langsung melenggang masuk ke dalam ruangan di mana vian berada .
vian duduk di kursi dan di ikat kedua kakinya sedangkan tangannya yang waktu itu patah sekarang sudah di perban.
vian yang melihat bima datang langsung memohon ampun atas perbuatannya.
" tuan bima tolong maafkan saya tuan saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan saya berjanji tidak akan menemui sena lagi." mohon vian.
" apa kata katamu itu bisa saya pegang?" tanya bima dengan datar.
" iya tuan anda bisa memegang kata kata saya "
" oke saya kasih kamu satu kesempatan lagi tapi ada syaratnya."
" apa syaratnya tuan apapun itu syaratnya akan saya penuhi tuan" kata vian antusias karena dia sudah kapok dan gak betah jika harus di sekap lama lama bahkan di markas bima lebih mengerikan di bandingkan dengan di sel tahanan.
" pertama kamu harus pergi dari kota ini jangan sampai kamu ketemu dengan sena lagi kalo perlu kamu pergi saja ke luar negeri.
dan jangan pernah lagi kamu berani berani mengusik keluarga sanjaya kalo sampai itu terjadi saya tidak akan pernah melepaskanmu mengerti?"
" iya tuan saya mengerti saja janji tidak akan pernah mengusik keluarga sanjaya lagi, dan saya akan pergi jauh dari kota ini."
" okey aku kasih kamu waktu tiga hari dari sekarang kalo dalam waktu tiga hari kamu masih berada di kota ini kamu akan tau akibatnya, dan ingat orangku akan selalu mengawasimu."
" baik tuan terimakasih atas kebaikan tuan yang sudah mau membebaskanku."
" kalian lepaskan dia biarkan dia pergi tapi ingat kalian harus selalu mengawasinya" suruh bima kepada anak buahnya.
" baik tuan" kata anak buahnya lalu melepaskan semua tali ikatan vian dan setelah ikatan itu terlepas bima langsung menyuruh vian untuk pergi.
__ADS_1
" sekarang kamu cepat pergi dari sini sebelum saya berubah fikiran" kata bima dan vian langsung pergi dari tempat itu.
setelah itu bima langsung melajukan mobilnya untuk menuju ke kantor sekitar satu jam bima sampai di kantornya, memang udah agak siang bima sampai di kantor karena harus mengantar dara dan harus ke markas juga.
setibanya di ruangan kantornya bima langsung bertanya soal bella ke asistennya edo, karena bima kemarin memang menyuruh edo untuk mencari tahu semua tentang bella.
" gimana do apa sudah dapat apa yang saya minta?" tanya bima dan edo sudah tau apa yang di maksud tuannya.
" sudah tuan ternyata nona bella rela melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia mau" jawab asisten edo.
" maksudnya do?" tanya bima yang gak faham dengan apa yang edo bicarakan.
" begini tuan selama ini nona bella rela menjajakan tubuhnya hanya demi karirnya di dunia model, dan akhir akhir ini nona bella sering melayani direktur utama dari perusahaan xx."
" apa maksud kamu handoko si tua bangka itu?"
" iya tuan awal perjanjiannya hanya satu kali tapi nona bella telah di jebak oleh tuan handoko sehingga mau tidak mau nona bella harus melayaninya di saat tuan handoko menginginkannya."
" apa kamu sudah mengantongi buktinya?" tanya bima.
" sudah tuan, silahkan anda lihat vidio ini" kata edo dengan menyerahkan sebuah bukti berupa vidionya bella dan handoko yang sedang berhubungan intim, bagi edo itu mudah mendapatkannya karena memang edo ahlinya di dalam mencari informasi atau menyelidiki seseorang itulah kelebihan plus yang bima suka dari edo.
bima memutar vidio itu dan benar saja apa yang di katakan edo tadi ternyata bella semurahan itu bima bener bener tidak menyangka kalo bella mau mau aja melayani pria tua berperut buncit seperti handoko seketika bima merasa jijik dengan bella.
" kamu sebar luaskan vidio ini do hancurkan karir bella karena dia sudah berani main main dengan ku" suruh bima.
" mohon maaf tuan bukannya saya tidak mau, tapi bukannya nanti akan berimbas pada perusahaan tuan karena nona bella telah terlanjur menjadi model untuk prodak baru di perusahaan ini, yang baru saja kita luncurkan" jawab edo memperingatkan.
" kamu bener juga do, ya udah untuk sementara kita tidak bisa bebuat apa apa dulu sama bella tapi awas aja kalo dia sampai berulah lagi do aku pastikan dia akan hancur dan kehilangan karirnya" kata bima dengan kesalnya.
" begitu lebih baik tuan tapi saran saya jangan sekarang tuan paling enggak sampai prodak kita berhasil meledak di pasaran,dengan begitu kita akan aman dan tidak menanggung kerugian" saran edo.
💗❤️💗
di kampus dara dan mela sedang berada di kantin dan kebetulan juga ada riska yang baru datang ke kantin. riska yang melihat dara segera menghampirinya.
" hai boleh gabung gak?" tanya riska.
" eh kak riska, boleh kak gabung aja sama kita, kenalin kak ini mela temen aku dan mela kenalin ini kak riska mahasiswi senior baru pindahan dari luar negeri di kampus ini" kata dara memperkenalkan.
" hai aku mela " kata mela dengan mengkat tangannya untuk bersalaman dengan riska.
" aku riska " kata riska dan menjabat uluran tangan mela.
dan mereka pun langsung bisa akrab karena mela yang memang banyak ngomong jadi riska gampang menyesuaikan diri.
" eh ra lihat tu cowok yang pakai baju hitam " kata mela ke dara dan dara segera melihat cowok yang di tunjuk mela tadi.
" emangnya kenapa dengan cowok itu mel" tanya dara.
" dari tadi tuh cowok lihat lo terus deh kayaknya naksir ma lo ra, dan lo tau ra itu cowok paling populer di kampus ini, itu kakak tingkat kita yang paling ganteng sampai di julukin raja kampus namanya darren, tapi sayang terkenal play boy." jelas mela.
" hus ngawur aja kamu kalo ngomong mel naksir gundulmu" kata dara.
" eh tapi bener deh ra emang itu cowok dari tadi emang lihatin lo mulu, terpesona sama kecantikan kamu kayaknya" kata riska ikut
__ADS_1
menimpali.
" hahaha bener tuh kak hati hati aja lo ra bakal jadi mangsanya lo, aku aja mau lo ra kalo di ajak one night stand abis dia ganteng banget ra ya ampun dia kan idola kampus kita."
" gila lo mel, gak usah kaget ya kak sama kelakuan mela emang agak agak orangnya" kata dara.
" gak usah panggil kakak lah panggil aja riska biar lebih akrab, kalo gue gak kaget ra biasa saja apa lagi di luar negeri rata rata pada begitu jadi aku udah biasa itu bukan hal yang tabu lagi" kata mela.
" ahhh cocok itu riska, berarti kamu juga sering dong melakukan one nigh stand ris?" tanya mela sama riska yang pernah kuliah di luar negeri pasti riska juga udah sering melakukannya pikir mela.
" kalo aku sih enggak pernah mel stiap orang kan punya pendirian yang berbeda beda walaupun aku pernah hidup di negeri orang aku selalu menjaga kehormatanku dan aku itu sudah menikah tau sekarang." jelas riska.
" jadi kak riska eh maksudnya riska udah menikah?" tanya dara.
" iya ra belum lama kok aku nikahnya" jawab riska.
" yah berarti di antara kita bertiga cuma aku dong yang belum menikah" kata mela dengan sedih ternyata kedua temannya ini sudah pada menikah.
" jadi kamu juga sudah menikah ra?" tanya riska.
" iya udah ris belum lama juga" jawab dara.
" kalo dara suaminya itu cakep banget tau gak ris udah dewasa badannya laki banget seorang pembisnis terkenal kamu tau gak siapa? tanya mela.
" emang siapa mel?" tanya balik riska.
" itu pembisnis muda bima sanjaya " kata mela
"sedangkan riska berfikir itu kan mantan kekasih kakaknya bela jadi sekarang bima sudah menikah dengan dara" gumam riska dalam hati, tapi riska tidak mau mengatakan bahwa itu mantan kekasih kakaknya biarlah itu menjadi urusan mereka dan riska tidak mau ikut campur, lagian riska juga belum pernah ketemu dengan bima secara langsung.
" owh bima sanjaya ya tahu lah aku mel secara siapa sih yang gak tau bima sanjaya orang terkaya no 2 di negara ini" kata riska dan tiba tiba darren menghampiri meja mereka.
" hay kayaknya kamu anak baru ya di sini soalnya aku baru lihat " tanya darren ke dara yang sedari tadi di perhatikaanya dari pojok kantin.
" iya kak aku memang anak baru di sini" jawab dara dan mela malah hanya melongo karena mengagumi seorang darren yang memang dari sejak pertama masuk ke kampus mela sudah kagum dengan sosok darren ini.
" kenalin aku darren" kata darren memperkenalkan diri dengan mengulurkan tangannya.
" namaku dara kak" jawab dara cuek, tapi dara tidak menjabat uluran tangan darren jadi darren langsung menurunkan tangannya.
" sial baru kali ini ada cewex yang mengabaikan aku lihat aja nanti jangan panggil aku darren kalo tidak bisa menahlukkan kamu dara, tapi pantas si orang cantik memang jual mahal" gumam darren dalam hati.
tiba tiba ada wanita cantik yang datang menghampiri darren dengan pakaian kurang bahan.
" sayang kok kamu ke kantin gak ngajakin aku sih kamu temenin aku makan di sana aja yuk sekalian pesenin ya?" kata wanita cantik itu yang ternyata pacarnya darren saat ini dan wanita itu bernama vera wanita paling populer di kampus itu, dialah yang di juluki ratu kampus karena terkenal dengan kesexyannya mungkin karena pakaian minim yang selalu di kenakannya, wajahnya si memang cantik tapi cantik karena make up yang selalu menempel di kulit wajahnya dan vera itu tidak pernah lepas dari yang namanya make up.
seketika darren memutar bola matanya malas karena vera selalu aja nempel seperti lem menurut darren, lalu vera begelayut manja di lengan darren dengan malas darren mengikuti kemauan vera karena tidak mungkin juga kan darren mendekati dara di depan vera.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
__ADS_1
VOTE
TERIMAKASIH