Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
episode 85


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


JANGAN LUPA VOTENYA BUAT AUTHOR YA


πŸ’—β€οΈπŸ’—


Di kampus Rena berusaha mendekati Sena lagi untuk mencari informasi tentang Dara, Sena sedang bersama vita di kantin karena Vita yang meminta Sena supaya menemaninya ke kantin awalnya Sena gak mau tapi di paksa sama Vita jadi Sena terpaksa mau.


Kebetulan Rena n the geng juga sedang berada di kantin, Rena yang melihat Sena lantas medekatinya siapa tahu ajakan Sena mau memberitahu tentang Dara.


" Hay Sen....." sapa Rena dengan ramah karena ada maunya.


" Ada apa lagi sih Ren?" tanya Sena agak gak suka.


"Ayolah Sen kasih tau dimana Dara tinggal sekarang paling engggak kasih no hpnyalah aku ini biar bagaimanapun kan saudaranya, lagian udah lama lho kita gak bertemu, Dara juga gak penah lagi dateng ke rumahku" ujar Rena.


" iya ya rumahnya di jln. cempaka no.88......udah kan, jadi jangan ngrecokin aku mulu ya" kata Sena ketus.


" Okey terimakasih Sena cantik" kata Rena dengan gaya centilnya.


" Dasar bermuka dua" gumam Sena setelah Rena pergi.


πŸ’—β€οΈπŸ’—


Dara masih tidak di perbolehkan Bima untuk pergi ke kampus alasannya harus banyak istirahat lah gak boleh capek capek lah padahal Dara sudah jenuh banget di rumah, kemarin udah ke kantor bima bahkan jail menggodanya tapi hari ini Dara gak mau ke kantor suaminya lagi.


Tiba tiba rosi datang membuyarkan lamunan Dara yang sedang memandang taman bunga.


" Maaf nona ini ada kiriman buat nona" kata rosi sambil memperlihatkan sebuket bunga mawar merah dan satu buah paper bag.


" Kiriman? dari siapa?" tanya dara penasaran.


" Dari tuan nona" jawab rosi.


"Wah bagus banget bunganya hem wangi....makasih ya bik" setelah rosi memberikan kiriman itu ke Dara, Rosi segera pergi melanjukan pekerjaannya.


"Tumben mas bima pakek ngirimin bunga segala romantis banget sih, paper bag ini isinya apa ya jadi penasaran buka ah" kata dara berbicara sendiri di dalam kamar, ya Dara langsung pergi ke kamarnya setelah rosi pergi tadi.


Setelah dara membukanya ternyata isinya gaun yang sangat cantik dan sedikit terbuka.


" Wahh bagus banget gaunnya " gumam Dara, dan tiba tiba ada pesan masuk " ......ting......"


Dara yang mendengarnya langsung meraih hp dan membukanya dan ternyata pesan itu dari suaminya, Dara segera membukannya.


" (sayang gimana sudah nerima kiriman dari aku belum?)" Bima sayang, begitu Bima memberi nama no hpnya di hp Dara, dan dara segera membalasnya.


"(Udah mas makasih banget ya bunganya cantik banget, apa lagi gaunnya sangat cantik)" My love, begitulah bima memberi nama no hp Dara di hanphonnya


" (Iya secantik orangnya kan)" Bima sayang.


" (mas Bima saja)" my love.


"(Sayang nanti malam aku jemput jam 7 malam ya jangan lupa di pakai gaunnya dan dandan yang cantik)" Bima sayang.


" (Memangnya mau kemana mas?)" my love.


" (Ada deh surprice pokoknya, udah ya sayang aku mau lanjut kerja lagi mmmmuachh😘😘😘)" Bima sayang.


"(iya mas muachh😘😘)" My love.


Bima senyum senyum sendiri membaca balasan pesan dari Dara.


πŸ’—β€οΈπŸ’—


Sore harinya Bima bertanya sama asisten edo tentang surprice yang akan Bima berikan nanti sama Dara.


" Bagaimana Do udah beres belum?" tanya Bima.


"Semuanya sudah beres tuan" jawab Edo.


" Bagus, kamu memang selalu bisa di andalkan Do" Bima sangat suka dengan kinerja asistennya itu selalu memuaskan bagi Bima.


" Terimakasih tuan"

__ADS_1


" Sekarang ke toko perhiasan Do aku ingin menyatakan perasaan ku yang sesungguhnya sama Dara, aku gak bisa menunggu lama lagi lagian Dara sekarang sudah mengandung anak aku " ujar bima.


" Menurut saya juga begitu tuan sebaiknya anda mengungkapkan perasaan anda jangan hanya dengan perlakuan saja biar nona Dara tau bahwa anda sangat mencintainya"


Gak lama mereka sudah sampai di toko perhiasan paling terkenal di kota itu, karena gak hanya kualitasnya yang bagus tapi modelnya juga dan jangan tanyakan harganya hanya kelas ataslah yang bisa membeli perhiasan di toko itu karena harganya yang fantastis.


Bima segera turun dan masuk ke toko itu, karena sudah pada tau siapa itu Bima mereka lalu melayaninya dengan sangat ramah.


"Silahka tuan Bima suatu kehormatan bagi kami karena anda sudah sudi datang ke toko kami" sambut meneger toko itu saat tau seorang Bima sanjaya datang sendiri ke tokonya, karena biasanya Bima mengutus asistenya dan bima hanya menganggukkan kepalanya dengan wajah datarnya.


" saya mau beli kalung dan cincin, saya mau yang terbaru" ujar Bima dingin.


"baik tuan" lalu pelayan segera mengambilkan beberapa pilihan kalung berlian dan cincin untuk Bima pilih.


" silah kan tuan ini keluaran terbaru dari toko kami "


Pilihan bima jatuh pada kalung berlian berwarna putih menurut Bima kalung itu sangat elegan dan cantik apa lagi kalo di pakai Dara pasti terlihat sangat cantik.


Lalu bima juga memilih satu cincin berlian berwarna putih modelnya sederhana tapi elegan.


" Saya mau cincin yang ini dan kalungnya yang ini"


" Baik tuan di tunggu sebentar" ujar pelayan toko itu dan gak lama perhiasan itu sudah selesai di kemas.


" Ini tuan totalnya 150 M" dan Bima segera membayarnya dengan kartu Black card.


Setelah dari toko perhiasan Bima segera menjemput istrinya, gak lama hanya 25 menit Bima sudah sampai di rumahnya.


" Do kamu bisa bawa mobilku yang lain aku hanya ingin pergi berdua saja dengan istriku" ujar bima karena tadi Edo menyupiri Bima.


" Baik tuan" Bima segera masuk dan udah tak sabar ingin melihat Dara menggunakan gaun yang dia belikan, ketika Bima sudah masuk ke rumah Bima terpana dengan sosok cantik dan sexy yang sedang menuruni anak tangga melihat itu Bima langsung menghampirinya dan segera mengendong istrinya itu.


" Aaahhh mas Bima turunin" teriak dara yang kaget karena Bima menggendongnya tiba tiba.


"Kan aku sudah bilang sayang jangan naik turun tangga aku khawatir kamu terpleset, naik lift aja dong aku gak mau sampai terjadi sesuatu sama kamu dan kandungan kamu" ujar bima setelah menurunkan dara.


" Maaf mas Dara lupa"


" Ya udah kali ini aku maafin tapi gak lain kali" Bima gak mau merusak suasana jadi Bima memilih tak mau memperdebatkan masalah itu.


" Gak pa pa sayang lagian kamu perginya sama aku yang lihat juga aku lagian masih sopan kok gak terlalu terbuka seperti yang kamu pakai kemarin waktu menggodaku" ujar bima, dan seketika wajah Dara memerah mengingat kenakalannya kemarin.


" Ayo sayang" Bima langsung menggandeng tangan Dara.


" Memang kita mau kemana mas?" tanya Dara penasaran.


" Ada deh" jawab Bima.


"Ih mas bima nyebelin" Dara memanyunkan bibirnya karena kesal.


"Namanya juga surprice sayang kalo di kasih tau sekarang namanya bukan surprice dong, udah jangan manyun gitu ntar aku cium baru tau rasa" ujar bima.


Mobil bima melesat membelah jalanan ibu kota gak lama mereka sudah sampai.


" Sayang aku tutup dulu ya matanya"


" kenapa harus di tutup segala sih mas, mas bima gak ngerjain aku kan?" tanya Dara curiga.


" Ya enggaklah sayang, ya udah aku tutup pokoknya" Bima menutup mata Dara dengan sebuah kain setelah itu bima menuntunya berjalan dan sampailah di sebuah tempat yang sudah di hias dengan indah banyak lilin dan bunga yang menjadi hiasan dan di sebelah kolam sudah ada kursi dan meja yang di atasnya sudah ada makanan dan minuman mewah yang sudah tersaji.


Saat bima membuka penutup mata Dara seketika Dara terpana sama pemandangan yang ada di depannya sangat indah, Dara menepuk dan mencubit pipinya berharap itu nyata bukan mimpi.


"Sayang kamu kenapa?" tanya Bima yang melihat Dara malah menepuk pipi dan juga mencubitnya.


..." Aku gak lagi mimpi kan mas?" tanya Dara memastikan....


..." Haha....ya enggaklah sayang ini nyata" jawab Bima....


Bima berlutut di depan Dara dengan sebuket bunga mawar merah yang ada di tangannya.


" Dara aku tau pernikahan kita ini memang karena di jodohkan dan awalnya memang tidak ada rasa cinta di antara kita berdua tapi jujur aku cinta sama kamu aku tidak tau entah sejak kapan tapi setelah kita menikah aku sudah ada rasa buat kamu dan rasa itu semakin hari semakin bertambah hingga kini aku sangat mencintaimu, Dara almira mau kah kamu menjadi pendamping hidupku sampai maut memisahkan, menjadi ibu dari anak anakku, aku mohon tetaplah di sampingku apapun yang terjadi" ujar bima, seketika Dara menutup mulutnya tak percaya, apa tadi katanya Bima mencintainya sungguh itu kata kata yang Dara nanti selama ini.


" I....iya mas aku mau" jawab Dara dengan hati berbunga bunga, Dara mengambil sebuket bunga mawar merah dari tangan suaminya dan Bima segera berdiri.

__ADS_1


" Jawab yang jelas dong sayang maksudnya iya mau apa?" goda Bima.


" A....aku mau menjadi pendamping mas Bima sampai maut memisahkan berjanjilah selalu setia mas" ujar Dara.


" Aku janji akan selalu setia sama kamu sayang aku akan menjadikanmu wanita satu satunya yang berada di dalam hati aku, aku sangat mencintaimu" Bima benar benar mengungkapkan perasaannya dengan tulus, Bima mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku celananya lalu Bima membukanya.


" Cincinnya bagus banget mas" ujar Dara kagum dengan cicin yang di bawa suaminya.


" Iya ini buat kamu sayang" Bima langsung memakaikan cincin itu di jari manis Dara.


" Ini beneran buat aku mas bagus banget"


" Kamu suka sayang?"


" iya mas aku suka banget"


" maaf ya sayang aku baru melamarmu dengan benar soalnya dulu aku kan belum sempet melamarmu" Dara langsung memeluk suaminya karena saking bahagianya Dara sampai menangis karena dulu Dara pernah bermimpi di lamar seorang pangeran tampan dengan cara yang romantis dan sekarang sumua mimpinya itu menjadi kenyataan, dan Dara tidak menyangka kalo Bima seromantis ini.


" Aku juga cinta sama kamu mas" ucap dara yang masih memeluk Bima dengan erat.


" Apa sayang aku gak denger" Dara memang mengungkapkannya dengan lirih karena menahan tangis karena terharu bahagia.


" Aku juga cinta sama mas Bima " ungkap Dara lagi dengan melepas pelukanya.


" Kok nagis sih sayang jangan nagis dong" lalu Bima segera mengusap air mata yang membasahi pipi mulus istrinya.


" Aku nagis karena bahagia banget"


"Ya udah sekarang kita makan yuk" Bima menggandeng Dara menuju meja yang sudah tersaji makanan dan minuman yang mewah, lalu Bima menarik kursi untuk istrinya dan bima juga segera duduk di sampingnya.


Dan tiba tiba ada suara musik yang mengalun mengiringi makan malam romantis mereka berdua lagu itu adalah lagu pilihan Bima untuk mewakilkan perasaannya saat ini.


Lagu itu dari yovie n nuno yang berjudul janji suci.


" sayang lagu ini sengaja aku pilih untuk mewakilkan perasaanku" ujar Bima.


" Ternyata kamu bisa romantis gini ya mas"


" Bukannya aku memang selalu romantis, mungkin kamu gak tau karena kita gak pernah pacaran dan kita nikah aja karena di jodohin mamahku"


" owh jadi dulu mas bima juga sering romantis gini sama pacar pacar mas bima" ujar dara yang tiba tiba gak suka kalo dulu bima sering berlaku romantis sama pacarnya dulu.


" Aku gak pernah dan aku baru melakunnya untuk kamu" Bima berkata jujur Bima gak pernah memperlakukan pacar pacarnya dulu seperti ini apa lagi kasih surprice karena pacarnya dulu sudah sering minta ini itu jadi Bima gak pernah kasih apa apa karena Bima sudah menuruti semua keinginan pacarnya dulu.


" masak sih tapi aku gak percaya"


" Aku gak bohong sayang untuk apa aku kasih mereka orang mereka sudah memintanya duluan, pacar aku dulu sudah minta ini itu jadi aku gak perlu kasih surprice atau apa, percaya sama aku" jelas bima sambil menggenggam kedua tangan Dara.


" Iya aku percaya " Dara melihat kejujuran di mata suaminya.


" Sayang aku punya satu hadiah lagi buat Kamu"


" Hadiah, apa mas " Dara penasaran kira kira hadiah apa lagi yang akan suaminya kasih.


" tutup mata dulu dong" karena sudah gak sabar Dara menutup matanya, melihat Dara sudah tutup mata Bima segera mengeluarkan kalung berlian dan langsung memasangakan ke leher mulus Dara.


Merasa ada benda yang menempel di lehernya Dara langsung membuka matanya, dan betapa terkejutnya Dara mendapati kalung berlian yang sangat cantik bertengger di lehernya.


" Wahh cantik banget mas kalungnya" puji Dara.


" Iya dong kalung cantik untuk wanita yang sangat cantik"


"Terimakasih mas" Dara tak mungkin melupakan malam yang sangat romantis ini.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


TERIMAKASIH


__ADS_2