
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA KASIH VOTE BUAT AUTHOR YA
💗❤️💗
Bela bingung mau minta uang sama siapa keuangannya bener bener sudah menipis apa lagi harus bayar orang suruhannya dan itu tidak mungkin cukup, Sementara Bela dari sejak berita scandalnya beredar luas tidak berani lagi untuk sekedar keluar bela takut kalo publik sampai tau tempat persembunyiannya karena Bela sudah tidak ada muka lagi di depan publik, Bahkan Semua netizen menghujatnya.
" Apa aku bilang saja ya sama pak Handoko kalau aku ini sedang hamil anaknya kan emang kenyataannya begitu kan ini anaknya dia, iya aku harus minta tanggung jawab sama dia enak aja dia mau enaknya doang, aku gak perduli mau dia sudah tua kek yang penting aku bisa mendapatkan uang darinya, Iya betul saat ini yang aku butuhkan itu hanya uang" Gumam Bela dalam Hati.
Akhirnya Bela memutuskan untuk menemui pak Handoko, Bela keluar dengan menggunakan masker serta krudung untuk menutupi mukanya agar tidak ada orang yang tau.
" Maaf anda siapa ya dan ada perlu apa datang ke sini?" tanya Handoko setelah Bela sampai di rumahnya dan sekarang Bela dan Handoko sedang duduk di ruang tamu.
"Saya Bella " Kata Bela sambil melepas kerudung dan maskernya.
"Bela? ngapain kamu datang kesini?" tanya Handoko yang kaget dan bertanya tanya mengapa Bela sampai datang menemuinya.
" Aku harus kasih tau kamu kalo aku sedang hamil dan ini anakmu karena terakhir kali aku hanya berhubungan denganmu" Ujar Bela menyampaikan yang sebenernya, Bela juga memberikan tes peck dan bukti USG dari rumah sakit.
..."Apa bener itu anakku yang sedang kamu kandung Bel?" Handoko tak menyangka bahwa Bela hamil anaknya, dulu waktu vidio panasnya dengan bela beredar Handoko tak pernah ambil pusing karena gak ada yang tau bahwa itu dirinya karena wajahnya di blur....
" Iya pak ini anak kamu bahkan usia kandungannya juga pas kalo anda masih tak percaya aku siap melakuakn tes DNA...aku selama ini belum ada waktu untuk menemuimu dan mengatakan ini karena aku takut untuk sekedar keluar rumah waktu itu wartawan selalu mengejarku bahkan selalu menungguku di depan apartemen gak hanya di apartemen bahkan di rumah juga" jelas Bela.
" Okey aku akan melakuakn tes DNA karena aku gak bisa mempercayaimu begitu aja mengingat kamu gak hanya tidur denganku" Handoko perlu bukti gak hanya omong kosong saja.
" Okey gak masalah aku tidak takut karena ini memang anakmu, dan aku ke sini juga mau minta uang, kamu tau sendiri kan keadaanku sekarang bagaimana? sedangkan aku juga lagi mengandung anakmu" ujar Bela dengan sedih berharap Handoko mengasihaninya.
" Enak aja kamu main minta uang sama aku" Handoko tak mau ketipu sama Bela.
" Enak kamu bilang? aku yang mananggung aib karena kamu, sekarang aku sudah tidak bisa bekerja lagi sedangkan ada janin di dalam perutku yang harus aku perhatikan semuanya butuh biaya" kata Bela dengan suara agak meninggi.
" Tapi waktu itu kita sama sama untung gak hanya aku saja" ya memang waktu itu mereka melakukan itu karena untuk keuntungan masing masing.
" iya mau bagaimana lagi sekarang sudah terlanjur ada janin yang tumbuh di dalam perutku" Kata Bela dengan menangis.
Handoko yang melihat itu jadi tidak tega apalagi kalo benar itu anaknya, Handoko gak mungkin menelantarkan anaknya begitu saja, dia harus bertanggung jawab Handoko tidak mau lagi memberi contoh yang tidak baik kepada anaknya.
" Okey aku akan bertanggung jawab kalo bener itu anak aku Bel aku akan menikahimu kalo sudah terbukti" Handoko tidak mau egois lagi dia mau berubah menjadi orang yang lebih baik lagian umurnya sudah semakin tua anaknya vian aja bisa menjadi lebih baik masa dia enggak begitu pikirnya.
" Iya aku setuju tapi aku bener bener lagi butuh uang sedangkan keluargaku sudah tidak perduli lagi dengan ku" ucap Bela dengan mengiba.
__ADS_1
" Kamu butuh berapa?" tanya Handoko.
" 500 juta" kata Bela enteng.
" Apa 500 juta? buat apa kamu uang sebanyak itu? tanya Handoko yang heran dengan Bela yang meminta uang dengan jumblah yang cukup banyak.
" Aku punya hutang dan aku sedang di kejar kejar sama orang karena belum bisa membayarnya, dan apartemenku juga belum lunas dari cicilan aku takut di usir karena belum bisa membayar sisanya, aku harus tinggal dimana kalo di usir" bela sengaja berbohong supaya handoko memberinya uang.
" Okey aku kasih uangnya" handoko merasa kasihan apalagi kalo bener bela hamil anaknya handoko tidak akan membiyarkanya begitu saja.
💗❤️💗
Setelah jam kuliah usai Dara berniat langsung pulang tapi mendadak Dara kebelet dan ingin ketoilet lebih dulu sebelum pulang.
" Mel gue ketoilet dulu ya gue kebelet nih" ujar dara sama Mela yang berjalan beiringan.
" Ya udah gue temenin yuk" tawar mela.
" Gak usah mel lagian aku bentar kok lo pulang duluan gak pa pa" Dara merasa hanya ketoilet sebentar dan gak perlu di temani juga karena setelah itu juga Dara langsung pulang lagian Mela sama Dara pulangnya sendiri sendiri begitu pikirnya.
" Ya udah sana buruan aku tunggu Disini" " kata Mela tak bisa di bantah.
" (Iya sayang aku akan segera pulang tunggu ya, kayaknya sudah ada yang rindu banget denganku)" Bima sayang.
Dara segera membalasnya " (Beneran mas bima akan pulang kapan? emangnya mas Bima gak kangen sama aku)" setelah membalas pesan suaminya Dara masuk ketoilet.
Gak lama Dara sudah keluar tapi tiba tiba ada yang menyekapnya dari belakang, awalnya Dara meronta minta dilepaskan tapi kesadarannya hilang akibat obat bius, setelah memastikan korbannya sudah tidak sadar orang itu segera membopong tubuh Dara menuju Mobil yang sudah siap di belakang kampus.
Mela yang menunggupun sudah kesal karena Dara lama banget ke toiletnya.
"Duh Dara mana sih lama banget katanya cuma sebentar, gue susul aja deh" gerutu Mela, karena kelamaan Mela menyusul Dara ke toilet setelah sampai di toilet ternyata tidak ada siapa siapa.
" Lo kok Dara gak ada sih,kemana dia? tadi emang bilang ke toilet kok, apa aku di tinggalin ya, ah gak mungkin jelas jelas tadi aku gak lihat Dara lewat, gue telfon aja deh" Kata Mela berbicara sendiri di dalam toilet wanita.
Setelah Mela Menelfonnya terdengar suara hp Dara dan Mela mencari asal suara itu.
" Itukan suara hpnya Dara tapi di mana ya" Mela terus mencari suara hp Dara yang terus berbunyi, dan Mela menemukan phonsel Dara tergeletak tak jauh dari pintu toilet Mela segera mengambilnya.
" Iya bener ini hpnya Dara tapi dimana ya Dara? gak mungkinkan Dara meninggalkan hpnya begitu saja, apa terjadi sesuatu dengannya, gawat aku harus kasih tau ini sama sopirnya pasti udah nunggu Dara di luar" gumam Mela, dan mela segera berlari ke luar kampus untuk mencari supir yang biasa mengantar jemput Dara.
Setelah mela melihatnya mela langsung menghampiri dan menggedor pintu mobil itu.
__ADS_1
" Dok....dok...dok...." Mela mengetuk kaca mobil itu dan supir Dara yang kaget pun segera membukanya.
" ada apa non bukannya non ini temennya nona Dara lantas dimana nona Dara?" tanya sang supir yang melihat mela masih tengengah engah karena berlari.
" Gawat bang Dara gak ada dan aku menemukan phonselnya sudah tergeletak di lantai" Kata Mela sambil menyerahkan hp Dara ke supirnya.
"apa? nona Dara tidak ada kok Bisa, oke aku akan mengeceknya" Mela juga mengikuti supirnya Dara.
Setelah mengeceknya bahkan ke seluruh kampus Dara tetap tak ada, terus supir itu langsung menghubungi orang orang yang menjaga Dara dari jauh Kalo nona Dara tiba tiba menghilang, ya karena yang menjaga Dara itu dari jauh jadi gak tau kalo Dara itu di culik apa lagi kejadiannya di dalam kampus kan tidak mungkin juga penjaga itu mengikuti sampai ke dalam kampus.
Mereka segera mengeceknya melalui CCTV seluruh kampus dan benar saja dara di bawa seseorang setelah keluar dari toilet beberapa menit yang lalu, Anak buah Alex juga tak ketinggalan setelah mereka tau kalo orang yang mereka awasi telah di culik seseorang mereka langsung melaporkannya kepada Alex.
"Halo bos...." ujar nak buah Alex setelah sambungan telfon terhubung
" Ada kabar apa tentang Dara?" tanya Alex.
" Gawat bos nona Dara telah di culik seseorang" Lapornya.
" Apa?bagaimana bisa, terus kenapa kalian diam saja waktu tau Dara di culik" Bentak Alex.
" Maaf bos kami tidak tau kejadianya begitupun orang orangnya tuan Bima Mereka tidak tau pas kejadiannya karena kejadiannya di dalam kampus bos, mereka menerobos masuk ke kampus melalui pintu belakang" jelas anak buahnya Alex.
" Bodoh kalian sekarang kalian cepet cek semua CCTV di jalanan setelah itu ikuti mereka"
" Baik tuan segera laksanakan"
" Kurang ajar Ssshhiittt......siapa yang sudah berani beraninya menculik Dara, gawat Bima kan sedang pergi ke luar negeri lantas siapa yang akan menolongnya, aku harus cepet turun tangan jangan sampai terjadi sesuatu dengan Dara" Gumam Alex setelah mematikan sambungan telfonnya.
BERSAMBUNG
hari ini author sudah up 2x ya.
JANGAN LUPA DUKUNGANNYA BUAT AUTHOR YA
LIKE
KOMEN
VOTE
TERIMAKASIH
__ADS_1