Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
Exstra part


__ADS_3

SELAMA MEMBACA


Sekarang Mela dan Aldi sedang melakukan Honeymoon setelah melaksanakan pernikahannya dengan mewah kemarin, Mela dan Aldi memilih pergi honeymoon ke paris, itu karena permintaan dari istri tercintanya Dan Aldi dengan senang hati mengabulkan permintaan dari istrinya itu yang meminta honeymoon ke paris.


Aldi langsung memeluk Mela yang sudah sah menjadi istrinya itu dari belakang setelah sampai di kamar hotel.


" Aduh yang aku capek nih, mau mandi dan berendam air hangat kayaknya enak tuh" Ujar Mela yang ingin lolos dari dekapan suaminya bukannya Mela menolak tapi Mela merasa capek karena mereka baru saja sampai di paris dan baru saja memasuki kamar hotel untuk istirahat, tapi Aldi sudah memberi kode untuk iya iya, Mela sudah hafal betul sama kalakuan suaminya kalau sudah begitu pasti mau minta jatah, emang dasar ya si Aldi itu gak sabaran.


" Ya udah kita mandi bareng aja yuk sayang" ujar Aldi yang membuat Mela jadi cemberut. "jangan cemberut gitu dong sayang harusnya kamu bahagia dong ini kan keinginan kamu mau bulan madu di paris" ujar Aldi yang melihat istrinyab itu cemberut.


" Ya habis kamu keterlaluan banget tau gak sih yang baru juga sampai udah minta hakmu aja, aku kan capek dan juga laper" keluh Mela yang membuat Aldi jadi terkekeh.


" Iya iya sayang aku bercanda ya sudah kamu mandi dulu gih aku pesenin makan ya" kata Aldi yang membuat Mela jadi berbinar.


" Okey sayang aku udah laper banget ini, aku mandi dulu ya Mmmmuach" ujar Mela, lalu Mela mencium pipi kiri Aldi.


" Iya sayang, kamu itu harus kenyang biar kuat nanti kalau kita main kuda kudaan" ujar Aldi yang membuat Mela geleng geleng kepala, memang ya suaminya itu pinter banget tapi ya gak pa pa sih bagi mela toh Mela juga menyukainya apa lagi sekarang mereka sudah khalal.


Akhirnya setelah mereka berdua mandi dan sudah wangi lalu mereka segera makan karena Mela yang selalu mengeluh sudah lapar, setelah mereka berdua selesai makan Aldi bener bener langsung menghajar Mela habis habisan.


Aldi mulai membawa Mela ke tempat peraduan lalu Aldi segera melucuti pakaian yang di kenakan oleh Mela hingga naked, meraka berdua tak ada canggung ataupun gugup karena sudah terbiasa melakukanya.


Aldi mulai mencumbui Mela dari me**mat bibirnya yang sexy lalu turun kebawah ke area leher, Aldi meninggalkan banyak bekas kemerahan di sana setelah puas bermain di sana ciuman Aldi semakin turun ke area dua benda kenyal favoritnya, Aldi men**lat serta me**sap puncak dari bulatan kenyal itu bahkan Aldi juga meremasnya sehingga membuat sang empunya me**sah nikmat.


"sa.....sayang" de**ahnya.


Mendengar de**sahan dari istrinya Aldi semakin bersemangat cumbuan Aldi semakin turun menyusuri hutan rimbun dan di sana terdapat gua yang sudah sangat basah.


" Yang ayo dong buruan aku udah gak tahan" ujar Mela yang sudah ingin di masuki, tapi sepertinya Aldi masih asyik bermain di area hutan lebat sehingga membuat Mela bener bener gak kuat Hingga akhirnya Mela mencapai puncaknya terlebih dahulu dan Aldi segera melahap habis cairan kental itu tanpa rasa jijik lalu Aldi mnyeringai puas melihat lawannya sudah tumbang duluan.


" ini baru pemanasan baby tapi kamu udah lemes duluan" Ujarnya dengan puas karena berhasil membuat lawannya tak berdaya lebih dulu.


" Sayang kamu memang hebat, dan aku selalu merasa puas denganmu" kata Mela yang sudah mulai bangkit kembali, kini Mela yang mengambil alih kendali, Mela mulai membuka semua kain yang menempel di tubuh suaminya tanpa sisa kini mereka berdua sudah sama sama naked.


Aldi membiyarkan apa yang akan di lakukan oleh mela, Mela mulai menduduki tubuh Aldi yang sedang berbaring bisa di katakan Mela melakukannya dengan gaya woman on top, Mela sangat menyukai gaya itu sedangkan Aldi hanya menikmati.


Mela mulai memasukkan benda berurat yang sudah tegak berdiri itu kedalam gua miliknya yang sudah basah dan... BLESSS ....

__ADS_1


" Ah ...." de**ah Mela yang merasa keenakan karena guanya merasa tertusuk benda berurat itu.


dengan sekali sentakan benda itu tertanam sempurna di dalam gua yang terasa menjepit itu, Mela mulai memaju mundurkan pinggulnya dari pelan semaki lama semakin cepat.


" Ah yes Baby " Aldi membantu Mela memompanya dari bawah sehingga mereka berdua sama sama mencapai surga dunianya.


"Kamu memang selalu nikmat Baby" ujar Aldi dengan nafas tersengal sengal akibat pergulatan panasnya barusan sedangkan Mela sudah ambruk di atas tubuh Aldi dengan senjatanya yang masih tertancap di dalam gua, kegiatan itu tak sampai di situ mereka hanya beristirahat sebentar lalu melanjutkannya lagi sehingga mereka bener bener kelelahan hingga tertidur dengan saling berpelukan.


💗❤️💗


Hari ini hari yang sangat membahagiakan bagi calon mempelai Sena Dan Reynan pasalnya hari ini Reynan mempersunting Sena menjadi istrinya, Saat ini Sena sedang di rias oleh MUA, tak hanya Sena sang calon Pengantin yang di rias Dara dan wenda juga ikut di rias oleh MUA.


Sekarang Sena sudah selesai di rias oleh MUA, sena terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin yang di kenakannya gak hanya sang calon pengantin yang terlihat sangat cantik, Dara dan wenda pun juga terlihat cantik di hari spesial Sena.


" Wah Sena kamu terlihat sangat cantik dan anggun dengan gaun pengantin ini pasti nanti Reynan akan terpana oleh penampilanmu ini" ujar Dara yang kagum melihat adik iparnya yang nampak sangat cantik berkali kali lipat dihari bahagianya.


" Iya aku aja sampai pangling kak gak nyangka bisa secantik ini" jawab Sena sambil mengaca di depan cermin.


" sayang anak perempuannya mama ini cantik banget sih persis seperti mamah dulu" sahut wenda ikut memuji anaknya.


" Wah anak papah cantik banget, udah seperti putri dari kerajaan aja" ujar Rendi saat baru masuk di ruang rias itu.


" Tentu dong papah anak siapa dulu, papahnya aja ganteng gini" jawab Sena sambil memuji papahnya.


" Anak papah bisa aja, owh iya calon mempelai pria beserta keluarganya sudah pada datang lebih baik kita turun sekarang ya" Mendengar itu jantung sena jadi berdetak tak karuan Sena bener bener gugup menjelang ijab kabul.


"Wah adik kakak ini cantik banget sih pakai gaun pengantin" ujar Bima memuji adikya saat masuk ke dalam ruang rias sambil menggendong baby Elvan, Bima juga terlihat tampan di hari bahagia adikya. " Owh iya pah calon mempelai pria beserta keluarganya sudah pada datang itu" ujar Bima lagi sama papahnya.


" Iya Bim, papah sudah tau makanya papah kesini untuk ngasih tau karena ijab kabul akan segera di mulai" jawab papahnya.


Akhirnya mereka semua pada turun, Sena berjalan dengan anggun dengan di dampingi dara dan mamahnya.


Reynan yang melihat calon istrinya yang sedang menuruni anak tangga dengan di dampingi kakak ipar serta mamahnya di sisi kiri dan kanannya, Reynan di buat terpana akan kecantikan calon istrinya, menurutnya Sena sudah cantik apalagi di dandanin seperti itu dengan gaun pengantin yang sangat cantik yang tengah Sena kenakan, Sena bener bener berkali kali lipat terlihat lebih cantik dari biasanya bahkan Reynan di buat tak berkedip melihatnya.


" Apa sudah bisa di mulai" suara pak penghulu membuyarkan lamunannya ternyata tanpa sadar calon istrinya sudah berada tepat di depan matanya, mungkin Reynan saking terpanannya sehingga tak menyadari bahwa calon istrinya sudah berada di depannya.


" I....ya sudah siap pak" jawab Reynan dengan jantung yang sudah berdegup kencang, Reynan bener bener gugup tapi dengan segera Reynan bisa menguasainya.

__ADS_1


Reynan kala itu juga terlihat lebih gagah nan tampan dengan toxedo yang di kenakannya.


" Kak rey tambah tampan dan gagah aja sih" Gumam Sena dalam hati mengagumi calon suaminya, Sena bener bener tak menyangka bahwa sebentar lagi akan menjadi seorang istri.


" Kita mulai sekarang " ujar pak penghulu setelah Reynan dan Sena duduk berdampingan di depan penghulu yang sudah siap menikahkannya.


Setelah Reynan berhasil mengucapkan ijab kabul dengan sekali tarikan nafas kini Sena dan Reynan sudah sah menjadi suami dan istri di dalam hukum maupun agama.


Sena mencium punggung tangan suaminya setelah mereka sah begitupun sebaliknya Reynan mencium kening Sena dengan rasa yang membuncah di dadanya, setelah itu Reynan memasangkan cincin di jari manis sena begitupun sebaliknya Sena juga memasangkan Cincin di jari manis suaminya.


" Selamat ya sayang akhirnya anak perempuan mamah nikah juga, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah, jadilah istri yang berbakti terhadap suami" ujar wenda sambil memeluk anaknya.


" Iya mah" jawab Sena.


"Selamat ya anak papah semoga semakin dewasa dalam bertindak, jadilah istri yang penurut dan semoga langgeng ya sayang" ujar papahnya dengan memeluk anak perempuannya yang terkadang masih manja dan sekarang sudah menjadi seorang istri. "papah titip anak papah ya Rey dan maklumi saja jika terkadang masih manja." pesan Rendi sama Reynan.


" Iya pah, papah tenang saja" jawab Reynan.


" Selamat ya sen semoga rumah tangga kalian langgeng" ujar Dara memberi selamat kepada adik iparnya.


" Iya kak makasih ya" jawab Sena sambil memeluk kakak iparnya, setelah Dara yang memberi selamat kini giliran Bima.


" Selamat ya adekku sayang semoga langgeng sampe kakek nenek" ucap Bima sama adek tersayangnya.


" Makasih ya kakakku" balas Sena.


" Cuma makasih doang nie" ujar Bima, dan Sena sudah tau apa yang di minta kakaknya, Sena langsung mencium pipi kakaknya sebagai ucapan terimakasih, Reynan yang melihat itu tak terima, Reynan langsung melotot ke arah Bima, tapi Bima cuek aja dan masa bodo dengan Reynan, Bima sengaja membuat Reynan kesel.


" Eh apa apaan si sayang gak usah cium cium dia aku aja belum di cium" protes Reynan tak suka walaupun Bima itu kakaknya, sedangkan wenda dan Rendi yang melihat itu hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan anaknya.


" kenapa lo? gak terima? inget ya Sena itu adek gue dan sekarang lo juga udah jadi adik ipar gue jadi jangan macam macam lo, awas aja kalau gue tau kalau lo sampai menyakiti adek gue abis lo sama gue" ujar Bima yang membuat Reynan susah payah menelan salivanya, Bima benar skarang dia sudah jadi adik iparnya.


" Sialan si Bima mentang mentang sekarang dia sudah jadi kakak ipar gue" gumam Reynan dalam hati.


" Iya Bim, dan gak mungkinlah gie nyakitin adek lo secara gue sayang dan cinta banget sama adek lo, jadi lo tenang aja gue bakalan jagain dia dan gak akan menyakitinya" ujar Reynan dengan memeluk Sena dari samping lalu mencium kepalanya dan baru di perlakukan seperti itu muka sena sudah memerah karena malu terhadap kakak dan juga kedua orang tuanya.


SELESAI

__ADS_1


__ADS_2