
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA VOTENYA BUAT AUTHOR YA
💗❤️💗
Sekarang Bela sudah ada di hadapan Bima.
" Bim aku mohon maafin aku Bim" Bela masih tak mau menyerah, Bela masih berusaha membujuk Bima suapaya mau melepaskannya.
" Oke aku maafin..." kata Bima dengan santai.
" Beneran Bim? iya aku tau Bim kamu pasti gak akan tega kan denganku" Bela jadi berbinar mendengar Bima memaafkannya itu berarti aku akan di bebaskan begitu fikirnya.
" maksudnya aku akan memaafkanmu setelah kamu mendapatkan hukuman yang setimpal, kalian bertiga, kalian harus memperkosanya secara bergilir kalau tidak keluargamu taruhannya" ujar Bima dengan senyum miringnya.
" Siap tuan kami akan melakukanya asal jangan apa apakan keluarga kami" ketiga lelaki orang suruhan Bela itu pun menyetujuinya dengan memperkosa Bela lumayanlah hukumannya malah enak pikirnya padahal hukuman itu belum selesai.
" Bim kamu gila ya aku sedang hamil Bim, aku mohon jangan lakukan itu Bim" kata bela histeris.
" Bukannya kamu yang gila, awalnya kan itu yang ingin kamu lakukan Sama Dara, aku rasa itu akan menyenangkan untukmu bukanya kamu sudah sering melayani berganti ganti pria seharusnya kamu seneng dong ******" ucap Bima dengan menekan kata ******.
" kalo ini sih namanya senjata makan tuan" gumam Bela dalam hati.
" Lakukan sekarang juga" titah Bima sama orang suruhan Bela.
"JANGANNNNNN , BIM AKU MOHON BIM JANGAN LAKUKAN ITU" " teriak Bela histeris dan anak buah Bima dengan sigap merekamnya.
Satu diantara ketiga laki laki itu mulai mendekati Bela dan mulai melucuti satu persatu pakaian yang di kenakan Bela, posisi Bela sekarang sedang berbaring di atas ranjang dengan keadaan tangan terikat ke atas dan kaki yang masih terikat juga si sisi kanan dan sisi kiri, sehingga Bela bener bener polos di hadapan banyak orang, Ya di situ banyak anak buah Bima dan orang orang suruhan Bela juga yang masih berada di dalam penjara.
Semua para lelaki di sana menyaksikan itu termasuk Bima yang ingin melihat Bela hancur sehancur hancurnya dan Bela jangan di tanya lagi Bela bener bener malu sekarang dalam keadaan tel**ng bu**lat dan di lihat banyak mata laki laki karena yang ada di sana hanya Bela sendiri yang perempuan selebihnya semuanya laki laki.
Awalnya Bela memberontak tak mau di sentuh tapi lama kelamaan Bela kalah akhirnya Bela menikmatinya juga, laki laki itu berada di atas tubuhnya sehingga bisa lebih luasa mengeksplor dengan leluasa bagian tubuh Bela, laki laki itu mulai me*****sukinya dan memaju mundurkan pinggulnya tanpa sadar Bela malah me**@h marasakan nik**at bahkan kedua buah beda bulat itu ikut terobang ambing kesana kemari karena genjotan yang di lakukan pria itu dan Bela di buat melayang saat mencapaiya, ya orang itu tak main kasar orang itu bermain cukup lembut atas suruhan dari Bima soalnya Bela sedang hamil dan Bima tidak mau kalau kandungan Bela ikut terkena imbasnya, Bima memilih membalas perbuatan itu jadi berbalik kepada Bela karena Bima sudah tau kalau Bela udah sering melakukanya dengan berbeda pria walaupun demi kepopulerannya semata.
Setelah lelaki pertama tadi kini juga giliran pria ke dua lalu selanjutnya lelaki ketiga mereka melakukannya secara bergantian.
Lelaki itu juga tak sungkan untuk me***lat dan meng****sap lembah yang sudah sangat basah di bawah sana bahkan jari jari tangan pria itu juga ikut bermain di sana, sesekali jari itu memasuki goa itu, di perlakukan seperti itu malah membuat Bela semakin tidak karuan bahkan tubuhnya menggelinjang hebat, mulut pria itu juga hinggap di kedua benda bulat milik Bela mulut itu bermain main di pucuknya bahkan mulut itu meng**sapnya, Bela di buat melayang berkali kali hingga tubuhnya lemes karena rasa nikmat yang Bela rasakan.
__ADS_1
Bima bener bener merasa jijik melihatnya bisa bisanya Bela begitu menikmatinya di depan banyak orang yang menontonnya.
Setelah ketiga laki laki itu mengerjai Bela, Bela jadi tergeletak lemes, mereka melakukannya tidak kasar dan brutal sehingga Bela masih baik baik saja.
melihat ketiga lelaki sudah menyelesaikan tugas darinya, Bima langsung menghajar salah satunya yang sudah berani menyentuh wanitanya hingga merobek bajunya kala itu.
" BUAGGKK......BUUGGG ini untuk pembalasan karena kamu sudah berani berobek baju wanitaku" ujar Bima dengan emosi bila mengingat kejadian itu.
" KRAATAKKK..... ini untuk kamu yang sudah lancang menyentuh wanitaku dengan tangan kotormu ini" Bima mematahkan satu tangan laki laki itu yang di ketahui Bima udah berani menyentuh paha mulus istrinya.
" AAAAAWWHHHHH" jerit laki laki itu saat tangannya di patahkan Bima.
Semua mata di sana menatap bergidik ngeri terhadap apa yang Bima lakukan, ya Bima sebenernya orang yang tak punya belas kasih kepada orang yang telah berani mengusiknya terutama sama orang dan keluaraga yang sangat di cintainya jadi Bima akan membalasnya tak tanggung tangung karena menurutnya apa yang mereka lakukan sudah di luar batas wajar, dan bahkan Bima udah berkali kali memberi Bela kesempatan tapi wanita ular itu masih saja mengusiknya apalagi menyangkut orang yang di cintainya, biar mereka semua jera dan tak ada yang berani mengusiknya lagi.
Bima mengerti menjadi pembisnis muda yang sukses tidaklah mudah banyak orang yang iri dan tidak suka bahkan ada yang berusaha menjatuhkannya makanya Bima harus bertindak tegas dan harus tega kalau tidak mereka tidak akan jera dan mereka bisa saja semena mena terhadapnya hanya karena Bima terlalu baik, itulah alasan Bima membalas mereka dengan sesuai perbuatannya biar tak ada orang lagi yang berani mengusiknya.
" pakaikan ****** itu pakaian dan serahkan mereka semua kepolisi berserta bukti buktinya" Titahnya pada anak buahnya.
" Siap laksanakkan tuan" jawab anak Buah Bima serempak.
Bela yang masih merasa lemes lalu di kejutkan dengan suara Bima yang lantang untuk membawa semuanya ke penjara termasuk dirinya, Bela ingin memohon tapi rasanya sumua percuma jadi Bela hanya Bisa pasrah bila dirinya harus di penjara, Bela berharap pak Handoko mau menolongnya mengeluarkannya dalam penjara mengingat Bela hamil anaknya pasti pak Handoko tak akan tega melihat anaknya lahir di penjara begitu pikir Bela.
💗❤️💗
Mela dan Riska yang sudah tau kalau Dara sudah berhasil di selamatkan dan sedang di rawat di rumah sakit langsung menjenguknya, tak hanya Mela dan Riska tapi darren, galang dan dewa juga ikut menjenguk Dara setelah pulang dari kampus.
" Halo selamat sora ra" ujar Mela dan yang lainnya secara bersamaan, Mela langsung memeluk Dara.
" Eh selamat sore juga tante" ujar mela yang baru menyadari bahwa di dalam ruangan itu ada mamah mertuanya Dara alias mamahnya Bima, Mela langsung menyalami dan mencium punggung tangan wenda begitupun yang lainnya juga ikut melakukan seperti yang mela lakuin, sementara Sena sudah pergi ke kampus sejak siang tadi.
Melihat kebingungan di wajah mamah wenda tentang siapa yang datang Dara langsung mengerti dan memeperkenalkan teman temannya ke mamah mertuanya itu. "mmm......mah mereka semua ini temen kampus Dara" Kata Dara memberitahu.
" Owh jadi kalian semua temen kampusnya Dara, ayo silahkan duduk" ujar mamah wenda mempersilahakan untuk duduk di sofa yang ada di dalam ruang rawat Dara.
" Iya tante, owh iya ini ada oleh oleh buat kamu ra " ujar Mela mewakilkan teman temannya.
"Terimakasih ya kalian semua seharusnya tak usah repot repot begini"
__ADS_1
" Iya nak tidak perlu repot repot gini kalo mau jenguk" ujar Dara dan wenda.
"Tidak repot kok ra, tante oh iya gimana keadaan kamu ra kita jaget banget pas tau dari Mela kamu di culik?" tanya galang.
" aku udah gak pa pa aku udah baikan nih" jawab Dara yang tak amu teman temannya khawatir.
"Syukurlah kalau kamu baik baik saja Ra, terus gimana sama orang yang menculik kamu apa sudah di tangkap polisi?" tanya Riska.
" Masalah itu aku gak tau Ris" jawab Dara yang memang gak tau apa sudah di tangkap polisi apa belum soalnya perbuatan mereka itu sudah melanggar hukum.
" Terus siapa yang nolongin kamu ra sehingga kamu bisa selamat?" tanya Darren penasaran siapa yang sudah menolong Dara soalnya kata Mela suami Dara lagi berada di luar negeri.
" Ada banyak kok yang nolongin aku bahkan mas Bima juga tiba tiba datang nolongin aku dan aku bener bener gak menyangka mas Bima tiba tiba sudah ada di sini" jelas Dara.
" Wah tuan Bima hebat ya bisa langsung tau kalau istrinya di culik bahkan langsung bisa datang buat nolongin kamu....uhhh sosweet" ujar Mela dengan mupengnya.
"Uuuuu...Dasar lo Mel " galang langsung menonyor kepala mela sedangkan wenda hanya ketawa melihat tingkah anak anak muda itu.
Meraka ngobrol ngobrol sambil bercanda bersama begitupun wenda yang merasa asyik ikut ngobrol dengam teman temannya Dara hingga akhirnya teman temannya Dara pamit untuk pulang
" semoga cepat sembuh ya Ra dan bisa masuk kampus lagi bareng kita" ujar Dewa sebelum pamit pulang.
" iya ra kita do'a in semoga cepat sembuh ya" Kata riska ikut menimpali.
" Kita pamit pulang dulu ya Ra semoga cepat sembuh" Kata Mela Juga.
Mela dan Riska memeluk Dara sebelum pulang tapi tidak dengan ketiga laki laki itu mana berani mereka apa lagi di situ ada mamah mertuanya, mereka juga menyalami wenda dan mencium tangannya satu persatu sebelum pulang.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
VOTE
__ADS_1
TERIMAKASIH