
masi di hari yang sama dengan pertemuan Sandi dan Tania..
"permisi pak saya ingin bicara pada Anda " Ucap seorang dokter kepada Sandi
"baik dok " jawab sandi langsung mengikuti dokter ke ruangannya.
"silahkan duduk pak " Ucap dokter,Sandi pun segera duduk
"Gimana dok Ayah saya? " Tanya sandi
"Bapak wijaya sekarang sudah boleh pulang,Tapi harus lebih banyak istirahat Dan satu lagi jangan sampai Pak Wijaya mendengarkan hal hal yang tidak enak,kalau tidak jantungnya akan sakit " Ucap dokter
"Baik dok,jadi Ayah saya kapan bisa saya bawa pulang " Tanya sandi
"Sebentar sore " Ucap Dokter
"Terimakasih dok " Ucap Sandi dan menuju keluar
"Gimana kak? " Tanya Tania
"Ayahku sudah boleh pulang " Senyum sandi Ke Tania
"Yeee Ayahku sudah boleh pulang, " Ucap santi bersenang dan melompat lompat memegang tangan Tania
"suttttt Santi,ini rumah sakit " Ucap Tania
"hehe iya kak maaf aku senang sekali Ayahku sudah bisa pulang " Ucap Santi
Tania hanya tersenyum kemudian mengelus elus kepala tania.
" terus gimana kak?Kita jadi sama apa yang jadi tujuan kita? "Tanya Tania
" jadi tapi tunggu kondisi Ayah ku membaik " Ucap Sandi
"Baiklah " Ucap Tania
"Ayo masuk ke dalam " Ajak Sandi
Kemudian Tania,santi,sandi dan tini masuk ke dalam ruangan,sedangkan pengasuh Santi dan body guard yang lainnya menunggu di luar.
"Ayah.." Ucap santi
Pak wijaya hanya tersenyum dan berbaring lemas
"Ini anaknya om alex ayah,Tania." Ucap Sandi
"Iya ayah sudah tau,Gimana nak kamu mau kan turutin permintaan Ayah " Ucap Pak wijaya
Tania dan Sandi pun hanya bertatap tatapan,kemudian Sandi memberi isyarat dari senyumannya dan anggukannya itu.
"Iya ayah aku mau kok " Ucap Sandi
"Jaga hati anak saya ya Tania " Ucap Pak wijaya
"Hehe iya om " Ucap Tania
Tania sebenarnya ingin sekali menolak,tetapi ia tau keadaan.Ia sangat mengerti keadaan orang lain
Pak wijaya pun hanya tersenyum,ia tak mampu berbicara banyak.
"Oh iya ayah sebentar sore Ayah sudah bisa pulang " Ucap Sandi
"alhamdulillah Nak " Ucap Pak wijaya
" Kakak kakak yuk antar aku makan aku lapar " Ucap santi sambil memegang tangan Tania
Tania hanya menatap Sandi,ia terlihat bingung.
"ayah aku mau antar Tania dan Santi makan dulu ya,nanti aku balik lagi,kasian Santi dari pagi gamau makan.Tini urus Ayahku yang baik ya " Ucap Sandi
__ADS_1
"Baik Tuan " Ucap Tini
"ajaklah santi masuk ke mobil dulu aku nanti akan menyusul " Ucap Sandi kepada Tania
Kemudian Tania pun langsung membawa santi memasuki mobil di antar oleh body guard.
Saat Sandi ingin pergi,tangannya di tahan oleh Ayahnya
"Nak.. " Ucap pak wijaya
"Iya ayah " Jawab sandi
"Kamu janji sama Ayah ya jaga Tania baik baik " Ucap Pak wijaya
"Kalau bukan karena Ayah,Lihatlah adikmu.Ia sudah terlihat dekat pada Tania.Tania itu gadis yang baik,ia sangat menyayangi orang orang di sekitarnya " Ucap Pak wijaya
"Hmm iya yah " Ucap sandi sambil memegang tangan Ayahnya itu
"yaudah Antar adikmu dan Tania pergi makan,Hati hati " Ucap pak wijaya
"iya yah " Ucap Sandi sambil berjalan keluar menuju mobil.
Sandi pun menyetir tanpa berbicara apapun pada Tania,Sampailah di sebuah restoran.
"Kakak aku mau pesan ini,kakak pesan apa? " Ucap Santi
"Kakak ga pesan apa apa " Ucap Tania sambil tersenyum
"Aku gak mau makan kalo gitu " Ucap Santi merajuk
Tania pun melihat ke arah sandi..
"Pesanlah apa yang kamu mau aku akan membayarnya nanti " Ucap Sandi
"Yauda demi santi kakak pesan ya,Mau yang ini saja ya kak,Kak sandi nggak pesan apa apa?" Ucap Tania
"Enggak Tania" Ucap Sandi
setelah sampai makanannya,mereka makan.
Sandi Hanya menatap adiknya yang makan dengan lahap setelah ada Tania,tapi sandi hanya mengira mungkin kebetulan saja.
Ia menatap wajah Tania ..
"cantik tapi aku tidak mencintainya " Ucap Sandi dalam hati
Setelah beberapa jam mereka makan..mereka kembali ke RS.
Dan skrg sudah sore,Ayahnya pun di bawa pulang oleh Sandi dan Tania.
Sandi,Tania,Ayah dan Santi berada di satu mobil,sedangkan pengasuh serta bodyguard yang lainnya berada pada mobil satunya.
sampailah di rumah...
"Wah rumah yang sangat besar sekali " Ucap Tania dalam hati
"Ayo kakak kita masuk " Ajak Santi
pak wijaya pun di bawa masuk oleh body guard yang lainnya menuju ke kamar.
Sandi pun mengajak Tania untuk masuk ke dalam kamar Ayahnya untuk meyakinkan jika Sandi sudah setuju.
"Nak Ayah ingin kalian menikah dengan cepat " Ucap pak wijaya
"Iya ayah,tunggu urusanku semua selesai dulu ya baru aku akan menikah,ga lama kok mungkin sebulan lagi " Ucap Sandi
"Itu terlalu lama buat Ayah,Ayah mau lusa kalian menikah,tidak usah terlalu meriah,cukup keluarga kita saja yang tau karena Tania masih sekolah " Ucap pak wijaya
"Lusa Yah?ini beneran? " Ucap Sandi
__ADS_1
"Iya" Ucap pak wijaya merengut
Sandi yang melihat ayahnya merengut itu kemudian berkata
Ayah senyum dong jangan cemberut,iya aku akan menikah dengan Tania lusa.
Tania hanya menatap Sandi tidak menyangka.
"ini sudah sore Antarlah Tania pulang " Ucap Pak wijaya
"Baik yah " Ucap sandi.
kemudian Sandi dan Tania pun masuk ke mobil..
"Lusa? aku belum siap tolong kak, " Ucap Tania menangis
"Tania aku minta tolong terima ini semua ya aku tidak akan aneh aneh padamu" Ucap sandi sambil menjalankan mobil
"Aku masih sekolah,aku belum siap menjadi istri " Ucap Tania sambil menangis
"Kita akan menikah dan kamu akan tetap sekolah " Ucap Sandi
"Bagaimana jika ada yang tahu? "Tanya Tania
" jika ada yang bertanya aku akan menjawab kamu adalah adik sepupu ku " Ucap Sandi
"Terus jadi seorang istri kan berat,harus masak lah harus melayani jika suami... " Ucap Tania dipotong oleh Sandi
"Aku tidak akan menyentuhmu,Begitupun kamu tidak perlu memenuhi tanggung jawabmu sebagai istri,Tapi setiap bulannya aku akan memberi mu Uang nafkah " Ucap Sandi
"tidak usah Uang dari Ayahku cukup " Ucap Tania
"kamu adalah tanggung jawabku " Ucap Sandi
"Eh iya kamu kan punya pacar,terus jika ia tau bagaimana ?Mati aku " Ucap Tania
"Aku akan bicara padanya,Lagian kita menikah hanya sementara saja tidak lama,setelah kita cerai aku akan menikah dengan kekasihku " Ucap Sandi
Tania pun terdiam...
Sampailah di rumah Tania...
"Ayo masuk " Ucap Tania
"Tidak aku mau langsung pulang saja " Ucap Sandi
ada
"Baiklah hati hati " Ucap Tania
"Oke " Ucap Sandi
kemudian sandi pun pulang...
" Asalamualaikum Ayah "Ucap Tania
" Waalaikumsalam Nak " jawab pak alex
kemudian Tania pun duduk..
"Bagaimana lusa?apakah kamu sudah siap " Ucap Ayahnya
"Ayah kok tau,kan tadi ayah ga ada disana " Ucap Tania
"Ayah tau semuanya " Ucap ayahnya
"hiss Ayah jujur aku belum siap aaa " Ucap Tania sambil menangis
"Nak tolonglah " Ucap Ayahnya
__ADS_1
Tania pun tidak menjawabnya,Ia hanya menghela nafas sekejab langsung memasuki kamarnya..
Ayah Tania berdoa Supaya Tania menerima semua kenyataan ini,ia hanya ingin yang terbaik untuk masa depan Tania