
SELAMAT MEMBACA
💗❤️💗
setelah aktifitas panas di pagi hari yang mereka berdua lakukan mau gak mau dara harus mandi lagi, setelah mereka berdua selesai mandi bima mendengar perut dara yang berbunyi ....krucuk....krucuk.....
" kamu laper ya sayang, maaf ya habis kamu gemesin banget sih" kata bima yang lihat jam dinding ternyata sudah 10.
" iya aku laper kan kita belum sarapan dari tadi pagi" jawab dara lesu.
" ya udah sekarang kita makan yuk?" ajak bima yang langsung menggendong dara ala bridal style, awalnya dara menolak karena malu sama para pelayan yang melihatnya tapi bima gak perduli dengan apa yang di katakan dara bima tetep menggendongnya jadi dara akhirnya menyerah dari pada nanti jatuh begitu pikirnya.
bima menggendong dara menuruni tangga tapi setelah sampai di bawah ternyata di bawah ada mamah dan papahnya dan ada sena dan eza juga yang sedang duduk santai di depan tv.
" mamah papah kalian kok datang kesini gak bilang bilang" kata bima kaget kerena tiba tiba ada kedua orang tuanya serta adik dan sepupunya eza itu yang datang ke rumahnya.
" ye kita semua dari tadi pada nungguin kamu yang gak ada akhlak malah *** ***, kita disini sudah dari tadi pagi kali udah 2 jam kita disini" celetuk eza dengan gaya meledek sedangkan dara merasa malu banget dara sudah menyuruh bima menurunkannya tapi bima mengabaikannya.
" mas turunin" bisik dara di telinga bima tapi bima malah cuek.
" salah sendiri kesini gak bilang bilang" jawab bima santai.
" kita si gak berniat mengganggu kalian makanya kita semua nungguin kalian berdua sampai kalian yang turun sendiri" kata mamah wenda yang sebenernya hanya ingin melihat rumah bima yang baru.
" maaf mah bima gak tau kalo mamah dan papah datang kesini."
"mas bima turunin dara malu tau" kata dara tapi bima tetep aja cuek karena kesel dara mencubit perut bima.
" auww sakit sayang" keluh bima.
" turunin" kata dara lagi dengan kesal lalu bima baru menurunkan dara yang sedari tadi di gendong dari kamar.
" kita niatnya hanya ingin melihat rumah baru kalian tidak bermaksud mengganggu kalian berdua" kata papahnya bima sehingga membuat dara jadi malu sekali gara gara kelakuan suaminya itu, udah merasa lapar dan gak taunya sudah di tungguin mertua adik serta sepupu dari suaminya.
" maaf ya mah,pah dara gak tau kalo kalian datang kesini" kata dara merasa tidak enak.
" iya gak pa pa sayang mamah ngerti kok mamah kan juga pernah muda lagian mamah seneng melihat kalian bedua romantis banget" kata mamah wenda.
" hallo kakak ipar kenalin aku eza sepupunya bima maaf ya dulu gak bisa datang di acara pernikahan kalian" kata eza memperkenalkan diri dengan mengangkat tangannya untuk bersalaman dengan dara.
" iya saya dara" jawab dara dan menjabat tangan eza tapi bima lagi lagi segera menepis tangan eza yang bersalaman dengan istrinya.
" udah jangan lama lama salamannya" kata bima ketus.
" ya elah bim, dasar posesif " kata eza kesal.
" biarin" jawab bima dan dara segera menawarkan sarapan bersama walaupun sudah tidak bisa di katakan dengan sarapan lagi karena hari sudah mulai siang.
" ya udah kita sarapan bersama saja yuk" ajak dara
" yah sayang kamu telat tadi kita udah makan duluan habis nungguin kalian lama banget jadi kita makan duluan deh, sekarang kalian berdua aja yang makan ya mamah tau pasti kalian sampai lupa sarapan pagi kan?" kata mamahnya.
" iya sayang kita makan aja yuk pasti kamu udah laperkan" ujar bima
"iya kakak ipar mending makan dulu aja kasian kan sampai gak di kasih makan sama suaminya dasar kejam banget" saut eza sedang kan bima bodo amat dengan omongan eza.
" iya dara ,bima kalian makan aja dulu kita mau lihat lihat rumah baru kalian" tambah papahnya dan sena dari tadi memilih diam saja karena masih merasa bersalah dengan kakaknya bima.
" ROSI" panggil bima dan rosi segera datang.
__ADS_1
" iya tuan" jawab rosi.
" tolong kamu temani mamah sama papahku ya untuk melihat lihat rumah ini" suruh bima.
" baik tuan mari tuan dan nyonya saya temani melihat lihat rumah ini" kata rosi.
" iya udah deh kalo gitu kita makan dulu ya ayo sayang" ajak bima dan dara hanya menurut karena cacing di dalam perutnya sudah berdemo minta makan, sedangkan mamah dan papahnya serta sena dan eza berkeliling rumah bima yang baru dengan di temani rosi.
setelah dara dan bima selesai sarapan yang sudah telat itu mereka menyusul mamah dan papahnya yang sekarang berada di taman belakang sehabis berkeliling rumah baru bima.
" duduk sini sayang gabung sama kita" kata mamah wenda yang melihat dara dan bima berjalan ke taman menyusul mereka dan bima duduk di sebelah sena karena hanya itu tempat duduk yang tersisa karena tempat duduk yang lain sudah penuh otomatis dara gak kebagian tempat duduk bima segera menarik dara untuk duduk di pangkuannya.
" ih mas bima apaan sih jangan gini dong malu tau" kata dara.
" ya gak papa sayang mamah sama papah dulu juga gitu kok jadi kamu gak usah malu, itu udah biasa sayang kita juga pernah muda." kata mamah wenda.
" tuh denger mamah bilang gak pa pa, mamah sama papahku sampai sekarang aja msih mesra masak kita kalah" jawab bima asal.
" ye bima itu emang posesif orangnya, semoga kamu betah ya sama orang kaya dia" kata eza.
" enak aja lo ngomong bilang saja kamu itu iri karena umur kamu udah tua masih aja jomblo" jawab bima, ya memang begitulah kalo eza dan bima sedang bersama suka bercanda dan saling meledek.
..." ye kamu dapat dara juga karena tante wenda coba nggak pasti kamu juga masih jomblo" balas eza....
" aduh udah dong kalian selalu aja begitu kalo ketemu kalo gak ada di cariin, mamah mau bikin kue nih bantuin yuk" ajak mamah wenda.
" boleh tante eza bantuin" kata eza menawarkan.
" dara boleh gak mah ikut bikin kue" ujar dara.
" boleh dong, ayo kalian berdua bantuin mamah, kamu gak ikut sena?" tanya mamah wenda karena anaknya itu dari tadi banyak diamnya.
" gak ah mah sena males" jawab sena.
" bentar ya papah angkat telfon dulu" kata papahnya yang terus pergi untuk mengangkat telfon, sekarang tinggal bima dan sena di taman itu.
" kak bima sena minta maaf ya kak soal sena yang gak dengerin nasehat kakak" kata sena dengan sedih bila mengingat kejadian itu.
" iya kakak udah maafin kok lain kali jangan di ulangin lagi kakak begitu karena sayang sama kamu dan gak mau sesuatu yang buruk terjadi sama adik kakak ini"jawab bima.
" makasih ya kak" kata sena yang langsung memeluk kakaknya karena kangen juga sebenernya hingga sena menangis.
" kok adik kakak ini malah nangis sih hem?" tanya bima.
" sena kangen sama kakak" kata sena lagi.
" iya maaf ya dek kakak belum sempet juga nemuin kamu.
" iya gak pa pa kak sena ngerti kan sekarang kakak sudah menikah.
" udah jangan nangis lagi dong nanti cantiknya hilang loh, terus gimana sama sekripsi kamu apa udah hampir selesai?" tanya bima dan sena menggelengkan kepalanya.
" belum kak bahkan sena belum masuk kampus lagi setelah kejadian itu sena takut kak ketemu sama vian" jawab sena.
"kenapa mesti takut kamu tenang aja dek kakak pastikan kamu gak akan ketemu sama vian lagi, dia gak akan berani masuk kampus lagi jadi kamu gak usah takut ya, soal kejadian itu juga gak ada yang tau kok kecuali kakak dan keluarga saja."
" beneran kak?" tanya sena.
" iya jadi mulai besok kamu masuk kuliah lagi ya kan sayang udah masuk sekripsi bentar lagi wisuda kan."
__ADS_1
" iya kak, besok sena akan kuliah lagi dan janji gak akan pacar pacaran lagi sena udah kapok."
" pacaran boleh boleh aja dek asal tau batasnya dan sama laki laki yang baik baik kakak gak akan melarangnya."
" tapi dara masih takut kak."
" ya udah kamu fokus sama sekripsi kamu aja nanti kalo kamu berhasil wisuda tahun ini kakak kasih hadiah apa pun yang kamu mau bagaimana?" tawar bima biar adiknya itu bersemangat.
" beneran kak?" tanya sena tak percaya.
" kakak serius dek, kamu mau apa seandainya berhasil wisuda taun ini?"
" sena mau di beliin mobil sport."
" itu sih kecil"
" ih kakak memang terbaik" kata sena lalu mencium pipi kakaknya.
💗❤️💗
sedangkan alex menanyakan ke asistenya semua informasi tentang dara yang kemarin memang alex menyuruh asistennya itu untuk mencari taunya.
"bagai mana apa sudah dapat apa yang saya suruh kemarin? tanya alex ke asistennya itu.
" sudah tuan ini yang anda minta" jawab asisten alex dengan menyerahkan semua data tentang dara.
" bisa kamu saja yang menjelaskan" suruh alex.
" baik tuan, dara almira adalah anak kandung dari tuan jonathan avandi dan istrinya yang mengalami kecelakan pesawat sekitar 15 thn yang lalu semenjak saat itu nona dara di asuh oleh paman dan bibinya karena hanya mereka saudara satu satunya yang nona dara punya, dan perusahaan tuan jonathan di ambil alih oleh pamannya semenjak orang tuanya meninggal.
" apa jadi dara itu anak kandung dari om jonathan? temannya ayahku, ayah dan ibuku pernah bercerita sebelum meninggal kalo om jonathan sangat berjasa kepada keluargaku karena berkat bantuan om jonathan perusahaan ayah tidak jadi gulung tikar, di saat semua orang menjauhi ibu dan ayahku karena terlilit banyak hutang dan perusahaan terancam bangkrut om jonathan lah satu satunya teman ayah yang bersedia mengulurkan bantuannya.
ayah dan ibuku juga berpesan kepadaku untuk membalas kebaikannya, jadi ternyata om jhonatan itu sudah meninggal?"ujar alex karena selama ini dia mencari om jonathan yang sangat berjasa untuk keluarganya kalo tidak ada tuan jonathan mungkin dia dan keluarganya sudah menjadi gembel di jalanan.
" iya tuan anda benar" jawab asistennya.
" terus bagaimana kehidupan dara setelah kedua orang tuanya meninggal apakah dia diperlakukan dengan baik oleh saudaranya itu?" tanya akex.
" awalnya begitu tuan tapi setelah pamannya itu bisa mengusai semua aset serta perusahan tuan jonathan nona dara di perlakukan dengan buruk, mereka memperlakukannya seperti pembantu dan tak jarang mereka mencaci makinya dan bahkan nona dara terkadang mendapatkan kekerasan, nona dara yang masih kecil hanya bisa menurut karena nona dara sampai sekarang tidak tau kalo seluruh kekayaan itu bukan punya pamannya melainkan punya nona dara."
" kurang ajar mereka beraninya melakukan itu sama dara, dan aku juga bodoh gak benar benar mencari tau semua tentang om jonathan saya kira om jonathan itu masih hidup ternyata sudah lama meninggal "
" benar tuan nona dara juga harus bekerja sepulang dari sekolah hanya untuk membayar biaya sekolahnya karena semenjak nona dara SMA pamannya sudah tidak mau membayar biaya sekolahnya, dan menurut penyelidikan saya nona dara sekarang sudah bahagia karena pertolongan tuan bima yang sekarang menjadi suami nona dara, semenjak nona dara menikah dengan tuan bima nona dara tidak pernah menderita lagi karena tuan bima selalu memanjakannya dan menyukupi semua kebutuhan nona dara dan tuan bima juga yang membiayai kuliah nona dara walaupun pernikahan mereka karena di jodohkan."
" apa jadi mereka menikah karena di jodohkan begitu?" tanya alex.
" iya tuan tapi sepertinya nona dara sangat mencintai tuan bima."
" oke cukup sekarang kamu bisa keluar dari ruanganku" titah bima pada asistennya dan asistennya itu segera undur diri dari ruangan alex.
" apa .......jadi dara itu anak kandung dari om jonathan orang yang sangat berjasa untuk keluargaku, aku gak mungkin menghancurkan kebahagian dara kasian dia selama ini sudah sangat menderita jika memang dara mencintai bima aku hanya bisa ikhlas walaupun aku juga menyukainya, tapi awas aja kalo bima berani menyakiti dara aku gak akan segan segan mengambil dara darinya." gumam alex.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
__ADS_1
VOTE
SUPAYA AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT UPDATENYA