Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
episode 63


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


SEMOGA SUKA DENGAN KARYA AUTHOR


💗❤️💗


bima yang sedang di kantor mendapat kabar dari anak buahnya yang bertugas mengawasi dara, bahwa dara sekarang sedang jalan bersama teman laki laki dan wanitanya sedangkan dara tadi memang sudah izin tapi dengan teman wanitanya saja, tapi kenapa sekarang bima malah mendapatkan laporan kalo dara itu jalan dengan teman laki lakinya juga mungkinkah dara telah membohonginya.


setelah mengetahui kalo dara ternyata jalan dengan teman laki lakinya bahkan anak buahnya itu juga memberikan bukti beberapa foto dara yang sedang asyik jalan bersama teman temannya laki laki dan perempuan memang di foto itu gak ada yang aneh cuma jalan bareng biasa tapi bima tetep aja marah kerena dara telah membohonginya seketika bima jadi uring uringan contohnya seperti saat ini karyawannya menjadi korban atas kekesalan bima.


" laporan macam apa ini, kamu itu di sini bisa kerja gak sih? bikin laporan gini aja gak pecus" bentak bima pada meneger keuangan.


" maaf tuan kalo laporannya tidak sesuai saya akan memperbaikinya" jawab meneger itu dengan kepala menduk takut.


seketika bima langsung melempar laporan itu ke meneger keuangan.


" ya kamu memang harus memperbaikinya jangan ada yang salah sedikit pun aku mau besok pagi laporan itu sudah ada di meja saya kalo tidak kamu saya pecat" kata bima dengan suara meninggi.


"ba ......baik tuan mohon jangan pecat saya tuan" mohon meneger itu.


" sekarang juga kamu keluar dari ruangan saya" suruh bima dengan nada membentak.


" ba....baik tuan saya permisi " kata meneger itu yang langsung mengambil laporan yang tadi telah di lempar bima lalu langsung ngacir keluar dari ruangan bima.


setelah meneger itu keluar dari ruangan bima, bima langsung menyuruh asisten edo untuk menggantikan pekerjaannya karena bima sudah gak mood lagi, bima ingin segera pulang saja.


" do tolong kamu yang handle semua pekerjaan ini aku mau pulang" suruh bima kepada asisten edo.


" tuan mau pulang sekarang? tapi tumben ada apa ya tuan?" tanya edo dan bima yang gak suka sama pertanyaan edo langsung menatap edo dengan tajam seketika edo langsung gelagapan dan menunduk takut.


" ma.....maaf tuan baik saya akan menghandle semuanya" jawab edo dengan menunduk.


" bagus saya pulang dulu" kata bima langsung melenggang pergi keluar.


setelah bima pergi edo bisa bernafas dengan lega.


" aduh bodoh banget gue pakai nanya lagi untung gue gak di sembur juga sama bos bima, udah pasti gara gara informasi tentang nona dara tuh tuan bima langsung berubah garang, merinding gue" gumam edo dalam hati sambil mengelus dadanya.


sementara bima sudah sampai di rumahnya tapi dara belum pulang.


pelayan yang bernama lilis melihat tuannya sudah pulang dan dara yang tidak ada di rumah langsung menyambut kedatangan bima.


" selamat sore tuan nyonya dara belum pulang sini biar saja yang membawakan tasnya" sambut lilis kepada tuanya dengan gaya yang centil.


" gak perlu" kata bima dingin dan langsung duduk di depan tv karena bima sudah tau kalo istrinya itu pasti belum pulang.

__ADS_1


lilis masih tidak menyerah, malah lilis menawarkan minuman dan berusaha membatu melepas sepatu bima, melihat pelayan yang berusaha merayunya bima bukannya seneng tapi malah tambah murka.


" maaf tuan, tuan pasti capek ya pulang dari kantor mau saya bikinin minum tuan?" tawar pelayan yang bernama lilis dengan suara yang manja dan jangan lupakan seragam pelayan yang dia pakai sengaja dua kancing atasnya di buka jadi terlihat lah sebagian dada lilis yang memang besar itu.


ya lilis itu memang masih muda usinya 23 tahun, dia sudah bekerja menjadi pelayan saat umurnya 17tahun awalnya dia menjadi pelayan tapi bukan di rumah bima tapi di rumah orang lain dan lilis terbiasa selalu merayu sang majikan dengan mengandalkan wajah dan tubuhnya, lilis berwajah manis kulitnya sawo matang dan bodynya aduhay sexy banget dadanya besar.


jadi tak susah bagi lilis untuk memikat majikannya dulu, dengan begitu dia lebih gampang mendapatkan uang, dulu lilis pernah main gila dengan majikannya tapi lama lama ketahuan sama istrinya lalu dia di pecat, dan setelah di pecat sekarang lilis bekerja di rumah bima sebagai pelayan kalo dulu majikannya sudah tua, beda dengan sekarang setelah di pecat lilis malah mendapat majikan yang jauh lebih kaya tak hanya kaya tapi ganteng banget masih muda lagi makanya lilis berusaha menggoda bima apa lagi ini ada kesempatan mumpung istrinya itu belum pulang.


" gak perlu lebih baik sekarang kamu pergi sana" tolak bima dengan suara agak meninggi satu oktaf.


bima yang lagi kesal sama istrinya itu dan juga capek gerah melonggarkan dasinya dan membuka dua kancing kemeja di bagian atas lilis yang melihat itu semakin terpesona sama bima walaupun bajunya udah gak rapi dan malah acak acakan malah tambah kern dan cool di mata lilis.


" ya udah kalo tuan gak mau minum saya bantu lepas sepatu tuan saja ya, lagian nyonya itu gimana sih suami pulang bukanya sudah di rumah dan menyambutnya malah keluyuran gak jelas" kata lilis tak mau menyerah dan berusaha menggoda tuannya itu dengan menjelek jelekan dara.


sewaktu lilis berjongkok dan mau menyentuh sepatu bima, bima langsung berdiri marah dengan apa yang pelayan itu lakukan.


" kamu gak denger kalo saya bilang tidak ya tidak, aku bilang kamu pergi dari hadapanku sekarang juga atau kamu aku pecat sekarang" bentak bima dengan suara meninnggi hingga suaranya menggema di semua sedut ruangan, seketika lilis jadi ketakutan apa lagi lilis melihat bima menatapnya dengan tajam seketika lilis langsung menundukkan kepalanya.


rosi kepala pelayan yang melihat kejadian itu langsung menghampiri tuanya dan segera meminta maaf atas kesalahan pelayan itu.


" tuan maaf atas kelancangan pelayan ini saya yang akan menanganinya" kata rosi yang merasa itu adalah kesalahannya.


" siapa namanya" tanya bima datar.


" namanya lilis tuan" jawab rosi.


" baik tuan" jawab rosi.


lalu bima segera naik ke atas dan masuk ke kamarnya.


bima duduk di sofa lalu melepas sepatunya dan di leparlah sepatu itu asal yang satu di atas ranjang dan yang satunya entah kemana bima melakukan itu kerena kesal dengan istrinya dan di tambah kelakuan pelayan tadi bima jadi semakin murka.


tak lama dara sudah pulang tapi dara kaget melihat mobil suaminya sudah ada di depan rumah.


" kok mobil mas bima di sini apa jangan jangan mas bima sudah pulang ya tapi ini kan baru jam empat sore bukannya mas bima biasanya pulang jam lima ya, aduh gawat kalo bener mas bima sudah pulang" gumam dara dalam hati.


dara langsung masuk kerumah lalu naik ke atas dan masuk ke dalam kamarnya dan bima.


setelah dara masuk kamar benar saja ternyata suaminya sudah pulang dan sedang duduk di sofa seketika dara jadi takut melihat bima karena sepertinya suaminya itu sedang marah apa lagi dara melihat sepatu bima bisa ada di atas ranjang dan penampilan suaminya itu udah berantakan, rambut acak acakan kemeja udah gak tau lagi deh, dengan takut dara mendekati suaminya.


" ma....mas bima kok tumben sudah pulang?" tanya dara memberanikan diri dan bima hanya menatap dengan tajam istrinya itu dan dara semakin takut mau duduk di samping bima tapi gak berani jadi dara hanya berdiri aja.


" dari mana aja kamu" tanya bima dingin.


" da.....dari mall mas" jawab dara takut.

__ADS_1


"kenapa mas bima marah ya padahalkan aku tadi udah izin kalo mau pergi atau jangan jangan mas bima tau kalo aku jalan gak hanya sama mela dan riska, tapi mas bima tau dari mana? ah gak mungkin kan mas bima tau" guman dara dalam hati.


"sama siapa?" tanya bima dengan dingin.


" sa.....sama mela dan riska mas" jawab dara.


" yakin dengan mela dan riska saja?" tanya bima lagi.


"apa aku jujur aja ya sama mas bima, ya lebih baik aku bilang aja yang sebenernya" batin dara.


" kenapa diam?" tanya bima dengan suara agak meninggi.


" se.....sebenernya gini mas, tadinya memang rencananya sama mela dan riska saja....."belum selesai dara berbicara bima sudah memontongnya.


" udah berani bohong sekarang kamu tau aku gak suka di bohongi, mulai besok kamu gak perlu masuk kampus lagi" kata bima yang langsung berdiri dan berjalan ke kamar mandi.


dara kaget dengan perkatan suaminya dara berusaha menjelaskan dan memanggil suaminya itu sebelum masuk ke kamar mandi


" mas ....mas bima harus denger dulu penjelasan aku bukan gitu sebenernya mas" kata dara berusaha menjelaskan tapi bima tak menghiraukan ucapan dara bima langsung masuk ke kamar mandi gitu aja.


" haduh mas bima pasti marah banget biasanya gak gitu apalagi sampai sepatunya di lempar lempar segala lagi, huft.......gimana caranya ya biar mas bima gak marah lagi sama aku, apa aku rayu aja ya mas bima biar dia luluh dan gak marah lagi, ya udah deh mending aku ambilin baju dulu buat mas bima" gumam dara sambil mengambik sepatu bima yang di lempar sembarangan itu.


gak kama bima keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggangnya, melihat bima yang sudah kekuar dari kamar mandi dara langsung menghampirinya dan berusaha menggoda suaminya itu walaupun dara selama ini gak ada pengalaman soal menggoda laki laki tapi demi bima dara akan berusaha supaya bima gak marah lagi.


" mas bima ini baju gantinya aku pakaiin ya" tawar dara tapi bima hanya diam aja.


melihat suaminya yang hanya diam aja dara berinisiatif memeluk bima yang hanya mengenakan handuk.


" mas bima kok diam aja sih, sini aku pakaiin ya" kata dara memeluk bima dengan manja tapi bima tetep diam.


karena bima diam aja jadi dara pakaiin aja pakaian bima dan bima gak menolaknya setelah selesai memakaikan pakaian untuk bima lalu dara menyisir rambut bima.


" mas bima duduk sini ya biar aku rapiin rambutnya" suruh dara dan bima hanya menurut tidak menolah dara.


setelah selesai bima masih diam aja jadi dara memberanikan diri dengan duduk di pangkuan bima.


" mas bima jangan diam aja dong tadi itu awalnya memang dara mau pergi sama mela dan riska aja kok tapi tiba tiba cowok cowok itu pada ikut dan mela malah bilang iya aku kan mau nolak jadi gak enak mas" jelas dara tapi bima masih gak mau bicara.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN CARA


LIKE


KOMEN

__ADS_1


VOTE


TERIMAKASIH


__ADS_2