Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
Episode 118


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


Alex menelfon Jessi karena udah gak ada kabarnya beberapa hari ini, tidak ada kejelasan tentang bagaimana kelanjutan masalah Alex yang sudah merenggut kesucian Jessi.


Ya jelas Jessi tak ada kabarnya Jessi mana punya nomernya Alex, kalau Alex bisa dengan mudah mendapatakan nomernya Jessi, Alex segera menelfon Jessi dengan nomer yang sudah di dapatnya dari Asistennya, Karena sebelumnya Alex meminta asistennya untuk mencarikan nomernya Jessi.


" Ih ini nomernya siapa sih, jadi males angkat kalau gak kenal" gerutu Jessi di dalam kamar karena Jessi masih di hukum gak boleh keluar rumah sementara waktu oleh papahnya.


Nomer itu menelfon berkali kali hingga membuat Jessi kesal dan karena kesal Jessi terpaksa mengangkatnya.


" Hallo ..." jawabnya agak jutek.


"Ya hallo lama banget sih angkatnya" protes Alex dari sebrang sana karena Jessi sedari tadi mengabaikan panggilan telfonnya.


" Maaf ini dengan siapa ya? aku gak kenal" tanya Jessi yang masih tidak tau siapakah gerangan yang sudah menelfonnya.


" Ya ampun udah pernah tidur bareng masih aja gak kenal" ujar Alex mengingatkan tentang malam panas waktu itu.


" Ka...kamu kok bisa tau nomer telfon aku?" tanya Jessi.


" Ya taulah itu masalah kecil buatku" jawab Alex bangga.


" Iya trus ada apa ya telfon aku?" tanya Jessi lagi.


" Ada apa katamu? santai banget kamu ngomong, emang kamu gak takut kalau kamu sampai hamil? hem" ujar Alex yang tak habis fikir tentang Jessi yang santai aja kesuciannya telah hilang.


" Terus aku harus bagaimana aku juga bingung sementara aku gak boleh kemana mana sama papah, ini semua gara gara kamu tau gak" ujar Jessi yang malah memarahi Alex.


" Iya ya aku tau semua itu gara gara aku puas kamu, terus bagaimana kamu jadi di jodohin sama papah kamu?" tanya Alex, tau ajakan papahnya masih ngotot jodohin anaknya.


"Tidak papahku sudah membatalkan soal perjodohan itu jadi kamu harus tanggung jawab" ujar Jessi yang takut bila dirinya hamil apa lagi malam itu Alex tidak hanya melakukannya sekali tapi Alex menabur benihnya ke dalam rahimnya berulang kali.


" Bagus deh kamu gak usah khawatir aku akan segera menikahimu" kata Alex yang langsung mematikan sambungan telfonnya.


" Eh kok langsung di matiin sih dasar aneh" gerutu Jessi karena telfonnya di matiin secara sepihak.


💗❤️💗


Weekend ini Bima dan Dara langsung Terbang ke maldives untuk Baby moon, Setelah mengudara selama beberapa jam akhirnya mereka berdua telah sampai di maldives.


" Wah bagus banget sayang pemandangannya, aku tidak menyangka bisa sampai di sini" ujar Dara Seneng banget, bahkan dirinya seperti bermimpi bisa sampai di maldives.


" Apa kamu suka sayang?" tanyan Bima yang melihat raut bahagia di wajah istrinya.


" Aku sangat suka banget Mas, terimaksih" Dara langsung mencium pipi kiri suaminya.


" Itu sudah tugasku membuatmu bahagia sayang, sekarang kita masuk ke Resort yuk nanti kamu akan melihat pemandangan yang lebih indah dari ini" ajak Bima dengan menggandeng istrinya mesra.


" Wah bagus banget mas kita bisa melihat pemandangan di dalam laut dari sini" ujar Dara dengan takjub, Semakin mereka berdua turun ke bawah Dara semakin melihat pemandangan yang menabjubkan.


" Ayo sayang kamar kita berada di bawah" sesampainya di bawah Bima membuka pintu kamar yang akan di tempatinya selama di maldives.


" Wah ....ini kamar kita mas?" tanya Dara yang cukup tercengang karena kamar itu berada di dasar laut dan langit langit kamar yang tembus pandang jadi mereka bisa melihat ikan ikan yang sedang berenang dan bisa melihat terumbu karang.


" Iya sayang" jawab Bima dengan memeluk Dara dari belakang, Bima mulai menghirup wangi rambut istrinya, Bima mulai menyibak rambut Dara dan mulai menciumi tengkuknya.


Sepertinya Bima tidak akan menunggu sampai malam hari untuk melakukan iya iya, okey kita tinggalkan dulu mereka berdua yang mungkin sedang iya iya.


💗❤️💗


Reynan weekend ini jadi menjemput Sena untuk jalan bareng, Sena juga sudah dapat izin dari papah dan mamahnya ,Sena sengaja ingin jalan ke mall, Sena ingin ngerjain Reynan dengan shopping sesuka hatinya.

__ADS_1


mobil yang di tumpangi Reynan sudah sampai di depan rumah Sena, Reynan segera turun lalu menekan bel pintu rumahnya, ting....tong...tak lama ada seorang pelayan yang membukakan pintu....Ceklek...


" Maaf cari siapa ya tuan?" tanya pelayan itu setelah membuka pintunya.


"Senanya ada bik?" tanya Reynan.


" Ada den mari silahkan masuk, aden mau minum apa?" tanya pelayan itu menawarkan minuman untuk Reynan.


" Apa aja bik" jawab Reynan.


" Di tunggu sebentar den saya panggilkan non Senanya dulu" pamit pelayan itu dan Reynan pun hanya menganggukan kepalanya pertanda mengiyakan.


Tak lama Sena sudah turun dan sudah siap untuk pergi, Reynan yang melihat Sena datang pun terpesona Sena memang selalu cantik di matanya, tapi tiba tiba ada pelayan yang datang.


" Silahkan minumnya den" kata pelayan itu ramah.


..." Iya terimakasih bik" lalu pelayan itu segera pergi untuk melanjutkan pekerjaannya....


" Sebentar ya kak aku izin dulu ke mamah dan papah" ujar Sena.


" Iya sebaiknya memang kamu izin dulu" jawab Reynan, lalu Reynan meminum minuman yang sudah di buatkan oleh pelayan tadi, dan tak lama Sena datang bersama wenda dan Rendi.


" Tuan Reynan" sapa Rendi, lalu Reynan segera berdiri untuk menyalami kedua orang tua Sena.


" Iya tuan Rendy, nyonya saya kemari ingin mengajak putri anda sekedar jalan ke luar" ujar Reynan meminta izin kepada kedua orang tua Sena.


" Owh begitu Tuan, Boleh saja asal jangan pulang malam ya" pesan Rendi.


" Panggil Reynan saja tuan ini di luar jam kerja biar lebih santai" Reynan gak enak kalau pakai bahasa formal.


"Iya kalau begitu nak Reynan panggil kami Om dan tante saja ya biar lebih Enak" ujar Rendi.


" Baik kalau begitu kami pamit pergi dulu Om dan tante" Kata Reynan sambil menyalami Rendi dan Wenda.


" Pah sepertinya rekan bisnis papah itu suka deh sama Sena" ujar Wenda.


" kayaknya iya mah, tapi gak pa pa lagian nak Reynan orang yang baik dan sopan" jawab Rendi.


" Mamah setuju deh pah kalau mereka jadian kelihatan serasi lho" seloroh Wenda yang melihat Reynan itu tampan dan sopan.


" Iya mah, tapi kita juga gak bisa memaksa, bila memang jodoh pasti mereka akan bersama" ucap Rendi.


" Ya di bantuin dong pah biar mereka bisa bersama lagian kalau mamah lihat senanya tuh masih cuek, mungkin Sena masih merasa trauma ya pah" wenda melihat putrinya itu seperti ingin membuka hati tapi masih takut.


" Iya mamah tenang saja, nanti juga rasa trauma itu lama lama akan hilang dengan sendirinya bila ada orang yang tulus menyayangi putri kita" ujar Rendi dan wenda membenarkan perkataan suaminya.


💗❤️💗


"Mau jalan kemana sen" tanya Reynan mulai pembicaraan di dalam mobil yang tadinya hening.


" Ke mall aja deh aku ingin shopping" jawab Sena.


" Okey siap" kata Reynan semangat.


"Sekarang kamu bisa bilang oke, tapi kita lihat saja nanti aku akan menguras uangmu itu, biar kamu kesel sama aku, gak tau ajakan kalau aku ini gila shopping" gumam Sena dalam hati.


Setelah sampai di parkiran mall Reynan segera turun untuk membukakkan pintu untuk Sena, mereka berdua berjalan masuk ke dalam mall dengan Reynan yang mengenggam tangan Sena, mereka sudah seperti pasangan kekasih saja.


" Kamu mau beli apa?" tanya Reynan.


" Mmmm ...aku mau beli baju" jawab Sena.

__ADS_1


" Okey " Reynan langsung mengajak Sena memasuki toko baju branded, " kamu bisa pilih yang kamu suka" Kata Reynan yang membuat senyum Sena jadi berkembang, dan Reynan yang melihat senyum manis di bibir Sena jadi seneng banget.


" Okey aku mau pilih pilih dulu" ujar Sena lantas pergi buat milih milih baju yang di sukainya.


" Ya ampun senyumnya manis banget sih, kalau gini juga gue rela ngajak dia jalan tiap hari asal bisa selalu melihat semyum manisnya" gumam Reynan dalam hati.


Sena sengaja memilih bayak baju dan Reynan yang melihat satu Dress yang sangat cantik sengaja mengambilnya untuk Sena.


" Ini Dress cantik banget apalagi kalau kamu yang pakai pasti cantik banget" ujar Reynan sambil memberikan dress yang dia pilih.


" Wah boleh juga ini" Sena mengambil dress yang di berikan Reynan, lalu Sena membawa semua baju yang sudah di pilihnya di kasir. "Waduh gawat kalau sampai gak di bayarin sama kak Reynan gimana ini masak harus pakai uang tabunganku sih, apalagi sekarang mamah dan papah udah gak ngasih aku uang bulanan semenjak gak kuliah" gumam Sena dalam hati.


Ya memang Rendi dan wenda sudah tidak memberikan uang bulanan semenjak lulus kuliah, Sena harus mandiri dengan kerja sendiri dan mulai sekarang Sena kalau mau beli apa apa harus pakai uangnya sendiri dari jari payahnya sendiri dengan bekerja membantu kakaknya di perusahaan.


" Totaknya155 juta rupiah " ujar seoarang kasir yang menghitung semua total blanjaan Sena, Reynan dengan sigap memberikan kartu saktinya ke mbak kasir.


" Yes di bayarin, ntar gue juga mau borong tas dan sepatu biar dia kapok kalau ngajak aku jalan" gumam Sena dalam hati.


Setelah itu Sena masuk ke toko sepatu, di sana Sena membeli beberapa pasang sepatu dan Reynan juga yang jadi ATM berjalan dan habis itu Sena pergi ke toko tas, di sana Sena juga mengambil beberapa tas branded.


" Aku tidak akan bangkrut hanya karena ini, jadi jangan pernah berfikir aku akan kapok ya buat ajak kamu jalan, bahkan kalau kamu ingin memborong semua isi di mall ini aku masih sanggup membelikannya untukmu" ujar Reynan yang tau kalau Sena sengaja belanja sebanyak itu untuk membuatnya kapok.


" What dia kok tau pikiran aku sih kaya dukun aja" Gumam Sena dalam hati. "Iya ya aku lupa kalau kamu itu kaya."


" Hahahha.......ya gak gitu juga, sekarang mau beli apa lagi perhiasan mungkin?" tawar Reynan.


" Gak, buat apa toh itu gak akan buat kamu bangkrut, aku udah capek belanja sebanyak itu dan sekarang aku lapar" ujar Sena yang bikin Reynan gemes, sayang tangan Reynan kanan dan kiri sudah penuh membawa barang belanjaan Sena kalau enggak mungkin rambut sena udah di acak acak Reynan karena gemes.


" Ya udah sekarang kita pergi makan ya" Ajak Reynan dan Sena menyetujuinya karena memang sudah merasa lapar banget.


" Aku heran deh sama kamu kak dulu aja masalah hp suruh ganti rugi, sekarang belanjain aku sebanyak itu santai aja" ujar Sena yang merasa heran padahal Reynan itu kaya masalah phonsel mah kecil.


" Mau tau aja atau mau tau banget?" kata Reynan dengan bercanda.


" kalau di kasih tau kalau gak juga gak pa pa" ujar Sena malas.


Sekarang mereka berdua sudah berada di tempat makan, di restoran yang berada di dalam mall. " Mmm dulu aku tu gak niat buat minta ganti rugi ke kamu, habis kamu cantik dan aku suka, ya siapa tau ajakan kamu gak bisa ganti rugi dan sebagai gantinya kamu bisa aku jadiin pacar Hehehe" ujar Reynan dengan ketawa.


"nggak lucu" balas Sena karena dikiranya Reynan hanya bercanda.


" Aku serius, ya udah sekarang mau pesan apa?" tanya Reynan.


" Aku pesen stiek dan minumnya jus jeruk aja" jawab Sena.


Reynan memanggil pelayan untuk memesan makanan dan gak lama makanan yang mereka pesan sudah datang.


" Silahkan tuan dan nona" ujar pelayan itu dengan ramah.


" Iya terima kasih" ucap Sena tak kalah ramah.


"Kamu gak ada niatan buat suapin aku gitu sen?" tanya Reynan modus.


" Nggak kak Rey bisa makan sendiri" tolak Sena.


" Ya udah kalau gitu biar aku aja yang suapin kamu...ayo Aaaa" Reynan mengarahkan sendok berisi makanan pesanannya ke mulut Sena.


" Gak ah kak Sena makan sendiri aja" tolaknya karena malu.


" Ayo aaa ...kamu harus cobain ini enak lho" Awalnya Sena memang gak mau tapi karena Reynan memaksa akhirnya Sena mau juga. " Gimana Enak kan?" tanya Reynan.


" Iya enak kak" jawab Sena, karena makanan yang Reynan pesan rasanya memang enak.

__ADS_1


Akhirnya seharian itu mereka menghabiskan waktu bersama setelah selesai makan Reynan mengajaknya nonton, Setelah selesai nonton Reynan mengantar Sena pulang tepat jam 9 Malam sampai di rumah.


BEDSAMBUNG


__ADS_2