
SELAMAT MEMBACA
SEMOGA SUKA DENGAN KARYA AUTHOR
JANGAN LUPA BERIKAN VOTE KALIAN BUAT AUTHOR YA BIAR BISA UPDATE TERUS
💗❤️💗
dara menangis di dalam kamar hatinya sakit saat di hina sebagai wanita murahan hanya karena bodynya yang memang seperti wanita dewasa.
dara memang tidak tinggi tapi badannya berisi di babagian tertentu bo**kongnya bulat padat berisi apalagi bagian depan yang bisa dikatakan besar untuk perempuan seusianya dan di tunjang dengan kulitnya yang putih dan mulus alami sejak lahir dan wajahnya itu terlihat imut dan cantik.
setelah bella pergi dari apartemennya lalu bima segera masuk ke dalam kamar menyusul istrinya, setelah masuk ke dalam kamar bima melihat istrinya yang menangis, bima mendekatinya dan memeluknya.
" sayang udah jangan nangis ya kamu gak usah dengerin omongannya bella."
" lepasin mas, mbak bella bener memang dara ini gak sebanding dengannya yang seorang model terkenal cantik dewasa dan berpendidikan."
...bima melepas pelukannya lalu memegang kedua tangan dara....
" denger ya sayang dia memang model tapi aku sudah gak ada hubungan apa apa sama dia."
" sebenernya mbak bella itu siapanya kamu sih mas sampai ngehina aku kaya gitu" tanya dara yang ingin tau apakah bima akan jujur kalo bella itu mantannya.
" bella itu mantan aku kita udah putus satu tahun yang lalu karena bella ketahuan selingkuh sama alex."
" maksud mas bima alex orang yang sama dengan alex yang dara kenal?" tanya dara.
" iya makanya kamu jangan pernah dekat dekat dengannya."
" apa mas bima masih cinta sama mbak bella."
" kalo aku masih cinta ngapain aku nikahin kamu, dengerin aku ya kamu gak usah dengerin omongan mereka percaya sama aku."
" apa bener mas bima mau di jodohin sama aku hanya kerena pelampiasan."
" ya nggak lah sayang, semenjak bella menghianatiku saat itu pula aku mulai membuang perasaanku, lagian dulu bella duluan yang nembak aku, aku menerimanya karena dia kelihatannya baik cantik dewasa dan anggun jadi menurut aku gak ada salahnya aku mencoba menjalin hubungan dengannya aku menjadikannya model terkenal sesuai keinginannya tapi malah dia menghianatiku."
" secinta itu dulu mas bima sama mbak bella.....iya memang mbak bella cantik banget pantes bila mas bima sangat mencintainya.
"kamu ngomong apa sih sayang itu hanya masa lalu, kamu juga cantik kok dan kamu gak boleh lemah hanya karena itu kamu itu jangan mau di tindas ingat kamu itu istri bima sanjaya jadi jangan lemah dan jangan mau di tindas."
" terus apa alasan mas bima sebenernya mau menerima perjodohan ini."
" jujur aku sudah tertarik pada saat pertama kali bertemu denganmu yang aku lihat kamu cantik imut kelihatan masih polos, emang kamu masih terlalu muda jadi gak mungkin aku mendekatimu."
" jadi bener aku masih kecil dan kekanakan ya? jadi mas bima sukanya sama yang dewasa"
" hahaha...ya gak gitu juga sayang aku suka kok sama kamu walaupun umur kamu masih muda tapi sikap kamu udah dewasa kok sayang."
"aku takut kalo suatu saat mas bima akan ninggalin aku dan kembali lagi sama bella terus dara gimana aku udah gak punya siapa siapa lagi."
" aku kan udah pernah bilang apapun yang terjadi aku gak akan ninggalin kamu."
__ADS_1
" janji?"
" iya sayang udah dong jangan nangis ntar cantinya ilang" kata bima yang mengusap air mata dara lalu memeluknya.
" aku gak akan ninggalin kamu sayang apapun yang terjadi karena aku sudah mulai mencintai kamu." gumam bima dalam hati.
bima melepas pelukannya dan mulai mencium bibir dara dengan lembut, cukup lama bima berciuman lalu bima melepaskan tautan bibir mereka.
" sayang boleh ya" minta bima dan dara hanya menggangguk kan kepalanya.
dara akan melayani suminya itu dengan setulus hati karena dara gak mau kalo suaminya itu akan berpaling nantinya.
setelah itu mereka melakukan yang iya iya bayangin sendiri aja ya gaes.
seperti biasa bima gak cukup melakukannya hanya sekali bima melakukannya berkali kali dengan berbagai gaya hingga bima akhirnya ambruk di samping dara dan tidur sambil memeluk istrinya itu.
💗❤️💗
pagi harinya dara terbangun lebih dulu dengan posisi di pelukan bima , lalu dara melihat jam ternyata baru jam 5 pagi, dara melepas tangan bima yang memeluknya dengan hati hati takut menggannggu suaminya yang masih tertidur dengan nyenyak, dengan tubuh yang masih telanjang dara berjalan ke dalam kamar mandi untuk menuntaskan hajat nya dan setelah itu dara memutuskan mandi dengan berendam air hangat di dalam bathub.
bima menggeliat dan meraba raba sampingnya tapi tidak menemukan yang dia cari lalu bima membuka matanya dan benar saja dara sudah gak ada di sampingnya.
" apa dara lagi mandi ya" begitu pikir bima.
lalu bima segera bangun dan masuk ke kamar mandi dan benar saja ternyata istrinya itu sedang mandi, dara yang sedang asyik berendam kaget karena pintunya tiba tiba di buka sama bima.
" mas bima mau ngapain ngagetin aja."
"mau buang air kecil udah kebelet, kata bima dan dara hanya ber owh ....ria saja.
" ih mas bima mau ngapain?"
" ya mandilah sayang emang mau ngapain lagi."
" iya tapi kan bisa gantian dulu."
" orang aku maunya mandi bareng sama kamu salah sendiri tadi aku bangun kamu udah gak ada eh taunya mandi duluan gak ngebangunin aku."
" iya mas bima tadi tidurnya nyenyak banget. dara gak tega ngebangunin."
bima duduk di belakang dara sambil memejamkan matanya sementara dara duduk di depan bima dengan posisi membelakanginya, dara membiarkan suaminya itu untuk ikut berendam di dalam bathub lalu dara menyederkan badanya ke dada bidang bima, dan bima gak tinggal diam tangan bima sudah malai usil meraba raba gunung kembar dara yang cukup besar itu lalu meremasnya, itu area yang paling di sukai bima cukup lama bima bermain main di sana sampai sang empunya mendesah.
"ahhhhh.....emmmm" de** sah dara.
dara akui itu memang nikmat pastesan pasangan suami istri di luar sana sampai ada yang berselingkuh.
tangan kanan bima sudah mulai turun menyusuri lembah yang sudah mulai basah di bawah sana jari jari bima bermain main disana dan memasukkan jari tengahnya kelubang yang masih sempit itu, sementara tangan kirinya masih asyik bermain di gunung kembar dara mulut bima mulai meng****sap ujung kedua gundukan besar padat berisi itu seketika dara melenguh di buatnya.
" ohhhh.....ahhhhh mas bima" de***sah dara
mereka melakukannya gak hanya sekali tapi sampai dua kali.
jam setengah tujuh mereka baru keluar dari kamar mandi dara mau mengambilkan baju kantor untuk suaminya tapi bima melarangnya malah bima yang mengambilkan baju untuk dara dan membantu memakaikannya bima juga membatu mengeringkan rambut dara, haduh gimana gak meleleh hati dara di buatnya.
__ADS_1
setelah berganti baju mereka sekarang berada di meja makan untuk sarapan pagi karena dara gak sempat memasak jadi hanya ada roti.
" mas bima dara kan gak sempat memasak tadi terus mas bima sekarang sarapan apa dong mau ke kantor."
" udah nggak usah pusing mikirin makan, aku gak pa pa makan yang ada aja lagian tadi aku udah kenyang makan kamu."
" ih mas bima dara tuh serius jangan bercanda deh."
" siapa yang bercanda sih sayang."
" ini cuma ada roti doang mas, kan kasian mas bima nanti kelaperan kan mau berangkat ke kantor."
" aduhhh istriku ini imut banget si kalo begini, ya aku gak pa pa sayang makan roti aja."
" ya udah mas bima mau pakai rasa apa?"
"rasa cinta " jawab bima sengaja menggoda dara.
" ih serius mas."
" iya ya rasa coklat rotinya di panggang ya sayang sama mau di buatin kopi juga."
"ya udah tunggu sebentar ya mas."
dara dengan sigap membuatkan kopi buat suaminya dan juga membuat roti panggang dengan rasa coklat bagi dara itu gampang karena dara udah terbiasa dengan urusan dapur gak lama kopi dan roti panggang buatan dara sudah jadi lalu dara segera menyajikannya.
" ini roti dan kopinya mas."
" iya makasih sayang"
"walaupun dara itu umurnya masih remaja tapi dia pintar memasak dan membuat kopi masakan dan kopi buatan dara itu bener bener enak gak seperti bella yang manja masak aja gak bisa, pantesan mamah dulu menentang hubunganku dengan bella yang gak hanya kelakuannya yang gak baik juga ettitudenya nol, nyesel gue mengapa dulu gue mau mau aja menjalin hubungan dengannya " guman bima dalam hati.
setelah mereka berdua selesai sarapan lalu bima pamit mau pergi ke kantor.
" sayang aku pergi ke kantor dulu ya."
" iya mas bima hati hati ya....oh ya nanti dara jadi ya mau jalan sama mela dan cindy."
" iya sayang nanti di antar supir aja ya."
" iya mas."
bima mununjuk bibirnya seketika dara tau apa yang di inginkan suaminya itu.
cup dara mencium bibir bima sekilas lalu mencium punggung tangan bima sebagai bakti istri kepada suaminya tak lupa bima mencium kening dara sebelum berangkat ke kantor.
BERSAMBUNG
SELALU DUKUNG AUTHOR YA DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
__ADS_1
VOTE
BIAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT NULISNYA