Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
Episode 120


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


Setelah menyiapkan air untuk Alex mandi Jessi juga menyiapkan baju ganti untuk Alex, gak lama Alex sudah selesai dengan mandinya, Alex keluar dari kamar mandi hanya mengenakan selembar handuk yang melilit di pinggangnya.


" I....ini baju gantinya" ujar Jessi dengan gugup karena melihat Alex yang terlihat cool dengan rambut basah dan air yang masih menetes di badannya.


" Terimakasih" ucap Alex dengan mengambil baju gantinya dari tangan Jessi. " Terus kenapa kamu masih di sini mau lihatin aku ganti baju" ujar Alex dengan senyum miringnya.


" Eng......enggak"


" Ya udah sana mandi" suruh Alex yang melihat Jessi kebingungan harus ngapain.


" Ta....tapi aku gak bawa baju ganti tadi Lex" Jessi mengrutuki dirinya sendiri karena tadi terburu buru langsung ikut sama Alex sehingga lupa membawa baju ganti dan kepentingan yang lainnya.


" Kamu gak perlu ganti baju buat apa kalau pada akhirnya aku telanjangin" ujar Alex dengan menggoda, sehingga membuat Jessi terblalak dengan perkataan Alex barusan.


Alex dengan santainya memakai baju di hadapan Jessi dan Jessi yang melihat itupun merasa malu sehingga lebih memilih menghindar dengan masuk ke dalam kamar mandi.


" Dasar gila bisa bisanya dia dengan santainya ganti baju di hadapanku bener bener gak punya malu" gerutu Jessi setelah berada di dalam kamar mandi, sementara Alex merasa gemes dengan tingkah malu malu Jessi, Alex akui Jessi memang Wanita dewasa tapi dia payah dalam urusan bercinta menurut Alex Jessi masih polos dalam hal begituan berbeda dengan wanita dewasa lainnya yang di pikirannya tak jauh dari urusan ranjang.


Jessi memutuskan untuk mandi karena sudah merasa gerah, sekitar 30 menit Jessi sudah selesai dengan mandinya tapi Jessi bingung mau pakai apa, masak pakai baju pengantin lagi kan gak mungkin tidur dengan pakai pakaian begitu.


" Aduh aku gak mungkinkan pakai baju ini lagi , apa lagi harus memakai daleman ini lagi, ini kan udah kotor udah seharian di pakai" gumam Jessi yang bingung mau pakai apa, Jessi hanya melilitkan selembar handuk di tubuhnya.


"Aku terpaksa nih cuma pakai handuk ini mudah mudahan Alex sudah tidur jadi dia gak akan melihatku dengan keadaan begini" ujar Jessi berbicara sendiri di dalam kamar mandi.


Jessi mulai membuka pintunya sedikit lalu mengitip apakah Alex sudah tidur apa belum, dan setelah Jessi melihat sekeliling kamar ternyata tidak ada Alex di kamar itu.


" Kemana ya Alex kok gak ada, tapi bagus deh kalau dia gak ada aku bisa keluar dari kamar mandi gak mungkinkan aku di dalam kamar mandi terus" gumam Jessi, lalu Jessi segera keluar dari kamar mandi. " Aku pakai apa ya gak mungkin kan aku tidur cuma pakai handuk" gumam Jessi lagi, lalu Jessi berinisiatif ingin membuka lemari untuk mencari baju yang mungkin bisa di pakainya, tangan Jessi baru ingin membuka lemari milik Alex tapi tiba tiba pintu kamar itu terbuka dan masuklah Alex dan Jessi yang kaget pun lantas menjerit.

__ADS_1


" Aaaaaa...." Jerit Jessi samabil mengeratkan lilitan handuknya.


" Apa sih teriak teriak ini bukan di hutan" ujar Alex yang sebenernya kaget juga melihat Jessi hanya mengenakan handuk, Alex akui tubuh Jessi memang sangat mengiyurkan, kulitnya putih mulus dan bodynya yang semlehoy membuat Alex menelan salivanya susah payah.


" Ma.....maaf aku cuma kaget aja tadi, abis kamu tiba tiba masuk ke sini" ujar Jessi.


"Memangnya kenapa kalau aku masuk ke sini? ini kan kamar aku" kata Alex yang berjalan semakin mendekati Jessi.


" Ka....kamu gak punya baju yang bisa aku pakai apa?" tanya Jessi yang melihat Alex semakin mendekatinya.


" Bentar aku cariin" jawab Alex. " kalau gak usah pakai baju gimana? gitu aja malah kelihatan lebih sexy" ujar Alex dengan bercanda, jujur Alex sebenernya udah gak tahan ingin memakan Jessi saat ini juga lagian adik kecilnya udah berdiri tegak gara gara melihat penampilan Jessi yang hanya mengenakan handuk.


" Ya gak mungkin aku tidur cuma pakai handuk kan dingin " ujar Jessi yang sebenernya merasa sangat malu dan deg degan, ya maklum mereka kan memang pasangan suami istri yang belum saling mengenal antara satu sama lain.


" Ya kalau dingin ntar aku angetin" ucap Alex tanpa rasa malu.


" Ih apaan sih" Jessi tau kemana arah pembicaraan Alex, Jessi wanita Dewasa yang paham soal begituan, walaupun begitu tapi Jessi belum pernah melakukannya dengan pacarnya sekalipun, palingan Jessi kalau pacaran cuma mentok ciuman gak lebih, Jessi baru pertama kali melakukannya dengan Alex.


" Terus dalemannya mana, gak mungkinkan aku cuma pakai kemeja ini tanpa daleman" kata Jessi dengan nada kesal.


" Aku mana punya daleman wanita, jangan ngaco kamu! kalau mau pakai ini kalau gak mau ya udah telanjang aja itu lebih bagus" ujar Alex dengan gampangnya, dan mau gak mau Jessi hanya mengenkan baju Alex tanpa daleman, dan di mata Alex Jessi semakin asoy aja karena aset pribadi milik Jessi samar samar terlihat karena kemeja itu menerawang.


"Lex aku laper" kata Jessi memberanikan diri, pasalnya Jessi memang belum sempet makan dari tadi siang, seharian ini perut Jesi hanya terisi selembar roti yang di makan Jessi tadi pagi.


" Ya sudah kita makan di kamar saja biar pelayan yang mengantar makanan ke sini" ujar Alex dan Jessi menyetujuinya karena gak mungkin juga kan Jessi keluar kamar dengan baju seperti itu, bagi Jessi yang terpenting sekarang adalah mengisi perutnya yang sudah keroncongan bahkan cacing cacing di perutnya sudah pada demo.


Setelah pelayan mengantarkan makanan Jessi makan dengan lahapnya dan Alex yang melihatnya hanya geleng geleng kepala.


" Pelan pelan aja makannya" peringat Alex dan Jessi tak menghiraukannya dia tetap makan dengan lahapnya, Jessi memang apa adanya gak ada jaim jaimnya makan di depan seorang laki laki, bahkan Jessi terlihat masa bodo dengan adanya Alex di sampingnya.

__ADS_1


Setelah selesai makan dan perutnya pun sekarang sudah terasa kenyang dan tanpa sengaja Jessi bersendawa. " Eeeggggh" lantas Jessi langsung menutup mulutnya dengan tangan dan Jessi hanya menyengir kuda ke arah Alex karena kelepasan.


" Apa makanannya begitu lezat?" tanya Alex karena Jessi tanpak menikmati makanannya dan bahkan bersendawa setelah menghabiskan makanan di piringnya.


"Entahlah mungkin karena aku yang kelaparan atau makanannya yang memang benar benar enak" jawab Jessi asal.


Setelah mereka berdua selesai makan Alex menyuruh Pelayan segera membereskan bekas makanannya, setelah selesai pelayan itu segera pergi keluar dari kamar Alex.


" Mau kemana hem?" ujar Alex dengan menarik tangan Jessi ketika Jessi ingin beranjak dari duduknya.


" Auwwhhh " teriak Jessi yang kaget karena tarikan Alex, Jessi jadi jatuh tepat di atas pangkuannya. " Apaan si lex lepas aku mau tidur udah ngantuk" ujar Jessi dengan wajah yang memerah, karena posisi mereka yang sangat intim.


" Mau tidur ya?" tanya Alex.


" I....iya lagian ini udah malam" jawab Jessi gugup.


" Boleh aja tapi setelah ini" kata Alex yang langsung memyerang bibir milik Jessi.


" Emmmmm" gumam Jessi karena Alex membungkam mulut Jessi dengan mulutnya.


Ciuman itu semakin panas dan saling menuntut, Tak bisa Jessi pungkiri Sentuhan Alex bener bener memabukkan, mereka saling membelit dan bertukar saliva, setelah puas menjelajahi rongga dalam mulut Jessi kini ci**man Alex mulai turun dan bermain di kedua buah pepaya yang mengantung indah bahkan benda itu sudah menggodanya sedari tadi.


Karena tak sabar Alex menarik kemeja yang di kenakan Jessi dengan sekali tarikan kemeja itu sudah lepas dan kancingnya berceceran di lantai, lalu terpampanglah tubuh naked Jessi yang mulus dan semlehoy di mata Alex dan pemandangan itu membuat ga**rah Alex semakin menggebu.


tangan Alex mulai meremas kedua buah pepaya yang sangat menggoda bahkan Alex men**lat dan meng**sapnya sampai membuat sang empunya men**sah nikmat, Alex bahkan meninggalkan banyak tanda merah di sana, ci**man itu semakin turun dan turun hingga sampai di hutan rimba yang terdapat gua yang sudah sangat basah.


Alex membenamkan kepalanya di sana dan terciumlah bau khas wanita, lidah Alex bermain main di gua yang basah itu sehingga membuat Jessi serasa terbang mencapai surga dunianya, tak sampai di sana Alex segera melepas sumua kain yang menempel di tubuhnya sehingga mereka berdua sama sama naked, Alex segera mengarahkan adik kecilnya ke gua yang sudah basah kuyup itu dan Alex masih agak kesusahan untuk menerobosnya ya walaupun tidah sesusah waktu pertama kali, Setelah senjatanya terbenam sempurna di dalam sana dengan Pelan Alex mulai memompanya, Adik kecil Alex terasa terjepit di dalam gua yang masih sangat sempit milik Jessi.


Alex di buat mengerang nikmat denagn menyebut nama Jessi. " Ah shitttt....kamu bener bener nikmat baby" ujar Alex di sela sela de**hannya. " Ah Jessi"

__ADS_1


" Alex" de**sahnya sambil menyebut nama pasangan masing masing setelah mereka berdua mencapai surga dunianya.


BERSAMBUNG


__ADS_2