Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
Episode 113


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


Akhirnya Jessi di antarkan pulang oleh Alex sesampainya di rumah Jessi langsung di sambut pelukan oleh mamahnya yang sedari tadi malam gak bisa tidur karena kepikiran anaknya yang belum pulang, karena tak biasanya anaknya itu sampai gak pulang, Jessi itu anak satu satunya yang selalu di manja dan dalam keadaan apapun Jessi pasti akan pulang ke rumah walaupun udah larut malam, Doni dan sarah memang tidak mengizinkannya mengunap di rumah temannya dengan alasan apapun.


" Sayang akhirnya kamu pulang juga, semalam kamu kemana aja mamah khawatir sama kamu" ujar mamahnya dengan memeluk Jessi, jujur saja sarah khawatir terjadi sesuatu dengan anak kesayangannya itu


" Iya mah maafin Jessi" kata Jessi.


" Pah .....Jessi udah pulang" Teriak mamahnya, dan papahnya yang mendengar teriakan istrinya langsung menemuinya.


" Jessi kamu dari mana aja kami mencemaskanmu dari semalam di telfon juga gak di angkat" ujar papahnya yang melihat Jessi sudah pulang.


" Maafkan Jessi pah" hanya itu yang bisa Jessi katakan.


" owh iya itu siapa sayang?" tanya mamahnya yang melihat Alex tadi datang bersama dengan Jessi.


" Mmm ....kenalin ini Alex mah" jawab Jessi memperkenalkan Alex.


" Hallo om dan tante kenalin nama saya Alex" ujar Alex dengan menyalami kedua orang tua jessi dan orang tua Jessi menyambut uluran tangan Alex, walaupun orang tua Jessi masih bingung dan bertanya tanya tentang anaknya kenapa bisa pulang bersama dengan seorang laki laki.


" Owh mari silahkan duduk nak" ujar papahnya Jessi.


dan akhirnya mereka berempat duduk di ruang tamu dengan Jessi dan Alex yang duduk berdampingan berhadapan dengan kedua orang tua Jessi.


" Sebenernya ada apa ini nak? kenapa sampai tidak pulang?" tanya mamahnya penuh selidik, karena mamahnya merasa ada yang aneh dengan anaknya dan mamahnya yakin ada sesuatu yang anaknya sembunyikan.


" Sebelumnya saya minta maaf om, tante, Se....sebenernya gini om" Akhirnya Kenzo menceritakan yang sebenernya tanpa ada yang di tutup tutupi.


Mendengar penjelasan dari Alex seketika Dito langsung murka. " BUUUGGHHH.....BUUGH....BUGHHH" Dito langsung melayangkan tinjunya ke wajah tampan Alex, gak hanya sekali tapi Dito memukulnya sampai tiga kali.


"Kurangajar .... berani sekali kamu memperkosa anakku" Bentaknya tak terima.


"Maaf om tapi semalam itu aku dalam keadaan mabuk " ujar Alex membela diri.


" Aku akan menuntutmu karena sudah melakukan pemerkosaan terhadap anakku" kata Dito dengan suara meninggi.


" Pah sabar pah, jangan gegabah kalau papah melaporkan masalah ini ke polisi bagaimana pandangan orang orang terhadap Jessi nanti pah" ujar mamahnya, mendengar perkataan istrinya lantas Dito membenarkannya.

__ADS_1


" Terus bagaimana nasip anak kita nanti mah, kita kan akan menjodohkan anak kita dengan anak sahabat papah mah nanti bagaimana kalau dia mengetahui anak kita udah gak suci lagi, mau di taruh dimana muka papah" ujar papahnya dengan emosi.


" Saya akan tanggung jawab om atas apa yang telah saya perbuat saya bersedia menikah dengan anak om dan tante" kata Alex dengan berani, sedangkan Jessi hanya bisa menangis karena Jessi takut akan di amuk papahnya makannya Jessi lebih memilih diam karena dia juga ikut bersalah.


" Tapi saya harus bilang apa sama sahabat saya kami sudah berencana menjodohkannya" Dito merasa tak enak dengan sahabatnya jika harus membatalkan rencana perjodohan itu.


" Tapi om nanti kalau misalnya Jessi hamil anakku gimana lebih baik rencana perjodohan itu di batalkan saja" Entah kenapa Alex tak rela bila Jessi akan di jodohkan dengan pria lain.


" Iya pah, bagaimana kalau Jessi hamil? gak mungkin kita meneruskan rencana perjodohan itu lebih baik kita batalkan saja perjodohan itu dan mudah mudahan sahabat papah itu bisa mengerti" saran sarah.


" okey gini aja aku akan membicarakan masalah ini sama temanku dan kamu jangan kabur ya " ujar Dito dengan menunjuk Alex.


" Om tenang saja aku tidak akan kabur aku sudah bilang akan bertanggung jawab " Kata Alex mantap tanpa ada keraguan.


" Okey lebih baik kamu sekarang pulang saja dulu , dan kamu Jessi papah hukum tidak boleh keluar rumah sementara waktu" ujat Dito telak.


Akhirnya Alex pulang sedangkan Jessi langsung masuk ke dalam kamarnya, Dito memijat pelipisnya yang mendadak terasa pusing, sedangkan Sarah mengelus punggung tangan suaminya supaya suaminya tidak emosi dan lebih bersabar lagi.


" Sabar pah jangan pakai emosi ya" ujar sarah.


" begitu lebih baik pah, besok aja kita kesananya ya" usul sarah dan Dito pun menyetujuinya.


💗❤️💗


Sena sedang berbaring di dalam kamarnya sambil bermain dengan phonselnya berselancar di sosmed miliknya, tiba tiba ada pesan whatsapp masuk ke phonselnya dan ternyata pesan tersebut dari nomer tidak di kenalnya, Sena pun segera membukanya.


"Hay Sena cantik " begitulah isi pesannya, dan setelah Sena melihat foto profilnya ternyata dari seorang pria tampan yang di kenalnya sangat menyebalkan siapa lagi kalau bukan Reynan teman kakaknya itu, yang dulu terlihat arogan dan sekarang berubah menjadi bersikap manis padanya bahkan terang terangan menggodanya dan anehnya kakaknya Bima diam saja tau dirinya tengah di goda sama temannya padahal biasanya kalau Sena di goda sama Aldi dan Revan kakanya itu langsung protes.


Waktu dipesta pernikahan kakaknya juga tiba tiba Reynan datang mendekatinya dan meminta maaf atas kejadian yang dulu waktu pertama kali dan dua kalinya mereka bertemu, awalnya Sena ogah menanggapinya pasalnya Sena mengira Reynan baik padanya hanya karena di adiknya Bima, tapi karena Sena jengah sama Reynan yang terus mengikutinya akhirnya Sena memaafkannya dan terpaksa juga menerima tawaran Reynan sebagai teman dan waktu itu juga Sena terpaksa bertukar no hp.


"Apaan sih nih orang gak jelas banget" gumam Sena dalam hati dan tidak menanggapi pesan dari Reynan itu, bahkan saking kesalnya Sena sampai memanggil Reynan dengan sebutan OM dan jangan di tanya Reynan kesal banget kala mendengar Sena memanghilnya OM.


Karena tidak ada tanggapan dari Sena Reynan pun mengirim pesan lagi.


" Udah makan belum?" Sena semakin jengah dengan pesan pesan dari Reynan yang menurutnya sok perhatian, tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya, mendengar pintunya di ketuk Sena langsung menaruh gawainya di ranjang tanpa menanggapi pesan whatsapp dari Reynan, Sena lebih memilih membuka pintunya, dan ternyata seorang pelayan yang mengetuk pintu kamarnya.


" Ada apa bik?" tanya Sena setelah membukakan pintu.

__ADS_1


" Di depan ada orang yang mengatar mobil dari deller non, katanya mobil itu buat non Sena" kata pelayan itu menyampaikan.


" Mobil? owh iya bik nanti saya segera turun, makasih ya" ujar Sena. setelah menyampaikan itu pelayan tadi berlalu pergi sedangkan Sena langsung turun ke bawah dan sesampainya di bawah sudah ada mobil Bugatti, mobil yang dia inginkan, Sena langsung berlari ke mobil itu .


" Waw....kern banget mobilnya, ini pasti dari kak Bima" gumam Sena dengan girangnya mendapati mobil yang selama ini dia inginkan sudah terparkir dengan cantik di halaman rumahnya.


" Maaf ini dengan nona Sena?" tanya seorang laki laki yang mengantar mobil itu.


" Iya Benar pak" Jawab Sena.


" ini remote kunci Mobilya nona, ini Mobil katanya buat nona Sena sanjaya dari tuan Bima sanjaya " ujar laki laki itu sambil menyerahkan kunci mobilnya.


" Owh iya terimakasih banyak pak" kata sena.


" Iya sama sama nona, kalau begitu saya permisi" pamit laki laki itu lalu pergi.


" kak Bima bener bener menepati janjinya, duh senengnya" pekik Sena senang, tiba tiba mamahnya keluar dari rumah karena mendengar suara heboh Sena di bawah.


" Wahhhh mobik siapa ini bagus banget" ujar Wenda kagum.


" Eh mamah, gimana mah mobilnya kern kan?" tanya Sena.


" Iya ...Emang ini mobil siapa?" tanya wenda balik.


" Ya mobil Sena dong mah, ini Mobil hadiah dari kak Bima buat Sena karena Sena berhasil lulus tahun ini" jawab Sena dengan senyum semringah.


" Wahhh.... pantesan kamu seneng banget, gila kamu minta mobil gak main main ya" seloroh wenda pasalnya putrinya itu minta di belikan mobil dengan harga yang sangat fantastis.


" Ya sebanding dengan kerja kerasku dong ma ....hahaha" ujar sena, sedangkan mamahnya hanya bisa geleng geleng kepala.


" Kamu boleh seneng dulu tapi inget setelah ini kamu juga bakalan harus ikut mengerus perusahaan loh" kata Wenda mengingatkan putrinya.


"kalau itu sih Sena siap kan udah ada penyemangatnya, yang penting mobil baru" balas Sena, tak masalah baginya kalau nanti harus membantu kakaknya di perusahaan.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA DUKUNGANNTA YA

__ADS_1


__ADS_2