Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
Episode 112


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


Pagi harinya Alex terbangun lebih dulu dan betapa kagetnya Alex mendapati dirinya yang tengah tertidur dengan memeluk seorang wanita, Alex memijit pelipisnya yang terasa pusing akibat mabok semalam dan dia berusaha mengingat apa yang telah terjadi dengan dirinya tadi malam kenapa bisa berakhir tidur dengan seorang wanita.


" Aduh bodoh banget sih aku bisa bisanya tadi malam aku mengira perempuan ini adalah Dara ya mana mungkin " gumam Alex sambil memijit pelipisnya.


Kerena merasa ada pergerakan gadis itu pun terbangun. " Aaaaaa.....siapa kamu kenapa kamu bisa ada di sini?" Jerit gadis itu yang merasa kaget karena bangun tidur melihat seorang lelaki berada satu ranjang dengannya.


" Seharusnya aku yang nanya kamu ngapain bisa ada di kamarku?" tanya Alex, gadis itu mengerutkan keningnya, kamarnya katanya? lalu gadis itu mulai mengamati sekeliling kamar dan benar saja itu bukan kamarnya, lantas gadis itu mulai mengingat kejadian tadi malam, gadis itu mengingintip di balik selimut yang membalut tubuhnya dan benar saja dirinya dalam keadaan naked.


" Dasar laki laki kurang ajar brengsek kamu, kamu memperkosaku semalam" ujarnya dengan memukuli Alex menggunakan tangannya.


" Hai kamu apa apaan sih main pukul aja" kata Alex dengan menangkap pergelangan tangan gadis itu yang terus memukulinya. " mana ada di perkosa tapi me**sah ke enakan" ujar Alex yang seketika membuat wajah gadis itu jadi merona merah kala mengingat pergulatan panasnya semalam.


ya benar yang di katakan Alex bahwa dirinya semalam sangat menikmati apa yang telah di tawarkan oleh Alex sehingga dia terlena, dan betapa malunya gadis itu di depan Alex sekarang.


Karena merasa malu gadis itu memilih menghindar dengan pergi ke toilet sekalian membersihkan dirinya. "Auwwhhh " jeritnya ketika ingin beranjak dari ranjang.


" Kamu kenapa? apa sakit?" tanya Alex yang sebenernya merasa bersalah dengan gadis itu.


" I...iya kenapa sakit dan perih banget ya" jawabnya.


Alex segera memakai celana pendeknya lalu menghampiri gadis itu di sisi ranjang. " kamu mau kemana?" tanya Alex.


" Aku mau ke kamar mandi" jawab gadis itu, dan tanpa banyak bicara Alex langsung menyibak selimut dan menggendong gadis itu ke kamar mandi.


" Aaaa kamu gila ya.....turunin" gadis itu meronta di gendongan Alex karena sumpah demi apapun gadis itu merasa malu banget pasalnya gadis itu masih dalam keadaan naked.


" Diam lah nanti kita berdua bisa jatuh" seketika gadis itu mengeratkan pegangannya ke leher Alex karena takut terjatuh, setelah sampai di kamar mandi Alex langsung menurunkan gadis itu, Alex menelan ludahnya kala melihat pemandangan di depan matanya gadis di depanya itu bener bener cantik sexy dan Alex juga melihat bekas percitannya semalam bahkan Alex meniggalkan bekas kemerahan itu banyak banget di tubuh gadis itu.


" Eh dasar mesum kamu jangan macam macam ya, udah sana keluar" ujar gadis itu sambil berusaha menutupi area pribadinya dengan tangannya.


" Gak usah di tutupin gue udah lihat bahkan gue udah merasakannya" kata Alex yang berusaha menutupi gairahnya yang mulai bangkit, Alex langsung keluar dari kamar mandi karena takut gak bisa menahan diri.


" Ah sial baru lihat aja udah bikin aku ho**ni, eh tapi walaupun tadi malam gue mabuk tapi gue masih bisa ngerasain kok dan kenapa rasanya beda banget tadi malam sangat nikmat mana sempit banget lagi " gumamnya, dan Alex gak sengaja melihat noda merah di atas seprai berwana putihnya.


" ternyata dia masih perawan, pantesan aja tadi malam gue susah banget memasukinya ternyata gue laki laki pertama yang menyentuhnya" ujar Alex dengan tersenyum bangga, entah kenapa di merasa senang mengetahui wanita yang bercinta dengannya tadi malam ternyata masih perawan, Alex langsung menarik seprai yang ada noda darahnya itu lalu segera menyimpannya di dalam lemari.


Sementara di dalam kamar mandi gadis itu eh ralat wanita itu sudah selesai membersihkan tubuhnya tapi dia bingung karena hanya ada selembar handuk yang tidak bisa menutupi seluruh tubuh polosnya, handuk itu hanya bisa menutupi kedua buah kenyalnya dan panjanganya hanya di bawah bo**ngnya dan mau gak mau dia harus keluar dengan menggunakan handuk itu.


Alex menelan salivanya dengan susah payah melihat wanita yang baru saja keluar dari kamar mandinya. " Sial sexy banget dia kalau kaya gini mana bisa tahan gue" gumam Alex dalam hati.


"Aduh mana baju aku sobek lagi mana bisa di pakai lagi, ini semua gara gara kamu ya, pokoknya kamu harus ganti" sebenernya wanita itu malu banget tapi dia berusaha biasa aja dan mengalihkannya dengan marah marah sama Alex soal baju yang udah di robeknya tadi malam.


Alex tidak menghiraukan ocehan wanita itu malahan Alex bejalan mendekatinya dan wanitu malah berjalan semakin mundur.


" Stop mau apa kamu?" tanya Wanita itu dengan gugup karena Alex melangkah semakin mendekatinya sampai punggung wanita itu terbentur dinding sehingga tidak bisa berkutik lagi.

__ADS_1


" Aku mau kamu lagi" bisik Alex tepat di telinganya sambil tangannya mengungkung wanita itu.


" Kamu jangan macam macam ya" wanita itu semakin gugup karena ulah Alex.


" Kenapa? aku laki laki normal dan kamu sudah menggodaku, kamu sengaja kan cuma pakai handuk gini" mendengar perkataan Alex wanita itu tidak terima pria di hadapannya ini gila apa gimana kah bukannya dia sendiri yang tadi malam merusak bajunya sampai tidak bisa di pakai lagi dan sekarang menuduhnya menggodanya, lantas dia mau memakai apa? sedangkan di kamar mandi cuma ada selembar handuk yang di pakainya.


waktu wanita itu ingin protes bibirnya sudah di bungkam oleh bibir Alex. "emmmmmm" wanita itu langsung mendorong tubuh Alex hingga tautan bibir itu terlepas, dia gak mau sampai terlena oleh sentuhan Alex lagi apalagi bagian bawahnya masih terasa perih tidak mungkin kalau harus melakukannya lagi nanti bisa bisa tidak bisa jalan.


" Kamu gila ya punyaku aja masih perih tau, lagian aku harus pulang orang tuaku pasti sudah panik nyariin aku karena dari semalam belum pulang" ujar wanita itu yang langsung menyadarkan Alex.


" Okey maaf" Ujar Alex. " duh bodoh banget sih aku sampai gak bisa nahan hanya karena melihat tubuh sexynya, kasian juga ya dia" gumam Alex dalam hati.


" Terus aku pakai apa aku harus pulang sekarang, sedari tadi hpku bunyi mamah ku menelfonku terus terusan dan aku gak tau harus bilang apa"


" Okey kamu tenang dulu aku akan menyuruh seseorang untuk membelikanmu pakaian dan untuk sementara kamu pakai kemejaku dulu ya" Alex langsung mengambilkan bajunya untuk di pakai wanita itu.


" dalemannya mana masak aku gak pakai daleman yang semalam kan udah rusak" ucapnya dengan memelas dan Alex jadi bingung.


" Ya aku mana punya daleman wanita, kamu pakai itu aja dulu untuk sementara" ujar Alex dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sementara wanita itu mau tidak mau harus makai baju itu dulu, tapi tiba tiba " krucuk krucuk" terdengar bunyi dari perut wanita itu sedangkan wanita itu jangan di tanya lagi pasti malu banget.


" Aduh gak bisa di ajak kompromi banget sih nih perut" gumamnya dalam hati sambil nyengir kuda.


..." Kamu laper? tadi aku udah pesan makanan, kamu tunggu aja" setelah mengatakan itu Alex langsung berlalu masuk ke dalam kamar mandi....


" Ya iyalah wajar aku lapar dia gak sadar apa semalam sudah menghajar aku habis habisan" gerutunya setelah Alex sudah masuk ke kamar mandi.


Setelah memakai bajunya Alex dan tanpa mengenakan daleman pastinya wanita itu duduk di tepi ranjang "Aduh aku harus gimana ya nanti pasti mamah dan papah bakal marah banget sama aku, apa lagi aku mau di jodohin bagaimana nanti kalau suami aku tau aku udah gak prawan lagi" gumam wanita itu dalam hati dan tanpa sadar air matanya jatuh membasahi pipinya, wanita itu bingung mau ngasih alasan apa untuk kedua orang tuanya supaya tidak curiga.


" Kamu kenapa nangis?" tanya Alex yang langsung menyadarkan gadis itu dari lamunannya.


" Eh....emmm aku ti...tidak apa apa kok" elaknya, dan wanita itu dengan cepat menghapus air matanya. tiba tiba bel apartemen berbunyi wanita itu reflek berdiri ingin membukakan pintunya tapi Alex langsung menahannya.


..." Tunggu ....mau kemana kamu" ujar Alex dengan mengamati penampilan wanita cantik itu. " Sial kenapa wanita ini tanpak lebih menggoda mengenakan bajuku" batin Alex, pasalnya wanita itu tidak memakai dalaman dan kemeja putih milik Alex yang di pakai itu menerawang jadi samar samar memperlihat kan kedua tonjolan bulat itu serta hutan rimbunnya....


" Ya mau buka pintu lah itu kan ada tamu" jawab wanita itu.


"Dengan penampilan yang seperti itu" kata Alex yang menyadarkannya karena tubuhnya hanya berbalut kemeja bahkan asetnya tak memakai pelindung. " kamu di sini aja biar aku yang bukain palingan itu pesanan makanan aku yang datang" Alex langsung memakai pakaianya dengan kilat lalu segera membuka pintu apartemennya.


" Dasar cowok gila gak ada malu malunya banget pakai baju di depanku" gerutu wanita itu setelah Alex pergi untuk membuka pintu.


Dan benar saja yang datang adalah pengantar makanan, Alex langsung menata makanan itu di meja makan dan setelah itu Alex baru memanggil wanita yang masih berada di dalam kamarnya.


" Hey katanya laper kita makan sekarang yuk" ajak Alex.


" namaku bukan hay" jawabnya acuh.


" Iya kita memang belum berkenalan kan, kenalin dulu namaku Alex" ujar Alex dengan mengulurkan tangannya.

__ADS_1


" Jessi" kata wanita itu dengan menjabat tangan Alex.


" Nama yang cantik secantik orangnya" puji Alex sementara Jessi malah ngedumel.


" Dasar gombal, apa cowok ini sering merayu wanita ya" gumamnya dalam hati.


Akhirnya mereka makan berdua dengan keheningan karena Jessi yang makan sambil melamun, Jessi memikirkan alasan apa yang nanti akan dia berikan ke orang tuanya dan bagaimana nanti tentang perjodohan yang orang tuanya atur itu sedangkan dirinya sekarang sudah tak suci lagi gara gara pria yang berada di depannya itu.


Alex Melihat Jessi yang cuma mengaduk aduk makanannya dan terlihat sedang melamun. " perempuan ini kenapa ya kok malah ngelamun tadi di kamar juga ngalamun, apa dia kepikiran tentang aku yang sudah mengambil kesuciannya, haduh aku jadi gak tega kalau melihatnya begini" gumam Alex dalam hati.


" Hey kenapa makanannya cuma di aduk aduk dan malah melamun" tegur Alex yang langsung mengembalikan kesadaran Jessi.


" Eh aku gak pa pa kok" Elaknya.


"Jangan bohong kamu kira aku anak kecil yang bisa kamu bohongin" ujar Alex tak suka karena merasa di bohongin.


" Aku bingung mau bilang apa nanti ke orang tuaku, apa mereka akan percaya kalau aku bilang menginap di rumah temanku dan aku juga bingung aku itu sebenernya mau di jodohin sama orang tuaku nanti aku harus bilang apa sama suamiku bahwa ternyata aku sudah tak prawan lagi" jelas Jessi.


Entah kenapa mendengar perkataan Jessi Alex tidak terima bila Jessi akan di jodohkan oleh orang tuanya. " mmm gimana kalau aku anterin kamu pulang saja dan kita bilang apa yang telah terjadi sesungguhnya" saran Alex.


" Gak gak kamu gila ya aku bisa di amuk sama papahku" ujar Jessi tak setuju.


" Kalau papah kamu marah biar aku yang akan mengatasinya, aku akan bertanggung jawab karena udah memperkosamu saat mabuk" ujar Alex yang gak rela bila Jessi harus jatuh kepelukan laki laki lain, jaman sekarang susah cari cewex prawan rata rata udah pada bolong dan setelah Alex memperawani gadis dia lepas tangan gitu aja, lagian gadis itu cantik sexy kulitnya mulus dan kayaknya wanita baik baik terbukti dia masih bisa menjaga kesuciannya di umurnya yang sudah terlihat dewasa memang seperti apalagi yang di cari begitu pikir Alex.


" Memang Kamu mau tanggung jawab?" tanya Jessi tak percaya.


" Memang kamu fikir aku sebrengasek itu, sehingga sehabis merampas mahkotamu aku lepas tangan gitu aja, kalau kamu hamil anak aku gimana?" tanya Alex balik.


Dan Jessi membenarkan perkataan Alex kalau sampai dirinya hamil bagaimana, apa yang harus dia lakukan, " sebaiknya memang Alex harus bertanggung jawab sama dirinya, tapi tidak ada cinta di antara aku dan Alex" gumam Jessi dalam hati.


" Ta..... tapi kan di antara kita kan gak ada cinta" ujar Jessi dengan terbata.


" Kamu juga mau di jodohin kan sama orang tua kamu, dan aku tanya apa sudah ada cinta dia antara kalian?" tanya Alex, dan seketika Jessi membenarkan perkataan Alex apalagi waktu Kenzo tau mau di jodohin dengannya dia bilang gak bisa dan malah terus pergi dengan menaiki tangga waktu itu.


" Tapi beneran ya nanti kalau papahku marah kamu harus bantuin aku" kata Jessi dengan takut.


" Memang aku seperti lelaki pengecut?" kamu tenang aja abis ini aku anterin kamu pulang sekalian kita jujur aja dengan orang tua kamu dan untuk tanggapan orang tua kamu kita pikirkan saja belakangan" ujar Alex enteng.


" Terus gimana dengan orang tua kamu?" tanya Jessi, yang seketika membuat wajah Alex langsung mendung.


" Aku sudah gak ada orang tua, orang tuaku sudah meninggal" jawabnya dengan sedih.


" Ma...maaf bukan maksud aku untuk..." Belum selesai Jessi berbicara Alex sudah memotongnya.


" Gak pa pa kok, ya sudah di lanjutin lagi makannya jangan cuma di aduk aduk" ujar Alex mengalihkan pembicaraan.


Setelah mereka berdua selesai makan, orang suruhan Alex datang untuk mengantar baju pesanannya, dan setelah Jessi rapi dengan pakaian yang di berikan Alex, sesuai janji Alex untuk mengantar jessi pulang dan menjelaskan ke orang tua Jessi tentang apa yang telah terjadi sebenarnya sehingga anak gadisnya itu semalam tidak pulang.

__ADS_1


BERSAMBUNG


^^^sebelumnya author minta maaf yang sebesar besarnya ya mungkin kedepannya author sedikit lelet upnya di karenakan author habis lahiran ....alhamdulillah bayi dan ibunya sehat terimakasih sayang sayangnya author atas semua do'anya.🙏🙏🙏^^^


__ADS_2