Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
Episode 103


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


Setelah sahabatnya pulang Kemal dan Lidya langsung menemui anaknya Kenzo di dalam kamarnya, Lidya membuka pintu kamar anaknya setelah mengetuknya beberapa kali.


"Ken mamah dan papah ingin bicara sama kamu" Ujar Lidya setelah memasuki kamar anaknya dan mendapati anaknya tengah duduk di sofa.


" Iya Ken dan sikapmu tadi sungguh tidak sopan bikin papah malu aja" timpal papahnya yang ikut duduk di sofa dengan istrinya


"Papah dan mamah ingin bicara tentang perjodohan kan, Ken udah bilang kalau ken tidak mau di jodohkan, asal papah tau Ken datang kesini juga ada yang ingin ken bicarakan sama papah dan mamah" tadinya kenzo sedang sibuk dengan gawainya saat papah dan mamahnya masuk ke kamarnya, ken hanya mengabari istrinya bahwa mungkin dia akan pulang malam atau bahkan tidak pulang supaya istrinya itu tidak menunggunya.


" Ken papah ingin menjodohkanmu dengan Jessi anak dari sahabat papah lagian anaknya cantik, sopan ,baik, Anggun pula terus kurangnya di mana, lagian umur kamu juga udah dewasa sudah waktunya kamu menikah" ujar papahnya yang gak tau aja kalau kenzo sudah menikah.


"Iya ken lagian mamah juga udah kepengen punya cucu dari kamu, selain itu juga kita melakukan pernikahan bisnis ini supaya perusahaan kita semakin besar" Kata mamahnya ikut menimpali, selain Anak sahabatnya itu cantik menambah nilai plus tersendiri mereka juga sengaja melakukan pernikahan bisnis ini demi perusahaan.


"Lagian mamah dan papah ngapain sih harus melakukan pernikahan bisnis tanpa begitu juga perusahaan kita baik baik aja, asal papah dan mamah tau kalau Ken sebenernya sudah menikah" pekataan Kenzo membuat kedua orang tuanya kaget, kedua orang tua Kenzo berfikir anak mereka sudah menikah dengan pacarnya yang bernama citra citra itu yang memang papah dan mamahnya tidak pernah merestuinya sedari awal dengan alasan citra itu tidak jelas asal usulnya apalagi dari kampung, dan sekarang anaknya bilang dia sudah menikah seketika Kemal dan Lidya emosi mendengarnya.


" A....apa? kamu sudah menikah jangan bercanda kamu Ken" ujar mamahnya dengan terbata karena kaget dengan pengakuan anak laki laki satu satunya itu.


" Bukannya papah dan mamah sedari awal tidak merestuimu dengan perempuan kampung itu kenapa kamu nekat menikahinya tanpa sepengetahuan kami" Bentak papahnya yang mengira Kenzo menikah dengan citra.


Seketika Kenzo mengerti kalau papah dan mamahnya mengiranya telah menikah dengan citra, padahal tidak. " mah, pah Ken bukan menikah sama citra tapi dengan Riska yang sekarang sudah sah menjadi istri Ken" ujar Kenzo yang berbicara jujur karena mamah dan papahnya terlihat salah paham.


" A...apa bukanya pacar kamu itu citra kok sekarang kamu bilang malah menikah sama Riska terus siapa itu Riska" tanyanya yang merasa bingung karena setaunya kenzo itu sangat cinta sama Citra.


"Papah yakin pasti ada sesuatu yang terjadikan bisa kamu jelasin ke papah" Kemal menebak pasti sudah terjadi sesuatu dengan anaknya itu kalau tidak mana mungkin anaknya itu bisa dengan mudah ninggalin pacarnya yang sangat di cintai itu padahal kenzo selalu menentangnya tidak akan pernah meninggalkan pacarnya apa pun yang terjadi dan sekarang dengan gampangnya anaknya itu menikah dengan perempuan lain.


Akhirnya Kenzo menceritakan semuanya awal mula bisa sampai menikah dengan Riska dan kenzo juga bilang bahwa Riska berasal dari keluarga terpandang, Kenzo juga bercerita kalau udah putus dengan citra karena sebuah penghianatan yang citra lakukan sehingga Kenzo melakukan kesalahan dan berujung menikahi Riska.


Lidya bener bener shok mendengar pengakuan anaknya begitupun dengan papahnya tak kalah kaget dan seketika papahnya terkena serangan jantung, tiba tiba Kemal kesakitan dengan memegang dadanya.


"Aaaawwwhhh....." keluhnya sambil memegangi dadanya.


"pah.....papah kenapa? Ken ayo Ken cepet ken bawa papahmu kerumah sakit, penyakit jantung papahmu kambuh" ujar mamahnya dengan panik.

__ADS_1


" I.....iya mah iya " jawab Kenzo berbata karena panik juga melihat papahnya yang kesakitan.


Kenzo dan mamahnya dengan sigap memapah Kemal masuk ke dalam mobil setelah itu Kenzo mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sekitar 20 menit baru sampai di rumah sakit . Kemal langsung di tangani oleh dokter di ruang UGD.


" Ini smua gara gara kamu Ken kalau sampai terjadi sesuatu dengan papah kamu mamah tidak akan memaafkanmu" ujar mamahnya dengan emosi.


" Maafin Ken mah, Ken gak tau kalau bakal seperti ini kejadiannya" Kenzo memeluk mamahnya karena tidak tega melihat mamahnya panik mengkhawatirkan keadaan papahnya, Kenzo juga sangat khawatir dengan papahnya bagaiamanapun dia sangat menyayangi kedua orang tuanya.


💗❤️💗


Siang harinya Sena pergi ke restoran dengan temannya Vita dan Doni itupun karena paksaan dari Vita dan Doni karena memang sudah tidak alasan lagi akhirnya sena mau, kebetulan Sena sudah selesai membuat proposal skripsi semester akhir begitupun dengan Vita, doni, Rena dan teman lainnya tinnggal menunggu sidang Sena berharap bisa lulus.


Setelah dari restoran Doni berniat ingin mengantar Sena pulang tapi Sena menolak Sena lebih memilih naik taxi di banding di antar sama Doni, Sena masih trauma dengan kejadian waktu itu, Doni memang ada hati sama Sena tapi Doni tidak berani mengungkapkannya apalagi akhir akhir ini lebih tepatnya setelah hubungan Sena dan vian berakhir Sena jadi lebih dingin dan cuek.


" Ya udah kalau gak mau gue duluan ya Sen" ujar Doni, Vita juga gak bawa mobil tapi rumah Sena dan Vita tidak searah kalau dari restoran itu jadi mereka pulangnya sendiri sendiri.


" Gue juga pulang duluan ya sen" pamit Vita.


" Ya udah duluan aja gak pa pa Vit" akhirnya Vita juga pulang duluan jadi tinggal Sena sendiri di situ, Setelah temannya Vita dan Doni pulang gak lama Sena juga memutuskan untuk pulang, saat sena keluar dari restoran itu gak sengaja bertabrakan dengan seseorang karena Sena tadi memang lagi fokus membuka tas dan memasukkan phonselnya sedangkan seseorang yang menabraknya itu juga sedang fokus sama hpnya.


" Aduh kalau jalan yang bener dong punya mata gak sih" ujar Sena yang langsung jatuh terduduk setelah tak sengaja tertabrak seseorang, sementara seseorang itu hpnya yang terjatuh dan retak.


" Sorry aku ti...." seseorang itu tidak melanjutkan bicaranya karena terkejut melihat orang yang di tabraknya. " Elo ......lo lagi lo lagi, kenapa sih setiap gue tiba di indonesia selalu ketemu lo" ujar seseorang itu yang ternyata sebelumnya pernah bertemu dengan Sena.


Sena langsung berdiri setelah tau siapa orang yang menabraknya" Ih kamu lagi selalu aja apes aku setiap ketemu kamu, kalau jalan pakai mata dong om, matanya itu jangan di gunain untuk lihatin hpnya mulu" bentak Sena yaang kesal sambil memegangi bokongnya yang sakit.


orang itu melotot tak suka saat di panggil om oleh gadis di depanya itu, laki laki itu langsung mengambil phonselnya yang terjatuh dan ternyata phonselnya retak. " Lihat nih gara gara kamu phonselku jadi retak aku gak mau tau kamu harus menggantinya" ujar laki laki itu, tadinya laki laki itu mau minta maaf tapi setelah tau siapa yang bertabrakan dengannya dia jadi mengurungkan niatnya, sebenernya laki laki itu tertarik dengan Sena saat pertama kali bertemu cuma dia bingung bagai mana cara mendekatinya jadi dia sengaja memeperpanjang masalah supaya bisa kebih lama dengan Sena, menurutnya gadis di depannya itu sangat cantik apa lagi kalau sedang marah marah gitu menurutnya semakin terlibat sexy dan menggemaskan di matanya.


Laki laki itu menganggapnya berjodoh karena setiap kali dia ke indonesia pasti bertemu dengan gadis itu, dulu waktu pertama kali ketemu gadis itu tak sengaja nyerempet mobilnya sebenernya bukan salah sena sepenuhnya dia juga ikut andil laki laki itu sengaja memeperpanjang masalah yang menurutnya kecil itu karena dia tertarik dengan gadis di depanya, tapi dia tidak tau gimana cara deketinnya.


Ya laki laki itu adalah rekan bisnis papahnya, yang sebenernya dia asli indonesia cuma karena orang tuanya pindah ke luar negeri jadi dia ikut orang tuanya dan setiap ada pertemuan bisnis selalu dia yang di andalkan papahnya seperti saat ini dia datang ke indonesia untuk bertemu rekan bisnisnya ya itu papahnya sena kalau dulu memang dengan Rendi karena Bima sedang berada di luar negeri jadi Rendi yang harus turun tangan, tapi kalau untuk saat ini mungkin langsung dengan Bima.


laki laki itu bernama Reynan dia memutuskan akan menetap di indonesia karena dia baru saja mendirikan cabang perusahahnya di indonesia dan reynan lah yang membuat Sena jadi di hukum papahnya waktu itu, karena menurut Rendi anaknya itu sudah berlaku tidak sopan dengan rekan bisnisnya dan Rendi memberi hukuman dengan memotong uang jajannya serta menyita mobilnya untuk sementara waktu, gara gara itu Sena jadi kesal sama laki laki itu.

__ADS_1


" Apa aku harus menggantinya? ogah, itu bukan salahku itu salahmu sendiri kenapa mesti aku yang harus mengganti phonselmu" kata Sena tak terima, Reynan langsung menarik Sena kedalam renstoran lagi walaupaun Sena memberontak tapi Reynan tidak perduli.


" Eh kamu itu apa apaan sih aku itu mau pulang kenapa malah ditarik masuk lagi sih" Ujar sena yang duduk kembali di dalam restoran itu karena Reynan yang memaksanya.


"Sebelum kamu ganti rugi kamu tidak bisa pergi dari sini" Kata Reynan enteng.


" Apa kamu gila ya itu bukan sepenuhnya salahku kenapa harus aku yang menggantinya" Sena ingin beranjak dari situ tapi Reynan langsung menahannya.


" mau kemana kamu tidak bisa pergi sebelum ganti rugi" Reynan membawa Sena ke dalam privat room dan Sena sebenernya takut makanya dia mencoba untuk kabur, Sena takut laki laki itu berbuat yang enggak enggak dengannya bahkan Sena sudah mengeluarkan kringat dingin.


Reynan merasa aneh melihat gadis di depannya yang berkringat padahal ruangan ber AC itu cukup dingin, Reynan mengira gadis itu sedang sakit.


" Kamu kenapa apa kamu sakit?" tanya Reynan yang terlihat khawatir karena wajah gadis itu juga terlihat pucat.


" A....aku tidak pa pa kok, aku mau pulang saja" kata Sena dengan terbata


" Okey aku anterin ya takutnya kamu kenapa kenapa" Tawarnya tapi sena langsung menolaknya. " Tapi aku tidak mngizinkan kamu pergi dengan keadaan seperti ini aku takut terjadi sesuatu di jalan sama kamu" ujar Reynan yang merasa khawatir dengan gadis itu.


" Kalau gitu biar aku telfon kakakku biar dia jemput kesini, biar sekalian kakakku saja yang mengurus ganti ruginya" Sena yang berasa takut lebih memilih menelfon kakaknya biar kakaknya saja yang mengurus permasalahannya.


" Itu lebih baik dari pada kamu pulang sendiri dengan keadaan seperti ini" Reynan sebenernya tidak mepermasalahkan ganti rugi phonselnya bagi Reynan itu sebuah hal kecil, yang Reynan khawatirkan itu gadis di depanya yang terlihat pucat dan mengeluarkan keringat dingin.


Akhirnya Sena menelfon kakaknya Bima untuk datang ke restoran itu, Bima yang merasa khawatir dengan adiknya dan takut terjadi sesuatu dengan adik kesayangannya itu tanpa pikir panjang Bima langsung pergi ke restoran yang di maksud oleh adiknya.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA DUNGANYA YA BUAT AUTHOR DENGAN CARA


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


TERIMAKASIH


__ADS_2